ARYA KARISTIANTO : D.N.S (DID NOT START) – BECAUSE RACE CAR AND MOTORSPORT

1031

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (107)

In Motorsport sometimes you win some, lose some, and wrecked some. Itulah dunia motorsport,susah ditebak endingnya, tidak seperti kisah ftv ataupun sinetron. Di Motorsport tidak perduli Anda baru test, latihan, dyno, qtt, ataupun race, embel-embel D.N.S (did not start), D.N.F (did not finish), disqualified, dan engine blow selalu menghantui Anda. Begitu juga seperti yang dialami oleh Arya “The Flying Kid” Karistianto yang mengalami D.N.S setelah mengalami mechanical problem, yaitu kurang kencangnya kepala kabel aki sehingga menyebabkan mesin tidak mau hidup ketika hendak melakukan warm up lap di race day. Padahal pada waktu QTT pembalap muda yang disupport oleh Prince Lubricants, Perfections Window Film, Hurricane Driving Performance, Ultra Racing Indonesia, dan Perfourm.com ini berada diposisi ke-4. Tapi apapun bisa terjadi di Motorsport…because race car.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (2)Perjalanan saya ke Sentul Circuit dimulai pada hari Sabtu dini hari, 16 Agustus 2014. Sekitar jam 2 pagi, saya pun sudah sarapan pagi dengan Daniel dari Prince Lubricants Indonesia, dan teman satu team  saya di Perfourm, yaitu Adhy

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (3)Malam itu kami juga tidak sendirian, ada Audy dari Ultra Racing Indonesia yang kebetulan menghampiri kami untuk menyerahkan UR rear strut bar untuk BMW E36 milik Arya.  Dan ternyata pihak Prince dan UR Indonesia yang kebetulan di pegang oleh arek Suroboyo ini, janjian untuk pergi bersama-sama ke HIN Solo

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (4)

Setelah menikmati hidangan makan kelewat malam, saya pun diantarkan menuju ke Bandara Udara Juanda, untuk memulai penerbangan saya ke Jakarta.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (5)

Ini adalah rekor saya dalam hal urusan terbang, yaitu 1st flight saya yang kelewat pagi, yaitu jam 5.05 pagi hari. Dimana saya harus datang satu jam sebelum penerbangan, dan itu berarti saya wajib tidak tidur semalam

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (6)

You get what you give. Harga yang saya bayar ternyata setimpal dengan aksi begadang saya semalaman tanpa tidur, yaitu twilight.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (7)

Dan juga sunrise yang sangat indah. Inilah pertamakalinya dalam hidup saya melihat sunrise pada ketinggian 12.000 kaki diatas permukaan laut. Saya pun lantas berdoa, dan hanya saya dan Tuhan yang tahu doa saya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (8)

Setelah sekitar 1 jam 15 menitan mengudara, akhirnya saya pun landing di Bandara Halim Perdana Kusuma. Lalu kemudian langsung melanjutkan perjalan menuju ke Sentul Circuit dengan menggunakan Bis Damri.Ongkosnya Rp.35.000, aslinya bis ini tujuannya kota Bogor, Cuma saja saya minta berhenti di depan pintu masuk Sentul Circuit yang terletak di tepi jalan tol Jakarta-Bogor.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (76)

Dengan menumpuh sekitar 45 menit dari Bandara Halim Perdana Kusuma, tibalah saya di pintu atau gerbang home of Indonesia motorsport

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (9)

And meet our driver today. Arya Karistianto a.k.a The Flying Kid. Setelah sekitar 1 tahun lamanya saya tidak bertemu dengan bocah kelas 2 SMA ini, akhirnya di seri 3 ISOM 2014 saya pun dipertemukan dengan anak yang sudah ikut dengan saya semenjak dia memulai balapan di rally dengan KE70 nya sejak berumur 10 tahun atau 6 SD

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (11)Dan untuk hadiah dari Ultra Racing Indonesia, Arya mendapatkan rear strutbar. Ini adalah hadiah  yang pertama untuk Arya, karena full set Ultra Racing product untuk BMW E36 akan dihadiahkan kepadanya sebagai tanda dia menjadi driver untuk Ultra Racing Indonesia yang akan dikirimkan kepadanya dari Ultra Racing pusat Malaysia

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (12)

Meet the E36. Sebagai salah satu pembalap yang termasuk dalam project team Perfourm Motorsport, Arya pun mendapatkan banner resmi team yang di dalamnya termasuk para sponsor yang mensupport Team Perfourm Motorsport. Yaitu Prince Lubricants Indonesia, Hurricane Driving Performance, Perfections Window Film, Ultra Racing Indonesia, Perfourm.com, dan AHT sendiri sebagai tuner dari BMW E36 Arya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (13)

Tugas kami yang pertama pada Sabtu pagi sebelum babak Qtt adalah pemasangan sticker para sponsor.  Dengan dibantu Tadias yang merupakan team manager Arya, kami pun satu persatu memasang sticker ini di seluruh body E36 milik Arya. This is how we add +10 HP to Arya E36 guys.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (14)

Lalu mengganti businya dengan Hurricane Twin Iridium Spark plug berkode BKR6 yang bahan dasarnya terbuat dari iridium, dan mampu membuat tarikan mobil menjadi lebih responsive.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (15)

Lalu kemudian mengganti ke-4 ban mobil Arya dengan 2 set ban baru.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (17)

Dan kemudian menambahkan vitamin untuk mesinnya berupa Prince Lubricants FS1 Ultra High Performance oil.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (18)

FS1 ini merupakan full synthetic oil  with ester based buatan Prince yang mempunyai spesifikasi atau grade kekentalan nya 5W-40 yang telah mendapatkan MB-Approval 229.31/229.51, Porsche A40, Renault RN0700/RN0710, BMW Longlife-04, M Dexos 2, dan Ford WSS-M2C917-A.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (19)

Lalu para mekanik dari AHT mulai menyetel rem pada BMW E36 milik Arya

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (116)

Dan kemudian memasang Ultra Racing  rear strut bar, menggantikan custom rear strutbar

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (21)

Lalu PR  untuk para mekanik AHT adalah membuat custom over vender atau wide body pada mobil Arya supaya BBS RX 17’inch dengan lebar 8 rata yang dijejali ban 235/45 dengan cara dipukul dengan palu atau hammer.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (22)

So guys ini dia tampilan lengkap dari BMW E36 milik Arya Karistianto yang telah dibranding oleh para sponsor, dan juga bannernya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (26)E36 dengan yang aslinya bermesin MB25B25 2.500 cc lalu di bore up menjadi 3.000 cc untuk mengejar masuk ke kelas ETCC atau Euro 3000 master. Hasilnya mesin M52 ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 270 hp/315 nm dengan bantuan ecu Dastek. Kaki-kainya sendiri menggunakan Vmaxx coilover

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (29)Inilah yang saya nanti-nantikan selama ini, yaitu Team Perfourm Motorsport dengan para sponsor yang turut mensupport project ini. Dimana saya yang basicnya the slowest man in the fastest motorsport alias tidak kesampaian ingin balapan lagi, ingin menjadi team principal atau team manager. Dan Prince Lubricants, Hurricane Driving Performance, Perfections Window Film, dan Ultra Racing mampu mewujudkan mimpi saya dan Perfourm

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (31)Dan tentu saja dibantu oleh Arya Karistianto atau The Flying Kid  dari team AB Motorsport, seorang bocah yang saya kenal dari tahun 2010 an dimana dia pertama kali terjun ke dunia motorsport dengan Toyota Corolla KE70 DX bermesin 3SGE, pada saat dia duduk dibangku kelas 6 SD (10 tahun). Dari situlah nickname “The Flying Kid” saya sematkan kepadanya, karena selalu over jump

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (24)

Aryapun langsung mencoba setingan suspension dan juga ban 235/45/17  di area paddock bawah.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (30)

Ternyata vender belakang sebelah kiri masih bergesekan atau mentok dengan ban GT-Radial SX2 yang mempunyai ukuran 235/45/17.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (34)Sekitar jam 3 sore, Arya pun memakai baju perangnya dengan race suit

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (35)

Lalu kemudian meninggalkan paddocknya menuju ke area waiting zone

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (37)

Dan tibalah Arya di area waiting zone dibelakang pit Sentul

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (38)Dimana dia dan 19 mobil dari kelas ETCC atau Euro Touring Car Championship baik itu Euro 3000 Master dan Euro 3000 Pro akan dilepas secara bersamaan

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (41)Bocah berusia 15 tahun ini masuk ke dalam cockpit E36 nya, dan mulai memasangkan seat belt dan juga glovesnya

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (40)

Ya terdengar seperti anak kecil yang terobsesi dengan mainan bom bom car, dimana anak seumuran Arya (15 tahun), masih sibuk dengan video game balapnya. Tapi bagi Arya, why video game?

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (44)

Ketika kamu bisa mengemudikan sebuah mobil balap asli di Sirkuit balap juga.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (45)It’s better than just playing that dual shock joystick

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (60)

Arya pun mulai menjalani sesi qtt yang berlanngsung pada jam 15:40 dengan batas waktu hanya 20 menit untuk mencari best time mereka.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (52)Mirip dengan time attack dimana setiap pembalap berusaha keras untuk menciptakan best time atau fastest lap mereka dalam satu lap untuk menentukan posisi start atau grid. Di awal-awal babak qtt, arya pun harus menghadapi traffic yang ramai dengan mengalah kepada mobil-mobil  sekelas Porsche 911 GT3 dan beberapa BMW bermesin M series dari kelas 3000 pro yang terbilang lebih kencang dari E36nya. Pembagian kelasnya adalah simple, jika Anda best timenya di atas 1:52 maka Anda akan nyemplung di Euro 3000 master (kelasnya Arya). Tapi jika Anda melakukan hot lap di bawah 1:52, maka welcome to the Jungle, dimana Anda akan masuk di kelas neraka bersama Porsche 911 GT3 dan juga BMW M Series

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (59)

Arya juga harus berjuang menaklukkan suspensinya yang terbilang jadul  dalam race ini, yaitu Vmaxx. Body E36 terlihat limbung ke kanan dan kekiri akibat coilovernya tidak kompetitif.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (48)

Tapi gejala body roll atau limbung tersebut lumayan teratasi dengan  Ultra Racing rear strut bar yang mengikat ke-2 suspensi belakang E36 Arya. “Sewaktu menggunakan custom rear strut bar bagian belakang mobil terasa liar dan cendrung over steer atau tidak rigid, tapi begitu diganti dengan Ultra Racing reat strut bar, bagian belakang mobil jadi lebih gampang dikendalikan”Terang Arya. Kedepannya E36 Arya semakin rigid dengan full set Ultra Racing product.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (57)

Hurricane Twin Iridium Spark Plug pun bekerja dengan baik memberikan pengapaian yang sempurna pada mesin yang menggunakan bahan bakar Pertamax Plus ini. Di lap ke-5 Arya pun mulai gas pol menggeber mesin M52 yang sudah di bore up menjadi 3.000 cc dengan percaya diri.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (55)

Dan 5 menit dari 20 menit yang dijadwalkan untuk babak QTT, anak ini benar-benar flying di lintasan sepanjang 4, 12 km ini. Performa Prince Lubricants FS1 5W-40 full synthetic nya juga dirasakan langsung oleh Arya. Yaitu Enak diajak ngebut. Hasilnya Arya sampai kebablasan melakukan qtt sebanyak 8 lap, karena saking ke enakan menggeber mobilnya. Hasilnya Arya mendapatkan best lapnya yaitu 1:54:5. Yang berarti Arya lebih cepat 1 deti dari catatan waktunya di seri ke-2 yang lalu , yaitu 1:55:7

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (68)

Sesampainya di paddock, Arya pun langsung berdiskusi dengan Regi owner dari AHT Garage mengenai babak qtt yang baru saja di lakukan oleh Arya. Ternyata ada masalah dengan bensinnya yang telat atau mbrebet sewaktu cornering, karena tangki E36 Arya masih oem. Jadi untuk menghindari gejala mbrebet akibat bensin yang goyang-goyang dan tidak rata disedot oleh fuel pump, maka next race nya Arya akan memakai tangki dalam.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (66)PR yang belum terselesaikan adalah vender belakang sebelah kiri yang masih bergesekan dengan ban belakang sebelah kiri

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (67)

Mekanik dari AHT Garage pun berusaha membuat custom over vender dengan cara di pukul dengan palu untuk membuat ruang yang cukup bagi ban.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (70)

Qtt day pun berakhir, over vender bagian belakang pun telah selesai di gembungkan, Aryapun berhasil meraih posisi ke-4 di kelas Euro 3000 Master, dan ke-12 di grid ETCC bercampur dengan Euro 3000 pro.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (73)

Dan waktunya kami untuk fuel tank perut kami dengan Chinese food di kota Bogor.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (74)Saya pikir kamera saya terlalu sensi atas selfie kami, alias out of focus. I think I need tongsis..alias tongkat narsis

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (77)

RACE DAY

Minggu pagi,it’s the race day yang betepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69 tahun. Sayangnya kami bolos agenda upacara bersama yang dilaksanakan di lapangan bawah Sentul Circuit karena tepar di tempat tidur.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (78)

Pada hari itu juga kami kedatangan tamu yaitu seorang pembaca setia Perfourm dari kota Bogor yang bernama Ade. Saya pun menepati janji saya dengan memberikan sticker Perfourm dengan bonus sticker Ultra Racing, dan team Arya Racing. Saya juga mengajak Ade untuk mengenal lebih dalam dan hunting photo ala Perfourm yang menurutnya sangatlah menguras tenaga.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (79)

Sebelum tenaga saya terkuras habis, waktunya saya mengisi tangki tenaga saya dengan masakan yang telah dimasak oleh keluarga Arya, yaitu Chicken curry

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (80)

So, terasa seperti piknik 72 bagi saya di paddocknya Arya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (81)

3 race lagi sebelum race Euro 3000 master dimulai, dan arya pun tampak sedang bersiap dengan race suit nya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (84)

E36 milik Arya pun telah siap untuk memulai race daynya, begitu juga keluarga besar Arya yang tampak sudah berkumpul semua dibalik BMW seri 3 berwarna hijau ini.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (85)

Sebelum race  dimulai ada waktunya untuk saya mengabdikan Arya dengan BMW E36 dan juga banner yang berisi para sponsor yang sudah mensupport Arya di race kali ini. Sayangnya bordiran Ultra Racing, Hurricane, Perfourm, dan Perfections belum jadi. Prince sendiri bordirannya telah ready dari Malaysia. Man…Arya sudah terlihat seperti seorang pembalap pro dengan sponsor dimana-mana. Cita-cita saya sebagai seorang pembalap memang tidak kesampaian, tetapi melihat Arya lengkap dengan mobil, banner, race suit, dan topi bersponsor membuat saya senang. Karena saya bisa membantu mewudjkan impian seorang anak.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (86)

Terlebih lagi Arya didukung penuh oleh kedua orang tua nya dari dia kelas 6 SD atau 10 tahun ketika dia ber rally ria dengan ayahnya yang sebagai navigatornya di Toyota Corolla DX atau KE70.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (87)

Tak hanya ke-2 orang tuanya yang hadir, namun kelurga besar, dari om, tante, bahkan eyangnya selalu hadir jika Arya turun race di Sentul. Saya dan Anda mungkin berharap mempunyai keluarga besar seperti ini.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (88)Yang mendukung dan mensupport anaknya atau salah satu dari keluarga nya yang turun balapan, dan menjadi seperti sebuah agenda bulanan keluarga besar di Sentul Circuit

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (89)Ayahnya yang juga bermain rally pada tahun 90’an bertindak sebagai pemimpin doa untuk keselamatan, kelancaran, dan kemenangan anaknya

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (90)

Saya pun menemani Arya untuk berjalan-jalan di sekitar S besar untuk sekedar melepas ketegangan Arya yang sudah daritadi ingin gas pol BMWnya. Dan di S besar, kami bertemu dengan Ginanjar yang merupakan mantan team manager  dan navigator Rally Arya pada tahun lalu

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (91)

Kami juga bertemu dengan Danu yang merupakan salah satu anggota team AB Motorsport yang mempunyai pekerjaan paling menyenangkan di sirkuit ini, yaitu sebagai fast doctor. Tahun lalu saya pernah nebeng dengan Danu di Mercedes Benz C classnya, mungkin next event saya akan duduk dikursi belakang CRZ yang sempit untuk merasakan sensasi hybrid ini.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (92)

Arya pun membawa masuk kedalam area waiting zone dimana dia bergabung dengan 19 mobil dari kelas ETCC baik itu Euro 3000 master dan juga Euro 3000 pro.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (94)

The Flying Kid….Kalo ditanya darimana saya memberikan nama ini? Saya akan menjawab, jika Dr. Herry Agung nicknamenya the flying doctor, maka Arya yang masih bocah berumur 10 tahun ini saya kasi nama The Flying kid.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (95)Arya mengakui ketika race day datang jantungnya pun berdetak keras

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (96)

Dan kaki kanannya sudah tak sabar untuk full throttle atau flat out.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (98)Ke-20 mobil pun mulai mberjalan beriringan memasuki pit line

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (99)

Dan kemudian melakukan putaran pertama sebelum memasuki grid untuk melakukan warm up lap.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (100)

Aryapun berjalan beriringan dengan ke-19 peserta lainnya, yang mulai menuju ke grid mereka masing-masing

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (101)Dimana Arya menempati posisi start atau grid ke- 12 dari 20 peserta

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (105)

Dimana dibarisan belakang adalah kelas Euro 3000 master

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (106)

Dan dibarisan depan berupa para monster Euro 3000 pro yang sebagian besar di ini oleh Porsche dan BMW M series.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (103)Mekanik AHT pun melakukan pengecekan terakhir pada mobil Arya berupa tekanan ban nya

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (102)

Detak jantung Aryapun berubah menjadi lagu dubstep yang bisa dibilang fase demam panggung

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (109)

Tapi bocah berumur 15 tahun ini tetap semangat, bahkan tidak sabar bertarung di seri ke-3 ini.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (107)

RC pun memerintahkan para crew dan mekanik keluar dari lintasan untuk bersiap-siap melakukan warm up lap. Arya pun tampak siap di grid nomer 12 ini.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (110)

Tapi sesuatu yang tidak diharapkanpun terjadi. Disaat RC menyuruh engine on, tiba-tiba mobil Arya tidak mau distater atau nyala.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (111)Disaat para peserta lainya pergi meninggalkan garis start untuk melakukan warm up lap. Arya pun tertinggal di garis start dengan keadaan mesin mati dan tidak bisa menyala. Akhirnya dengan bantuan marshal mobilpun didorong ke tepi lintasan

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (112)

Setelah diperiksa ternyata kabel kepala akinya longgar sehingga menyebabkan tidak adanya aliran listrik yang menuju ke dynamo stater. Setelah kepala akinya dikencangkan dan mesin berhasil menyala, Aryapun kini berada di depan pintu keluar pit line.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (113)Dimana ia menunggu aba-aba dari marshal pitlane untuk melepaskannya kembali ke lintasan. Tapi sayangnya, RC pun memutuskan Arya tidak boleh start dari pitline dan mengikuti lomba

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (114)Aryapun kembali ke paddocknya dengan perasaan kecewa dan tidak mengerti

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (115)

Alasan dari RC adalah mobil Arya telah dipegang oleh mekanik ketika dia mogok di tengah grid. Arya sebenarnya ingin complain ke RC-nya, namun sang ayah mencegahnya. Alasannya buat apa? Masih ada race berikutnya.

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (117)Akhirnya kelas ETCC pun berlangsung dengan seru dan juga membosankan. Dari 20 mobil yang start, hanya tersisa sekitar 13 mobil di lintasan. 1 mobil D.N.S (Did Not Start, yaitu Arya), dan 6 lainnya D.N. F atau Did Not Finish alias trouble di tengah race. Di kelas master hanya tersisa 4 orang dari 10 peserta. Sementara di kelas Pro tersisa 9 orang dari 10 peserta

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (118)

Terlihat jelas betapa berpeluangnya Arya jika dia tidak D.N.S untuk naik ke atas podium Euro 3000 Master. Namun yang namanya Motorsport dimana kita mengendarai mobil yang dibuat hampir mendekati rusak, apapaun bisa terjadi meskipun kita telah mempersiapkannya dengan serapi mungkin.

IMG_3227

Dengan berbesar hati Arya pun merelakan podium yang seharusnya bisa dia raih di seri ke-3 ini. Dan dia menerimanya layaknya seorang gentleman, walaupun umurnya bisa dibilang maih new kids on the block. Arya pun beberapa kali minta map kepada saya karena tidak bisa mengikuti lomba ini, terutama perasaan tidak enaknya kepada para sponsor yang telah mensupportnya

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (119)Saya pun menerima hasil hari ini yang D.N.S dengan lapang dada dan berbesar hati, begitu juga dengan para sponsor yang telah mendukung Arya. Bagi saya dan para sponsor, ini adalah diluar kehendak kita atau mechanical problems. Dan sering terjadi di dunia motorsport. Tapi yang jelas bagi saya dan juga sponsor, posisi ke-4 dalam qtt day sudah cukup menjawab betapa berpotensinya bocah berumur 15 tahun ini dimasa yang akan datang. Dimana dengan pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi, kelak dia akan menjadi pembalap pro di Indonesia

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rdTetapi tidak halnya dengan saya, saya pun mengalami kejadian mirip seperti film jadul yaitu pacar ketinggalan kereta yang di cover version oleh saya menjadi pacar ketinggalan pesawat. Sejatinya saya dari Sentul langsung pulang menuju bandara Halim karena pesawat take off jam 8:30, saya malah mengiranya jam 9:30 dan sempat mandi terlebih dahulu di kota Bogor. Dan akhirnya, saya pun terpaksa melewatkan 1 malam di hotel bengkel AP Speed Jakarta, sebelum siangnya pulang ke Surabaya. Remember guys, harap melihat jam terbang dengan seksama

Arya karistianto in ISOM ETCC'14 rd (63)

ISOM seri 4 akan kembali berlangsung pada tanggal 12-14 Sepetember 2014 nanti. Dan masih ada waktu sekitar 3 minggu untuk Arya untuk kembali mempersiapkan mobil dan fisiknya untuk menghadapi seri ke-4 ini yang mungkin saja bisa membawanya naik ke podium 3 besar.

 

Special thanks to :

Prince Lubricants Indonesia

Perfections Window Film

Hurricane Driving Performance

Ultra Racing Indonesia

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

 

Comments

comments!