JAKARTA RACING.COM : ISSOM 2017 RD.1 WITH THE NEW LIVERY AND SPONSORSHIP

Jakarta Racing.com.ISSOM rd.1 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (8)Jakarta Racing.com kembali lagi ke balap touring Indonesia Sentul Series of Motorsport atau ISSOM 2017 dengan semangat baru dan juga sponsor baru. Team yang bertarung di Honda Jazz Speed Challenge , Honda Brio Speed Challenge, dan Indonesia Touring Car Championship ini memulai kick off seasion nya di ISSOM seri 1 yang diadakan pada tanggal 25 hingga 26 Maret 2017 yang lalu.

Jakarta Racing.com.ISSOM rd.1 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (6)Dengan mengandalkan 3 pembalap nya yaitu Yulianto Adi (HJSC – Rising Star), H. Machfud (HBSC – Brio 1200), dan Avila Bahar (HBSC -Brio 1200 & ITCC 1200). Pada musim balap 2017 ini, merekapun mendapatkan sponsor barunya berupa pabrikan ban asal Jepang, yaitu Yokohama dengan produk mereka Yokohama Advan Fleva V701, Bendix, Supermac, dan Endless.

Jakarta Racing.com.ISSOM rd.1 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (4)Team ini pun masih harus beradaptasi dengan ban baru mereka yang mempunyai grip cukup kuat pada lintasan Sentul. Di Honda Brio Speed Challenge, H. Machfud yang bertarung di kelas Brio 1200 yang start dari grid ke-27 harus puas finish di posisi ke-25 dengan best timenya 2:07.163. Pembalap asal pulau Madura ini tidak bisa bersaing secara maksimal karena mesin 1200 nya mengalami loss power akibat masalah internal mesin.

Jakarta Racing.com.ISSOM rd.1 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (5)Masih di kelas Honda Brio Speed Challenge, putra dari pembalap utama Honda Racing Indonesia Alvin Bahar, yaitu Avila Bahar, berhasil naik ke atas podium ke-5 di kelas Brio 1200 dengan best timenya 2:02.295. Sementara di ITCC, Avila kembali lagi naik ke atas podium ke-2 di kelas ITCC 1200 dengan best timenya 2:03.123.

Jakarta-Racing.com.ISSOM-rd.1-2017.PerfourmDi Honda Jazz Speed Challenge, Yulianto Adi tampaknya harus beradaptasi lagi dengan ban baru Yokohama Advan Fleva V701 nya yang mempunyai grip cukup kuat dibandingkan dengan ban dalam negeri lainnya. Hasilnya Adi pun harus puas finish ke-17 (umum) dan ke-5 di kelas rising star. ” Ban Advan Fleva V701 ini memiliki grip yang sangat kuat dibandingkan dengan ban dalam negeri yang pernah kami gunakan sebelumnya, terutama di lintasan yang basah. Di lintasan basah kami mampu mencetak waktu yang lebih bagus dibandingkan ban dalam negeri pada saat sesi uji coba. Namun di saat lintasan kering, grip nya terasa lebih kuat dibandingkan pada saat basah, terutma disaat kita mau masuk dan keluar dari tikungan. Terlebih lagi power mesin di HJSC dibatasi¬† modifikasi yang terbatas (157 HP). Jadi selanjutnya kami akan menyesuaikan setingan mesin dan suspensi supaya bisa beradaptasi dengan ban Advan Fleva ini” terang Yulianto Adi.

Stay Tune di Perfourm.com untuk full coverage dari Team Jakarta Racing.com

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!