HIGHLIGHTS : FINAL ROUND AMF 2015 & ADGP

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo The Biggest Drift parteh in Indonesia is back. Mogu Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 pun kembali lagi setelah 4 bulan tidur dari seri ke-2nya di kota Surabaya. Kali ini final round AMF seri ke-3 diadakan di JIEXPO Jakarta pada tanggal 16 dan 17 Desember 2015, kemudian disambung dengan Asian Drift Grandprix pada tanggal 18 hingga 19 Desember 2015 yang lalu. Selama 4 hari para drifter lokal dan internasional membakar ban di JIEXPO baik dalam kondisi hujan ataupun kering.

Final round AMF 2015 & ADGP. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (3)Dimulai dari final round atau seri ke-3 Mogu Mogu AMF 2015 (Rabu dan Kamis), sebanyak 60 drifter lokal maupun internasional yang terbagi dalam kelas profesional, rookie, novice, maupun drift star bertempur dalam cuaca hujan serta track yang basah

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (14)Dari 60 drifter yang bertarung di final round Mogu Mogu AMF 2015 terdapat 3 drifter asing, yaitu 2 dari Malaysia (Along dan Khalifa) di team HTJRT (Haji TJandra Racing Team,  drifter Chandra) serta 1 drifter dari Jepang, yaitu pro drifter D1GP dan FD Japan Atsushi Taniguchi di team Kuja Motorsport yang dipimpin oleh drifter M. Farhan.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (16)Selama 2 hari ke-60 drifter dipaksa untuk berdansa di cuaca yang cukup buruk, alias hujan deras dengan lintasan yang basah dengan beberapa tempat terdapat genangan air yang cukup dalam dan juga lumpur atau pasir diatasnya. Beberapa mobil bahkan hampir sebagian besar  merasakan hangat dan kerasnya ciuman dari beton pembatas. Walaupun berakhir dengan kehilangan rear bumper hingga tail lights, namun para drifter lokal mendapatkan pengalaman mencoba track dengan standart Internasional atau ADGP.

Final round AMF 2015 & ADGP. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (2)Tak mau kalah dengan para seniornya, beberapa peserta drift star dengan mobil Cefiro A31, BMW E36 dan E30 pun tampil beringas dan percaya diri di lintasan basah, walaupun modifikasi mobil mereka cukup minim.

Final round AMF 2015 & ADGP. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (5)Go Hard or go home. Tak ada lintasan kering selama 2 hari itu, mulai dari official practice day, qualification, hingga race day atau best 32. Semua nya harus dilalui dengan kondisi lintasan yang basah.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (17)Setelah bertarung dilintasan basah, akhirnya keluarlah para juara-juara Final round atau seri 3 Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015.

KELAS DRIFT STAR (3 dikanan)

  1. ROCCA SCWARZE
  2. TRI NUGROHO
  3. RAMA ANGGANA PUTRA

 

KELAS ROOKIE (3 di tengah)

  1. ALLEN YONG
  2. IKHSAN UTAMA
  3. DIPO

KELAS PRO (3 dikiri)

  1. EVAN PRATAMA
  2. FARHAN MAULANA
  3. MUCHAMAD IRDAM

BEST QUALIFIER (Paling kanan)

  • DANNY FERDITO

Final round AMF 2015 & ADGP. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (6)Dan akhirnya Evan Pratama dari team Achilles Radial Drift Team selain keluar sebagai juara 1 kelas pro di seri 3 AMF 2015, Evan juga  keluar sebagai juara umum dari Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 dengan nilai total point 244. Sementara sebagai runner up ada Farhan Maulana ( 231), dan ke-3 Ikhsan Utama (222)

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (6)ADGP

Seri ketiga (final) Mogu Mogu AMF 2015 tidak hanya memperebutkan juara umum, melainkan juga menjadi seri pembuka kejuaraan internasional Asian Drifting Grand Prix (ADGP) 2015. ADGP 2015 yang pertama kali diselenggarakan di Asia ini akan diikuti oleh 10 drifter internasional, termasuk di antaranya pemenang D1GP dan Formula D Daigo Saito. Selebihnya ada Robbie Nishida (Jepang), Rob Whyte (Australia), Brandon Greaves (Australia), Andy Gray (Skotlandia), Chris Day (Australia), Brent Gordon (Australia), Bullzai (Malaysia), serta Atsutsi Taniguchi (Jepang). Sembilan drifter tersebut akan berlaga dengan 10-15 drifter Indonesia.

Final round AMF 2015 & ADGP. Perfourm.com.Bayu Sulistyo (7)”Minat terhadap olah raga drifting di Indonesia sendiri juga relatif tinggi, rata-rata berasal dari usia muda, yakni belasan hingga 30-an tahun. Secara total Indonesia memiliki kurang lebih 100 drifter dari semua kelas, dan 20 di antaranya adalah drifter profesional,” ujar Zein. Dia menambahkan bahwa kegiatan drifting ini sempat menurun pada tahun 2013 dan 2014, namun di tahun 2015 kompetisi drifting kembali memanas. ”Sambutan yang kami dapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur sangat antusias, meski baru pertama kali acara drifting diadakan di kedua kota tersebut. Puncaknya ADGP 2015 yang baru pertama kali diadakan di Asia menjadi kesempatan bagi drifter lokal untuk menunjukkan kemampuannya,” ungkap M. Zein Saleh, Marketing Manager Achilles.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (5)Sayangnya Daigo Saito yang diramalkan memiliki peluang untuk naik diatas podium 3 besar dan memberikan aksi sidewaysnya harus terhenti di top 16 akibat blow engine. Sampai-sampai stang piston atau conroad nya terburai keluar. No more drift party for Daigo.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (11)Dalam best 8 hanya 2 drifter Indonesia yang tersisa, yaitu Amandio dari team Achilles Drift Team dan The Smokey Rio SB dari team GT Radial Drift Team. Di Top 8 Rio yang merupakan terbaik ke-2 dalam kualifikasi (80 point) pun harus bertarung melawan juara 3 kali Australian Drifting Grandprix Rob Whyte (terbaik ke-7, 64 point)  dari team Achilles Motul dengan 350Z nya. Setelah bertarung cukup ketat di run 1, akhirnya pada saat Rob Whyte yang lead di depan (run ke-2), Rio pun melintir ketika sedang berusaha mengejar Rob. Hingga akhirnya ke-3 juri dari Australia memberikan kemenangan kepada Rob Whyte dan masuk ke top 4.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (10)Setelah kalah dari Brendon Greaves dari team WA Performance (Australia) di top 4, Amandio (terbaik ke-5, 73,5 point) harus mengadapi Andrew Gray dari team Achilles Drift Team (Scotlandia) di perebutan podium ke-3. Amandio pun berhasil menaklukan Gray dan naik ke podium ke-3 ADGP.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (12)Di babak Final ADGP terjadi Australian battle. Dimana 2 musuh bebuyutan yaitu Brandon Graves (S15) (terbaik 1, 88 point) dan juga Rob Whyte (350Z) bertarung kembali di babak final. Juri pun memutuskan OMT atau One More Time setelah melihat ke-2 pembalap tersebut bertarung dengan ketatnya di run 1 dan ke-2. Dan akhirnya di babak OMT, tepatnya di run yang ke-2 Rob Whyte melakukan suatu kesalahan sehingga dia melintir sewaktu lead di depan.

Final round AMF 2015 & ADGP 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (13)Dan akhirnya podium 1 dari seri perdana ADGP 2015 yaitu Brandon Greaves dari Australia, disusul pemenang kedua yaitu Rob Whyte dari Australia dan pemenang ketiga yaitu Emmanuel Adwitya Amandio dari Indonesia. Greaves pun berhasil membawa pulang hadiah sebesar US$ 7.500 atau sekitar 100 juta rupiah.

Stay tune di Perfourm untuk full coverage dari Final Battle AMF 2015 dan ADGP 2015. Later…

 

-Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!