B16 AP SPEED : THE WINTER SOLDIER

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (49)Memasuki seri terakhir dari musim balap 2015, team B16 AP Speed pun mempersiapkan dengan baik mobil balapnya untuk bertarung habis-habisan di seri 6 yang diselenggarakan pada tanggal 27 hingga 29 November 2015 yang lalu. Bahkan Pedes-Maniz EG6 yang R&D nya memakan waktu  sampai hampir 1 tahun, akhirnya di seri ke-6 ini bisa membukukan waktu 1:45 di official practice day, dan 1:46 di qtt dan race day. Di final battle ini juga, Rian Risky akhirnya kembali lagi setelah absen 3 seri , dan langsung berhadapan dengan wet race.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (2)OFFICIAL PRACTICE DAY

Dari Medan Racer Day Out 2015, saya pun langsung menuju ke Jakarta dimana team B16 AP Speed berada. Perjalanan saya dimulai pada hari Jum’at, 27 November 2015, dimana Bang Apre atau Daddy sedang men dynokan mesin baru Pedes-Manis di Rev Engineering. Mesin terakhir Pedes-Manis jebol pada seri ke-5 kemaren, hingga mematahankan camshaftnya menjadi 12 bagian di lap awal race day seri 5 yang lalu.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (3)Sayapun menemukan photo sebuah EG6 bernama Ayam Merak. Ternyata yang mempiloti Ayam Merak Rev Engineering EG6 itu adalah pembalap senior Hery Agung pada musim balap ISOM 2006. Hery Agung dengan Ayam Merak Rev Engineering EG6 bertarung di kelas Indonesia Touring Car Championship (ITCC) pada tahun 2006.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu SulistyoTeddy dari Rev Engineering yang bertindak sebagai personal trainer atau tuner ini langsung melaksanakan tugasnya dengan membawa Pedes-Maniz ber treadmill ria diatas mesin dyno test. Hampir semua EG6 All Motor yang keluar dari bengkel AP Speed menggunakan Unichip. Sementara di Indonesia sendiri jika Anda pengguna Unichip, Anda bisa ke Sigma Speed ataupun Rev Engineering.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (4)Bang Apre atau Daddy pun ikut mengawasi mesin B18 barunya itu dari samping engine bay. Sesekali pandangannya menatap layar monitor ataupun melirik ke arah mesinnya untuk memastikan mesin barunya ini baik-baik saja. Maklum saja dyno test adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengetes seberapa besar tenaga yang mampu dikeluarkan oleh mobil Anda, jika masih kurang atau masih ada yang perlu di maksimalkan (timing, bensin, dan udara) mka disinilah tempatnya. Namun beberapa mobil rontok terkena alat super treadmill ini. Dan sebagian orang lebih suka melakukan fine tuning di jalanan (ada yang bilang lebih real datanya dan resiko jebol mesin kecil).

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (5)Setelah melakukan 6 kali run, akhirnya mesin B18 baru milik M. Herdy berhasil mencetak 310.6 hp pada 8500 rpm. “hp nya sengaja tidak dibuat mentok atau maksimal, bahkan diturunkan saja. Soalnya kalo wet race percuma juga tenaga besar-besar, yang ada malah bisa out karena tracknya licin” terang Daddy.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (6)Jam pun sudah menujukkan jam 3 kurang, crew Dart MHF pun bergegas membawa Pedes-Maniz ke Sentul Circuit yang jaraknya cukup jauh (Jakarta Barat kearah Bogor) dan melewati tol tengah kota. Maklum saja hari itu official practice day hanya sampai jam 3 sore. Jadi worst case scenarionya, Herdy melakukan practice di waktu tambahan sebelum magrib.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (10)Begitu Pedes Manis tiba di Sentul dan dibawa masuk ke pit, M. Herdy pun tampak sedang bersiap sedia melakukan official practice day dengan mesin barunya ini.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (8)Herdy pun langsung tancap gas masuk ke dalam lintasan. Mesin B18 bertenaga 310,6 hp ini pu berteriak dengan kencangnya ketika mulai keluar dari tikungan terakhir dan mulai melakukan straight 900 meternya dengan lengkingan khas Vtec just kicked in ya. Bahkan kami yang berada di area pit wall bisa mendengar suara mobil ini ketika dia berada di S kecil hingga tikungan terakhir.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (9)Yang cukup mengejutkan selama 4 kali run, M. Herdy berhasil mencetak waktu 1:45 sebanyak 3 kali atau konstan. Tampaknya M. Herdy sudah menemukan setingan yang pas antara mesin barunya, suspensinya, braking system, dan ban barunya Achilles Radial ATR K-Sport (15”)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (12)QTT DAY

Sukses M. Herdy pada saat official practice day kemaren membawa aura positif di kubu AP Speed, yaitu lebih percaya diri menghadapi qtt day baik pada Honda Brio, Jazz, dan terutama EG6 mereka. Akhirnya setelah 3 seri absen, GE8 Rian Risky pun keluar lagi dari garasi rumahnya untuk kembali berperang di Honda Jazz Speed Challenge promotion class.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (13)Arek Suroboyo inipun kembali ke balap touring dengan helm Simpson Bandit nya yang sudah dipermak dengan livery yang diambil dari Tomahawk B16 AP Speed miliknya (EG6 Drag bercorak camouflage atau army look)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (15)Yang uniknya lagi, Rian terhitung bonek atau bondo nekad (modal nekad) khas arek Suroboyo ketika mengikuti seri ke-6 ini. Bayangkan saja setelah absen 3 seri karena kesibukan pekerjaannya, dia kembali lagi ke seri ke-6 di qtt day dimana dia belum latihan sama sekali. Benar-benar bonek

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (16)Selain helm lamanya yang diberikan livery baru, Rian pun kembali ke lintasan dengan race suit atau gear barunya yang serba berwarna merah keluaran dari Sparco. Tak lupa juga pria yang hobby basket ini memberikan nama GE8 nya Flugkörper yang dalam bahasa Jerman berarti rudal. Nama yang sama diberikan pada EG6 Drag nya , yaitu Tomahawk. Missile lover detected !

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (17)Well harus saya akui Simpson Bandit nya terlihat lebih gahar dibandingkan sewaktu masih berwarna matte black.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (19)Dan juga looks good di Rian Risky. Mungkin visornya bisa diganti yang rainbow atau warna iridium atau chorme agar terlihat lebih badass.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (20)Sementara pembalap AP Speed H.M Kurdi atau Jikur terpaksa harus bertarung di final battle Honda Brio Speed Challenge 2015 dengan mengendarai mobil temannya yang sesama pembalap HBSC (menyewa Brio milik Ramdhan). Hal ini dilakukan karena pada saat berlatih di hari Kamisnya, Jikur melintir dan menabrak tembok pembatas di R8 S besar hingga membuat Brio 1200 nya rusak parah. Dan mau tak mau Jikur yang berada di posisi ke-3 umum Brio 1200 harus tetap bertarung di seri pamungkas ini untuk mempertahankan posisinya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (21)Rian Risky pun menjalani QTT day nya dengan masih terlihat sedikit linglung atau masih beradaptasi dengan tracknya. Rian pun terlihat melakukan braking yang agak jauh dari braking point, racing line nya juga masih kurang mulus, dan masih menginjak rem ketika masuk dan hendak keluar tikungan di lap awal (1)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (24)Namun begitu masuk ke lap ke-2 Rian pun semakin aggressive dalam hal speed, line, dan juga semakin dekat dengan braking zone nya. Tampaknya ingatan mappingnya tentang sirkuit ini mulai kembali atau ingat.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (23)Lepas dari lap ke-2 dan selanjutnya, Rian pun terlihat semakin lancar dan halus dalam mengadapi 11 tikungan di sirkuit sepanjang 4.12 km ini. Best timenya Rian adalah 1:56.994 yang bisa dibilang pembalap tercepat ke-5 di HJSC dimana di atasnya merupakan pembalap pro (kelas Master) atau pabrikan sekelas Rio SB, Alvin Bahar, Fitra Eri dan Fino Saksono pada seri ke-2 HJSC 2015 yang lalu. Akhirnya arek Suroboyo ini berhasil mencetak waktu 1:58.544, dan berhasil menempati grid ke-5 (umum) dan ke-2 (Promotion Class). Hasil cukup mengensankan dari pembalap yang terakhir kali mengaspal pada seri ke-2 ISSOM ( 24 mei 2015) yang lalu, dan tanpa latihan sama sekali langsung ikut QTT di seri ke-6 ini. Ternyata rahasinya yaitu Rian selalu rajin menonton video on board nya disaat dia pernah mencetak best time 1:56.994. Dari situlah dia jadi mudah dan cepat beradaptasi dengan mobil dan sirkuitnya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (22)H.M Kurdi atau Jikur yang pada seri terakhir ini menggunakan Honda Brio 1200 milik  Ramdhan ini pun harus beradaptasi dengan Brio yang disewanya ini. Pembalap asal pulau Madura ini tampak harus berjuang extra keras menghadapi understeer di setiap tikungan. Maklum saja Jikur juga masih adaptasi dengan mobil dan suspensionnya yang baru, Arasgosta Suspension tidak bisa digunakan lagi akibat rusak ketika Brionya mengantam tembok dalam di R8 atau S besar. Akhirnya Jikur harus puas start dari grid ke-26 dari ke-27 peserta. Atau ke-7 di kelasnya (Brio 1200) dengan best timenya 2:07.676

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (25)Sementara H. Machfud yang merupakan teman satu kampungnya (Pulau Madura) dan juga mantan satu team di B16 AP Speed berhasil mencetak waktu 2:05.667 detik yang akan akan start dari grid ke-24 (umum) dan ke-5 (Brio 1200)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (28)Machfud yang dulunya mantan pembalap team B16 AP Speed pun mulai seri ke-6 ini ditarik oleh Honda Sunter untuk memperkuat line up pembalapnya. Bukan hanya H. Machfud saja pembalap yang dulunya lulusan AP Speed yang ditarik oleh team pabrikan atau besar, Dodi Saputra ABM Motorsport dan Benny Santoso Sigma Speed merupakan contoh pembalap jebolan bengkel di Duren Sawit ini.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (34)Di QTT Super Touring Car Championship, M. Herdy yang tampil percaya diri dengan ban dan mesin baru yang mampu mencetak 1:45 sewaktu latihan kemaren (Jum’at). Berhasil mencetak waktu 1:46.236 detik, dan menjadi yang tercepat di qtt STC.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (37)Herdy pun berhasil menempati grid 1 di race day besok, dan menggeser posisi singgasana Dodi Saputra ABM Motorsport yang selalu bertengger di grid 1 ketika akan memulai balap di race day. Di posisi ke-2 ada Muhammad Ichsan, dan ke 3 adalah Dodi Saputra.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (30)Sementara Rian Risky yang absen di Indonesian Touring Car Championship atau ITCC, mencoba mengadu nasib di kelas neraka atau FFA all motornya balap touring Indonesia ini. Turun di kelas STC 1600, Rian pun berhasil mencetak waktu 2:02 dan start di grid ke-32. Lebih lambat 4 detik dari hasil qtt nya di HJSC yang 1:58. Maklum saja Rian baru pertama kali ikut STC hanya bisa melakukan 1 hot lap yang sempurna, selebihnya dia terganggu banyak mobil yang menghalangi racing line nya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (33)Well, Rian pun cukup puas dengan hasil qtt yang di raihnya pada hari ini. “Ternyata saya masih bisa juga nikung, padahal sudah 6 bulan ngga pernah nyentuh atau keliling sentul dengan Jazz saya” kata Rian Risky. Daddy atau Bang Apre pun hanya bisa tersenyum mendengar komentar pembalap mudanya itu.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (40)So, pada race day besok yang akan menempati grid 1 atau pole position pada kelas Super Touring Car adalah M. Herdy, sementara Dodi Saputra ABM Motorsport akan menempati grid ke-3, dan akhirnya new kids on the block di kelas STC yaitu Rian Risky akan menempati grid ke-20 dari 44 grid atau peserta.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (47)RACE DAY

Minggu, 29 November 2015. Ke-2 mobil yang akan bertarung di kelas Honda Jazz Speed Challenge dan juga Honda Brio Speed Challenge pun sudah siap untuk di berangkatkan dari pit AP Speed

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (42)Rian Risky pun sudah mulai memakai racing gear nya

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (14)Sementara H.M Kurdi atau Jikur juga sudah mulai melakukan pemanasan sebelum selama 30 menit dihajar dengan yang namanya g-force

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (44)Melakukan doa bersama bersama seluruh crew dan team B16 AP Speed

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (45)Hingga tos bersama untuk memberikan semangat baru sebelum para pembalap keluar dari pit untuk bertarung di sirkuit bisa meningkatkan semangat atau rasa percaya diri yang tinggi bagi setiap pembalap. Mungkin rahasianya ketika ketika berteriak melakukan yel-yel team kita dengan keras, hingga tak terasa kita mengeluarkan ketakutan ataupun keragu-raguan pada diri kita (setelah berteriak jadi plong)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (43)Rian pun sudah siap untuk menghadapi pertarungan pertamanya setelah hampir 6 bulan absen dari Honda Jazz Speed Challenge 2015. Dan saya pikir-pikir race suit nya cocok dengan livery di helm dan mobilnya itu.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (48)Well, bisa dibilang helm ini desainnya cukup rebel karena saya baru kali ini melihat helm dengan motif camouflage

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (49)Sama seperti livery pada mobil, motif livery pada helm juga menggambarkan siapakah Anda? Entah itu dari warna, motif, ataupun gambar yang terdapat pada helm tersebut. Dan trust me guys, setiap helm balap di dunia ini pasti berbeda-beda. Mungkin hampir sama dalam hal motif, namun berbeda dalam hal warna.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (52)Dan sepertinya memang umbrella girl memang dibutuhkan untuk cuaca cerah saja tapi juga untuk musim hujan pada saat ini dimana kemungkinan besar balapan akan berlangsung secara wet race. Cuaca pada pagi menjelang siang itu pun berubah menjadi awan hitam pekat yang menutupi langit Sentul.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (53)Dan yang kebagian jackpot adalah para peserta di kelas Honda Jazz Speed Challenge dan Honda Brio Speed Challenge yang notabenenya banyak disi oleh pembalap baru atau freshman. Dan aksi comebacknya Rian ke HJSC pun disambut oleh wet race. Padahal pembalap asal Surabaya ini masih buta dengan wet race, jadi ini adalah 1st debutnya di wet race.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (54)Langit pun mulai mendung, dan dengan diringi suara petir, hujan pun mulai turun walupun hanya gerimis. Paniti pun memutuskan mengumpulkan seluruh peserta HJSC dan HBSC di area waiting zone. Mereka pun memberikan aturan main berupa headlights beserta lampu kota harus dinyalakan sebelum memasuki lintasan. Dan panitia akan mengawasi jalannya balapan, jika kondisi benar-benar buruk, maka balapan akan dihentikan atau dipandu dengan safety car.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (55)Setiap pembalap pun mendengarkan instruksi dari panitia, terutama bagi mereka yang baru pertama kali ini bertarung di di wet race. Ini bisa jadi pengalaman yang paling berharga selama karir mereka di dunia balap. Karena yang namanya jam terbang, seorang pembalap harus bisa tetap fighting di segala kondisi cuaca dan medan.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (56)Dan inilah ke-27 pembalap HJSC dan HBSC yang kemungkinan besar akan menghadapi wet race di final battle musim balap 2015 ini.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (57)Rianpun mulai memakai helm nya beserta HANS nya. “kayanya hujannya bakalan deres ini, mana belum pernah wet race, doain aja bisa finish dengan selamat” kata Rian ketika sedang memakai helmnya dan tampak nervous atau grogi.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (58)Dan untuk H.M. Kurdi wet race bisa dibilang masih meninggalkan trauma baginya setelah kejadian menabrak tembok pembatas di R8 (S besar) ketika dia melakukan latihan dalam kondisi hujan. Terlebih lagi saat ini dia mengemudikan mobil temannya alias menyewa, paling tidak dia harus extra berhati-hati.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (61)Benar saja, baru saja para pembalap masuk ke dalam mobil, hujan pun mulai turun dengan derasnya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (62)Rian pun menempati posisi startnya di grid ke-5, sementara di depannya atau grid ke-4 ada Andrew Haryanto dari team Honda Bandung Center Racing Team yang merupakan rivalnya di kelas promotion di HJSC.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (63)Namun sayangnya Rian pun mengalami kendala pada saat hendak mau melakukan warm up lap. Tongkat e-brake nya tidak mau turun, sehingga mobilnya tidak bisa jalan karena terkunci oleh e-brake. Jadi di saat semua mobil meninggalkan garis start atau grid untuk melakukan warm up lap, Rian tidak bisa bergerak kemana-mana.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (65)Hingga akhirnya meninggalkan dia dan mobil fast doctor yang berada di barisan paling belakang.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (66)Setelah fast doctor melewati Rian, crew AP Speed langsung berhamburan menuju ke GE8 milik Rian ini untuk membantunya melepaskan tuas e-brake nya yang mendadak macet.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (68)Dan setelah tombol atas (pengunci) pada e-brakenya di pukul-pukul akhirnya tuas e-brakenya mau turun, dan akhirnya Rian pun langsung tancap gas meninggalkan garis start untuk menyusul peserta lainnya yang sedang melakukan warm up lap.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (73)Karena posisi Rian baru jalan setelah mobil Fast Doctor melewatinya (sudah berada dibelakang fast doctor) ketika warm up lap. Maka dia pun diganjar penalty berupa start paling belakang. Namun karena posisi hujan yang cukup deras dan kordinasi marshal yang terkendala akibat cuaca. Maka Rian tetap start dari gridnya ke-5 namun diberikan penalty 60 detik.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (72)Dengan diringi hujan yang cukup lebat dan jarak pandang yang terbatas alias buta, Rian pun memulai debutnya di wet race balap touring ini dalam keadaan kaca depan yang mengembun dan tak bisa melihat apa-apa. Inilah yang ditakutkan Rian sebelum race, yaitu kaca depannya mengembun sehingga dia tak bisa melihat jalan di depannya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (69)Satu-satunya yang dapat dilakukannya di wet race ini adalah tetap menempel dengan mobil didepannya. Karena tail lights atau lampu belakangnya yang menyala (peraturan untuk menyalakan lampu dari sebelum start) menjadi guide atau petunjuk jalan yang didepannya. Jika tak ada mobil didepannya, maka dia akan buta terhadap jalan di didepannya (pandangannya tertutup oleh hujan). “ Jadi saat di salip Honda Brio, saya justru senang. Karena ada mobil untuk guidance saya ngerem, belok, dan juga stay on track” kata Rian.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (75)Namun ketika hujan sudah tidak terlalu deras, Rian pun mulai berani flat out di setiap tikungan.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (78)Walaupun masih terlihat masih beradaptasi dengan track basah, namun sedikit demi sedikit dia mulai menemukan ritme permainanya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (76)Setelah menjalani 10 lap atau 39,65 km dalam kondisi basah, Rian pun berhasil menyelesaikan wet race pertama nya dengan baik dan finish di urutan ke-20 dengan best timenya 2:14.676

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (77)Sementara H. M. Kurdi yang juga masih beradaptasi dengan mobil temannya dan juga melawan trauma akibat menabrak tembok pembatas sewaktu hari Kamis yang lalu. Hanya mampu finish di urutan ke-22 (umum) atau ke-7 di kelas Brio 1200 dengan best timenya 2:20.215. Hasil tadi membuatnya terlempar dari 3 besar juara umum Brio 1200 2015. Pembalap dari pulau Madura ini hanya mampu bertengger di posisi ke-4 umum Brio 1200 2015.

ISSOM RD.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (71)Sementara H. Machfud menempati posisi ke-6 di kelas Brio 1200 dengan best time nya 2:22.603

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (39)“Setelah finish rasanya lega banget. 10 lap tadi merupakan 10 lap paling nyeremin buat saya. Rasanya kaya bukan 10 lap lagi tapi udah serasa 50 lap, buta lagi ga bisa lihat apa-apa di depan” kesan Rian setelah keluar dari dalam cockpit GE8 nya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (82)Dan hasilnya, Rian pun tetap naik ke atas podium ke-3. Ya walaupun dia sudah terkena penalty sebanyak 60 detik akibat insiden tuas e-brake nya yang nyantol dan membuatnya dilewati oleh mobil fast doctor.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (83)Ini adalah podiumnya yang ke-2 di musim balap 2015 di Honda Jazz Speed Challenge promotion class. Di seri 1 Rian Risky berhasil naik ketas podium ke-2 dan Andrew Haryanto juga di podium 1 nya. Sementara di seri ke-2, Rian D.N.F atau Did Not Finish akibat ban nya pecah ditengah lomba. Dan akhirnya di seri ke-6 ini berhasil naik ke podium ke-3.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (84)Bisa di bilang ini adalah photo mereka ber dua dalam 1 podium Promotion Class, karena pada musim balap 2016, Andrew harus naik kelas ke Master yang merupakan kelas neraka di HJSC (kelas nya para pembalap pro dan pabrikan Honda). Sementara Rian dia akan tetap di Promotion class, dan mungkin bisa sedikit santai karena saingan terberatnya Andrew sudah naik kelas.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (85)Jika Rian berhasil mendapatkan piala di podium ke-3 nya di HJSC, lain halnya dengan H. M Kurdi yang pulang dengan tangan hampa. Mimpinya untuk bisa meraih gelar juara ke-3 umum Brio 1200 2015 pun sirna. Dia hanya mampu mengumpulkan point terbanyak ke-4.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (89)Rian pun sengaja tidak mengikuti ITCC atau Indonesia Touring Car Championship. Dan beralih ke STC atau Super Touring Car Championship untuk mencari suasana baru dan juga pengalaman baru yang katanya aroma persaingannya lebih brutal daripada HJSC dan ITCC karena ini adalah kelas FFA (Free For All)

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (41)Dari Honda Jazz Speed Challenge kita beralih ke kelas FFA atau all motornya ISSOM, yaitu Super Touring Car Championship dimana M. Herdy akan mulai bertarung di race ke-6 nya ditahun 2015 ini dengan Pedes-Maniz EG6 dari grid 1 alias P1.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (87)Meanwhile di dalam pit AP Speed, crew AP Speed sedang membuat senjata rahasia yang di request oleh Rian yang juga akan bertarung di kelas Super Touring Car

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (88)Yaitu a magic stick alias tongkat ajaib. Belajar dari pengalamannya selama 10 lap dengan pandangan buta akibat embun yang menutupi kaca depannya, Rian pun request ke crew AP Speed untuk dibuatkan magic stick yang ujungnya berupa kain kanebo. Ya kurang lebih prakteknya seperti ini jika worst case scenarionya terjadi lagi.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (90)Level : genius

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (91)Inilah pertama kalinya Rian bertarung di kelas bebas atau FFA nya ISSOM atau STC dimana dia akan melawan atau dog fight dengan mobil-mobil yang cc dan juga powernya ada yang sama bahkan ada yang jauh lebih besar daripadanya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (92)Dan bukan namanya bonek atau arek Suroboyo jika Rian tidak berani alias bondo nekad dengan sebuah Honda Jazz GE8 1.5 Lt . Apalagi di bagian belakang helmnya saja sudah ada gambar kartun Suro dan Boyo, ya jelas “salam satu nyali, wani tok” (semboyan Bonek yang berarti salam 1 nyali, berani aja”

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (36)Saya pun sempat bilang sama Rian, Enjoy aja di kelas STC dan nothing to lose. Anggap aja ini untuk jam terbang dan melatih mental dengan bertarung atau dog fight dengan berbagai karakter pembalap atau pun mobil yang jumlahnya mencapai 44 peserta dengan banyak pembalap lama atau lebih senior diatasnya. Kalo bisa berhasil lolos atau menang dog fight dengan setiap pembalap yang berada di depannya, atau pun mempertahankan line nya. Your officially become a jedi , maaf maksud saya bad ass driver.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (95)Herdy pun sudah masuk dan standby di grid 1 atau pole position nya di seri ke-6 ini. Crew AP Speed pun langsung tancap gas mempersiapkan dan mengecek ulang seluruh bagian EG6 ini.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (93)Jika didatakan seperti seorang petinju, maka M. Herdy ini sudah 5 kali naik ke atas ring, 6 kali bertarung, dengan statistic 2 kali pole postion (seri 1 dan 6), 4 kali podium ke-2 STC 2100, 3 kali finish ke-3 (umum), 1 kali finish ke-4, dan 1 kali K.O alias D.N.F (seri ke-5)

ISSOM RD.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (31)Di seri ke-6 ini bisa dibilang sebagai ajang final test R & D pada mesin Pedes-Maniz dan juga setingan lainnya. Mesinnya sendiri baru selesai jadi dan di dyno test pada Jum’at kemaren yang menghasilkan power sebesar 310,6 hp. Dan progress dari practice day hingga qtt menunjukkan hasil yang memuaskan.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (96)Dan membawa Herdy ke waktu 1:46.236 detik yang membawa pembalap kota Cianjur ini berada di grid terdepan atau pole position. Sementara rival nya M. Ichsan dengan Honda Genionya berada di posisi ke-2, dan Dodi Saputra yang biasanya langganan P1 kini berada di grid ke-3.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (98)Rian yang start dari grid ke-32 pun terlihat agresif memburu satu persatu mobi yang berada di depannya. Dan kali ini nasib baik memihak padanya, race pada sore hari itu berjalan kering. Lintasannya pun sudah cukup kering.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (99)Herdy yang berada paling depan dari 43 pembalap lainnya itu pun tak berlangsung lama merasakan P1 atau pole positionnya. Dia pun diburu habis-habisan oleh Dodi Saputra dari ABM Motorsport dengan BMW E36 V8 M nya.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (103)Dan seperti biasa jalannya kelas neraka ini diringi banyak drama layaknya telenovela. Aksi salip menyalip atau dog fight di setiap tikungan, dan tentu saja insiden kecelakaan yang membuat si patwal atau safety car harus masuk dan mengawal peserta hingga sampai 2 kali. Herdy pun terpaksa harus kehilangan posisi 1 nya yang direbut oleh Dodi Saputra ABM Motorsport dengan BMW V8 nya

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (104)Sementara Rian tampak enjoy sekali menikmati dog fightnya dengan mobil-mobil di depannya. Satu persatu mobil di depannya di salip mulai dari yang 1 kelas (STC 1600) hingga diatasnya. Dia pun mulai merangkak dari posisi ke-32 ke posisi ke-23.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (101)Namun perjuangannya di kelas STC harus berakhir di beberapa lap terakhir. Rian pun terpaksa harus masuk kedalam pit setelah mesinnya tiba-tiba jebol dan mengeluarkan asap banyak. Rian pun D.N.F atau Did Not Finish pada posisi ke-23.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (102)Akhirnya setelah 5 seri bertarung denga segala macam kendala mulai dari braking system hingga mesin di musim pertama nya bertarung di ISSOM 2015. M. Herdy akhirnya bisa finish di urutan ke-2 atau di depan rival utamanya yaitu M. Ichsan yang hanya mampu finish ke-3 di belakangnya. Dari seri 1 hingga ke-5 Herdy memang selalu kalah dogfight dengan Ichsan, namun di seri ke-6 ini performa M. Herdy dengan mesin 310 HP B20 baru dan juga didukung oleh pemilihan ban yang tepat, yaitu Achilles ATR K-Sport 15 inch. Herdi mampu menembus waktu 1:45 detik sewaktu official practice day, dan 1:46 di qtt, hingga akhirnya mencetak best time 1:46.085 sewaktu race day dan naik ke podium ke-2 (overall STC), dan 1 di kelas STC 2100

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (108)Begitu keluar dari dalam cokcpit Pedes Maniz . Herdy pun langsung menuju ke pit AP Speed dan langsung memeluk erat orang yang sudah berjasa membuat dia meraih P1 dan finish di urutan ke-2 (umum), serta finish 1 di kelasnya dengan target waktu yang telah dipenuhinya. Yaitu Bang Apre atau Daddy

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (109)Sementara di dalam pit AP Speed, tampak GE8 milik Rian yang terlihat pada bagian headnya ada salah satu bagian yang terlepas hingga membuat olinya berhamburan keluar. Itu lah penyebab Rian harus out dari jalannya race.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (107)Tapi walaupun dia harus out sewaktu dia di posisi ke-23 (dari 32) namun ternyata Rian sangat enjoy dan senang sekali akan 1st debutnya di STC ini , ya walaupun harus D.N.F . “STC seru sekali, bisa duel dengan mobil yang berbeda karakter dan power dengan Honda Jazz saya. Ada yang cepat di straight line dan ada juga yang fast di tikungan. Salah satu yang paling berkesan adalah bisa fight dengan Amandio yang notabenenya dia pembalap dan juga drifter nasional bahkan internasional yang menggunakan BMW E36 2100 cc” kesan Rian akan balap perdananya di STC ini.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (110)Di kelas STC Open, M. Herdy berhasil naik keatas podium ke-2 yang dimana podium 1 di raih oleh Dodi Saputra ABM Motorsort, dan podium ke-3 oleh M. Ichsan dari Gilabalap Eneos

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (111)Dan akhirnya setelah berjuang dan selalu menempati podium ke-2 dari seri 1 ISSOM 2015, untuk yang pertama kalinya M. Herdy berhasil menggeser atau mematahkan dominasi M. Ichsan dari singgasananya di podium 1 STC 2100. Ichsan pun harus puas di podium ke-2, sementara Bambang Seto dari Bar Speed dengan DC5 nya di podium ke-3.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (112)Pada seri ke-6 kali ini team yang bermarkas di daerah Duren Sawit ini berhasil membawa pulang 3 piala yang di raih oleh Rian Risky pada Honda Jazz Speed Challenge (3rd Promotion Class), dan M. Herdy pada Super Touring Car ( 2nd STC Open dan 1st STC 2100). Selain itu M. Herdy pun menjadi 2nd atau runner up juara umum STC 2100 2015. Hasil yang sangat membanggakan di musm balap yang pertama bagi M. Herdy dan B16 AP Speed.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (113)“Planning di 2016, saya akan berusaha ikut seri ISSOM lebih banyak lagi, walaupun harus di imbangi dengan pekerjaan saya. Dan saya masih setia dengan GE8 saya (Honda Jazz), walaupun di tahun 2016 nanti banyak para pembalap promotion class yang akan menggunakan jazz terbaru (GK5)” jawab Rian ketika ditanya planningnya di musim balap 2016 besok. Dan bagi M. Herdy tahun 2016 menjadi tahun ke-2 nya di STC dengan Pedes-Maniznya yang akan semakin disempurnakan lagi.AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (114)Bagi team B16 AP Speed musim balap 2015 ini ditutup dengan hasil yang cukup menggembirakan, 2 pembalap mereka berhasil naik keatas podium, terutama puncaknya adalah M. Herdy yang bisa menembus waktu 1:45 pada waktu latihan dan 1:46 di qtt dan race day, juga ditutup dengan sempurna yaitu podium ke-2 STC Open dan podium 1 STC 2100. Itu berarti target Bang Apre atau Daddy dan M. Herdy  sudah terpenuhi.

AP Speed ISSOM rd.6 2015.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (106)Dan untuk rencana musim balap 2016, sepertinya akan banyak dragster team AP Speed yang akan banting stir menjadi pembalap touring. Rumornya beberapa mobil Honda sudah mulai opname di bengkel AP Speed untuk di tuning mengejar musim balap 2016 yang rencananya akan dimulai akhir bulan Februari 2016 besok. Dan sepertinya team ini akan membutuhkan sekitar 2 atau 3 pit untuk menampung pasukan mobil Honda nya. Sampai berjumpa lagi dengan team AP Speed di musim balap 2016 ini. Later…

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURM  and you can be on Perfourm live on the website

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!