THE SKYFALL : RIFAT SUNGKAR FEAT. MBN BOYKE IN INDONESIA X-TREME OFFROAD RACING RD.4 TUBAN – SS1-SS2, PT.1

1613

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (185)

Skyfall. Yah, itulah sebuah kata yang terlintas di benak saya ketika saya memulai mengetik artikel ini. Sebuah film action agen M16 Inggris yang berkode 007 dengan nama khasnya Bond….James Bond. Yang biasanya dari seri 1  (1953) selalu flawless victory atau menang telak terhadap musuhnya. Kini di sekuel ke-23 nya si Jimbo keok juga. Dan dari sekian banyak film 007 yang pernah saya tonton lengkap dengan Bond girlsnya, Skyfall lah yang menurut saya the best  atau favorit saya, karena sangat manusiawi alias rocker juga manusia. Di Sirkuit Offroad Gedongombo Semanding Tuban – Jawa Timur sepanjang 4 km inilah hampir sebagian besar peserta rontok ditengah jalan dan harus jogging menuju ke paddock. Jika pada film tersebut yang main star nya adalah Daniel Craig, maka di Indonesia Extreme Offroad  round 4 Tuban ini bintang utama nya adalah Rifat Sungkar featuring MBN Boyke Indrajaya dengan weapon of choicenya berupa Mitsubishi Pajero Sport Dakar. Selama 3 hari di kota Tuban saya meliput Pertamina Fastron Off Road team ini berjuang untuk stay on the track.

Rifato feat Boyke Speed off road (10)

Kisah cinta atau boyromance antara 2 orang perally ini dimulai pada waktu seri ke-2 Indonesia X-treme Offroad Racing pada tanggal 15-16 Maret 2014 di Sirkuit Delta Mas, Cikarang Pusat, Jawa Barat.  Tujuannya adalah memperkenalkan MBN Boyke Indrajaya dan  MBN Rally team di dunia speed offroad, supaya mungkin suatu hari nanti Boyke gatal ingin meramaikan speed off road. Hasilnya mereka berdua finish ke-2 di kelas FFA atau Free For All

10538649_10203592398183782_8703700179084781769_n

Lalu 5 bulan kemudian di Speed Master seri 2 2014 di Sirkuit Lanud Suryadarma Kalijati Subang, Jawa Barat. Dimana mereka berdua bertukar posisi menjadi MBN Boyke menjadi pilot, dan Rifat Sungkar menjadi navigator yang akhirnya membuat driving skill MBN Boyke naik drastic. Yang  membuat mereka berdua meraih Juara umum 3 di Speed Master, juara umum 2 non seeded di kejuaraan nasional sprint rally dan juara umum 5 overall di kejuaraan nasional sprint rally

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (15)

Lalu sekitar 2 minggu dari event Speed Master seri 2 yang lalu, pasangan perally ini kembali lagi beraksi di event speed offroad , yaitu Indonesia Extreme Offroad Racing seri 4 yang digelar pada tanggal  13-14 September 2014 yang lalu di Sirkuit Offroad Gedongombo Semanding Tuban – Jawa Timur.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (22)

Di acara dating yang ke-2  di lintasan offroad ini, mereka kembali menggunakan mobil yang sama dengan  yang mereka gunakan sewaktu 1st date di event  seri ke-2 Indonesia extreme Offroad Racing pada tanggal 15-16 Maret 2014 di Sirkuit Delta Mas, Cikarang Pusat, Jawa Barat. Yaitu sebuah Mitsubishi Pajero Sport Dakar.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (25)Hanya saja kali ini livery dari Pajero ini sudah berubah  liverynya menjadi Pertamina Fastron banget , atau lebih dikenal dengan nama Pertamina Fastron Off Road Team

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (23)Jika liverynya berubah menjadi livery Fastron, maka rims, ban, dan suspensionnya masih sama seperti yang dulu. Rimsnya masih mengandalkan Evo Course Dakarcourse 16’inch rims yang dibalut dengan GT Radial Komodo MT. Sementara suspensionnya masih menggunakan Reiger Racing Suspension made in Belanda yang harganya hampir seharga mobilnya, yaitu 200-300 juta rupiah

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (2)

Mesinya sendiri mengadopsi mesin Pajero Sport Standart yaitu 4D56 2.5L DOHC  4 Cylinder In-line  Commonrail Turbocharged and Intercooled yang standartnya mampu memuntahkan tenaga sebesar 178 hp dibengkakan lagi menjadi hampir sekitar 300 hp. Dimana  posisi mesinnya dimundurkan, dengan begitu, otomatis posisi kursi pengemudi pun ikut mundur. Ini semua dilakukan agar mendapatkan keseimbangan yang sempurna. Apalagi saat melompati rintangan dan mendarat kembali, posisi moncong mobil tidak langsung mencium landasan.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (4)

Turbonya sendiri merupakan racikan dari Om Soleh Sigma Speed yang di control oleh ECU standart dengan bantuan Unichip yang boostnya menjadi 2,2 bar (klik 1) dan klik ke-2  1,2 bar. Sementara intercooler OEM nya di gantikan oleh Apex’I intercooler.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (3)

178 hp menjadi 300 hp? The dirty little secretnya adalah NOS. Gas ketawa untuk mobil ini di klaim mampu meningkatkan horse power sebanyak 50 hp. Seperti kata si Paul Walker di The Fast and The Furious 1….I need NOS.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (8)

Sementara interiornya sendiri sudah di weight reduction atau diet besar-besaran dengan mencopot semua interior yang tidak diperlukan dengan menggantinya dengan roll cage. Begitupun dengan plat bodi diganti dengan fiber. Sementara 2 jerigen berisi air ini digunakan untuk menyemprot intercooler dan juga radiator yang terletak di bagian belakang mobil. Tangki bensinnya pun sudah mengadopai fuel cell.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (12)

Radiator yang berukuran jumbo ini pun dipindahkan ke belakang untuk mengejar weight balance dan juga fresh air yang lebih baik, serta membuat intercooler didepan bisa lebih mendapatkan fresh air.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (6)

Cockpitnya sendir menggunakan OMP bucket seat yang di sandingkan dengan 4 point Willans Harness

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (7)

A love letter from the mechanic.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (11)

Dashboard dan speedometernya juga masih menggunakan OEM Pajero. Hanya ditambahkan indicator berupa HKS boost meter.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (9)

So guys, heres the pilot and the co-pilot.Sang pilot adalah 8 kali juara nasional reli, Posisi 4 overall APRC 2007, Drift King Indonesia 2008, 1st podium Rally Class & 1st podium Group N WRC Rallye de France Allice, Strasbourg. Juara Nasional Group 3 dan Best Over All 2013, New England Forest Rally : Winner 3rd Podium Overall (Rally America). Sementara sang co-pilot atau navigator adalah perally muda yang umurnya tidak muda lagi, yaitu MBN Boyke Indrajaya. Yang prestasinya antara lain juara 1 kleas dan juara 1 umum Merdeka Sprint Rally Surabaya’14, dan Juara 1 kelas eserta juara umum 1 Sidoarjo Sprint Rally’14

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (10)

Untuk urusan logo yang merepresentatifkan dirinya, cowok kelahiran 22 Oktober 1978 ini memilih beruang sebagai iconnya berserta alamat Twitternya @Rifato dan nomer start 236

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (28)So please welcome Rifat sungkar bersama mobil SUV yang jenisnya hanya the one and only di event Speed offroad, yaitu Mitsubishi Pajero Sport. Mungkin Jeep Cherokee sudah terlalu mainstream di scene Speedoffroad, jadi suami Sissy Pricilia ini memilih mobil bertubuh bongsor ini

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (29)

Tapi dengan dukungan dari crew mekanik dari Pertamina Fastron Offroad Team, maka berat total body 2.055 kg ini disulap menjadi sekitar 1.800an kg dengan horse power mencapai sekitar 300 hp untuk mengejar monster-monster speed offroad lainnya yang weight to power ratio nya lebih bagus daripada SUV 5 pintu ini.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (31)

Selamat datang di di Sirkuit Offroad Gedongombo Semanding Tuban – Jawa Timur. Sirkuit sepanjang kurang lebih 4 km ini akan menjadi arena pertempuran bagi para offroader yang berasal hampir dari seluruh Indonesia ini.  Sirkuit yang terletak di pinggir jalan Pantura (pantai utara) ini juga terhitung lengkap dalam hal lay outnya. Mulai dari staright, U-turn atau hairpin , S, over jump hingga double jump semua ada disini. Jangan lupakan juga debu khasnya tanah berwarna merah ini.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (30)

Well, selagi menunggu Rifat Sungkar melakukan survey track , tak banyak hal yang dilakukan oleh para crew  mekanik Pertamina Fastron Offroad Team selain bermain gaplek untuk sedikit refreshing dan latihan angkat kartu gaplek sebelum akhirnya mereka akan sangat sibuk sekali mengangkat onderdil mobil yang beratnya 1000 kalinya kartu gaplek ketika mobil sudah selesai melakukan SS1 dan seterusnya

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (32)

Saya? Karena saya seoarang foodnista atau pecinta wisata kuliner, maka pekerjaan yang saya lakukan adalah makan rujak. Rasanya segar sekali dan enak sekali, perpaduan antara buah dan tahu yang di siram dengan sambel gula jawa yang manis manis pedas rasanya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (33)

Well, Jika Anda berada di paddock Pertamina Fastron Offroad Team, maka yang terdengar hanya haha hihi saja. Rifat kalo saya lihat orang cukup humoris, dan suka bercanda dengan seluruh anggota teamnya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (34)

Tapi ketika sudah memakai balaclava

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (35)

Dan juga helmnya

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (37)

Lalu berada di dalam cokpit dan dibalik kemudi serta race mode : on, Pria yang lahir dari keluarga perally ini berubah menjadi seorang monster sirkuit.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (47)

Tipikal cara mengemudinya bisa terbilang aggressive namun tetap terlihat woles dan santai serta rapi dalam mengambil racing line nya

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (44)Maklum saja pembalap yang pernah dianugerahkan ”Bintang Prestasi” yang diberikan  atau disematkan langsung oleh Presiden RI – Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (2006). Sudah kenyang akan lintasan tanah di dalam dan luar negeri. Saya pun baru kali ini melihat Rifat Sungkar mengendarai mobil keluarga tante saya seperti orang kesetanan…so fast

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (52)

Namun sayang setelah finish di second run pada sesi shakedown, Pajero Sport Rifat mengalami kerusakan pada mesinnya sehingga harus digendong menuju ke dealer Mitsubishi di kota Tuban.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (59)

Ingat kata tulisan saya diawal, yaitu crew mekanik Pertamina Fastron Offroad Team bermain gaplek sebelum menjadi seorang mekanik paling sibuk dan berat di scene motorsport apapun, yaitu rally. Well, sepertinya Anda akan melihat kenapa title itu diberikan kepada mekanik reli. Sesampainya di dealer Mitsubishi Tuban, mobil pun langsung dibongkar.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (60)

Lalu melakukan overhaul atau mengganti mesin Rifat yang rusak dengan sebuah mesin baru

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (57)

Yang berasal dari Mitsubishi Triton double cabin di sebelahnya. Ibaratnya ini adalah proses transplantasi atau pencangkokkan jantung pada manusia dalam dunia medis atau kedokteran. Sekitar jam 1 atau 2 dini hari (Sabtu pagi) mesin pun berhasil dinyalakan, dan beroperasi cukup baik di mobil Rifat.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (71)

DAY 2 : SS 1 & SS2

Hari Sabtu pagi, 13 September 2014. Saya pun tiba di sirkuit Offroad Gedongombo Semanding  sekitar  jam 8 pagi . Dimana tampak para crew mekanik dari RFT sedang melakukan pengecekan terakhir pada mesin standart Triton yang baru saja dicangkokkan kedalam Pajero Rifat Sungkar semalam. Dan semuanya sistem dan engine berjalan dengan baik.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (74)

Sayapun lantas bertemu dengan ketua MBN Rally team yang kebetulan pada hari itu bertugas menjadi co-pilot atau navigator untuk Rifat di ajang speed offroad kali ini. Yaitu MBN Boyke Indrajaya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (73)Atau yang saya kasi julukan a.k.a …The Marlboro Man

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (63)

Sebelum memulai SS1, pasangan Rifato dan Boyke pun melakukan survey track yang dilakukan dengan menggunakan sepeda motor matic. Karena pada hari H survey menggunakan mobil sudah tidak boleh digunakan lagi.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (70)

Helm di speedofroad antara kendaraan tertutup (lengkap dengan kaca depan dan samping), dengan kendaraan terbuka (seperti UTV atau custom) cukup berbeda. Dimana saya melihat disini, rata-rata hampir sebagian besar pengguna helm half face  adalah pengguna kendaraan atau mobil dengan kaca lengkap, yang berarti mereka tidak terkena kontak langsung dengan debu atau angin. Sementara pengguna helm full face rata-rata digunakan oleh para pembalap yang menggunakan UTV atau custom car. Maklum saja, karena kaca depan dan jendela samping mereka bolong. Alias mendapatkan AC atau Angin Cendela, dan resiko kelilipen juga sangat lah besar.

Rifato feat. MBN Boyke Tuban Speedoffroad-perfourm

Untuk urusan pace note, biasanya masing-masing navigator berbeda pandangan dengan navigator lainnya, namun harus sepaham dengan sang pilot. Biasanya mereka menggunakan arah jarum  jam (kanan 2, 15 derajat patah) yang tergantung speak-sepakkannya antara pilot dan navigatornya. Itulah sebabnya kenapa duo mempelai di ajang reli ataupun speedoffroad harus saling percaya dan benar-benar akrab. Rifat dan Boyke sendiri menggunakan arah jam dalam pacenotenya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (76)

Pada event kali itu MBN Boyke juga  berkesempatan menggunakan Pertamina Fastron Racing suit yang kembar siam dengan si Rifato

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (85)

Lengkap dengan topi Mitsubishi Motors

Rifato feat. MBN Boyke Tuban Speedoffroad-perfourm (5)

Yang merupakan sponsor pendamping Rifat Sungkar dalam Pertamina Fastron Offroad team ini

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (87)

Bisa dibilang ini adalah program kerja dari Rifat Sungkar sebagai salah satu  perally terbaik yang dimiliki Indonesia untuk berbagi ilmu kepada yang  perally muda Indonesia langsung di medan pertempuran.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (79)And the lucky guys is this man.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (100)

Dimana beban semakin bertambah karena pihak sponsorship dari Mitsubishi Motors dan juga khususnya Pertamina datang menyaksikan secara langsung event kali ini.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (103)

Tapi bagi si Rifato, hal ini sudah seperti makanan sehari-hari selama karirnya di dunia rally. Ya meskipun saya tahu dia mempunyai beban sebagai brand ambassador dari brand-brand besar tersebut. Tapi menurut saya beban tersebut akan terasa ringan dengan yang namanya jam terbang.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (106)Sementara bagi MBN Boyke ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup dan juga karirnya selama dia bermain rally semenjak dia duduk dibangku SMP. once in a lifetime…

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (97)

Dia bisa belajar atau PKL (praktek Kerja lapangan) langsung dari perally terbaik  di Indonesia ini. Boyke bisa tahu habit, teknik mengemudinya, dan insting dari Rifat ketika sedang dalam race mode on. If you wanna be a champ, then act like a champ. Bahasa kerennya sambil menyelam minum air

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (107)

Apalagi duo pasangan perally ini akan bertarung di kelas  FFA2 yang berisi monster-monster Speed offroad  dengan mesin inline 6 , V8 engine, dan UTV Polaris yang sudah di upgrade performance enginenya menjadi turbo ataupun supercharger.Yang pasti dalam hal horse power dan weight to power rationya  lebih unggul dari pada kendaraan

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (108)Diman SUV family yang beratnya 2 tonan dan besarnya segede gaban ini dipaksakan untuk berlaga di balapan paling extreme di Indonesia, yaitu Speed offroad

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (37)

Tapi ditangan team mekanik Fastron Off road team dan tentu saja Rifato dibalik kemudi Pajero ini, impossible is nothing. Tak ada yang tak mungkin. Pasangan ini pun langsung melesat melewati garis start dan memulai SS1 nya seorang diri. Mulai memasuki overjump

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (110)

Straight, lalu kemudian melewati double jump. Dan akhirnya saya benar-benar melihat Pajero Sport yang segede gaban ini terbang dihadapan saya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (113)Lalu kemudian masuk ke dalam terowongan dan keluar dengan speed yang cukup tinggi hingga saya di hadiahi debu oleh Rifat Sungkar

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (121)

Start dari lintasan sebelah kiri, di lap ke-2 di SS1 ini pasangan Rifat dan MBN Boyke ini pun melalui lintasan sebelak kanan atau luar, yang mempunyai over jump melewati terowongan dibawahnya. Kini saya tau paham fungsi dari si tabung NOS tadi, yaitu membuat mobil ini take off and flying without wings. Tapi sayangnya sesaat setelah mobil ini landing, as garden depan Pajero ini patah. Yang menyebabkan mobil berjalan hanya dengan penggerak belakang atau RWD.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (122)

Dengan kondisi as garden depan patah dan hanya mengandalkan RWDnya , pasangan perally dari Fastron Off road team ini berhasil menyelesaikan 2 lap dalam SS1 ini dengan total waktu 03.32.351

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (125)

Sesampainya di paddock crew mekanik dari Pertamina Fastron Offroad team langsung memulai pekerjaan rumahnya secara  cepat, yaitu mengganti as gardan yang rusak.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (126)

Ternyata setelah dibongkar bukan hanya as garden saja yang patah atau rusak, termasuk juga  gear LSD nya.

 

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (129)

Sehingga membuat crew mekaniknya membongkar LSD oem Pajero ini untuk di tata ulang dan juga mengganti gear nya yang rompal.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (128)

Rifat pun tampak mondar-mandir mengawasi proses pembokaran LSD garden depan itu. Sesekali dia berinteraksi dengan mekaniknya, lalu memphoto proses perbaikan tersebut. Di dalam dunia rally ada istilah change it not fix it. Jika memang sudah rusak, maka lebih baik diganti daripada ke depannya membuat masalah baru lagi

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (143)

Akhirnya sekitar 20 menitan, para mekanik Fastron Offroad team berhasil memperbaiki garden depan Pajero Sport milik Rifat ini. Dan tampak Rifat dan Boyke sedang berbincang-bincang mengenai startegi apa yang harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan waktu di SS1 tadi. Maklum saja di SS 1 kaki mereka hanya 2 yaitu roda belakang, sehingga membuat mereka agak tesendat di medan offroad tersebut.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (145)

Saya seperti melihat film classic jaman 80’an dulu yang diperankan oleh Tom Cruise jauh sebelum dia menjadi seribu satu wajah Ethan Hawk dalam Mission Impossible, yaitu Top Gun ketika melihat poto ini.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (147)

15 menit sebelum keberangkatan sebelum masuk ke pos lapor waktu. Seperti biasa Marlboro man kita menghisap setengah batang rokok untuk menghilangkan demam panggungnya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (148)

Sementara sang pilot, Rifato tampak dengan tenang sekali mulai memasang Stilo helmet dan juga HANS nya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (152)

Salah satu habit yang sering dilakukan oleh Rifat sewaktu berada di dalam area waiting zone adalah menyanyi. Ya terdengar kurang gawean, tapi yang jelas dia sudah mulai bernyanyi semenjak pria kelahiran  1978 ini mulai berada di balik stir. Dan itu dianggap ampuh untuk menghilangkan demam panggung atau stress sesaat sebelum start.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (153)

Dan tentu saja hukumnya wajib bagi sang navigator atau MBN Boyke untuk sing a song bersama. Setahu saya kata Boyke playlist yang dinyanyikan bermacam-macam, mulai dari lagu galaunya Cakra Khan yang harus berpisah hingga Indonesia Raya.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (160)

Akhrinya setelah menunggu beberpa menit di waiting zone, duo perally dari Fastron Offroad team ini akhirnya melesat di lintasan staright lalu over jump dan akhirnya R1 atau tikungan kekanan pertama dengan mulus

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (162)

Melewati over jump dan double jump dengan mulus tanpa ada kerusakan lagi pada garden depan, dan akhinya masuk ke tikungan 90 derajat dengan cukup kencang.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (163)

Rifat yang dibantu oleh MBN Boyke tampaknya sudah menemukan ritme permainannya pada SS2 di lap 1 nya itu.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (173)

Namun sayang, beberapa memeter setelah melewati saya, Pajero Sport ini akhirnya kandas di tengah lintasan karena mesinnya mendadak mati. Mobilpun dipinggirkan ke tepi lintasan oleh para marshal yang bertugas.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (174)

Inilah pertama kalinya bagi saya ataupun Anda melihat raut wajah Rifat Sungkar yang sedang bête karena mendadak  mesin Pajero Sportnya mati ditengah dia sedang mengejar ketertinggalan waktunya  di SS1 tadi pagi. Di Perfourm.com, Anda tak hanya melihat sebuah mesin yang bernama mobil saja, tapi Anda juga bisa melihat human interest dari orang dibalik mobil tersebut. Dan Anda bisa melihat dan merasakan emosional yang dirasakan oleh orang yang kami jadikan objek photo.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (177)

Anda bisa melihat bahwa motorsport atau balapan tak hanya di dominasi oleh nama besar saja, dan bahkan nama besar saja belum tentu sebagai jaminan bahwa balapannya akan berjalan mulus dari start hingga finish lalu naik podium. To soon junior..

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (180)

Ada sesuatu yang lebih kompleks dari sekedar nama besar, start dan finish, juga podium dalam dunia motorsport. Yaitu dewi fortuna atau how lucky are you? Anda bisa saja mempunyai team mekanik terbaik di dunia, mobil terbaik beserta ton’s of performance part yang sudah dipersiapkan sebaik dan serapi mungkin, juga driver terbaik di bumi ini.  Yang pada akhirnya adalah D.N.F atau Did Not Finish.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (186)

But, this is Motorsport. Sometimes you win some, lose some, and wrecked some. Anda balapan dengan mobil yang Anda buat hampir mendekati rusak atau limit nya. So inilah hari dimana untuk ke-2 kalinya saya melihat adegan seperti film Armageddon, 2 orang pembalap terkenal berjalan meninggalkan mobilnya ditengah lintasan dengan semua mata tertuju kepada mereka berdua. Terlebih lagi pada si Rifat Sungkar. They know who this guy is.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (191)

So karena mereka tahu siapa orang yang berada di sebelahnya MBN Boyke, mereka pun lantas mengajak untuk berpoto bersama. Sebagai seorang public figure, brand ambassador,  atau pun artis di dunia motorsport menjadi sebuah kewajiban untuk tetap tersenyum dan melayani para penggemar atau fansnya untuk berphoto bersama atau pun sekedar meminta tanda tangan.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (193)

Meskipun sejatinya perasaan mereka sedang low boost, atau sedang tidak mood untuk keep smile. Tapi  mereka atau salah satunya Rifat melakukannya secara professional. Dan Anda tahu sendiri berbohong pada diri sendiri adalah pekerjaan yang paling susah.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (189)

Saya sendiri melihat Boyke  sudah mulai merasakan dan mengalami apa yang dialami oleh Rifat Sungkar, yaitu professionalitas. Yang berarti harus bisa menjaga dan mengatur ekspresi raut muka dan emosional ketika berada di depan public.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (200)

Bahasa kerennya Anger management. Rifat pun dengan sabar menemui crew mekaniknya yang berada di paddock, dan mencoba memeberitahukan apa yang sedang terjadi di dalam sirkuit sana hingga membuat mesin mobilnya tiba-tiba mendadak mati.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (202)

Akhirnya diputuskan untuk menarik keluar Pajero Sportnya menggunakan towing yang juga sekaligus service car nya Pertamina Fastron Offroad Team berupa UTV  menuju ke paddock.

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (203)Setelah diperiksa oleh crew mekanik, akhirnya kepala mekanik Budiman memastikan  penyebab mati nya mesin adalah sekring main enginenya putus, sehingga membuat mesin mendadak mati

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (204)

Sementara didalam tenda Pertamina Fastron Offroad Team tampak Rifat yang sedang pusing setelah terkena masalah mesin Pajero Sportnya yang mendadak mati, kini pusingnya bertambah double karena melihat hasil catatan waktu peserta tercepat di SS 2 ini.  Yaitu Demas Agil dari team Banteng Motorsport yang waktunya adalah 03:33.103. Sementara pasangan Rifat/Boyke yang tidak finish atau D.N.F mendapatkan hasil waktu dari panitia 05:33.103 plus dikasi penalty waktu sebanyak 10 menit. Hasilnya, seperti yang Anda lihat disini. Wajah Drift King Indonesia ini berubah menjadi bete mode on melihat realitanya bahwa dia mempunyai gap dan mengejar 7 menit dari pembalap tercepat di kelas nya (FFA2), yaitu Demas Agil. Dan itu adalah suatu pekerjaan yang Mission Imposibble. Call Ethan Hawke, maybe?

Rifato feat. MBN Boyke in Tuban Speed offroad'14 (54)Sementara Rifato pusing dengan gap waktunya, sayapun pusing dengan wajah saya yang full of debu.

 

Stay tune for SS3 and SS 4…next on Perfourm.com

 

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

 

 

 

 

 

Comments

comments!