2015 ISSOM RD.4 : RIOT ON AN OLD TRACK – PT.1

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (3)ISSOM atau Indonesia Sentul Series of Motorsport pun memasuki seri ke-4 dari 6 seri yang di jadwalkan. Beberapa team dan pembalap pun mulai stage up atau meningkatkan performance mobil balapnya dengan beberapa part kompetisi yang membuat mereka mampu dog fight setelah di seri-seri sebelumnya hanya bisa melihat tail lights rival mereka

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (48)Namun seri ke-4 yang diadakan pada tanggal 25 hingga 27 Agustus 2015 ini terasa sedikit berbeda dengan seri ke-3 yang lalu. Yaitu pesertanya terlihat sepi alias tidak sebanyak dengan seri-seri yang sebelumnya

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (2)Namun beberapa peserta yang bisa dibilang sudah menjadi member sirkuit atau acara ini, tampak begitu semangat 45 untuk mengikuti seri ke-4 ini. Seperti Bambang Hutomo dari Jakarta Ban Motorsport yang pada seri kali ini akan turun di F430 Competizone yang warna mobilnya sama dengan KE70 nya yang bertarung di kelas Super Touring Car. Yang jelas jika Anda pengen tahu mobil siapakah yang paling eye catching atau paling silau, namun paling susah di photo oleh para photographer. Well Anda baru saja melihatnya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (108)The lone ranger, Ricky Dianto dari FBRT Sports pun tampak sibuk mempersiapkan Mitsubishi Mirage nya untuk bersaing di kelas ITCC atau Indonesia Touring Car Championship. Lalu apa hubungannya dengan The Lone Ranger? Asal Anda tahu saja guys di kelas ITCC seluruh pesertanya menggunakan mobil pabrikan Honda ( Jazz dan Brio), hanya Ricky saja yang anti mainstream. Walaupun paling nyleneh namun dia mampu dog fight dengan Honda Brio.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (3)Tak ada yang lebih menyenangkan pada pagi hari di Sentul selain melihat mobil impian saya Toyota Corolla AE86 Levin sedang di tuning oleh mekaniknya

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (4)Mekanik dari AE86 milik Apip dari team Wong Kudus Racing Team ini adalah Barto dari Barspeed. Mekanik yang konon katanya mantan mekanik metro mini ini memang terkenal dengan kemampuannya membangun beberapa monster mobil bermesin Toyota. Hampir semua mobil balap di ISSOM yang bermerek Toyota pasti lahir dari bengkelnya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (121)Jika tadi Anda melihat aktifitas di Pit atas yang berbentuk bangunan pit, maka di dibawah berganti nama menjadi paddock yang beratapkan tenda biru.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (124)Karena memang peserta yang cukup banyak dan tidak sepadan dengan jumlah pit di atas, maka mau tak mau peserta yang tidak kebagian pit harus menggelar bengkelnya di area parkir. Pada tahun lalu beberapa peserta masih bisa mendirikan paddock di area belakang pit, namun mulai tahun ini area belakang pit harus steril.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (123)Dan memang yang kebanyakan menempati area paddock bawah adalah mobil retro atau antik yang dimana orangnya juga se antik mobilnya. I love that VIP sign…mean machine

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (125)Berbicara mengenai mobil retro dan antic, Anda pasti tak bisa melewatkan untuk menatap sebuah Honda Civic generasi pertama yang lahir pada tahun 1979-1983 yang berada di deretan parkir mobil. Semuanya masih fresh, tampaknya Civic ini habis masuk salon untuk di restorasi besar-besaran

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (12)Bagi Anda yang pada seri ke-2 dan ke-3 merupakan fans berat balapan one make race Lamborghini Super Trofeo. Well, sepertinya pada seri ke-4 ini Anda harus gigit jari karena si banteng sudah pulang kampung dan hanya menyisakan 2 ekor Gallardo yang dipiloti oleh Ananda Mikola dan Lamborghini Jakarta Boss, Johnson Yaptonaga

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (6)Well..well..well.. the Pizza Boys is back. Nico Caldarola yang sempat absen di seri ke-3 ini akhirnya kembali lagi bertarung di kelas Super Car Championship dengan Mercedes Benz C63 V8 AMG yang dibawanya langsung dari Italia dengan di support oleh team mekanik dari Top Run Italia.

ISSOM  2015 rd,3. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (2)Begitu pula dengan pabrikan ban asal Indonesia, Achilles Radial yang pada seri ke-4 ini secara officially memperkenalkan line up competition tyres nya bernama ATR K-Sport. Ban semi slick ini mempunyai spec Treadwear 140 yang dimana lebih soft (soft compound) dibandingkan pendahulunya, yaitu 123S (treadwear 200). Yang pasti more grip and sticky to the track.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (111)Ban yang diklaim lebih grip daripada Toyo Proxes R888 (treadwear 100) ini diciptakan khusus untuk memenuhi permintaan motorsport di Indonesia ataupun dunia yang membutuhkan competition tyres dengan low price but with high grip. ATR K-Sport ini juga dibuat untuk keperluan balap touring di ISSOM atau Indonesia, yang dimana peraturannya harus memakai ban produksi lokal atau Indonesia. Dimana pada saat ini hanya GT-Radial Champiro SX-2 ( 2 ban diatas) dan Achilles 123S yang paling banyak digunakan oleh para pembalap atau team. Sementara ATR K-Sport akan menggantikan 123S untuk bisa bersaing dengan SX-2 (treadwear 200).

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (73)Jika Anda berpikir ini adalah mobil baru dari team ABM Motorsport, maka Anda salah besar

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (97)Ini adalah reinkarnasi dari si Cengek BMW E30 milik Silas Andrianto dari team ABM Motorsport yang di operasi habis-habisan hingga tampilannya sudah seperti Treasure Hunt nya Hot Wheels (die cast)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (99)Seluruh body E30 ini pun dipermak dengan body fiber dimana-mana dan jelas potong bebek angsa (potong sana-sini) supaya program diet nya berhasil. Diantaranya adalah yang cukup radikal adalah penggunaan one pieces pada bagian depannya

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (102)Mesin 3.0 Lt yang dulunya digunakan untuk bertarung di kelas Euro 3000 Master, kini berganti dengan mesin 317 HP S50B32 3.201 cc inline 6 yang dicomot dari BMW Z3M E36/7 1998. Posisi mesinnya pun mundur kearah cockpit hingga harus menyobek fire wall. Tujuannya adalah untuk mendapatkan titik centre of gravity yang mendekati angka 0 (titik berat mobil berada di tengah). Yang dimana dalam bahasa gampangannya, berat mobil berada di tengah yang membuat mobilnya menjadi stabil sewaktu menikung dalam kecepatan tinggi karena berat mobil tidak terlalu condong kedepan (g force atau momentum setelah mengerem). Untuk mobil balap, Center of gravity letaknya diantara roda depan dan belakang dan harus serendah mungkin ke tanah. Contoh paling gampanganya pada mobil AE86 dan FT86 yang mempunyai center of gravity yang bagus meskipun power mesinnya tidak terlalu besar. Power is nothing without control.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (104)Di Sentul, ada satu orang yang bisa meberikan green card atau passed scrut kepada mobil ini supaya bisa keluar dari area pit lane menuju track. Yaitu Bambang “Kancil” Senior Scrutineer di Indonesia yang bertanggung jawab atas scrutineering di Sentul. Beliau pun tampak serius mengamati mobil milik Silas ini, hingga akhirnya dia menemukan bagian yang tidak memenuhi syarat atau yang membuat gagal scrutineering.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (105)Bambang pun langsung mengajak ngobrol Silas mengenai mobil yang baru jadi ini perihal gagalnya mobil Silas untuk bisa ikut bertanding di seri ke-4 ini

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (101)Yang pertama adalah masalah one piece. Intinya jika terjadi kebakaran, one piece ini membuat kesusahan bagi sang pembalap ataupun para marshal yang hendak memadamkan api dari dalam engine bay karena dibutuhkan lebih dari satu orang bahkan 2 untuk melepas one piece tersebut. Sementara jika masih menggunakan hood atau kap konvensional atau umum, maka 1 orang saja bisa dengan mudah membukanya. Kecepatan memadamkan atau evakuasi adalah hal penting sewaktu terjadi kecelakaan atau kebakaran.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (106)Dan yang ke-2 adalah masalah fire wall yang berada tepat disamping pembalap karena mesin mundur cukup jauh dari posisi normalnya. Yang dikuatirkan disini adalah terjadinya adegan seperti di film final destination, dimana flywheel nya lepas lalu keluar dari sarangnya. Oleh karena itu sebagai tindakan untuk jaga-jaga atau safety, Bambang menetapakan hukumnya wajib penggunaan carbon fiber atau Carbon fiber–reinforced polymer (CFRP) pada firewall terutama disamping pembalap. Karena kekuatan carbon fiber lebih kuat daripada baja, jadi secara tidak langsung bisa melindungi pembalap dari kejadian yang tidak di inginkan. Dan Silas tidak diperbolehkan masuk ke dalam lintasan jika 2 hal tersebut belum dipenuhi.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (113)Ngomong-ngomong soal interior yang aman dan nyaman, coba lihat interior dari cockpit milik pembalap muda Gerhard Lukita yang semuanya beraroma M Power livery

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (114)Kadang kalo sedang keasyikan kita dog fight atau memacu mobil kita di lintasan, sampai-sampai kita lupa “ red line saya dimana tadi?” Well, Anda mungkin bisa mengadopsikan jarum stiker ini di mobil Anda. Yang pasti hemat beib.. karena tidak perlu membeli indikator lainnya

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (52)Tapi sayangnya ada beberapa insiden yang terjadi sewaktu QTT day, yaitu insiden antara Sendy dengan Gerhard di S kecil. Dimana kejadiannya terjadi sewaktu QTT STC (Super Touring Car) baru saja keluar dari pit, dan disaat rombongan peserta yang masih berjalan pelan-pelan memasuki S kecil, tiba-tiba All New Honda Jazz atau GK5 milik Sendy melaju kencang dari sisi dalam dan langsung menghantam pilar A BMW milik Gerhard yang sedang berbelok pelan ke S kecil

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (58)Dan akhirnya insiden tersebut membuat jalannya QTT yang seharusnya berlangsung selama 10-15 menit menjadi terhenti. Begitu pula dengan proses evakuasinya hingga membuat panitia harus mendatangkan mobil towing dari daerah R3 R4

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (59)Well, so far ini adalah proses evakuasi terlama dan terbanyak dari ISSOM yang pernah saya liat. Insiden ini terjadi akibat rem pada Honda Jazz milik Sendy blong, hingga akhirnya menabrak Gerhard

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (70)Setelah ke-2 mobil berhasil di evakuasi, QTT STC pun kembali berjalan. Namun di saat menit-menit terakhir, nasib sial pun menimpa Denny BL dari BL Racing Bandung. Honda genio pun terpaksa harus berhenti di tepi lintasan, yang akhirnya membuatnya D.N.S atau Did Not Start pada ke esokan harinya (race day)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (120)Who let the dogs out..?? who..? who…? who…? who…? who… who..?. Well guys meet the Maximum Dog a.k.a Asu Kabeh atau Asu Tenan. Mereka adalah segerombolan pria dengan DSLR yang siap memburu mangsa di tengah lintasan lalu menguploadnya di instagram. Mungkin kalo saya edit dibelakangnya dikasi ada efek ledakkan mungkin lebih greget seperti film action Bollywood India.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (162)Sudah hampir setahun saya mengenal mereka, namun khusus untuk Dimas (kacamata). Saya sudah mengenalnya semenjak tahun 2010. Lalu kami pun kencan di circuit GWK di acara Driftbash pada tahun 2011. Jadi kalo Perfourm ketemu sama Maximum Dog jadilaha Jancuk’an X Asu Kabeh = Cuk life !

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (11)Pada hari itu juga saya bertemu dengan salah satu pembalap Malaysia yang pernah saya jumpai pada tahun 2013 yang lalu ketika saya sedang meliput R35 GT-R milik H. Dadang, Yaitu Mark Darwin dari Team Sakura-Tedco Racing yang merupakan team mate dari Fitra Eri jika bertanding di Malaysia Merdeka Endurance Race (MMER) dan Malaysian Super Series (MMS) di Sepang International Circuit, Malaysia.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (292)Di kelas Mercedes Benz Club Indonesia Championship yang hanya di ikuti oleh 13 peserta ini keluar sebagai juara 1 adalah Tomi Hadi dari Gazpoll Racing Team dengan W202 yang body kitnya menyerupai body Mercedes Benz DTM ini mencetak best time 1:58.903

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (126)Sementara di posisi ke-2 adalah Dwi Atmoyo (tengah) dari team Segoro Kidul Racing Team dengan W124 (1:59.272), dan di finish ke-3 adalah Vidi Achmad Dwiputra (kanan) dari team MM Motorsport dengan W124 ( 2:01.064)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (9)Masuk di kelas Euro 2000, beberapa mobil juga terlihat tampil dengan livery baru. Yaitu Zharfan dari team D’Spec Motorsport yang memakai livery Fresh Fruits. Fresh Fruits sendiri ini adalah sebuah movement para pembalap muda di ISSOM supaya memberikan suasana baru dan segar di balapan touring satu-satunya di Indonesia ini. Sehingga masih banyak lagi calon pembalap muda di luar sana yang tertarik untuk ikut balapan di Sentul, karena bisa dibilang di ISSOM sendiri di dominasi oleh para pembalap senior.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (264)Posma Panggabean dari team ABM Motorsport pun tampak mempensiunkan Simpson Diamond Back helmetnya dengan Stilo helmet.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (293)Ingat ketika saya bilang bahwa helm adalah suatu barang yang sangat personal di motorsport selain karena digunakan untuk melindungi kepala tentunya. Helmet juga bisa mengekspresikan sisi personal Anda lewat warna dan corak pada helm. Namun juga bisa menjadi barang memorabilia uuntuk mengenang seseorang. Seperti Raden Gempita dari team Tidar Sumsel Motorsport?Bi-tech Performance yang mempersembahkan helmnya untuk mengenang mendiang almarhum ayahandanya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (10)Atau mungkin sedikit swag people dengan kacamata yang kekinian. Hitung-hitung pengganti visornya yang bening supaya tidak silau

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (130)Gerhard Lukita ternyata kembali lagi ke medanperang setelah pada hari Sabtunya sewaktu QTT terlibat insiden dengan Sendy Setiawan di S kecil. Crew bengkel Motorsoul pun bekerja lembur atau semalam suntuk untuk bisa membuat pembalap muda ini kembali bertanding ke lintasan. Yang akhirnya membuahkan hasil berupa finish ke- 8 (umum) dan podium 1 di kelas Euro 2000 Novice dengan best timenya 1:56.317

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (136)Sementara rekan satu teamnya di ABM Motorsport, yaitu Agustinus Ariyanto berhasil meraih podium 1 di kelas Euro 2000 Promotion dengan best timenya 1:59.120

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (43)Sementara difinish di urutan pertam di Euro 2000 sekaligus merebut podium 1 di kelas Pro nya ada Fadilah dari team Jakarta Ban Motorsport dengan W201 yang mencetak best time 1:51.514

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (142)Dari daratan Euro kita beralih ke daratan JDM, yaitu Honda Jazz/Brio Speed Challenge yang di isi oleh 23 pembalap pembalap muda yang benar-benar freshman cup atau fresh from the oven

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (139)Dan jika artinya fresh from the oven itu masih hangat, mungkin begitu juga berlaku bagi pembalap yang satu ini yang terlihat sedang mojok di dalam mobil Brio 1200 yang sedang berada di waiting zone. Inilah enaknya mobil seperti Honda Jazz atau Brio yang bertarung di HJSC, modifikasinya pun masih bisa dipakai pacaran karena AC nya masih bisa mendinginkan suasana

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (141)Oh..saya kira sedang mojok atau indah-indahan, ternyata sang pacar sedang memakaikan sarung tangan untuk pacarnya. Cie..cie…So sweet

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (14)Akhirnya setelah sempat bersalto ria dan terguling mengantam gravel di R1 hingga membuatnya tak bisa melanjutkan QTT ataupun Race karena mobilnya rusak pada bagian pilar A pada seri ke-3 kemaren. H.M Kurdi atau Jikur dari team B16 AP Speed ini pun kembali lagi ke lintasan dengan kondisi mobil yang sudah fit dan siap bertarung lagi di lintasan.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (155)Bahkan Pembalap asal pulau Madura ini pun sempat menggila dengan bertarung atau dog fight secara sengit dengan Uki Ifwa dari team Extra Jozz Blend Team di HBSC maupun di ITCC. Setelah melalui acara salip menyalip dan dog fight di setiap tikungan dan lintasan lurus akhirnya skornya pun satu sama. Di Brio 1200, Jikur berhasil finish ke-2 sementara Uki di peringkat ke-3. Sedangkan di ITCC (Indonesia Touring Car Championship), Uki berhasil finish 1, sementara Jikur di posisi ke-2.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (144)Sementara juara 1 di kelas Brio 1200 di raih oleh Adrianda Rahmadi dari team Asco Racing dengan best timenya 2:02.418

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (146)Sementara di kelas Brio 1300 Syahwin Bahar dari team Honda Autoland yang finish di urutan ke-9 terpaksa harus diselidiki setelah race akibat insiden yang melibatkan dirinya dengan pembalap lain

ISSOM  2015 rd,3. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (33)Dan sebagai juara 1 di kelas Brio 1300 ada Yulianto Adi dengan best timenya 2:00.782

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (150)Sementara di kelas HJSC, Andrew Haryanto dari team Honda Center terlibat dog fight dengan Sendy Setiawan untuk memperebutkan posisi ke-3. Walaupun mereka berbeda kelas, Sendy di Rising Star sementara Andrew di Promotion, namun Andrew pun berhasil mendapatkan finish ke-3. Sementara Sendy harus puas finish di belakang Andrew atau ke-4

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (21)Dan sang undisputed championship di kelas HJSC dan ITCC adalah pasangan atau duo team pabrikan Honda Racing Indonesia. Yaitu Rio SB di podium yang 1, dan Alvin Bahar di podium yang ke-2. Sementara di ITCC mereka hanya bertukar posisi, yaitu Alvin 1 sementara Rio yang ke-2.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (151)Saya pun merasa heran karena GK5 dari Honda Bandung Center yang turun hanya 1 saja, lalu kemanakah Fitra Eri yang seharusnya berada dibalik kemudi GK5 HBC yang satu lagi? Ternyata saya pun menemukan Fitra Eri yang sedang asyik berduan dengan team mate nya di balap mobil Malaysia Merdeka Endurance Race (MMER), dan Malaysian Super Series (MMS), yaitu Mark Darwin dari Team Sakura-Tedco Racing. Mereka berdua pernah menjuarai MMS dan juga MMER

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (153)Masuk di kelas Ferrari F430 Competizone yang hanya di ikuti oleh 6 peserta ini, terlihat cukup sepi di dalam pit nya. Namun menjelang race akan dimulai suasanya menjadi sedikit ramai karena beberapa peserta baru datang ketika peserta lainnya sudah mulai masuk dan berada di grid. Hingga akhirnya 2 orang sekaligus membantu memakaikan helm dan juga kacamata secepat mungkin supaya sang pembalap bisa cepat masuk ke dalam lintasan dan menempati gridnya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (227)Finish di posisi ke- 4 ada Paul Montolalu dari ABM Motorsport dengan best timenya 1:44.249

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (158)Di tempat ke-2 ada Judi Kartadikaria dari team PPG Racing Team dengan best timenya 1:41.124. Judy yang start pada pole position atau P1 itu terpaksa harus merelakan posisi 1 nya direbut oleh Wing Bharoto.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (161)Dan pemenang Ferrari F430 Competizone pada seri ke-4 2015 ini adalah Wing Bharoto W dari team Jakarta Ban Motorsport yang berhasil menyabet pole position yang di pegang oleh Judy K sewaktu start tadi. Wing pun menyelesaikan race sepanjang 10 lap atau 39,65 km itu dengan best time 1:41.124

arya karistianto issom seri 4 2015. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (26)Dari kelas atau balapan one make race yang di ikuti oleh om-om gadun, kita beralih ke segerombolan boy band yang lebih jelasnya sebagai the new kids on the block di dalam dunia persilatan motorsport di Indonesia. Yes guys mereka adalah genk AHT Garage and friends yang rata-rata merupakan drifter nasional seperti Amandio, Regi, Evan, Odhi, dan Fadil. Sementara 2 pembalap muda touring ada Arya dan Zharfan.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (154)Yang jelas they are wild, young, and free. Also crazy….Gorillas

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (75)Masuk di kelas Euro 3000 di mana para pembalapnya sudah mulai berada di area waiting zone untuk menunggu aba-aba dari Racing Committee untuk bisa masuk ke dalam lintasan. Ada yang unik di kelas yang banyak didominasi oleh mobil dari pabrikan BMW ini. Yaitu hampir semua pembalap mengganti ban mobilnya  dengan Achilles ATR K-Sport. Rumor yang beredar bahwa ban semi slick terbaru dari Achilles Radial ini mampu menaikan atau mempertajam waktu tempuh atau best time sang pembalap 2 hingga 5 detik. Dan itu sudah teruji oleh para pembalap yang memakai ban tersebut ketika latihan ataupun pada saat QTT sehari sebelumnya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (166)2 pembalap Euro 3000 Pro class yang menggunakan yang menggunakan GT Radial SX2, yaitu Sunny TS dari Bintang Sobo Racing Team dengan Porsche Carrea, dan Ahmad Sadewa dari team D’spec Motorsport dengan BMW E46 M3. Dibuat kerepotan oleh para pembalap yang menggunakan ban ATR K-Sport. Bahkan Ahmad Sadewa terpaksa harus puas finish di urutan ke-5 dengan best timenya 1:46.137

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (183)Sementara Sunny TS pun terpaksa harus menghadapi gempuran atau serangan dari Agung Nugroho dari team Mobil Kentirs dengan BMW E36 M3 yang semakin lama semakin dekat dengannya. Hingga akhirnya Sunny harus dog fight mati-matian dengan Agung di lap-lap terakhir sebelum finish

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (82)Dan akhinrya Sunny pun harus menyerah di last lap lebih tepatnya di tikungan terkahir sebelum garis finish, dimana Agung pun berhasil menyalip dan mengambil alih posisi 1 dari tangan Sunny di detik-detik terakhir balapan. Agung yang memakai ban ATR K-Sport ini tampil begitu mengesankan dengan berhasil mencetak best time 1:45.152 dan beridiri di podium 1 Euro 3000 Pro.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (57)Sementara sang pemegang new circuit record lap (Euro 3000 pada seri yang lalu) Dodi Saputra dari team ABM Motorsport harus puas finish diurutan ke-6 dengan best timenya 1:46.119

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (79)Peraih pole position yang seharusnya start dari P1 ini, yaitu Hendy Prabowo dari team Forza Auto One Racing dengan BMW E36 M3 ini pun terpaksa harus start dari pit karena terlambat masuk kedalam lintasan. Tapi walaupun start dari pit, Hendy yang pada waktu QTT berhasil mencetak waktu 1:44.517 ini berhasil membabat sebanyak 21 peserta hingga akhirnya berhasi finish di urutan ke-4 dengan best timenya 1:43.875. Yang hebohnya lagi Hendy pun berhasil mencetak fastest lap dan new circuit record lap (Euro 3000) setelah sebelumnya dicetak oleh Dodi Saputra pada seri ke-3 yang lalu (1:44:874). Dan yang uniknya dua-duanya menggunakan ban Achilles Radial ATR K-Sport.” Sewaktu latihan di hari biasa saya mencetak waktu 1:42.2 dengan ban baru ini. Karena saya telat masuk ketika race day, saya pun harus start dari pit. Tapi performa bannya luar biasa yang membuat saya mampu menyodok hingga ke posisi ke-4 bahkan memecahkan new circuit record lap (Euro 3000). Grip jauh lebih gigit sehingga torsi yang didapat jauh lebih tinggi. Karena memang setiap cornering bisa late braking, dan bisa opne throttle lebih awal karena support dari gripnya yang luar biasa” kesan Hendy Prabowo dengan ban barunya ini (ATR K-Sport). Best time Hendy sendiri sebelum beralih ke ban ATR K-Sport ini adalah 1:45 an. Itu berarti catatan waktunya naik sebanyak 3 detik.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (186)Sementara di kelas Euro 3000 Novice Ade Hedi Hiladi dari team AHSRT atau Asal Hati Senang Racing Team dengan MB W123 nya terpaksa harus pulang dengan hati yang agak senang karena mampu finish sebagai juru kunci (terakhir) atau ke-24 (umum), dan ke-4 di kelas novice dengan best timenya 2:08.738

arya karistianto issom seri 4 2015. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (10)Arya Karistianto a.k.a the Flying Kid  dari AHT Garage kali ini harus puas finish di urutan ke-15(umum) dan ke-2 Euro 3000 Promotion di belakang Suraj dari team D’Spec Motorsport dengan best timenya 1:51.700

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (188)Meanwhile di S besar, tampak para drifter sedang mengambil outer clippingnya dengan sangat sempurna. Yaitu Evan Pratama dari Achilles Motorsport yang juga drifter ini sedikit bersemangat ketika masuk ke S besar sehingga membuatnya seperti sedang mengambil outer clipping point seperti drift competition. Walaupun sedikit bersideways ria dan baru 3 seri mengikuti ISSOM, Evan pun berhasil naik ke atas podium ke-5 di kelas Euro 3000 Promotion ( 2 kali) dengan best timenya 1:57.869

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (187)Begitu pula dengan Amandio yang tampak bersideways ria di S besar dengan BMW E46 nya

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (184)Sekalinya tidak bersideways, drifter nasional ini pun malah mengambil jalan pintas atau cut di S besar. Amandio pun berhasil finish di urutan ke-9 (umum dan Pro) dengan best timenya 1:46.737

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (182)Ada yang unik ketika saat race Euro 3000 sedang berlangsung. Yaitu saya menemukan soerang kakek yang mungkin saja usia diatas 70 tahun berdiri di tepi lintasan dengan tongkatnya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (176)Kakek ini pun menyaksikan 12 lap dari balapan Euro 3000  dengan begitu bersemangatnya hingga memperhatikan satu persatu mobil yang melewatinya seorang diri. Sepertinya beliau sedang bernostalgia akan masa mudanya ataupun menonton anak atau cucunya balapan. Yang jelas dia berjalan seorang diri dari arah masjid Sentul, jauh dari kerumunan pengunjung. Meskipun jalannya harus dibantu dengan tongkatnya, namun saya cukup salut dengan Kakek ini di usianya yang sudah cukup senja masih kuat berdiri dan menonton jalannya balapan. Mungkin tak ada tempat yang lebih menyenangkan baginya untuk mengingat masa mudanya selain di sirkuit.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (94)Karena menurut saya di Motorsport tak ada yang namanya pembalap tua, tua itu hanya sebatas patokan angka seperti putaran lap dalam balapan (hidup). Semua pembalap adalah seorang pria yang selalu berjiwa muda atau young at heart, yang selalu wild, young, and free. Satu-satunya yang membedakan diantara mereka hanyalah jam terbang dan tumpukan piala serta titel di rak mejanya saja. Selebihnya mereka tetaplah boys will always be boys.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (29)Up next di part ke-2 dari 2015 ISSOM round 4. Lets get rolling with Super Car Championship, Super Touring Car, and Indonesia Retro Race. Stay tune on Perfourm.com

 

-Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!