2015 ISSOM RD.4 : RIOT ON AN OLD TRACK – PT.2, END

2248

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (280)Dari Mercedes Benz Indonesia Club Championship, Euro 2000, Honda Jazz Speed Challenge, Ferrari F430 Competizone, hingga Euro 3000 sudah saya tampilkan di part yang pertama. Kini giliran saya untuk menampilkan part ke-2 dari gelaran ISSOM 2015 seri 4 yang penuh dengan full heavy metal

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (203)Dimulai dengan hadirnya para grid girls atau race queen yang berjalan menuju ke arah grid melewati pit dan pit lane dengan short skirt and high heels. Dat ass..

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (210)You knowlah jika segerombolan wanita cantik ini keluar dari sarangnya itu berarti ada kelas Super yang akan berlangsung.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (204)Yes it Is guys, It’s the Super Car Championship, yang dimana si Pizza Boys Nico Caldarola akan kembali bertarung di kelas Free For All nya Super Car dan juga sport car

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (208)Tetapi langkahnya kali ini tidak akan semulus seperti seri ke-6 ISSOM 2014 dan seri 1 ISSOM 2015 yang lalu, dimana bule asal Italia itu tampil dengan flawless victory atau mampu mengasapi lawan-lawannya yang hanya mampu finish dengan best time 1:40 an, sementara Mercedes Benz C63 V8 AMG nya 1:35 an. Karena ada si banteng yang akan mengadang langkah dari si Nico di P1 pda race SCC kali itu.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (209)Dan di dalam banteng bernama Gallardo Super Trofeo itu ada seorang pembalap yang sudah menjegal 2 kali langkah Nico untuk bisa menguasai podium pertama di SCC, yaitu Ananda Mikola penguasa SCC yang baru. Yang juga merupakan teman satu team nya Nico Caldarola di Super Star Racing Series di Italia (Roma Racing Team 2012).

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (211)Sang Ayahanda Tinton Soeprapto yang juga merupakan Direktur Sirkuit Sentul ini tampak memberikan semangat kepada Ananda Mikola di detik-detik terakhir sebelum area grid steril atau kosong. I’m sure he must be proud to his son, begitu juga dengan Ananda

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (212)Well, kali ini comeback nya si Pizza Boy Nico Caldarola tidak akan semudah pada seri- seri sebelum si banteng bernama Gallardo ini hadir di grid Sentul

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (207)Perbedaan gap antara ke-2 pembalap ini mencapai 5 hingga 7 detik. Dimana Ananda bermain dikisaran waktu 1:29 atau 1:30 an, sementara Nico bermain di angka 1:35 hingga 1:36.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (217)Jika Anda datang dan melihat langsung race SCC ini maka Anda akan melihat race ini akan terbagi dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama adalah barisan antara Ananda Mikola dan Nico Cardalora, yang semakin lama akan semakin jauh hingga menyisakan gap hampir 6 hingga 7 detik (kurang lebih Ananda sudah di garis finish, sementara Nico baru keluar dari S besar, ya sekitar 500 meteran)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (219)Dan dibelakang Nico atau group ke-3 adalah kumpulan kuda jingkrak atau F430 Competizone yang gapnya dengan Ananda mencapai 40.268 dan Nico sekitar 30 detik an

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (220)Sementara di group paling akhir di belakang pasukan F430 Competizone adalah pasukan turbo yang terdiri dari 1 Lancer Evolution IX, EG6, A31, dan KE70. Gapnya sendiri antara mereka dengan Ananda mencapai 1 lap. Dan jarak mereka dengan pasukan F430 adalah sekitar 50 detik.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (224)Ananda Mikola pun merayakan kemenangannya yang ke-3 kalinya di Super Car Championship ini dengan flawless victory dan menjadi si untouchable man dengan finish 1 dengan best timenya 1:31.723 (Ananda pernah mencetak waktu 1:29).

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (221)Sementara si Pizza Boy atau Nico Caldarola harus puas finish di posisi ke-2 dengan best timenya 1:36.551. Gap antara si Ananda dengan Nico mencapai 4.435.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (225)Rudy SL dari team Jakarta Ban Motorsport menjadi yang tercepat diantara F430 Competizone dengan finish di urutan ke-3 dengan best timenya 1:40.258 dan gapnya dengan Ananda adalah 40.268

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (206)Sementara digerombolan pasukan turbo atau di kelas B2 atau 2.000 cc yang menjadi tercepat adalah Devin Gani dari S Motorsport dengan best timenya 1:49.070

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (228)Lanjut dari FFA supercar ataupun sport car, kita beralih ke FFA nya natural aspirated atau FFA nya All Motor balap touring, yaitu Super Touring Car Championship. Dimana di kelas ini adalah kelas paling bergengsi dan ramai seperti pasar senggol. Bayangkan saja peserta yang ikut mencapai 37 peserta. Itu berarti Anda bisa melihat parade STC dari garis start hingga finish kebelakang (hampir sepanjang lintasan lurus)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (230)Beberapa peserta yang dulunya turun di kelas Super Car Championship pun kini mencoba peruntungannya di kelas STC. Seperti Regi Fiandisa dari AHT Garage yang biasanya mempiloti sebuah Nissan Cefiro A31 di SCC kini banting stir menjadi pilot sebuah Honda Jazz GE8 di STC.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (231)Lain ladang lain pula ilalangnya. Jika Regi atau kebanyakan pro drifter Indonesia di Sentul adalah untuk balapan ataupun hobby, maka pro drifter Indonesia Ikhsan Utama malah mencari cuan disini. Yah, drifter yang baru saja keluar sebagai juara ke-2 di AMF Surabaya (Agustus lalu) ini banting setir menjadi seorang mekanik di ISSOM atau balap touring. Client nya adalah pembalap senior Gerry Nasution. Ikhsan menurut saya adalah salah satu pro drifter Indonesia yang stylenya sangat grassroots atau jalanan. Sepertinya dia selalu have fun dan Just aint care ketika sedang drifting.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (175)Well saya cukup surprise M. Herdy bisa naik 1 peringkat ke P2 di grid start setelah seri kemaren berada di P3. Performa mesin B20 nya pun sudah mulai semakin membaik mengingat pada seri seri sebelumnya Herdy terkendala masalah braking system dan juga over heat.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (176)Dan saya cukup surprise juga ada grid no 2 ini ada grid girlnya yang cukup guelis euy

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (223)Juga lucu. Maap kalo saya keluar dari racing line..

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (232)Masuk kembali ke racing line,  di grid 1 pada race kali itu di duduki oleh siapa lagi kalo bukan si Dodi Saputra dari team ABM Motorsport. Ini adalah ke-3 kalinya dia start di kelas STC dari grid 1 atau P1.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (179)Dan tentu saja sebelum start dia melakukan ritual khusus supaya bisa menang atau finish 1, yaitu bersalaman dengan si grid girl. Lama-lama saya melihat sudah seperti James Hunt saja, alias Si Raja Nikung, baik di dalam ataupun di luar track.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (180)Walaupun Dodi termasuk dalam genk tikung bersama M.Herdy dan Ichsan ini yang menjadi trio libels nya STC ini. Namun hidangan utama atau main show yang paling ditunggu-tunggu adalah pertarungan antara 2 Honda Civic EG6 ini, yang mana Herdy memakai Estilo (2nd), dan Ichsan menggunakan Genio (3rd). Mereka berdua sudah terlibat dog fight dari semenjak Herdy menginjakkan kakinya di kelas STC pada seri 1 2015 ini

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (186)Dan bersama Dodi dengan BMW E36 M3 nya aksi Trio libels yang merupakan group terdepan di STC ini memberikan nuanasa baru berupa aksi dog fight dan drama kejar-kejaran seperti action movie sepanjang 12 lap atau 30 menit.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (235)Dan jangan lupakan juga animo para pembalap untuk mengikuti kelas FFA nya all motor touring di Indonesia cukup tinggi sekali. Anda bisa melihat dimana sebanyak 34 dari 37 peserta yang saling berebut untuk masuk di R1. Dan R1 atau tikungan pertama menjadi tempat paling penentu posisi pembalap tersebut dan juga menjadi tikungan paling berbahaya pada suatu race mengingat semua mobil saling berebutan untuk segera masuk dan keluar dari tikungan tersebut. Oleh karena itulah mobil Fast Doctor selalu mengawal di lap pertama, karena jarak para pembalap masih rapat di setiap tikungan dan resiko insiden juga terbilang besar.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (243)Regi Fiandisa Anggoro dari team AHT Garage yang biasa balapan dengan Nissan Cefiro A31 2JZ nya di kelas Super Car Championship, kali ini bertarung di STC dengan Honda Jazz GE8 di divisi STC 1600. Bos AHT Garage yang juga drifter nasional ini berhasil finish ke-12 (umum) dan ke-1 di STC 1600 dengan best timenya 1:58.263

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (51)Selain duo Honda Civic generasi ke-5  dibarisan depan (Estilo dan Genio), ada juga pembalap yang menggunakan Honda Civic Ferio atau EK yang bertarung di STC divisi STC 2100 yang merupakan satu kelas dengan Herdy dan Ichsan. Angling Kusuma Endriyono dari team Barspeed berhasil finish di urutan ke-6 dan berhasil naik ke podium ke-3 di STC 2100 dengan best timenya 1:53.130. Best timenya masih cukup jauh dengan Herdy dan Ichsan yang sudah bermain di area 1:48 bahkan 1:47. Bisa saja faktor body Ferio atau EK ini lebih bongsor dan berat ini menghambat lajunya untuk bisa ikut bergabung di barisan terdepan dengan duo generasi ke-5 tersebut.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (252)Dari barisan Euro 2000 yang mengikuti Peugeot STC 2100 ada Muhammad Ikbal dari team Ganteng Racing Team dengan Peugeot 306 N5 nya yang berhasil finish di posisi ke-25 dan ke-2 Peugeot STC 2100 dengan best timenya 2:07.037

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (238)Nasib kurang beruntung menimpa Ferryanto Hongkiriwang dari team Gazzpol Racing Team dengan BMW E36 nya yang harus keluar dari race di lap ke-5. Sebelum D.N.F (Did Not Finish), Ferry yang bertarung di divisi BMW STC 2100 ini berhasil mencetak best time 2:17.049

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (254)Si Sapi Balap is back. Izzuddin Pras dari Gati Sport2 Racing Team dengan Toyota Corolla AE111 4AGE 20 Valve nya harus puas finish di urutan ke-24 (umum) dan ke-4 di kelas STC 1600 dengan best timenya 2:09.364

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (68)Dari 6 pasukan Toyota Corolla DX atau KE70 yang bertarung di Super Touring Car, 3 diantara nya terpaksa rontok atau D.N.F di tengah jalan. Salah satunya adalah Iqbal Krisnadi dari team Jakarta Ban Motorsport yang harus D.N.F di lap ke-7. Namun sebelum D.N.F Iqbal pun berhasil mencetak best timenya 1:56.090 di divisi Retro STC 2000

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (62)Jika Iqbal tadi kandas di lap ke-7, maka rekan satu teamnya di Jakarta Ban Motorsport yaitu Achmad Muzofar dengan Toyota Starlet KP60 nya berhasil finish di urutan ke-9 dan naik podium ke-2 di kelas retro STC 2000 dengan best timenya 1:55.228

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (259)Masuk di barisan team ABM Motorsport yang merupakan team paling banyak menurunkan pasukan perangnya di kelas STC ini. Yaitu sejumlah 9 pembalapnya yang rata-rata mengendarai mobil pabrikan BMW, dimana 2 dari 9 pembalapnya harus D.N.F yaitu Gerhard Lukita dan Agustinus Ariyanto. Sementara 1 pembalapnya D.N.S yaitu Paul Montolalu. Di kelas BMW STC 2100 Eric Montolalu harus puas finish urutan ke-18 (umum) dan ke-5 BMW STC 2100 dengan best timenya 2:00.641

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (258)Diatas Eric Montolalu ada rekan satu teamnya di ABM Motorsport, yaitu Benhard SIbarani yang berhasil finish di urutan ke- 16 (umum) dan ke-4 di kelas BMW STC 2100 dengan best timenya 2:00.706.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (256)Posma Panggabean berhasil finish di urutan ke-7 dan juga berhasil keluar sebagai juara 1 di kelas BMW STC 2100 dengan best timenya 1:53.996

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (65)Pasukan ABM Motorsport pun juga terlihat dibuat kerepotan oleh para pasukan retro sehinga harus melakukan dog fight di setiap tikungan yang ada. Walaupun mereka berbeda kelas, namun ini adalah motorsport atau balap mobil dimana semua orang ingin di depan. Dimas Dwi Sembodo dari team Barspeed dengan Toyota Corolla DX atau KE70nya harus puas finish di urutan ke-22 (umum) atau dibelakang Eric dan Benhard ABM Motorsport. Sayangnya juga di divisi Retro STC 2000 Dimas hanya mampu berada di urutan ke-6 dengan best timenya 2:01.948

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (257)Sementara pembalap senior Jimmy Lukita pun harus ber dog fight ria dengan M. Ibrahim Budidana yang mengendarai Corolla DX. Akhirnya Jimmy Lukita pun harus mengakui performance dari DX yang di swap dengan mesin Honda K20 4 barrel itu. Budidana akhirnya berhasil melewati Jimmy dan finish di urutan ke- 10 (umum) dan ke- 3 Retro STC 2000 dengan best timenya 1:55.843. Sementara Jummy Lukita harus puas finish di urutan ke-13 (umum) dan ke-3 STC 3500 dan BMW STC 3500 dengan best timenya 1:55.772

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (262)Ronald Nirahua dari ABM Motorsport pun harus bertarung atau dog fight dengan Adi Wicaksono dari team Yans Speed dengan Datsun 510 SR20. Akhirnya pertarungan ini dimenangkan oleh Adi yang finish di depan Ronald, yaitu finish di urutan ke-14 (umum) dan ke-5 di Retro STC 2000 dengan best timenya 1:56.137. Sementara Ronald finish di belakang Adi atau ke-15 (umum) dan ke-3 BMW STC 2100 dengan best timenya 1:59.962

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (240)Di group ke-2 ada Bambang Hutomo dari team Jakarta Ban Motorsport dengan KE70 nya yang tampak sedang di kejar oleh Gerry Nasution dari team BMW Team Astra dengan E36 M3 nya. Pertarungan atau dog fight untuk memperebutkan posisi ke-4 ini berhasil dimenangkan oleh Bambang Hutomo dengan finish ke-4 (umum) dan ke-1 Retro STC 2000 dengan best timenya 1:49.072. Sementara di belakangnya, pembalap senior Gerry Nasution finish di urutan ke-5 (umum) dan ke-2 di STC 3500 dan BMW STC 3500 dengan best timenya 1:47.916

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (192)Dan di barisan atau group terdepan di isi oleh Trio Libels yaitu Dodi Saputra, M. Herdy, dan M. Ichsan yang saling bertarung di setiap lintasan lurus dan tikungan di sirkuit sepanjang 4,12 km ini. Jika Anda suatu hari nanti datang melihat ISSOM, well jangan sampai melewatkan aksi kejar-kejaran dan dog fight Trio STC ini di barisan terdepan.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (202)M. Herdy pun akhirnya berhasil menyalip Dodi Saputra di lap awal akibat melintirnya Dodi di S kecil. Pertarungan pun dimulai antara 2 Honda Civic ini, yang akhirnya M. Herdy mampu meninggalkan Ichsan dengan gap yang cukup jauh

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (248)Namun sayangnya insiden pun terjadi di lap ke-3 dan ke-4 yang melibatkan Tugimin dengan Lancer nya dan Agustinus Ariyanto dari ABM Motorsport dengan E36 ynag membuat ke-2 pembalap itu kembali ke pit. Namun insiden tersebut membuat safety car harus masuk, dan mengawal sepanjang 2 lap (lap 3 dan 4)

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (212)Moment merapatnya kembali para pembalap akibat masuknya Safety Car membuat gap yang sudah jauh antara Herdy dan Ichsan menjadi dekat kembali. Dan akhirnya setelah Safety Car masuk, Ichsan berhasil merebut P1 atau posisi 1 dari tangan M. Herdy.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (83)Namun sayangnya di lap ke-8, Dodi kembali mengambil alih posisi 1 dari tangan Ichsan dan juga membukukan fastest lap STC kali itu yaitu 1:46.646

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (263)Namun lagi-lagi ada insiden di lintasan yang membuat Si patwal atau Safety Car kembali masuk ke dalam lintasan.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (195)Patwal atau Safety Car ini pun masuk di lap ke-10 dan 11, bahkan hingga last lap. Yang mana begitu last lap atau keluar tikungan terakhir, safety car pun masuk. Sementara balapan hanya tersisa sekitar kurang lebih 200- 300 meter dari bendera finish

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (218)Dan akhirnya yang berhasil finish pertama dan juga merebut podium 1 di kelas STC Open adalah Dodi Saputra yang diikuti oleh M. Ichsan di posisi ke-2, sementara M. Herdy berada di posisi ke-3

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (219)Bisa dibilang balapan STC kali ini kuang begitu greget atau seru akibat sering nya terjadi insiden yang menyebabkan si patwal atau safety car masuk hingga 2 kali dan rata-rata selama 2 lap balapan harus berlangsung dibawah kawalan Safety Car. Namun bagi Trio STC yang juga teman main di luar ini, STC adalah uji nyali mereka di luar fun gokart yang sering mereka adakan bersama-sama.

AP Speed ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (224)Kalah atau menang yang penting mereka tetap berada di dalam 1 podium dan tentu saja have fun go mad and its all about god times all around with friends.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (267)Seorang Female DJ pun dihadirkan oleh ABM Enterprise untuk membuat suasana sportainment lebih terasa di area pit.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (265)Selagi Female DJ memainkan lagu-lagunya untuk menghibur pengunjung dan para pembalap yang sedang beristirahat. Tibalah kita di penghujung acara atau race terkakhir di seri ke-4 ini, yaitu Indonesia Retro Race . yang rata-rata di isi oleh mobil pabrikan Jepang dan Eropa yang usianya dibawah tahun 90’an tapi dengan mesin baru (1600 dan 2000 cc)

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (278)Kelas yang di ikuti oleh 30 pembalap yang 2 diantaranya tidak start atau D.N.S ini terbagi menjadi 4 divisi yaitu Super retro , 2000 max, 1600 max, dan retro

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (277)Dan jika Anda adalah penggemar mobil retro dan jadul, inilah kelas yang tepat untuk Anda tonton. Karena kita serasa back to the future ke jaman ke emasannya mobil-mobil ini. Dan ini merupakan salah satu kelas favorit saya di ISSOM selain Euro 3000 dan STC, karena sama-sama seru dan penuh dengan aksi dog fight sepanjang race.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (288)Seperti 2 buah Datsun 510 yang dipersenjatai dengan mesin SR20 dari Nissan Silvia Ini yang saling dog fight di setiap tikungan. Dan akhirnya setelah 12 lap atau 47,58 km Arief Budiman dari team Yans Speed berhasil mengambil alih posisi ke-4 dari tangan Radityo M.H yang mengendarai 510 biru. Arief pun finish di urutan ke-4 (umum) dan podium ke-2 2000 max dengan best timenya 1:56.908. Sementara Radityo finish diurutan ke-5 (umum) dan podium ke-3 di 2000 Max dengan best timenya 1:56.553

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (279)Di Indonesia Retro Race Anda akan melihat mobil-mobil aneh bin ajaib bentuknya yang pada jaman dahulu sangat populer digunakan untuk balapan di luar negeri ataupun di Indonesia (Sirkuit Ancol), kini hadir kembali. Mulai dari si Indonesia Idol Toyota Corolla DX, Lancer SL, Datsun 510, Charmant, E30, Mercy 190 E, Hingga yang aneh dan langka seperti Fiat 124 sport, Alfa Romeo GTV, Toyota Levin AE86, dan Dodge Avenger. Semakin aneh mobilnya tentu saja saya semakin suka, seperti Mazda 323 hatchback yang cukup populer digunakan balap rally dan touring di jamannya ini (77-80). Namun sayangnya Esa Herli harus mengakhiri race kali itu dengan gelar D.N.F atau Did Not Finish. Sebelum D.N.F Esa pun berhasil mencetak best timenya 2:13.128

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (280)Rendi dari team Ecurie Cinere dengan Fiat 124 Sport ternyata juga mengikuti jejak Esa yang harus mengakhiri race atau D.N.F di lap ke-3. Rendi pun hanya mampu membukukan best timenya 2:15.114. Sepertinya Rendi kurang bergairah akibat tidak ada musuh bebuyutannya, yaitu Uthan dengan BMW 2002 yang absen pada kali ini.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (44)Jika Rendi harus kandas di lap ke-3, maka nasib baik masih berpihak pada team Ecurie Cinere. B. Heru Poernomo dengan Toyota Celica GT nya berhasil finish di urutan ke-11 (umum) dan menyabet podium ke-3 di kelas 1600 Max dengan best timenya 2:05.188

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (283)Hachirokune…Sugoi!. Apip Ginanjar dari Wong Kudus Racing Team yang mempiloti AE86 ini hanya mampu finish di urutan ke-7 (umum), namun berhasil merebut podium 1 di kelas 1600 max dan ke-4 di 2000 max dengan best timenya 2:00.428

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (284)Dan untuk yang ke-2 kalinya pembalap senior Jimmy Lukita dari team ABM Motorsport dengan BMW E30 4G63 4 barrel racikan Wisesa Motorsport ini naik ke atas podium ke-3 di divisi Super retro. Jimluk pun berhasil finish di urutan ke-3 dengan best timenya 1:55.471

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (285)Sementara sang undisputed champion di Indonesia Retro yang start dari pit harus puas finish di urutan ke-2 sekaligus meraih podium ke-2 di kelas Super Retro. Robert Paul dari team Garden Speed dengan Alfa Romeo GTV ini meraih best time 1:50.883 dan tertinggal sekitar 7.548 detik dari sang new champion Indonesia Retro Race yaitu Achmad Fadil dari team Jakarta Ban Motorsport.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (289)Entah kenapa Robert Paul yang dulu-dulunya start dari pit dan di lap-lap terakhir (lap 10 atau 12 ) sudah berhasil menyalip dan meninggalkan Fadil, kali ini begitu susah mengejar pro drifter Indonesia ini hingga membuat gapnya pun begitu jauh yaitu sekitar 7.548. Selidik punya selidik ternyata pada race sebelumnya Fadil menggunakan Achilles 123S, dan pada race kali ini menggunakan Achilles Radial ATR K-Sport yang dirasa sangat grip ketika diajak menikung. Fadil pun berhasil finish di urutan 1 di Indonesia Retro Race dengan best timenya 1:51.344

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (290)Disamping finish di urutan 1 di Indonesia Retro Race, Secara otomoatis Fadil berhasil merebut podium 1 di divisi Super Retro dan 2000 Max dari tangan Robert Paul yang biasanya menjadi penguasa podium ini. Dan Fadil pun tampak sangat happy dengan hasil yang diraih pada seri kali ini, yaitu berhasil naik di podium pertama 3 kali (Euro 2000 Pro, Indonesia Retro Race 2000 max dan super retro).

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (291)Ada 1 orang yang pada sore hari itu tersenyum manis akan hasil ISSOM seri 4 kali itu, dimana performa ban Achilles ATR K-Sport nya menunjukkan hasil yang luar biasa. Yaitu Banyak yang berhasil naik di podium 1, dan new circuit record lap yang diraih bersama ban baru ini. Dia Adalah Adrie Yahya, Achilles Radial’s Brand Activation. “Kita sudah tahu kalau ban tersebut akan fantastis, karena development yang dijalankan memakan waktu lebih dari 1 tahun, dan lebih dari 2 negara. Ban Achilles ATR K-Sport ini sudah mulai dipasarkan pada seri ke-3 ISSOM kemaren (22-23 Agustus 2015). Untuk saat ini yang tersedia baru ukuran ring 15 dan 18, dan ditawarkan dengan Harga yang lebih murah daripada ban semi slick import yaitu mulai dari Rp. 1.655.000 – Rp. 2.412.000. Untuk pemasarannya baru 2 STS atau Speed Tyre Shop (outlet/toko resmi Achilles Radial dan Corsa) di Jakarta yang commit untuk memasarkan ATR K-Sport ini, yaitu STS Bintaro dan STS Cibubur. Sementara untuk Yogyakarta ATR K-Sport akan menyapa masyarakat Jogya pada tahun depan” terang Adrie Yahya.

ISSOM seri 4 2015. Perfourm.com. Bayu Sulistyo (61)See ya at round 5 guys. #KEEPPUSHING  And #FUNMOTORSPORTS

 

-Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!