ISSOM 2016 RD.5

2023

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-69ISSOM seri ke-5 pun kembali digelar di Sentul International Circuit pada tanggal 23-25 September 2016 yang lalu dengan peserta yang kalo saya lihat sejauh mata memandang mengalami penurunan alias tidak seramai seri sebelumnya. Namun walaupun beberapa kelas absen atau hilang seperti Lamborghini dan F430 Challenge, namun beberapa pembalap terlihat semangat 45 untuk mengamankan posisi dan gelar di kelas yang mereka ikuti dari awal musim balap 2016 ini.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-83Beberapa pembalap pun pada seri kali ini banting stir ke kelas dibawahnya, seperti Judy K dari Jakarta Ban Motorsport yang biasa mempiloti sebuah Ferrari F430 Challenge, kali ini mempiloti sebuah Toyota Corolla DX KE70 yang dipersenjatai dengan 3SGE yang merupakan kembar siam dari KE70 milik Bambang Hutomo. Maklum saja Ferrari yang tersisa di pit sendiri hanya berjumlah 1 ekor yang di piloti oleh Jimmy Lukita dari ABM Motorsport.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-87Di kelas ETCC atau European Touring Car Championship yang mempertandingkan one make tires sendiri juga kehilangan beberapa Porsche nya dari 4 Porsche yang bertanding, kini tinggal 1 Porsche yang tersisa yaitu Sunny TS.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-20Well walaupun para kuda Jingkrak dari kota Stuggart Jerman tinggal 1 saja, namun balapan one make tires dari pabrikan Achilles Radial dengan ATR K-Sport dan 123S ini tetap berlangsung seru dengan hadirnya beberapa BMW yang dipersenjatai dengan mesin M3 atau M Power.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-88TTI atau Toyota Team Indonesia yang merupakan lagu lama kaset baru di dunia persilatan motorsport Indonesia tampaknya semakin hari semakin bertaji kembali setelah 8 tahun absen didunia balap touring Indonesia. Setelah pada seri ke-4 kemaren mampu finish di urutan ke-2 di kelas ITCC 1600 max, kini Haridarma Manopo kembali lagi ke medan perang dengan All New Toyota Yaris yang kembali disempuranakn dari seri kemaren. Saya sempat bertanya kepada Haridarma mengenai power dari Yaris ini, katanya baru sekitar 170 hp an dan belum fully tuned. Masih ada step by step yang dilakukan oleh TRD Jepang pada mobil ini sekaligus untuk riset dari stage demi stage yang dilakukan oleh mereka.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-21Posma Panggabean dari ABM Motorsport pada seri kali ini mempensiunkan Simpson Diamond Back nya dengan sebuah Stilo helmet lengkap dengan livery nya yang berupa bendera Indonesia dan his lucky number 75.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-44Uh…oohhh..ahh…damn you dirthy thirty. Saya langsung orgasme melihat M3 ini.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-85Mau tau pembalap yang paling teladan datang dan masuk ke kelas paling pertama guys? Yes, mereka adalah para pembalap dari Mercedes Benz Indonesia Championship yang sudah mulai masuk ke lintasan atau berlari pagi sekitar jam 9 pagi. Ini adalah kelas pertama dari 11 kelas atau race yang dipertandingkan pada hari itu. Mulai dari Mercedes Benz oldschool sekelas MB W123 280 yang dipiloti oleh Dadang “Tobul” Suhendar

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyoo-2Dan bagi kami para photographer dan rekan media, ini adalah jogging track kami atau olahraga di minggu pagi hingga sore hari alias acara selesai. Lintasan jogging kami adalah sebuah track sepanjang 4.12 km dengan sinar matahari yang cukup menyengat, oleh karena itu kami selalu memakai baju winter alias jacket atau lengan panjang untuk menghindari kulit kami menjadi gosong, ya walaupun cuacanya summer, daripada kami pulang sebagai pembalap..pemuda berbadan gelap. Its not an easy job.

kipli-issom-seri-5-bayu-sulistyo-perfourmSebenarnya saya pada seri ini datang ke Sentul hanya bermodalkan 550D sana dan lenskit 18-55mm, itu saja lens kitnya pinjaman dari Adhyasaka. lenskit saya 18-55mm dan lenskit 55-250mm saya masih belum selesai diperbaiki. Tanpa Tele bagi seorang photographer motorsport, itu sama saja pergi perang hanya dengan menggunakan bambu runcing disaat yang lain menggunkan sniper atau bazoka. Namun ada seorang teman saya yaitu Riklyasa Imanullah dari Motorfreak yang bersedia meminjamkankan lensa Tamron 70-300mm sesaat sebelum saya take off dari Surabaya. Dan dia pun rela mengantarkan lensa tersebut ke Soekarno-Hatta Airport sesaat setelah saya landing dengan calon istrinya yang baru saja dijemputnya dari tempat kerja. Jadi kalo Anda melihat saya bisa memphoto dengan objek yang dekat berarti saya menggunakan lensa dari si Kipli. Thank you so much Kipli.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-16Hingga Davi Saputra dari team W124 MBC1 Motorsport dengan MB W124 320E yang pada seri kali ini memakai custom aerokit baru dari  Motorsoul garage yang masih dalam balutan warna matt black atau dof dan juga GT Wing yang cukup besar.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-17Well harus saya akui aerokit nya Davi kali ini jauh lebih agresif daripada aerokit nya yang dulu bahkan, lebih terlihat lebih gahar atau greget daripada aerokit yang dipakai oleh Tomi Hadi pada MB W202 nya. Lebih mirip sebuah mobil time attack.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-18Walaupun tampil agresif di luar atau eksterironya, namun di dalam cockpit atau interionya tetap terlihat dingin. Mungkin karena pengaruh sebuah kipas angin kecil yang digantungkan di atas dashboar. Ya beginilah kondisi dan situasi cockpit mobil balap Mercedes Benz ketika sedang di grid.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-19Dan juga beda antara si pembalap dengan mobil yang ditumpanginya umurnya beti alias beda tipis, seperti Dadang “Tobul” Suhendar dengan Mercedes Benz W123 nya.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-22Dari one make race Mercedes Benz Indonesia Championship, kita naik 1 kelas, yaitu European Touring Car Championship atau ETCC yang pada saat ini mempertandingkan kelas Euro 2000 dimana di kelas ini di ikuti oleh 17 pembalap dengan 3 merek mobil dari pabrikan Eropa, yaitu BMW, Mercedes Benz, dan Peugeot

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-26Ada satu BMW mas Boy atau E30 yang menarik perhatian saya karena aerokit nya yang mungkin selangkah lebih maju dibandingkan mobil lainnya, dan juga livery kebesarannya M Power. Lengkap dengan front canard wings dan juga Front Bumper Wind Splitter Blade yang berguna untuk membuat dirthy thirty ini mendapatkan banyak grip di setiap tikungan.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-25Lama tak keliatan di dalam Indonesia Retro Race dengan Datsun 510 SR20 nya, Adrie Yahya dari team Barken 2 Motorsport kembali beraksi lagi di dalam lintasan dengan sebuah BMW E36 yang membawanya bertarung di kelas Euro 2000 Promotion class dan juga

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-72Di 1st debutnya pada balap European Touring Car Championship Euro 2000 Promotion ini Adrie berhasil finish di urutan ke-5 (umum) dan ke-2 di kelas Euro 2000 dengan best timenya 1:54.736. Sebuah hasil yang cukup amazing untuk seorang new kids on the block di kelas yang terkenal neraka dan ketat ini.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-29Denny Rommel dari team Mandiri Motor yang bisanya tampil begitu dasyat di barisan depan Euro 2000, pada race kali ini harus out atau D.N.F di awal lap.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-33Masuk ke balapan one make race Honda Jazz dan Brio Speed Challenge dimana balapan ini bisa dibilang balapan super duper ketat mulai dari horse powernya yang rata-rata sama alias cuma beda 1-5 hp, spec mesin sama, dan bensin. Hingga membuat ukuran tekanan ban menjadi cukup krusial

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-36Dalam menentukan best time si pembalap dalam setiap putaranannya.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-32Tapi walaupun one make race dengan mesin produksi masal untuk dating ataupun daily use 1.2 lt, 1.3 Lt, dan 1.5 lt yang spec nya dibatasi oleh panitia. Namun dalam urusan penampilan, para pembalapnya juga sudah seperti pro driver yang menggunakan mobil lebih hardcore daripada Jazz ataupun Brio mereka. Seperti Stilo Helmetnya Adi Prakoso dengan livery terbarunya yang terdapat tulisan nama anak nya.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-38Biaya balap yang condong lebih murah karena Cuma modal bensin dengan oktan max.95 (Pertamax plus atau Shell V-Power), AC masih nancep, modal ban bisa di rotate depan belakang atau Cuma beli 2 yang baru saja (untuk depan), biaya pendataran yang cukup murah, dan persaingan ketat membuat banyak pendatang baru berdatangan setiap serinya. Seperti Oey Rendi dari  Honda Sunter Engine + yang merupakan salah satu dragster tercepat di Sentul Drag Race yaitu 9,7 detik dengan Evo.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-42Tak hanya cepat di lintasan balap 402 meter saja, Rendi pun tampak cepat dalam menaklukan lintasan sepanjang 4,12 km ini. Rendi pun berhasil menyelesaikan 10 lap atau sekitar 39,65 km race dengan dengan finish di urutan ke-13 (umum), dan ke- 4 di Brio 1300 dengan best timenya 2:00.374

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-104Irvan Fauzie dari team BL Racing akhirnya berhasil naik ke atas podium 1 di kelas Brio 1200 dengan berhasil menorehkan best timenya 2:02.507

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyooSementara nasib kurang beruntung menimpa pembalap asal pulau Madura H. Machfud MD Noer dari team Jakarta Racing.com yang mobilnya mengalami masalah pada enginenya yang membuat powernya nya turun agak drastis. M. Noer pun hanya mampu bersaing dibarisan belakang Brio 1200 dan ITCC 1200 akibat masalah ini. Dia pun finish di urutan ke-21 (umum) dan ke-7 Brio 1200 dengan best timenya 2:05.905. Sementara di ITCC 1200 M. Noer finish di urutan ke-24 (umum), dan ke-6 ITCC 1200 dengan best timenya 2:06.545

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-56Ada satu mobil yang cukup unik pada hari itu, yaitu sebuah BMW E36 yang digunakan oleh Wing Baroto untuk bertarung di ETCC Euro 3000 Pro.  Pembalap yang biasanya menggunakan Porsche Carrera dan Ferrari 430 Challenge ini menggunakan sebuah BMW E36 M3 yang sudah dirubah dari right hand drive atau stir di sebelah kanan menjadi left hand drive atau setir sebelah kiri

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-57So, jadilah dia the one and only pembalap di ETCC yang menggunakan left hand drive. Tapi karena dia sudah terbiasa dengan Ferrari 430, jadi perpindahan posisi mengemudi pada E36 saya rasa tidak menjadi masalah.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-63Begitu juga dengan Achilles Radial umbrella girls yang bersiap-siap memasuki area gird untuk memayungi para pembalap peraih P1 hingga P3 di ETCC Euro 3000

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-64It’s a day of thunder jika Anda melihat dan mendengar ketika lampu merah padam di kelas ETCC Euro 3000 dimana dibarisan terdepan merupakan BMW prouk lokal yang di kanibalkan dengan mesin  343 horsepower inline 6 269 lb-ft of torque at 4,900 rpm. Hasilnya sudah seperti serasa naik M3 asli.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-109Wing Baroto dari Jakarta Ban Motorsport  yang mengendarai custom left hand drive BMW E36 M3 terpaksa harus out dari race atau D.N.F di lap ke-2. Sebelum out Wing pun berhasil mendapatkan waktu terbaiknya yang cukup fantastis yaitu 1:44.788

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-108Mantan penguasa Euro 3000 Pro Benny Santoso dari team Sigma Speed harus puas duduk di podium ke-4 dengan best timenya 1:46.496

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-110Rudy SL yang biasanya mempiloti sebuah Porsche Carrera pada kali ini harus puas mempiloti sebuah BMW E36 M3 yang hanya mampu mengantarkannya ke podium ke-5 dibawah Benny Santoso dengan best timenya 1:48.506

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-60Dan akhirnya sang penguasa atau si the undisputed champion di kelas ETCC Euro 3000 pro ada Haridarma Manopo dari JS Garage Racing Team dengan BMW E36 M3 DTM ex Hendy Prabowo yang berhasil menjadi yang tercepat atau podium 1 dengan meraih best timenya 1:43.628. Sementara circuit record lap dan circuit best lapnya sendiri saat ini juga dipegang oleh Haridarma Manopo dengan mobil yang sudah menyerupai Transformer ini

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-39Its kinda hot here dan juga cerah ceria. jadi tak ada salahnya menggunakan kacamata Dodi Saputra dari ABM Motorsport untuk mengabadikan moment di grid di kelas Indonesia Touring Car Champiosnhip.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-47Semenjak munculnya TTI atau Toyota Team Indonesia yang diback up langsung oleh mekanik import dari TRD Jepang, beberapa pembalap yang menggunakan mobil keluaran pabrikan Toyota performa atau catatan waktunya pun naik cukup drastis atau mampu bersaing dibarisan terdepan yang biasa di kuasai oleh pabrikan Honda. Seperti Fino Saksono dari team GT Radial Salvis dengan Toyota Vios nya.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-105Fino pun berhasil bertengger di posisi atau podium ke-2 dari pertarungan yang memperebutkan juara nasional di kelas 1600 max yaitu Indonesia Touring Car Championship, dengan best timenya 1:53.954. Yang dimana saat ini hanya terpaut x:xx.300 dari sang undisputed champion ITCC 1600 max Alvin Bahar dengan Honda Jazz GK5 nya (1:53.624)

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-51If you no langer go for a gap that exists, you are no longer a racing driver. Mungkin seperti itulah yang ada di otak Luckas Dwinanda dari team Honda Sunter Engine+ ketika men draft Irfan Rusydi ketika bertarung di kelas ITCC 1600 max. Dog fight pun dimenangkan oleh Irfan yang finish di depan Luckas atau posisi ke-10 (umum) atau ke-3 1600 max dengan best timenya 1:59.873. Irfan pun naik ke atas podium ke-3 ITCC 1600 Max

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-96Di Super Car Championship terdapat salah satu pembalap import atau bule yang bertarung di kelas B2 atau 2.000 cc yaitu Dwight Nathan Bradford dari team ABM Motorsport dengan Nissan 200SX nya. Dwight sendiri merupakan salah satu mekanik dari Australia yang saat ini menjadi mekanik di Motorsoul garage. Si Bule ini pun harus puas berada diurutan ke-4 di debut ke-2 nya di ISSOM dengan best time 1:51.880. Namun Dwight pun berhasil meraih podium ke-2 di kelas B2

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-100Biasanya menjadi menager team ABM Motorsport ataupun bertugas menyerahkan piala kepada para pemenang, Ronny Onyx dari ABM Motorsport akhirnya turun gunung dan ikut bertarung di Super Touring Car dengan Mitsubishi Lancer Evolution VI nya. Ronny pun harus puas finish ke-5 di 1st debutnya di ISSOM dengan best timenya 2:07.121. Walaupun finish ke-5 umum, pria ini berhasil naik ke atas podium ke-3 di kelas STC B2.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-101Denny Pribadi  si bonek alias si sembalap (Sembarang dibalap) dari kota Surabaya dan team Totat Motorsport ini berhasil finish di urutan ke-3 (umum) STC dan ke-1 di STC B1 dengan best timenya 2:02.503

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-69Kalo saya ditanya, apakah family goal saya? Well karena saya belum menikah, saya akan menjawab, saya ingin someday saya ingin satu race dengan anak saya, side by side. Aamiin. Contohnya seperti duo ayah dan anak Jimmy Lukita dan Gerhard Lukita dari team ABM Motorsport yang bertarung di kelas Super Touring Car. Ke-2nya pun tampak kompak selalu, bahkan dalam urusan livery helm pun demikian. Man..i wish

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-70But 1st lemie take a selfie. Selalu saja ada cara untuk menghilangkan ketegangan dan boost up semangat Anda sebelum mulai tegang dan berkeringat selama 10 lap atau 30 menit an.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-65Apip Ginanjar pun terpaksa harus out dari race setelah Toyota Corolla DX KE70 nya berubah menjadi mobil rally di S besar pada lap ke-2 di Super Touring Car Championship 2 (1600 -Retro). Untungnya mobilnya bisa kembali ke dalam track walaupun harus berjuang melompat-lompat ketika melibas gravel.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-73Namun beberapa pembalap pun tidak bisa seberuntung Apip yang bisa keluar dari gravel selepas S besar tersebut. Di lap ke-5 dimana M. Ichsan berhasil naik 8 peringkat dari posisi startnya yang ke-9, dimana pembalap yang menggunakan Honda Genio ini berada di urutan ke-2 dan dalam usaha mengejar Herdy. Namun sayangnya Ichsan pun melintir selepas tikungan S besar yang membuatnya harus out dari race karena menabrak beton pembatas. Insiden yang menimpa Ichsan ini membuatnya harus out dari jalannya race atau D.N.F

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-81Dari FFA nya all motor atau natural aspirated kita beralih ke Indonesia Retro Race dimana mobil-mobil retro yang sudah engine swap  bertarung di kelas ini

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-12Sebenarnya sewaktu race cuaca cukup cerah, namun tak ada salahnya saya menghadirkan photo Indonesia Retro Race sewaktu QTT yang berlangsung dengan lintasan basah. Judy Kartadikaria dari team Jakarta Ban Motorsport yang biasa mempiloti sebuah F430 Challenge kali ini berganti senjata perang dengan sebuah KE70 3SGE yang sama persis dengan KE70nya Bambang Hutomo. Judy pun hanya mampu finish di urutan ke-8 (umum) dan ke-4 di kelas super retro dengan best timenya 1:54.544

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-13Heru Poernomo dari team Federal Mobil – Ecure Cinere dengan Toyota Celica nya finish di belakang Judy atau ke-9 (umum), dan berhasil naik ke atas podiumke-2 di kelas 1600 max dengan best timenya 2:01.220

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-14Ah, mobil retro favorit saya yaitu BMW 2002 yang dipiloti oleh Uthan M.A Sadikin dari team Achilles Radial kini sudah diberi aksen livery khas atau strip BMW M Power. Uthan pun finish di posisi ke-10 (umum), namun berhasil naik ke atas podium pertama di kelas retro dengan best timenya 2.03.093

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-7Dan akhirnya di race yang paling terakhir yang dipertandingkan ada Old Skool Racing Championship dimana 2 mobil iconic dari pabrikan Jerman, yaitu VW Beetle dan VW Variant head to head di kelas ini. Marza M. Noer dengan VW Kodok nya pun akhirnya berhasil finish diurutan ke-2 (umum) dan naik keatas podium 1 di kelas 2000cc/OSC 6 dengan best timenya 2:02.296. Sementara Rama Dimaswara dengan VW Variantnya hanya mampu finish di urutan ke-9 (umum), namun berhasil naik ke atas podium ke-2 di kelas yang sama dengan si VW kodok. Best time dari VW variant hitam ini adalah 2:19.153

ap-speed-issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-93Seri ke-5 ISSOM sudah menunjukkan bahwa wet race sudah semakin dekat dan mungkin akan turun dengan derasnya di seri ke-6 atau title fight (Final battle) pada bulan November besok.

issom-rd-5-2016-perfourm-com-bayu-sulistyo-15So guys, jangan lupa untuk mempersiapkan kelengkapan mobilnya supaya bisa mengikuti jalannya wet race seperti headlight, taillight, wiper, dan tentu saja pemilihan ban. See you in wet race guys..

 

Special thanks untuk Riklyasa Imanullah atau Kipli untuk Tamron 70-300mm

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!