MOTUL DRIVING EXPERIENCE 2016 – PT.2 -END

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-80Di part 1 Anda sudah saya bawa ke suasana Perdana Suit, Motul Pit, dan tentu saja round 1 nya dari Motul Driving Experience 2016, yaitu Go-Kart. Di part ke-2 ini saya akan mengajak Anda untuk bersiap-siap menemani saya menaiki sebuah mobil single seat 158 BHP 1.6 Lt Formula 4 .

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-75Tapi sebelumnya saya pun berjalan menyusuri pit Sepang melihat persiapan dari para crew Motul sebelum Motorsport Experience round 2, yaitu Formula 4. Saya pun melihat beberapa Renault Clio Cup yang dipersenjatai dengan mesin 220 hp 1.6 turbocharged dan Sadev’s six-speed ‘paddleshift’ gearbox sedang di persiapkan untuk menjadi lead car dari Formula 4 kami. Mobil inilah yang akan digunakan para mentor yang merupakan pro driver Malaysia untuk menunjukkan racing line kepada kami atau patwal selagi kami ngebut dengan Formula 4.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-76Ternyata Seat Leon V2 TCR yang digunakan di TCR Asia Series milik Doughlas Khoo  dari Team Viper Niza Racing ini ada 2 jenis. Kalo yang pertama menggunakan DSG atau Direct Shaft Gearbox yang merupakan sistem gearbox automatic normal bawaan atau OEM Seat dan VW. Maka Seat Leon yang satu ini mengadopsi Sadev six speed sequential-shift gearbox dengan paddle shift yang terhubung dengan 330 hp/6200 rpm 2.0 Lt. Turbocharged.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-77Meet the Gentleman Mr. Douglas Khoo yang merupakan pengusaha asal Malaysia. Sampai seri ke-4 ini Mr. Douglas Khoo berada di urutan ke-7 (umum). Sementara di kelas Amatirnya pria ini menduduki posisi ke-2.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-78Selesai bertemu dan berbincang dengan Mr. Douglass saya pun dipanggil panitia untuk segera naik ke atas shuttle car yang akan mengantarkan kita joy lap atau mapping sirkuit sebelum kita menyetir sendiri Formula 4. Disamping saya atau sang driver Shuttle car yang berupa Hyundai H1 ini adalah seorang pro driver atau pembalap pro dari Malaysia yang sudah katam atau hapal betul dengan sirkuit ini. Selama 3 lap mengelilingi Sepang, kami pun diberitahukan racing line, braking zone, shifting, dan do and donts selama mengendarai Formula 4.  Saya sendiri di tahun 2013 yang lalu pernah 5 lap mengelilingi Sepang dengan menumpang sebuah Nissan Skyline R33 GTR, jadi yah sangat merindukan g-force dari straight nya into R1 dan tikungan S nya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-79Dan semua orang di dalam shuttle car pun tampak sumringah atau happy karena sebentar lagi mereka akan menjadi seorang pembalap layaknya pembalap F1 yang akan memutari sirkuit sepanjang 5.543 km dengan 15 tikungan di dalamnya

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-86Dan akhirnya the moment of truth yang saya tunggu-tunggu selama ini akan segera tiba yaitu mempiloti seorang diri sebuah mobil single seat Formula 4 Renault yang dipersenjatai dengan mesin Renault 4 cylinder 158 bhp/163 Nm 1.600cc dengan paddle shift Sequential Sadev 6 speed gearbox  yang bisa mencapai top speed 210 km/jam di dalam Sepang International Circuit Malaysia. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup guys.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-87Jika Anda ingin tahu bagaimana perasaan saya ketika menunggu antrian untuk bisa naik Formula 4. Ya kalo Anda pernah menunggu antrian untuk disuntik dokter ya mungkin seperti itulah perasaan saya. Takut karena kalo terjadi apa-apa sama mobil ini, tabungan saya pun paling Cuma mampu ganti rugi 1 bannya saja, mengingat di gokart tadi rada belepotan racing linenya. Senangnya ya karena saya akan menjadi seorang pembalap international KW Super naik Formula 4 di Sepang International Circuit lagi. Kesempatan yang mungkin tidak akan datang untuk yang ke-2 kalinya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-95Tapi untungnya ada Mr. Gregoire Zaugg, Adviser To The Board  & CEO High Tech Lubricants AP Pte Ltd – Motul Asia Pasific yang memberikan saya tutorial  supaya tidak tegang ketika akan naik single seat ini, yaitu dengan have fun go mad atau berpose aneh-aneh terlebih dahulu supaya tidak stress. Mr. Greg sendiri menurut saya orangnya ramah, supel, humoris, dan kocak.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-96Jadi tak heran pria assal Perancis ini berpose-pose ketika tahu saya mengarahkan kamera kepadanya. Saya pun memintanya untuk berdoa terlebih dahulu di samping Formula 4 seperti pembalap pro lainnya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-99Yang saya tahu dari Calvin Teja, General Manager dari PT. Cipta Makmur Sekata (Distributor Motul di Indonesia) bahwa pria ini doyan naik Moge atau Motor Gede. Kendaraannya adalah MV Agusta F4 Brutale 750.

motul-driving-experience-2016-perfourm-com-bayu-sulistyoWell, here I am. Inside the Formula 4. Karena ini adalah bukan mobil yang didesain untuk saya, yang dimana cokcpitnya tidak mengikuti bentuk dan tinggi postur saya. Jadilah sebuah sponge atau bantalan ditambahkan di punggung saya supaya kaki saya bisa meraih pedal gas dan kawan-kawannya. Saya baru kali ini merasakan seperti pembalap asli, masuk langsung di bantu oleh crew untuk penyesuain posisi mengemudi, lalu seat beat dikencangkan dengan posisi mengemudi saya yang hampir tiduran namun bisa melihat kearah spion.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-98Setelah posisi saya oke, dan seatbelt terpasang, waktunya untuk sedikit tutorial pengenalan cockpit beserta magic button lainnya seperti tombol engine start, paddle shift, engine cut off, dan cara memasukkan posisi gigi dari 0 ke-1 yang ternyata harus injak kopling, lalu angkat ke atas 2 tuas paddle shift, lalu angkat paddle shift gear up ke atas 1 kali, maka gear akan masuk ke posisi 1. Karena menggunakan Sadev sequential 6-speed gearbox. Hmm..Saya mulai sedikit tegang disini karena berada di dalam mobil seharga Rp.480.000.000 jutaan, takut terjadi apa-apa. Itulah kenapa saya dari dulu selalu menolak ajakan teman saya untuk belajar slalom atau drift memakai mobil teman saya, karena takut rusak. Tetapi dibalik senangnya saya merasakan adrenaline saya memuncak ketika berada dalam battle station ini, apalagi tombol di dalam cockpitnya tidak sebanyak dan serempong F1. Maklum saja ini adalah 1 level di atas gokart.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-80Gear masuk ke posisi 1, di depan saya sekitar 100 meteran sudah tampak sebuah Renault Clio Cup dengan pro driver di dalamnya sudah siap mengawal saya untuk menunjukkan racing linenya. Jadi saya harus selalu berada di belakangnya dan mengikuti racing linenya. No overtaking alias dilarang mendahului. Gigi masuk satu, angkat pedal kopling pelan-pelan karenamemakai racing clutch, mobil pun maju tapi mau mati-mati atau njut-njutan.Pikir saya, saya kurang tambah kecepatan, saya tambahkan lagi, tetap saja masih bogging, bahkan sampai keluar dari pit dan masuk ke R1 mobil masih bogging. Namun begitu masuk ke turn 3 atau tikungan ke-3 dengan gear posisi ke-3, Mesin pun berjalan lancar, dan saya pun mendapatkan power dari mesin 1.6 Lt Renault ini. Sepertinya mesin ada pengendali jarak jauh yang mengendalikan mobil ini.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-84Dari turn 3 saya pun langsung tancap gas melibas turn 4, turn 5 dan turn 6. Hidup saya pun dimulai pada waktu masuk di turn 5 dimana saya dalam keadaan flat out di gear ke-4 dengan kondisi speed sekitar 100 km/jam an saya melibas tikungan ke kiri panjang dan mengambil sisi dalamnya karena mobil terasa begitu grip sehingga tidak ada alasan untuk tetap menekan pedal gas. G-force pun sangat amat terasa di turn 5 ini, lalu disambung chicane atau tikungan S masuk ke turn 6. Saya mulai brake dan down shift ke 3rd gear. Namun saya merasakan oversteer dan terpaksa harus counter steer supaya tidak spin out. Mungkin karena saya dalam kecepatan tinggi dan downshift dari 4 ke-3 serta brake di saat menikung di tikungan Genting. Masalahnya saya harus masuk ke tikungan menuju ke pit atau straight 927 meter garis finish dengan posisi 2nd gear.  Selepas keluar dari tikungan sayapun langsung flat out dari 2nd gear, 3rd gear, woohooo…my life just started at 3rd gear. Helm saya pun mulai terangkat ke atas,  masuk ke 4th gear badan saya mulai berada dibelakang, speed kalo tidak salah sudah menunjukkan 170 km/jam an, langsung saja saya masukkan lagi 5th gear, dan akhirnya badan saya serasa mulai di belakang, dan helm saya mulai mau lepas. Tapi di lain waktu saya merasakan hembusan sekitar 190 km/jam membuat adrenaline saya memuncak.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-83Saya pun hanya memberikan gap dengan mobil depan sekitar 1-2 mobil saja. Tepat sekitar 100-150 meter sebelum turn 1 atau R1, panitia memberikan tanda cone berupa braking point. Saya pun melakukan braking sambil downshit dari 5-4-3 dan akhirnya 2. Beberapa kali saya lancar, namun sewaktu run terakhir di sesi 1, saya pun melintir hingga harus berputar 2 kali sebelum berhenti pas dibelakang tembok pembatas. Itu adalah moment paling menakutkan selama saya menyetir mobil atau oh shit moment, sedikit lagi saja saya menghancurkan buritan belakang single seat seharga Rp.480.000.000 jutaan ini. Kesalahan saya adalah late brake, sambil down shift, ternyata paddle shiftnya tidak responsive, sehingga tidak bisa cepat gantinya (ada jeda), hingga akhirnya seharusnya saya sudah masuk 2nd gear dan melepas pedal  rem, tapi saya masih berada di 3rd gear, dan kaki masih berada di pedal rem, sementara apex sudah dekat. Jadilah saya melintir. Setelah melintir saya mencoba tenang, dengan menyalakan mobil tersebut. Memasukan ke 1st gear, dan akhirnya kembali ke lintasan dimana sang instruktur menunggu saya di turn 2. Di Sesi ke-2 saya pun semakin cepat dan semalkin percaya diri membejek Formula 4 tersebut, saya pun sudah menemukan sela dari mobil tersebut dan racing line saya sendiri. Straight Sepang pun saya libas hingga 6th gear, bahkan saya menginjak curb  pada turn 4 yang berarti apex saya benar ala F1. Selama kurang lebih 8 lap nonstop saya hot lapin Sepang sampai membuat instruktur di depan saya kewalahan mengawal saya karena saya cukup kencang. Namun saya tetap menjaga gap 1-2 mobil dari nya, dengan kata lain menyalip tidak diperbolehkan. Namun mungkin akibat aksi cowboy saya tadi, ketika finish saya pun didatangi oleh sang instruktur sambil marah-marah ke saya, karena saya dikiranya mau menyalip dan mau menantangnya balapan. Saya pun menjawab, im not going to overtake or race with you, I keep behind you not trying to overtake you. Im so sory maybe the gap just lil bit closer and im get exited because I fund the feeling of this car.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-93Bagi Calvin Teja General Manager dari PT. Cipta Makmur Sekata (Distributor Motul di Indonesia), Formula 4 Renault adalah mobil paling extreme yang pernah di pilotinya. “ Awalnya takut, tapi begitu sudah lancar di dalam, dan ketemu feelnya juga serunyam saya menjadi ketagihan lagi.” Kesan Calvin Teja akan pengalamannya mempiloti Formula 4 Renault.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-94Sementara bagi saya sendiri..its amazing. Sangat amat berkesan bagi saya. Performancenya, top speednya hingga hampir 200 km/jam, braking nya yang sangat pakem, grip nya, dan tentu saja g-force nya. Semua saya suka. Satuhal yang tidak saya suka, dan mungkin saja harus memahami bahwa Sadev 6-speed sequential gearbox nya tidak secepat seperti yang di F1, mungkin pikirnya saya bisa seresponsif gearbox F1, Nyatanya saya malah melintir yang disebabkan kesalahan saya sendiri, yaitu nafsu untuk late brake. Dan untung saja surat pernyataan Sepang Circuit dengan no. handphone pacar saya untuk jika terjadi apa-apa dengan saya menjadi expired. Yang jelas saya menjadi ketagihan lagi dengan Formula 4 daripada gokart yang menurut saya sedikit ribet. Tapi jelas saya menyalahi aturan, karena harusnya gokart dulu sampai katam, baru loncat ke Formula 4, bukan kebalikannya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-90Namun masih ada mimpi yang sampai sekarang belum terwujud. Yaitu saya ingin menjadi seorang pembalap touring car ataupun drifting.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-89Karena kelihatannya menyenangkan sekali melihat para drifter initiate dengan high speed lalu bersideways ria dengan asap ban dan raungan mesin inline 6 turbo bergemuruh melewati clipping point. Atau melihat para pembalap touring melibas curb dan saling ber dog fight. Ya saya hanya melihatnya dari tepi lintasan dengan camera yang mengarah ke mereka. Tapi setidaknya hari ini saya sudah tahu bagaimana rasanya menjadi seorang pembalap asli, bahkan bukan dengan sebuah mobil, tapi dengan single seat Formula 4. Dan rasanya..akan terkenang selamanya. Ya mungkin someday ketika saya berkeluarga nanti, anak saya yang jadi pembalapnya. Aamiin

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-91Sementara bagi Calvin Teja, saya pun memulai jurus kompor saya atau speak speak ala salesman yang membujuknya untuk mencoba balap touring di Sentul. Ya mungkin dengan Honda Jazz atau Honda Brio di Honda jazz atau Brio Speed Challenge. Pasti seru melihat sang  General Manager dari PT. Cipta Makmur Sekata (Distributor Motul di Indonesia) balapan dengan mobil yang berlivery Motul.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-106Karena mungkin waktunya yang mepet dan jumlah peserta yang banyak, kami pun gagal untuk bisa mempiloti Renault Clio Cup. Yang akhirnya dessert atau hidangan penutup untuk Motul Driving Experience 2016 kali ini adalah driving experience dengan menjadi penumpang di mobil ini.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-109Dimana sewaktu menyantap hidangan makan siang tadi, setiap peserta disuruh mengambil bola pingpong di dalam kotak. Jika Anda mengambil bola pingpong berwarna putih maka Anda akan berada di dalam cockpit Renault Clio Cup ini.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-107Dan akan dibawa berkeling Sepang dengan total 3 mobil yang saling berdekatan untuk memberikan kesan sedang berkompetisi atau dog fight kepada si penumpang atau peserta.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-104Tapi, jika Anda berhasil mengambil bola pingpong berwarna kuning, Anda mendapatkan jackpot berupa driving experience atau menjadi penumpang di sebuah Ferrari 458 GT3

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-103Dimana Anda akan dibawa memutari Sepang oleh pembalap Asian Lemans Garnet Patterson dengan Ferrari 458 GT3 yang mempunya tenaga sebesar 550 hp

motul-driving-experience-2016-1-perfourm-comDan untungnya saya mendapatkan bola pingpong berwarna kuning tersebut, jadi Anda tahu artinya apa? Saya termasuk 1 dari 5 atau 7 orang yang beruntung bisa merasakan sensasi naik mobil Ferrari 458 GT3.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-105Setelah crew mengecek dan mengencangkan kembali seat belt saya, si kuda Jingkrak pun mulai meninggalkan pit menuju ke R1 atau turn 1 Sepang. Patterson pun langsung tancap gas dengan si Ferrari 458 GT3 nya. Sembari melihat depan, saya pun sesekali melihat kearah steering wheelnya, dimana dibalik lingkar kemudi tersebut terdapat race dash display yang menujukkan speed dan gear nya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-108Kalo tidak salah Ferrari 458 GT8 ini top speednya mencapai sekitar 260 -300 km/jam di straight 972 meter nya Sepang. Lebih kencang 100 km/jam dari Formula 4 yang saya piloti tadi. Dan begitu sampai di breaking zone, Patterson pun langsung melakukan break dan down shift dari 6th gear into 2nd gear yang membuat badan saya terpental ke depan akibat g-force nya yang kelewat besar. Jika para peserta lainnya hanya diajak hot lapin selama 2 lap saja, saya sendiri diajak pusing-pusing sentul sebanyak 3 lap. Mungkin karena saya tidak pegangan ke roll cage, dan terlihat anteng menikmati si bule itu mengemudi sambil sesekali melihat kearahnya dan dashboard. Itu berarti menambah kesan saya sebagai penumpang di Sepang, yaitu yang pertama dengan menjadi penumpang di Nissan Skyline R33 GTR (2013) dan  Ferrari 458 GT3 (2016). Dan tentu saja yang tak terlupakan mempiloti Formula 4 Renault sebanyak kurang lebih 15 lap.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-112Namun sayangnya pada hari itu saya dan Calvin gagal membawa pulang piala untuk Indonesia, kami kalah di go-kart.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-113Dan juga pembalap terbaik overall di Motul Driving Experience 2016 yang jatuh ke atangan peserta asal New Zealand.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-115Tapi yang jelas Calvin Teja sangat amat menikmati Motul Driving Experience 2016 kali ini, terutama sesi Formula 4 yang membuatnya ketagihan ingin sekali lagi berada di dalam cockpitnya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-114Termasuk juga saya, yang sangat puas dan senang dengan pengalaman sekali seumur hidup saya membuat saya tidak lagi memphoto para pembalap tetapi menjadi seorang pembalap, walaupun hanya sehari saja. Terutama Formula 4 yang membuat saya terkesan dengan performance dari mobil dan pembalap single seat lainnya. Ternyata tidak mudah dan murah menjadi seorang pembalap intinya. Sepertinya saya kembali lagi menjadi tukang photo saja yang berdiri di setiap tikungan. Saya pun menerima cinderamata atau kenang-kenangan dari pihak Motul karena sudah berpartisipasi dalam Motul Driving Experience 2016 yang diserahkan langsung oleh Claire  Lim yang merupakan Chief Marketing Officer (CMO) High Tech Lubricant AP Pte Ltd – Motul Asia Pacific

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-121Sesampai nya di hotel, saya pun mendapatkan surprise berupa kacamata special edition dari Motul

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-122Kacamata yang dibuat oleh Motul yang merupakan special order kepada pabrikan kacamata Rudy khusus untuk Motul Driving Experience 2016 lengkap dengan bendera Malaysia di tangkainya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-119Setelah mandi air hangat, saya pun diajak oleh Calvin untuk dinner atau makan malam bersama para peserta dari negara Singapura. Tujuan kami malam itu adalah Bukit Bintang yang merupakan tempat wisata dan juga surganya wisata kuliner khususnya chinese food. Well, saya pun berkenalan dengan para teman baru saya dari negara tetangga.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-118Saya pun memesan cumi goreng sos mentega bawang putih pedas, yang rasanya haw che sing cing ping lah.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-117Ada kata bijak yang mengatakan, bahwa makanan bisa membuat hubungan menjadi lebih dekat atau akrab meskipun dengan orang yang baru dikenal sekalipun. Dan ternyata itu benar. Malam itu masing masing dari kami memesan makanan favoritnya, dengan maksud makan ditengah ala chinnese food. Dan untuk menghormati saya yang seorang muslim, ke-5 teman baru saya dan Calvin memesan makanan non churo atau babi. Jadilah kami semua berpesta makanan sampai kenyang setelah seharian di Sepang international Circuit.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-123DAY 3 : CITY TOUR

Setelah seharian kami melakukan Motul Driving Experience 2016 seharian di Sepang dengan full race suit, di hari ke-3 ini waktunya kami untuk bersantai dan menikmati hospitality dari pihak Motul Asia Pacific, yaitu City Tour.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-124Tujuan pertama kami adalah Batu Caves Murugan Temple yang letaknya sekitar 30 menit dari Kuala Lumpur. Dimana di tempat ini terdapat tempat beribadah bagi umat Hindu yang terletak di dalam goa yang terdapat di dalam gunung. Di halaman luarnya sendiri banyak terdapat burung dara yang berterbangan bebas, hal yang mustahil terjadi di Indonesia.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-129Tujuan selanjutnya adalah bukit National Monument atau Monumen Nasional Malaysia , lalu dilanjutkan menuju ke Royal Selangor yang merupakan pabrik pengolahan Pewter atau Timah yang sudah berdiri semenjak 1885. Dari pabrik ini lah beberapa piala F1 dari Singapore GP dan Malaysia GP berasal.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-125Kami pun diberikan kesempatan untuk mencoba membuat motif pada gelas yang terbuat dari timah ini, cukup simple hanya dengan mengetuk 2 kali secara konsisten ditempat yang sama dengan gerakan melingkar atau satu putaran gelas.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-126Kenyataannya? Tidak semudah yang dibayangkan, kadang tepat, kadang malah meleset jauh dari ketukan saya yang pertama. Beberapa peserta juga mencobanya, namun mungkin karena tangan kami semua tremor akibat menyetir gokart dan formula 4, kamipun gagal dalam tugas kali ini

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-127Setelah berkeliling musium dan pabrik dari Royal Selangor, kamipun menju ke workshop khusus untuk para wisatawan dan masuk ke dalam kelas bernama School of Hard Knocks. Masing-masing dari kami pun mengenakan celemek ala mau memasak dan dibekali palu yang terbuat dari kayu dan beberapa obeng yang ujungnya berupa abjab atau huruf. Kami pun disuruh menuliskan nama kami dengan obeng tersebut, lalu memukul piringan tersebut diatas tempat kayu yang cekung berulang-ulang kali.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-128Tadaaa..hingga membentuk sebuah piringan dengan nama dan hasil karya di School of hard knocks tadi. Berhubung tadi saya rada bandel menulis nama pacar saya secara tergesa-gesa karena yang lain sudah mulai membuat piringan, dan saya masih sibuk membuat nama pacar saya. Jadilah Love menjadi loe, dan nama pacar saya berantakan. Semoga saja dia tidak memulai perang dunia ke-3.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-131Setelah mengunjungi 4 tempat wisata, akhirnya tibalah kami di sebuah restaurant yang menyajikan hidangan khas Malaysia. Kami pun menyantap hidangan makan siang kami dengan di iringi musik tradional Malaysia dan menu yang sudah ditentukan oleh team Motul. Setelah selesai menyantap hidangan makan siang kami, kami pun kembali menuju ke hotel untuk beristirahat ataupun acara bebas yang saya manfaatkan untuk shoping oleh-oleh sebelum orang di rumah dan Indonesia mulai ngerap ke saya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-111So guys, kini Anda sudah tahu Motorsport experience saya di Motul Driving Experience 2016 Sepang International Circuit. Mulai dari gokart, formula 4, hingga Ferrari 488 GT3 sudah saya rasakan performancenya bersama produk Motul di dalamnya seperti oli mesin 300 V dan Motul Motorsport line up produk lainnya.

motul-driving-experience-2016-malaysia-perfourm-com-bayu-sulistyo-39Dan semenjak dari Motul Driving Experience 2016 ini saya lebih menjiwai dan mencintai pekerjaan saya yang selalu berhubungan dengan dunia Motorsport. Dan tentu saja jadi jatuh cinta dengan brand Motul. Karena baru kali inilah saya bisa merasakan rasanya bertukar posisi dari awalnya saya yang hanya melihat, memphoto dan menceritakan kepada Anda. Namun kini saya bisa memegang kendali steering wheel formula 4 dan menceritakan kepada Anda bagaimana rasanya melibas straight Sepang sepanjang 927 meter dengan 5th gear mencapai 190 an km/jam lalu downshit dari 5 -3-2 dan slow speed masuk ke turn 1 dan akhirnya merasakan  high speed cornering dan g-force yang besar di turn 2 dan turn 5. Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan, dan mungkin tidak akan terulang kembali. Jikapun terulang kembali, saya pasti menjadi the luckiest guy in the world. Terimakasih Motul dan Motul Indonesia

 

Motul Driving Experience 2016 -PT.1

 

Special thanks to

Motul Indonesia

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

 

Comments

comments!