HAVING FUN WITH THE DUST AT MERDEKA SPRINT RALLY 2014 SURABAYA

1780

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(18) copyEvent Sprint Rally memang sedang naik daun di Indonesia, berbagai kepanitiaan yang fokus pada jenis olahraga yang satu ini pun mulai berlomba-lomba untuk menyelenggarakan satu persatu seri Sprint Rally di berbagai kota baik di Jawa Timur maupun luar Jawa Timur. Begitupun juga para pembalap rally yang juga berlomba-lomba mencetak waktu tercepat dalam Special Stage yang telah dibuat oleh penyelenggara.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(40) copyDan event Merdeka Sprint Rally 2014 yang beberapa waktu lalu digelar oleh Spirit 83 Sport Club di Sirkuit Rally Bumi Marinir Karangpilang Surabaya ini menuai banyak antusias dari pembalap rally asal Jawa Timur hingga DKI Jakarta sekalipun. 3 Special Stages pada sirkuit sepanjang 6 kilometer yang telah disuguhkan rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi setiap pereli.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(31) copySaya yang sudah stand by di Sirkuit Rally Bumi Marinir Karangpilang Surabaya bersama dengan MBN Rally Team sejak beberapa jam sebelum dimulainya SS1 pun sudah tidak sabar untuk melihat para pereli asal Jawa Timur maupun luar Jawa Timur untuk berkompetisi dalam lintasan 6 kilometer penuh debu yang membelah hutan dan sawah di Kawasan Bumi Marinir Karangpilang Surabaya. Ada yang bilang seperti Rally of Greece, ada juga yang bilang seperti The African Rally Championship.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(15) copyDari kubu FWD, pereli dari Malang Rally Team dengan Toyota Starlet EP81, Junaidi yang berpasangan dengan Sandi yang juga menempati posisi 4 pada kelas 2WD Open dengan catatan waktu 07:46,18 pada SS1, 07:26,97 pada SS2, dan 07:,40,24 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 22:53,39. Nice GT style you got there bro.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(35) copyArdian Trisura sebagai driver berpasangan dengan Ibenzani sebagai navigator yang bertanding dikelas 2WD Open menggunakan Honda Jazz GE8 garapan UNOTECH Jakarta yang telah di engine swap dengan mesin K20 dan juga dipasangkan turbo, dan menggunakan ECU stand alone Haltech PS1000.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(36) copyArdian dan Ibenzani berhasil mencetak waktu 07:10,33 pada SS1, 07:09,49 pada SS2, dan 06:54,35 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:14,17. Pasangan driver dan navigator ini berhasil menempati posisi 3 pada kelas 2WD Open. Sejak awal pertama saya melihat mobil ini berkompetisi pada Speedmaster Champhionship putaran pertama di Sirkuit Lanud Suryadharma Kalijati Subang, saya sudah terpesona dengan suara mesin, blow off, dan juga knalpot yang seringkali menembakkan backfire ketika di lintasan. Nice.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(7) copyLalu dari BCMP Racing Team ada Andika P.  sebagai driver berpasangan dengan Anthony Sarwono menggunakan Ford Fiesta R2 yang dikerjakan oleh bengkel RFT Motorsport. Mobil yang memiliki standarisasi regulasi di seluruh rally dunia (Group R)  ini merupakan pengembangan produk parts dari M-Sport, perusahaan yang mengembangkan parts rally untuk Ford.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(34) copyMesin 1.6 Zetec 16V Ti-VCT in line four, DOHC di klaim mampu menghasilkan 163 PS pada 7,500 rpm dan torsi 182nm pada 5,700 rpm. Catatan waktu Andika P. dan Anthony Sarwono yaitu 06:39,64 pada SS1, 06:32,10 pada SS2, dan 06:47,89 pada SS3 dengan total waktu tempuh 19:59,63 yang menghantarkan Andika P. dan Anthony Sarwono meraih posisi 2 untuk kelas 2WD Open dan posisi 4 pada kategori umum.

IMG_0346 copyRizal Sungkar, perwakilan dari RFT Motorsport yang juga merupakan adik kandung dari pereli senior Rifat Sungkar pun hadir mengawal Andika P. dan juga Anthony Sarwono BCMP Racing Team yang berkompetisi pada event Merdeka Sprint Rally 2014 Surabaya saat itu. Kebetulan event yang diadakan bertepatan dengan hari ulang tahunnya sehingga pit crew dan pembalap BCMP Racing Team memberi surprise dengan mengguyur seluruh badan Rizal Sungkar dengan air dingin seperti ALS bucket challenge. Ya lumayan lah mandi air dingin saat hawa Surabaya sedang panas-panasnya saat itu. Anyway, happy birthday, man.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(43) copySedangkan yang menempati posisi 1 pada kelas 2WD Open dan posisi 3 pada kategori umum yaitu Heri Efendi berpasangan dengan M. Zaqi dari tim Toyota Auto 2000 menggunakan Toyota Starlet EP81 dengan catatan waktu 06:39,49 pada SS1, 06:41,48 pada SS2, 06:33,19 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 19:54,16.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(6) copyAnother little mighty car. Suzuki Swift milik Dicky W. yang berpasangan dengan Surya Adi dari G5 Brotherhood Racing Team ini berhasil menempati posisi 2 pada kategori umum dan posisi 1 pada kelas 2WD 1.6 dengan catatan waktu 06:45,23 pada SS1, 06:31,02 pada SS2, dan 06:32,79 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 19:49,04.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(19) copyBeberapa Mitsubishi Lancer GTi dan GLXi pun juga masih mendominasi pada event Merdeka Sprint Rally 2014 Surabaya, yang bertanding pada kelas 2WD 1.6 dan juga 2WD 2.0 seperti Edy Suryono berpasangan dengan Hari Wicaksono sebagai navigatornya menggunakan Mitsubishi Lancer CB5.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(10) copyWalaupun sempat mengalami insiden kecil, pereli bernomor start 63 ini akhirnya berhasil menempati posisi ketiga pada kelas 2WD 2.0 dengan catatan waktu 07:22,67 pada SS1, 07:14,11 pada SS2, 07:04,41 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:41,19

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(13) copyAgasya Karindra berpasangan dengan Dereck Muhammad yang juga bertanding menggunakan Mitsubishi Lancer CB5 berhasil menduduki posisi 1 pada kelas 2WD 2.0 dengan catatan waktu 07:07,84 pada SS1, 07:07,23 pada SS2, 06:52,06 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:07,13.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(22) copyJika rata-rata peserta yang berkompetisi pada suatu event sprint rally setiap pesertanya menggunakan 1 mobil, maka pada event Merdeka Sprint Rally 2014 Surabaya lalu ternyata saya melihat ada 1 Mitsubishi Lancer CM5A yang memiliki 3 nomor start, yang berarti 1 mobil digunakan 3 peserta secara bergantian. Yaitu Hamzah P./Heri Dangir bernomor start 11, Yuanita Fatma/Decky Iswahyudi bernomor start 21, Arief Bachtiar/Achmad Assegaf bernomor start 41.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(33) copyCatatan waktu terbaik pada mobil ini dimiliki oleh pasangan bernomor start 11 yaitu Hamzah P. dan Heri Dangir dengan 07:13,72 pada SS1, 07:04,08 pada SS2, 07:08,40 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:26,20.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(32) copyInsiden juga dialami oleh pasangan pereli Ichwan Irzami dan Zaky yang mobilnya terguling di pinggir lintasan pada saat SS1 sehingga waktu tempuhnya pada SS1 molor menjadi 07:18,18

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(30) copyUntunglah tidak ada kerusakan yang parah pada Mitsubishi Lancer CM5A sehingga dapat melanjutkan SS2 dan SS3 esok harinya dan catatan waktunya pada SS2 dan SS3 pun jauh dari SS1 yaitu 06:50,90 pada SS2, 06:50,88 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 20:59,96.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(8) copyPada kubu RWD, pasangan Ronny JS dan Audi CH yang bertanding pada kelas Retro Car 1.6 dari MBN Rally Team dengan Toyota Corolla DX KE70 yang sudah di engine swap dengan 4A-GE catatan waktunya pada SS1 yaitu 07:27,78. Pada SS2 engine mounting 4A-GE yang terpasang sepertinya tidak kuat lagi menahan goncangan yang terjadi sehingga mesinnya pun anjlok karena engine mountingnya mengalami kerusakan. Oli filter 4A-GE yang berada dibawah mesin pun juga mengalami kerusakan sehingga tidak bisa melanjutkan SS2 dan juga tidak bisa mengikuti SS3.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(46) copyPasangan pereli asal Kota Semarang yang juga satu tim dengan Ronny JS dan Audi CH, MBN Rally Team, Indie Fiancoko dan Agus bertanding di kelas Retro Car 2.0 juga mengalami trouble pada mesin 3S-GE yang terpasang pada Toyota Corolla DX KE70 miliknya saat SS2. Padahal catatan waktu Indie Fiancoko dan Agus pada SS1 cukup baik yaitu 07:01,79. Setelah mobil di towing ke paddock dan diperiksa, ternyata blok mesin 3S-GE pecah, stang piston juga pecah. Mesin 3S-GE yang berumur sekitar 3 tahun ini K.O setelah dihajar pada 8000 rpm di Sirkuit Bumi Marinir Karangpilang Surabaya.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(20) copyNasib kurang beruntung juga dialami pasangan pereli bernomor start 32, Aan Kurnia dan Rizky Ramdhani, yang tidak bisa melanjutkan ke SS3 karena mesin 4A-GE pada Toyota Corolla DX KE70 miliknya juga mengalami trouble. Catatan waktu pereli bernomor start 32 yang bertanding di kelas Retro Car Open ini 06:49,10.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(16) copyDiantara para peserta yang sudah melakukan engine swap dengan 7K, 4A-GE, maupun 3S-GE, ternyata ada juga yang masih mempertahankan mesin 4K yang merupakan mesin standart bawaan pabrik dari Toyota Corolla DX KE70 ini. Dengan mengikuti kelas Retro Car 1.6, pasangan pereli Bergas Eldi dan Ardi Rachmanda sebagai navigator masih dapat bersaing menggunakan mesin 4K di Sirkuit Bumi Marinir Karangpilang Surabaya sepanjang 6 kilometer ini tanpa mengalami trouble.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(17) copyDan berhasil menempati posisi 3 pada kelas Retro Car 1.6 dengan catatan waktu 07:50,38 pada SS1, 07:33,20 pada SS2, dan 07:31,08 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 22:54,66.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(21) copySelain itu, ada juga peserta wanita yang juga selalu eksis dalam berbagai event balap terutama rally dan juga offroad yaitu Natasha Devianti dari Banteng Merah Offroad Team yang didampingi oleh navigatornya Puryanto, bertanding dengan pasukan UTV Polaris pada kelas Jeep Open (JU) menggunakan Suzuki Vitara V6, dan juga dikelas Jeep Diesel menggunakan Toyota FJ40 Hardtop. Natasha berhasil menempati posisi 2 dikelas Jeep Diesel, sedangkan posisi 1 diraih oleh ayahnya sendiri Budi Irawanto yang berpasangan dengan Nanta. Sayangnya, saya kehilangan lembaran catatan waktu pada kelas Jeep Diesel dan Jeep Open (JU). My bad….

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(44) copyBack to Retro Car, posisi 1 pada kelas Retro Car 1.6 diraih oleh pasangan pereli bernomor start 71 yaitu Edwin H. dan Ferry dengan menggunakan Toyota Corolla DX KE70 yang sudah menggunakan mesin 4A-GE. Catatan waktunya 07:20,71 pada SS1, 07:09,89 pada SS2, 07:00,72 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:31,32.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(45) copyPada kelas Retro Car 2.0, Irwan Kurniawan dan Edwin T.S. berhasil menempati posisi 1 dengan menggunakan Datsun Sunny 1982 miliknya. Catatan waktu pereli asal Jawa Barat ini yaitu 06:59,72 pada SS1, 07:00,66 pada SS2, 07:10,97 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 21:11,35.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(11) copyAswin T. dan navigatornya, Joshua T. berhasil menempati posisi 1 pada kelas Retro Car Open dan juga posisi 5 pada kategori umum menggunakan Toyota Corolla DX KE70 dengan mesin 3S-GE Beams dengan catatan waktu 06:49,10 pada SS1, 06:41,15 pada SS2, 06:42,71 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 20:12,96.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(4) copySedangkan posisi 1 pada kategori umum dan juga posisi 1 pada kelas Sedan 4WD sejak East Java Sprint Rally Championship putaran pertama di Sidoarjo, masih tetap diraih oleh MBN Boyke, pemilik MBN Rally Team yang menggunakan Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang dibangun oleh Ralliart New Zealand.

IMG_0419 copyCatatan waktu pereli yang saat itu menggandeng Mago Sarwono sebagai navigatornya, yaitu 06:03,56 pada SS1, 05:54,87 pada SS2, dan 07:00,78 pada SS3. Dengan total waktu tempuh 17:59,21.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(41) copyNasib kurang beruntung dialami oleh pasangan pereli Aditya N. dan Dana ZU yang Toyota Corolla KE30 nya mengalami insiden terguling pada saat baru mulai SS1 karena terlalu dalam saat melakukan cut. Karena mobilnya mengalami kerusakan yang cukup parah, maka Aditya N. dan Dana ZU pun tidak bisa melanjutkan SS2 dan SS3 esok harinya.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(12) copyInsiden terparah dialami oleh pasangan pereli Putu Indra dan Ardito sebagai navigatornya yang bertanding di kelas JU UTV Polaris. Beberapa kilometer setelah start SS2, belokan demi belokan dilewatinya dengan mulus.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(5) copyNamun tiba-tiba saat melewati U turn dengan speed yang cukup kencang pada SS2, UTV Polaris yang dikendarai oleh Putu Indra dan Ardito hilang kendali dan saat Putu Indra melakukan counter-steer, UTV Polaris ini tidak mau berjalan lurus dan mengarah ke kiri lintasan.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(23) copyAlhasil UTV Polaris yang dikendarainya tercebur kedalam danau yang berada di tepi lintasan, pagar kayu yang menutupi lintasan pun rusak. Bahkan saya pun kaget kalau ternyata itu adalah danau/empang, karena tertutup rumput-rumput liar yang tinggi sehingga terlihat seperti tanah kosong. Posisi mobil pada saat itu langsung terbalik, Putu Indra dan Ardito pun sempat terperangkap didalam air dengan posisi terbalik dan dengan seatbelt terpasang erat. Para penonton yang berada didekat lokasi pun langsung memutuskan terjun kedalam danau tersebut dan memberikan pertolongan kepada driver dan navigator UTV Polaris ini.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(25) copyBeberapa menit kemudian Putu Indra berhasil diangkat ketepi lintasan dengan bantuan orang-orang yang ada. Dari helm sampai sepatu pun basah kuyup.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(26) copyBegitu juga sang navigator Ardito yang terperangkap di dalam UTV Polaris lebih lama dari Putu Indra. Bayangkan saja, UTV Polaris yang anda kendarai tercebur kedalam danau yang airnya keruh dalam posisi terbalik dan anda masih duduk dengan seatbelt yang terpasang erat sedangkan anda sendiri bingung mencari udara untuk bernafas. Apalagi UTV Polaris hanya kerangka seperti tubular sehingga anda langsung bersentuhan dengan air, tidak seperti mobil biasa yang jika tercebur, airnya masih terhambat pintu, jendela, dan lain-lain.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(24) copyPara penonton pun langsung memberikan isyarat kepada salah satu pembalap dari Jhonlin Racing Team, Fathurrahman Atuy dan Indra Artanto yang saat itu juga memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi karena belum tahu jika terjadi kecelakaan ditengah-tengah lintasan.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(27) copyKondisi pun sempat menegangkan dan terjadi miskomunikasi. Beberapa penonton, mekanik, dan pembalap yang sempat turun kedalam lintasan untuk membantu Putu Indra dan Ardito pun sempat berseteru dengan panitia yang ada disana karena panitia yang berada di garis start masih saja membolehkan peserta untuk start padahal pada kondisi seperti itu harusnya lintasan disterilkan.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(28) copyLalu setelah garis start ditutup, ambulans pun masuk kedalam lintasan untuk mengevakuasi Putu Indra dan Ardito yang sempat beberapa menit duduk ditepi lintasan menunggu ambulans datang. Para penonton, pembalap, mekanik, panitia pun kembali keluar lintasan dan beberapa saat kemudian lintasan pun dibuka kembali dan balapan dilanjutkan.

Sprint-Rally-Surabaya---Adhyasaka-Hutama-Perfourm-(42) copyMemang banyak sekali yang menjadi korban dari keganasan Sirkuit Bumi Marinir Karangpilang pada East Java Sprint Rally Championship putaran kedua yang berjudul Merdeka Sprint Rally 2014 Surabaya ini. Mulai dari temperatur mesin yang overheat, engine mounting yang anjlok, blok mesin pecah, mobil yang terguling, hingga UTV Polaris yang tercebur kedalam danau ditepi lintasan. Wajar saja jika banyak sekali yang berpendapat bahwa rally memang menjadi salah satu balapan yang paling berbahaya dan juga susah. Some say rally is one of the hardest races in the world, but some say it’s a great way to having fun!

 

Adhyasaka Hutama

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!