DAY OF THUNDER WITH TEAM AP SPEED JAKARTA – RACE DAY, END

1701

AP Speed race day sentul (26)

Setelah minggu lalu Anda melihat liputan saya bersama team AP Speed Jakarta di QTT day. Now let’s move on to the race day yang diadakan pada hari Minggu nya (14/4). Dan harus saya akui race day ini lebih panas dari pada gotik atau goyang itiknya si  Zaskia. Dan di hari yang ke-2 ini saya masih di pusingkan dengan cuaca yang sedang galau di liputi awan putih.

AP Speed race day sentul  (8)

Seperti biasa selagi menunggu breakfast saya pun bermain dengan burung kakak tua yang berada di halaman belakang rumah Rian. I think this bird love the punk music. Nice mohawk birdie..Oy..oy…

AP Speed race day sentul  (11)

Setelah sedikit fast and furious on the way ke Sentulnya, gara-gara telat bangun. Akhirnya saya, Rian, dan Rio tiba di Sentul Circuit hanya dalam tempo waktu sekitar 30 menit. Maklum karena race 1 kelas  19 detik sudah di mulai pada pukul 08:00, dan hanya berlangsung selama 15 menit. Kurang lebih 2 jam 15 menit menuju kelas 13 detik, dimana Rio dan Rian akan line up di garis start.

AP Speed race day sentul  (12)

Pagi itu pit team AP Speed tampak terlihat agak santai dari pada QTT day, tak banyak aktifitas yang dilakukan oleh para crew atau official AP Speed.

AP Speed race day sentul  (13)

Kecuali pada mobil AP Speed Red Devil EG6. Saya melihat beberapa crew AP Speed masih merapikan kabel-kabel pada cockpit nya., mungkin kabel MSD nya. Karena pada QTT atau sehari sebelumnya problem pada Red Devil milik Ustad ini pada sector ignition atau MSD nya yang menyebabkan putaran atas mesin atau rpm atas nya tersendat-sendat (mrebet/tidak lancar)

AP Speed race day sentul  (14)

AP Speed Rainbow EG6 tampaknya sudah siap untuk kick some ass. Love the carbon vender and lips.

AP Speed race day sentul  (4)

Untuk AP Speed Rainbow EG6 milik Sadat, Daddy atau Bang Apre mempersenjatai EG6  milik Sadat ini dengan engine B20 yang mampu memuntahkan tenaga sebesar  328 dk. Love that carbon intake, tampak seperti ular.

AP Speed race day sentul  (5)

Siapa bilang race car tidak bisa mendapatkan sentuhan art atau detil pada bagian engine baynya, buktinya Sadat memberikan sentuhan bom sticker pada battery Rainbow EG6 nya.

AP Speed race day sentul  (15)

Ini dia mobil milik Herdy yang rasanya manis karena kemaren sewaktu QTT day mampu mencetak waktu tercepat di kubu AP Speed yaitu 12.224 detik, sementara ada rasa after taste nya yaitu pedez buat team lain dikelas 12 detik.

AP Speed race day sentul  (1)

Rahasia pada Engine bay AP Speed Pedes Maniz EG6 milik Herdy ini adalah pada engine B20 yang telah di lengkapi dengan stroker kit 2.2 Lt yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 368 dk. So far Pedes Maniz adalah lil monster hasil racikan Daddy (Bang Apre) yang terbesar horsepower nya. Tapi walaupun hp atau tenaganya terbesar, coba check kabel businya. Masih oem alias standart bawaan B20.

AP Speed race day sentul  (20)

Sementara si Tom, sedang duduk manis di pit nya, menunggu dan siap untuk race day nya bersama 2 kakak beradik yang telah bersamanya dari race 1 nya di tahun 2004 yang lalu.

AP Speed race day sentul  (16)

Oyot, salah satu crew AP Speed pun tampak sedang mempersiapkan dan mengecheck seluruh race car team AP Speed.

AP Speed race day sentul  (17)

Just for your info, 3 dari 5 EG6 squad AP Speed menggunakan weld rims. Namun dari 3 EG6, 2 menggunakan M/T slick tires, sedangkan 1 nya menggunakan Toyo Proxes R888 tires. Anda pasti bingung, what the hell Proxes doing on Weld rims? Jawabannya Sadat memang fans berat Proxes R888, dan dia ingin R888 itu berada di Weld rims. Berhubung Weld rims hanya mengeluarkan seri untuk slick tires, jadilah Sadat special order  kepada Weld untuk dibuatkan rims sesuai dengan Proxes R888 yang berukuran 205/8/50. Dan akhirnya pihak Weld pun mebuatkan rimsnya by order berukuran 15 inch/8/100 et 40. Bisik-bisik harganya lebih mahal dikit daripada oem Weld. Nice lah…

AP Speed race day sentul  (18)

2 orang yang bertopi itu adalah duo kakak beradik di mobil Rainbow, Sadat di sebelah kiri, sedangkan adiknya,  Aik di sebelah kiri.

AP Speed race day sentul  (24)

Sudah lama saya memimpikan memphoto race car yang ada di dalam pit sebuah circuit. Dan akhirnya terwujud.

AP Speed race day sentul  (22)

Sekitar jam 10, race 5 yaitu heat 1 kelas  15 detik  segera di mulai. Dan ternayata ada Andrie Phe Bhe dengan Pink love EG6 nya yang menjadi perwakilan team AP Speed yang turun di kelas tersebut. Dan karena ini 1st debutnya di scene drag race, jadilah anak-anak AP Speed memberikan semangat untuknya.

AP Speed race day sentul  (23)

Saya yakin, dukungan dan support dari teman satu teamnya akan memberikan extra boost kepada Andrie Phe Bhe yang baru pertama kalinya turun di lintasan drag race. Anyway, coba liat ke sebelah kiri dari photo ini, ada Daddy yang tampak jalan sambil  mesam-mesem (senyam senyum ) melihat kelakuan anak buah nya. Mungkin Daddy pengen ikut photo, cuma malu. Lol

AP Speed race day sentul  (3)

Untuk 1st debut nya Andrie di drag race, Daddy membekali Pink love EG6 miliknya dengan mesin B20 yang mampu menghasilkan tenaga sebesar  300 dk. Sementara catatan waktunya sewaktu QTT kemaren adalah 14.048 detik. Awas brake out atau ke bablasan brow.

AP Speed race day sentul  (21)

This is it. The two brotha racing and the tuner. Ke-2 kakak beradik ini pertama kali menjadi anak asuh Daddy atau bang Apre semenjak tahun 2009 atau 2010. Dan mobil yang menjadi pasien Daddy adalah Civic EK4 milik Rio the Flash.

AP Speed race day sentul  (25)Setelah photo bersama Daddy, Rian The Tom, menuju mobilnya dan memakai Alpine star race suit lengkap dengan race shoes nya.

AP Speed race day sentul  (26)

Sementara kakakny Rian The Flash tampak lebih terlihat seperti pembalap F1 ketimbang drag race. Cowo yang sebentar lagi menikah ini menggunakan full set Alpine star race suit mulai dari shoes, socks (kaos kaki), baju dalam atau  underwear, gloves, hingga balaclava. And it’s all nomex alias anti api. Sedangkan untuk Helmet nya, Rian memakai Arai helmet.

AP Speed race day sentul  (30)

Damn, this two brotha racing look so damn hot with the race suit.

AP Speed race day sentul  (29)

Ustad pun tampak sedang bersiap-siap untuk race heat yang 1 dengan memakai Sparco racing shoes nya, sedangkan Amec tandemnya di Red Devil EG6, tampak enjoy dengan sepatu selop atau sepatu bokep nya.

AP Speed race day sentul  (27)

Karena AP Speed kali ini di support oleh B16 milik Sadat Rainbow, jadilah seluruh crew dan team AP Speed menggunakan t-shirt B16 yang berwarna merah. Dan ingat  kita tidak sedang berkampanye suatu parpol loh.

AP Speed race day sentul  (28)

Heat 1 di kelas 15 detik pun di mulai. Dan tampak Andrie Phe Bhe dengan Pink Love EG6 nya melesat meninggalkan sebuah Skyline. Dan seluruh crew dan team AP Speed pun bersorak memberikan semangat kepada Andrie.  Wait A sukairain? Hell no, itu adalah Nissan Cefiro A31 yang di facelift ala R34. Catatan waktu Andrie di heat 1 di kelas 15 detik adalah 15.153 detik yang membawanya ke posisi ke-3

AP Speed race day sentul  (33)

Setelah melihat  Andrie di bertarung di kelas 15 detik, satu persatu pembalap AP Speed di kelas 14 detik, 13 detik, dan 12 detik pun bersiap-siap line up di garis start. Di AP Speed Rainbow EG6, ada Sadat (driver) dan adiknya Aik yang akan bertarung dikelas  13 detik.

AP Speed race day sentul  (31)

Sedangkan the Two Brotha Racing, Rian the Flash and Rio the Tom, akan berada di dalam cockpit AP Speed Tomahawk EG6 untuk bertarung di kelas 13 detik dan 12 detik.  Tak terasa sudah 9 tahun saya bersama dan memphoto adik kakak ini balapan dengan EG6 yang sekarang bernama Tomahawk, semenjak pertama kali EG6 ini turun di drag race pada tahun 2004 bersama GAR Power Surabaya. Sungguh suatu pengalaman yang berkesan bagi saya pribadi, dan juga ada ikatan batin antara saya dan adik kakak ini, serta EG6 ini. Karena  saya tahu dan mengikuti dari awal  perjalanan atau sejarah 2 kakak beradik balapan bersama EG6 nya ini. Dan 9 tahun bukan lah waktu yang singkat.

AP Speed race day sentul  (34)

Pada AP Speed Red Devil EG6, ada Amec (driver) dan Ustad yang akan bertarung di kelas 13 detik

AP Speed race day sentul  (35)

Karena garis start dan pit letaknya sangat jauh, saya pun mengompreng atau mengojek mobil Red Devil EG6 milik ustad hingga garis start

AP Speed race day sentul  (36)

Honey, i’m home. Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki dihome of motorsportnya Indonesia. Itu berarti mungkin saya officially sebagai reporter atau media otomotif di Indonesia.

AP Speed race day sentul  (43)

402 meter wide open long track akan menjadi battle field bagi mobil-mobil tercepat di Indonesia.  Ibaratnya kalau mobil Anda ataupun race shoes  Anda belum pernah menyentuh aspal tarck Sentul, itu berarti mobil atau Anda  sendiri belum officially sebagai pembalap atau mobil Anda  yang tercepat di Indonesia. Entah itu kelas 19 detik atau FFA pun. Come here, let’s race, and show me what you got.

AP Speed race day sentul  (37)

EG6 bertenaga 334 dk ini pun siap untuk bertarung di kelas 13 detik

AP Speed race day sentul  (38)

Tapi tunggu, di sela-sela menunggu start kelas 13 detik, Rian The Tom menyempatkan diri untuk mengabari someone specialnya, atau orang tua nya, atau mungkin bisa jadi up dates status dulu. “Me and Tom versus the other 13 second car @ Sentul Circuit”

AP Speed race day sentul  (39)

Sementara  Amec tampak sedang bersiap-siap memulai heat 1 nya di kelas 13 detik bersama AP Speed Red Devil EG6. Love’s that carbon Spoon Sport seat.

AP Speed race day sentul  (40)

Ada satu perbedaan yang mencolok antara pembalap atau drag racer dari Jawa Timur (Surabaya, Malang dan sekitarnya), dengan pembalap atau drag racer dari DKI dan Jawa Barat. Perbedaannya dalam hal sewaktu start.

AP Speed race day sentul  (44)

Pembalap DKI atau Jawa Barat bisa dibilang sebagai pembalap yang sopan atau katakanlan safety riding banget, karena mereka baru benar-benar melepas clutch atau start ketika lampu hijau benar-benar nyala (hingga beberapa detik). Bandingkan dengan pembalap andalan Jatim nya yang terkenal sebagai lulusan tukang jambret Kenjeran dragway. Mereka tidak segan-segan menjambret lampu start pada saat kuning terakhir menyala. Alhasil sewaktu lampu hijau, posisi mereka sudah lepas dari sensor. Sepersekian detik memang, tapi untuk drag sepersekian detik sangat penting. Itulah mengapa pembalap andalan Jatim seperti Amec, Ustad, Rian, dan Rio ketika start selalu lepas duluan. Ya karena mereka adalah lulusan penjambret lampu start yang diadakan setiap malam minggu di Kenjeran. Sedangkan pembalap dari DKI dan Jawa Barat, hanya bisa latihan start ketika QTT time. Amec pada heat 1 kelas 13 detik ini berhasil membukukan waktu 13.246 detik, dan berada di posisi ke 5 dari 21 peserta.

AP Speed race day sentul  (46)

Rian the Tom, akhirnya mulai maju ke grid start untuk memulai heat 1 di kelas 13 detiknya.

AP Speed race day sentul  (47)

Kali ini Rian bersama Tomahawk nya melawan sebuah Suzuki Swift yang dipersenjatai dengan mesin M15T (turbo). Dan seperti yang saya bilang sebelumnya, Rian The Tom pun berhasil menjambret lampu start dan berhasil meninggalkan Johan dengan Suzuki Swiftnya mulai dari garis start. Rian The Tom pun berhasil menduduki peringkat ke-2 di kelas 13 detik dengan catatan waktu 13.027 detik. Sedangkan Johan dan Suzuki swiftnya terlempar ke posisi ke 12 dengan waktu 14.571 detik.

AP Speed race day sentul  (42)

Begitu pula Sadat dengan B16 AP Speed Rainbow EG6 nya sedang bersiap-siap untuk bersaing di kelas 13 detik. Kalo Anda tahu kenapa saya jatuh cinta dengan helm full face dan juga mewanti-wanti agar seluruh pembalap drag race atau drifting di Surabaya menggunakan helm full face, jawabannya adalah ini. A real racer is not complete with his personal helmet. Saya paling suka memphoto candid para pembalap yang memakai helm full face ketika hendak race. Kesannya  mereka akan maju ke medan perang with da monster machine. So macho and sekseh.

AP Speed race day sentul  (45)

Sayangnya Sadat tidak berhasil masuk ke heat ke-2 atau final karena Rainbownya hanya berhasil mencetak waktu 15.442 detik.

AP Speed race day sentul  (50)

Posisi driver Red Devil pun beralih ke Ustad atau Fatahillah.

AP Speed race day sentul  (52)

Ustad atau Fatahillah berhasil mencetak waktu 13.724 detik dan berhasil menduduki peringkat ke-7 di kelas 13 detik. Ustad pun berhasil masuk ke babak final atau heat yang ke-2.

AP Speed race day sentul  (48)

Sementara 2 tiket lagi tersisa untuk  B16 AP Speed Rainbow EG6  maju ke babak final atau heat 2, berada di tangan pembalap ke-2 nya yaitu Herdy.

AP Speed race day sentul  (49)

Herdy yang tadinya di heat 1 kelas 14 detik berhasil menduduki peringkat ke -2 dengan catatan waktu  14.048 detik. Kini ikut bersaing di kelas 13 detik dengan Rainbow

AP Speed race day sentul  (51)

Herdy pun berhasil melesat yang terdepan dari garis start dan berhasil meninggalkan Epo III yang berada di lintasan sebelah kanan, dengan waktu tempuh 13.272 detik. Mengantarkannya ddi peringkat ke 6 di kelas 13 detik. Anyway check out the flame from Epo exhaust. Toast…

AP Speed race day sentul  (56)

Untuk ke-2 kalinya Tom turun di heat yang 1 di kelas 13 detik, dengan Rio the Flash yang berada behind the wheel.

AP Speed race day sentul  (53)

Love this boy. He look like a real deal pro racer now with that ton’s of Alpine star gear.

AP Speed race day sentul  (54)

Setuju tidak kalo saya bilang aura  photo saya antara helm cibuk atau half face dengan helm full face, bagaikan kelas 19 detik dengan FFA under 10 second car.

AP Speed race day sentul  (55)

It’s stig, no it’s otoman, no it’s Rio The Flash. God Damn Rio, your soo sekseh lah.

AP Speed race day sentul  (58)

Walaupun Flash EG6 nya masih di rebuild, tetapi dengan percaya diri Rio The Flash mulai memasuki grid start dengan Tomahawk milik adiknya Rian yang tenaganya lebih kecil 6 dk (334 dk)daripada Flash (340 dk)

AP Speed race day sentul  (59)

Rian sang adik pun membantu mengatur posisi  start Rio yang berada di balik kemudi EG6 yang bertenaga 334 dk ini

AP Speed race day sentul  (60)Setelah tugas parkir start selesai, ada kalanya untuk bersantai dan mendokumentasikan sang kakak beraksi di lintasan dengan mobilnya

AP Speed race day sentul  (62)

Kali ini Rio The Flash berhadapan dengan Lancer Epo III yang dikemudikan Ignas dari FR363. Walaupun musuhnya menggunakan mesin Turbo, AWD, dan yang pasti over 300 hp. Namun pada saat diatas 100 meter, Rio berhasil menyalip Epo III. Dan mungkin terlalu exiting menjoki Tom seperti Flash dan lupa ini kelas 13 detik, Rio pun berhasil break out dengan catatan waktu 12.948 detik

AP Speed race day sentul  (63)

Walaupun break out tapi wajah Rian dan beberapa anggota AP Speed dan juga termasuk Daddy (Bang Apre) tampak bergembira dengan hasil waktu yang di tempuh oleh Rio dengan Tom. Just for your info Flash EG6 milik Rio betenaga 340 hp dan bodynya sudah mengalami weight reduction besar-besaran hanya mampu mencetak waktu 12.8 atau 12.9 detik. Bandingkan dengan To, EG6 milik Rian, yang belum mengalami diet besar-besaran dan bertenaga 334 dk, tapi catatan waktunya sama dengan Flash.

AP Speed race day sentul  (91)

Rainbow pun beralih kemudi kepada Aik,adik dari Sadat,  yang merupakan joki ke-3 dari Rainbow

AP Speed race day sentul  (92)

Aik pun pada hari itu kurang beruntung, dia  terkena jump start. Sehingga membuat  adik kakak ini tidak bisa masuk ke babak final.

AP Speed race day sentul  (64)

Waktunya kita naik ke kelas 12 detik atau Holly land nya untuk mesin natural aspirated. Dan ada Herdy bersiap-siap dengan B16 AP Speed Pedes Maniz EG6

AP Speed race day sentul  (65)

Oyot pun kembali mengecheck tire pressure dari  M/T  slick tires nya Pedes Manis. Tire pressurenya pun di setting ke posisi ke 8 psi agar mendaptkan grip atau traksi yang maksimal.

AP Speed race day sentul  (68)

Herdy dan Pedes Maniznya berhasil mencetak waktu 12.345 detik, dan mengantarkannya ke peringkat ke -2 di heat 1 kelas 12 detik.

AP Speed race day sentul  (70)

Sementara di waiting zone tampak 2 hard core EG6 sedang persiapan menuju garis start, yaitu Engine+ Casper EG6 dan juga AP Speed Tomahawk EG6. 817 hp and 334 hp EG6. It’s like heaven and earth horsepowa between this EG6. Maklum Casper H22T (turbo), sedangkan Tom hanya B20 n/a (natural aspirated)

AP Speed race day sentul  (71)

Suhu atau temperature lintasan atau Sentul yang cukup panas siang hari itu, memaksa para crew AP Speed untuk cooling down engine dan radiatornya dengan cara menyemprotnya dengan air pada radiatornya. Cara ini mujarab untuk membuat suhu radiator nya menjadi dingin. Dan hukumnya jika mesin dingin atau tidak terlalu panas, maka performance mesin bisa maksimal.

AP Speed race day sentul  (73)

Rian bersama Tom pun membuka kelas 12 detik dengan catatan waktu 13.124 detik, cukup jauh dari time 12.000. Sehingga membuatnya terlempar di posisi ke-9 dari 14 peserta.

AP Speed race day sentul  (75)

Lama di anti, Rian pun tak kunjung tiba dengan Tom nya di garis start, maklum pembalap kelas 12 detik yang tersisa dan belum start adalah Rio dam Sadat dari team AP Speed. Ternyata terdengar kabar bahwa Rian tidak boleh lagi masuk ke waiting zone, karena waiting zone atau kelas 12 detik sudah di tutup. Mendengar hal tersebut ke-2 kakak beradik ini spontan marah besar. Mereka merasa bahwa mereka sudah sesuai dengan schedule race, mereka juga mempermasalahkan waktu race untuk kelas 12 detik yang hanya 20 menit.  Sedangkan waktu yang ditempuh dari dari garis finish hingga balik lagi garis start yaitu sekitar 5 menit. Dan kondisi jalanan dari finish ke pit atau garis start berbatu atau tidak rata, sementara mereka menggunakan slick tires. 3 pembalap AP Speed marah besar ke RC (racing committtee), Rio, Sadat, dan Rian. Yang lucunya, Daddy (Bang Apre) di sebelah kanan photo ini malah mesam mesem sambil pegang bb atau update status. Paling Daddy mikir, “gila anak buah gue bisa ngamuk juga ya “ Lol

AP Speed race day sentul  (77)

Yang paling emosi atau marah besar saat itu adalah Rio, karena dia sudah tidak lagi diperbolehkan start di kelas 12 detik. Rio tidak terima atas keadaan panitia yang tidak mau tahu akan kondisi jalanan arah balik ke garis start sedangkan mobil mereka memakai slick depan belakang, jelas tidak bisa ngebut seperti kelas 19 detik. Disamping itu mereka juga menyayangkan kenapa kelas lainnya masih diperbolehkan start (diatas 12 detik), sampai-sampai saat Rian hendak start di kelas 12 detik saja selalu di tunda-tunda. Dan akhirnya membuat joki ke-2 atau joinnya terhambat start. Saya masih ingat kata-kata nya Rio “ Saya ini jauh-jauh datang dari Surabaya untuk balapan di Sentul, bukan untuk diperlakukan seperti ini sampai tidak boleh start” lalu terucaplah kata khas ala made in Suroboyo. Jujur saja saya seumur-umur tidak pernah melihat adik kakak ini marah besar, terutama Rio.  Si RC ini hanya mampu menyarankan untuk mengajukan banding atau protes di race control lantai 3.

AP Speed race day sentul  (78)Dari tahun 2004 saya mengenalnya dia balapan bersama EG6 Tom di kelas 3.2 bersama GAR Power (standart 1.600 cc kejurnas), dia dan adiknya tidak pernah marah, walaupun dia kalah secara di curangi oleh musuh-musuhnya. Dari tahun 2004 saya mengenalnya dia balapan bersama EG6 Tom di kelas 3.2 (standart 1.600 cc kejurnas), dia dan adiknya tidak pernah marah, walaupun dia kalah secara di curangi oleh musuh-musuhnya

AP Speed race day sentul  (79)

Hal itu bukan hanya sekali dialami, tetapi secara berulang ulang kali di setiap race. Yang marah malah bukan Rio atau Rian, yang marah malah Mas Yoedha dan teman-teman satu timnya di GAR Power Surabaya.

AP Speed race day sentul  (80)

Tapi kali ini, Cowo yang sebentar lagi menikah ini benar-benar marah. Saking marahnya Rio melompat dinding pembatas yang terdapat pagar yang cukup sempit untuk ukuran badannya Rio. Ibunya saja sampai bertanya heran “kok bisa badanmu lewat pagarnya?”, Jawab Rio “wes kadung ngamuk bu, jalan sing ketok cedek kono tok” (Ya sudah terlanjur marah bu, jalan yang paling deket ya situa aja). Kalo anda pernah melihat aksi pembalap F1 yang mobilnya mengalami tabrakan lalu meninggalkan mobilnya dengan melompat pagar, ya kurang lebih aksi Rio seperti itu.

AP Speed race day sentul  (82)

Sementara sang adik, Rian, terlihat cukup tenang atau sabar mengahadapi ini. Rian pun berjalan menuju ruang race control yang terletak di ujung pintu pit masuk sambil memandangi ibu nya dan calon istri kakaknya.

AP Speed race day sentul  (85)Bagaimanapun juga saya salut dengan ke-2 orang tuanya Rio dan Rian yang mendukung ke-2 anaknya untuk balapan drag race semenjak tahun 2004 hingg saat ini. Dan menyempatkan waktu untuk mampir melihat ke-2 anaknya bertanding di lintasan balap mulai dari Surabaya hingga Jakarta

AP Speed race day sentul  (81)

Menurut saya pribadi khusus untuk kelas 15 detik ke bawah (15-FFA) diberikan waktu lebih dari 20 menit. Mengingat jarak tempuh putar balik dari garis finish menuju garis start selama 5 menit ini cukup menyulitkan para pembalap yang menaiki mobil dengan ban slick depan belakang, bukan ban offroad yang bisa asal ngebut di lantanas berbatu atau gravel.

AP Speed race day sentul  (83)

Setelah akhirnya mengajukan banding atau protes ke race control, dan akhirnya pihak race control menemukan bahwa Rian selaku pembalap terakhir sudah sesuai schedule startnya, namun terkendala balik ke garis start lagi karena lintasan pulangnya (makan waktu lebih dari 5 menit). Sehingga menyebabkan Rio sebagai join nya terlambat masuk waiting zone.Akhirnya diperbolehkan start untuk kelas 12 detik nya. Rio pun bersama Sadat start bersamaan di kelas yang mereka ber-2 sempat tidak diperbolehkan start. Akhirnya Rio berhasil mencetak waktu 13.042 detik yang membuatnya berada di posisi ke-8. Sementara Sadat, berhasil menduduki peringkat ke-4 dengan catatan waktu 12.489 detik.

AP Speed race day sentul  (86)

Sekitar 1 jam 30 menit, kami pun diberikan kesempatan oleh panitia untuk beristirahat makan siang sebelum babak heat ke-2 atau final. Dan berhubung nasi kotak kami sudah tiba, itu pertanda waktunya lunch time.

AP Speed race day sentul  (87)

Dan mungkin karena hawa yang panas juga dihitung kami harus jogging bolak bali atau PP (pulang pergi) pit-garis start, jadilah kami semua menjadi pasukan 10 second. Alias bungkusan habis dalam waktu 10 detik saja. Ngambilnya bukan makannya.

AP Speed race day sentul  (88)

Selesai makan siang, supaya lebih menarik dan bisa memberikan info terbaru di Perfourm. Saya pun mengupload artikel breaking news heat 1 dari Sentul. Anyway, seumur-umur, saya cuma 2 kali liputan membawa laptop yaitu, Indonesia International MotorShow 2013 di Jakarta, dan Mediacorp Subaru Challenge – The Asian Face Off 2012 di Singapore. Tapi untuk liputan di Sentul kali ini saya merasa wajib hukumnya membawa laptop, bagaimana tidak memory saya selalu full. Biasanya saya kalo liputan luar kota hanya bermodal t-shirt, celana guemes pendek, tas post man I Love Bali sewaktu liputan di vanue.

AP Speed race day sentul  (97)Setelah beristirahat selama kurang lebih 1 ½ jam. Akhirnya babak final pun dimulai kembali dimulai.

AP Speed race day sentul  (89)

Dan pasukan EG6 AP Speed pun kembali  menuju garis waiting zone untuk bersiap-siap memasuki garis start di babak final ini.

AP Speed race day sentul  (90)

Rian The Tom menjadi pembalap AP Speed yang memulai heat 2 atau babak final di kelas 13 detik. Bisakah Rian mempertahankan posisinya di peringkat ke-2 di heat yang pertama dengan catatan waktu 13.027 detik? Ataukah dia brake out, karena tipis sekali jaraknya untuk menyentuh angka 12.999 detik.

AP Speed race day sentul  (101)

Dan sayangnya, nasib kurang beruntung dialami oleh Rian bersama Tom di babak final kelas 13 detik ini. Rian pun secara sukses brake out dengan catatan waktunya 12.979 detik.

AP Speed race day sentul  (6)

Itu berarti pupus sudah impian Rian untuk bisa naik podium di kelas 13 detik. Begitu juga Rio yang terlebih dahulu di heat 1 sudah brake out dengan catatan waktu nya 12.948 detik.

AP Speed race day sentul  (93)

Sementara pembalap yang tersisa dari Rainbow yaitu Herdy berhasil keluar sebagai juara 1 di kelas 13 detik dengan mencetak waktu 13.084. Dan ketika di average dengan heat yang 1 (13.272), keluarlah angka 13.178 detik, yang merupakan angka paling mendekati 13.000 detik

AP Speed race day sentul  (94)

Sementara Red Devil hanya mampu mengantarkan Amec ke posisi ke7 di kelas 13 detik dengan catatan waktunya 14.148 detik, atau lebih lambat dari heat 1 (13.246). Sedangkan Ustad sang pemilik Red Devil hanya mampu bertengger di posisi ke  12 dengan catatan waktunya  17.093 detik. Hasil yang tidak memuaskan ini disebabkan adanya engine problem aatau ignition problem yang kumat di babak final, sehingga membuat putaran atas atau rpm atas mobol ini tidak lancer atau tersendat-sendat. Padahal sewaktu heat 1 sudah lancer.

AP Speed race day sentul  (7)

Sementara the new kids on the block kita, Andrie Phe Bhe berhasil bablas alias brake out di kelas 15 detik dengan catatan waktunya  14,5 detik.

AP Speed race day sentul  (95)

di kelas 12 detik Rio berjuang mempertajam catatn waktunya dari 13.042 detik menuju angka 12 detik.

AP Speed race day sentul  (96)

Namun sayang ketika hendak shifting atau memindahkan gigi dari 2 ke-3, ternyata Rio miss masuk ke-5. Alhasil Rio yang sebenarnya sudah memimpin dari garis start, harus puas disalip ketika jarak 200 meter dari finish. Alhasil Rio the flash hanya mampu membukukan waktu 13.354 detik, dan membuatnya bertengger diposisi ke-10 dari 11 pembalap kelas 12 detik.

AP Speed race day sentul  (98)

Sedangkan adiknya, Rian The Tom, harus puas duduk di peringkat ke 7 di kelas 12 detik dengan catatan waktunya 13.043 detik. Itu berate pupus sudah harapan kakak beradik ini untuk naik ke podium kelas 12 dan 13 detik.

AP Speed race day sentul  (66)

Sementara di babak pamungkas di kelas bergengsi mobil N/A,  salah satu andalan EG6 AP Speed yang tersisa di kelas holly land atau 12 detik, tinggal Herdy dan Sadat dengan AP Speed Pedes Maniz EG6.

AP Speed race day sentul  (74)

Dan alhasil seperti namanya yang pedes juga Maniz ini. 2 jokinya berhasil mengunci podium 1 dan ke-2 di kelas 12 detik. Yaitu Herdy di peringkat yang 1 dengan catatan waktunya  12.315 detik. Sedangkan rekannya Sadat, berhasil menduduki podium ke-2 dengan catatan waktunya 12.630 detik. Benar-benar pedes juga manis, a spicysweet ending by Herdy.

AP Speed race day sentul  (105)

Well, hasil atau result dari setiap race pun sudah diumumkan. Itu berarti Herdy dari team AP Speed dengan Pedes Maniz EG6 nya berhasil menjadi the fastest EG6 N/A dan N/A car pada event kali ini dengan membukukan catatan waktunya 12.315 detik dan mengasapi mobil-mobil lainnya yang rata-rata turbo dan juga all-wheel drive. I guess v-tec just kicked in ya.!! Dan Herdy juga menjadi man of therace, karena dia berhasil menyabet triple crown atau juara 1 di 3 kelas yang berbeda, yaitu juara 1 di kelas 14 detik dengan catatan waktu 14.027 detik, juara 1 dikelas 13 detik dengan catatan waktu 13.084 detik, dan akhirnya juara 1 di kelas bergengsi 12 detik, dengan best timenya 12.315 detik. Well done bro..well done.

AP Speed race day sentul  (110)

Well guys, sudah 2 hari saya bersama the most hardcore and heavy metal N/A EG6 Squad in Indonesia, the team AP Speed Jakarta. Mulai dari kelas 15 detik hingga 12 detik, mereka bertempur melawan race car lainnya yang telah dipersenjatai dengan turbo dan juga all-wheel drive.

AP Speed race day sentul  (107)

Dan tak terasa sudah 2 hari pula saya bersama keluarga baru saya yang bernama keluarga AP Speed Jakarta dengan kepala keluarganya yang berana Bang Apre, atau just call him Daddy. I guess his now become Big Daddy with this team.

AP Speed race day sentul  (108)

Ya berkat ulah saya jugalah yang membuat keramaian photo bareng beserta line up pasukan EG6 di depan pit AP Speed, mampu menarik perhatian media lainnya untuk mengabadikan momen photo bersama ini beserta seluruh EG6 nya.

AP Speed race day sentul  (109)

Seperti biasa, after race party nya di isi dengan acara siram-siraman air. Dan kali ini Oyot yang terkena siraman airnya karena berhasil menyabet podium 2 di kelas 14 detik dengan catatan waktunya 14.166 detik.

AP Speed race day sentul  (111)

You’ve made it kid, now you got your own modified race car. Congrats. Akhirnya semenjak saya berada disamping anak ini dan memphotonya semenjak dia balapan pertama kali di tahun 2004. Dan setiap melihat mobil kelas modifikasi, anak kelas 3 SMP ini selalu bilang kepada saya, “ kapan bisa naik atau punya mobil seperti itu”. 9 tahun pun berlalu, dan akhirnya si bocah kelas 3 SMP yang kini sudah bekerja ini, berdiri diatas EG6 yang dulunya menemaninya bertarung di kelas standart (3.2). Kini menjelma menjadi full heavy metal  EG6 bernama Tomahawk lengkap dengan mesin 334 hp B20, one pieces, roll bar, and slick tires. Persis seperti mimpinya sewaktu 9 tahun yang lalu. I call it, the power of dreams.

AP Speed race day sentul  (113)

Ladies and gentleman, I give you Bang Apre a.k.a Daddy. Pria yang ramah dan murah senyum ini, adalah orang dibalik pasukan EG6 natural aspirated paling brutal di Indonesia. Dan saya rasa pada race kali ini, his done his job very well. Membuat ke-5 EG6 nya berlari kencang di lintasan dan mengasapi mobil force induction dan juga all-wheel drive lainnya. Well done Daddy..well done.

AP Speed race day sentul  (114)

Ah, Honda Boys. Ini dia formasi para pejuang natural aspirated  dan pembalap di team AP Speed Jakarta bersama sang mekanik Bang Apre The Daddy. Dari kiri ke kanan, Amec, Oyot, Ustad atau Fatahilah, Bang Apre “Daddy”, Rian The Tom, Herdy the Pedes Maniz,  Sadat the Rainbow, dan akhirnya Andrie the Pink love.  Big applouse for the most hardcore and full heavy metal natural aspirated EG6 squad in Indonesia, team AP Speed Jakarta.

AP Speed race day sentul  (115)

Well, in race, sometimes you win some, lose some, and wrecked some. Salah satu yang terkena pepatah lose some adalah Ustad. Tampak Ustad sedang meratapi Red Devil yang rada ngambek sewaktu rpm atas, sehingga membuat acara heat ke-2 atau babak final Ustad dan Amec di kelas 13 detik berantakan.

AP Speed race day sentul  (118)

Hal yang sama juga saya liat pada Rian yang meratapi Tom sambil memegang kepala. Tampaknya si Tom ini tidak mau diajak main di kelas bracket, maunya di ajak main di kelas sesuai CC atau gas pol. Guyonannya, tom yang terbiasa main di lintasan desa atau kampung, kaget atau ngambek diajak main di kota. Hal ini bukan pertama kalinya dialami Rian dengan Tom, dulu sewaktu di Surabaya ketika ikut kelas 9 detik, heat pertama sudah bagus 9.0, eh heat ke-2 atau final malah bablas 8,9 detik. Tapi kalo aliran gas pol, Tom dari jamannya standart hingga naik B20 sewaktu dipegang mas Yudha GAR Power selalu juara di 5 besar, dan best timenya adalah 8,5 detik (201 m). Kata Rian,”Tom ga hoki balapan di kota atau bracket, kebiasaan balapan di kampung” guyonnya.

AP Speed race day sentul  (120)

Kedepannya setelah Flash EG6 milik Rio jadi, maka akan melengkapi pasukan EG6 AP Speed yang akan bertarung mulai dari kelas 15 detik hingga 11 detik. Dan rencananya Flash akan di targetkan masuk ke super holly land alias 11 detik untuk Natural aspirated di Indonesia.

AP Speed race day sentul  (119)

Dan saya pun merasa senang dan bangga bisa bersama pasukan EG6 natural aspirated paling hardcore se Indonesia ini. Dan selama 2 hari ini pula saya menginjakkan kaki dan berlari kesana kemari di home of motorsport nya Indonesia mengejar moment dari team AP Speed Jakarta ini. Ya meskipun hasil photo saya belepotan, over sana sini, dan white sky everywhere. Namun harus saya akui saya masih harus banyak belajar dalam mengahadapi cuaca dan suhu yang sering berubah-berubah sewaktu memphoto. Dan juga belajar lagi dalam hal mengedit di Photoshop. Maklum saya belajar photo bersama 550D+kit standartnya  dan photoshop secara otoditak. Jadi trial and error.

AP Speed race day sentul  (100)

Dan untuk itu diakhir artikel saya bersama team AP Speed Jakarta ini, saya hendak mengucapkan big thanks untuk Rian The Tom dan juga Rio The Flash yang sudah mengundang saya untuk liputan selama 2 hari di Sentul Circuit bersama team AP Speed, Bang Apre a.k.a Daddy, dan seluruh team dan crew team AP Speed Jakarta. Thanx for the experiences and see you in the next race Honda boys. I’ll be waitin for the next race invitation…..cheers.

 

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

 

Comments

comments!