THE WIBISONO BROTHER BKRT IN VCS DRAG SERIES 2017

1660

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (93)BKRT atau Bunga Karya Racing Team Solo yang di komandani oleh Wibisono Brother, yaitu Hendra Wibisono dan Nor Wibisono, bisa menjadi contoh berkembangnya scene motorsport di luar pusat motorsport Indonesia atau ibu kota Indonesia, Jakarta. Perfourm pun berkesempatan mengawal duo kakak beradik ini bertarung di VCS Drag Series 2017 di Lanud AU Gading kota Wonosari, Jawa Tengah pada tanggal 16 April 2017 yang lalu.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (88)Meet Chili BKRT Wisesa Motorsport EG6 yang merupakan sebuah EG6 yang bodynya terbuat dari tubular chassis. Chili sendiri merupakan EG6 yang dulunya bernama Skunk 2 Tiegan Wisesa Motorsport EG6 yang di miliki oleh Yose V Adrian dri Tiegan Garage Wisesa Motorsport.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (87)Semenjak tahun 2016 yang lalu, Skunk 2 pun dibeli oleh Wibisono Brother dari Bunga Karya Racing Team Solo, dan berubah menjadi Chili BKRT Wisesa EG6.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (90)Yang pasti menjadi mobil favorit bagi Elvaro WIbisono, anak dari Hendra Wibisono yang merupakan crosser cilik berusia 6 tahun ini.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (89)Selain mempunyai sebuah all motor EG6, Wibisono Brother juga mempunyai weapon of choice mereka yaitu sebuah Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang bisa diajak bertarung di kelas bracket 13 detik ataupun turbo.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (20)Setelah bermalam di Yogya, kamipun tiba Lapangan Udara Gading kota Wonosari, Gunung Kidul yang letaknya sekiyar 2 jaman dari kota Yogyakarta. Mirip seperti lintasan drag race di kota Medan (lanud Soewondo), namun kali ini kita benar-benar flat out di tengah-tengah runaway nya bukan di apron

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (91)Drag kali ini memang sudah berjalan semenjak hari Sabtu kemaren, dimana pada hari Sabtunya panitia mengadakan event drag race 201 meter. Sementara Wibisono Brother memutuskan hanya mengikuti drag race yang 402 meter. Mereka pun menurunkan 2 mobil Andalan mereka, yaitu EG6 All Motor dan Evo IX

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (6)Chili BKRT Wisesa EG6 akan bertarung di kelas bracket 12 detik, kelas sedan max 4 cyl. 2500 cc, dan FFA

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (2)Sementara 296 whp Evo IX nya akan bertarung di kelas bracket 13 detik

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (81)Dan yang akan menjadi pilot dari 2 mobil balap tersebut adalah Wibisono Brother dari BKRT atau Bunga Karya Racing Team Solo.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (78)Mereka berdua pun lebih mirip duo EDM atau Electronic Dance Music 90’an Daft Punk ketimbang duo dragster

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (79)Well, setidaknya saya mengarahkan gaya kepada mereka untuk berakting ala Daft Punk karena helm mereka yang mempunyai custom visor berwarna.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (29)So guys, perkenalkan The Wibosono Brother. Sama sperti duo kakak beradik Rio Rian Racing dari AP Speed Surabaya. Hendra dan Noer juga merupakan penggila kecepatan atau Speedfreak yang dimulai dari balap roda 2 atau road race, kini beralih ke roda 4 yaitu drag race.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (7)Dan salah satu senjata andalan mereka di lintasan drag race Indonesia adalah sebuah EG6 All Motor bernama Chili yang bisa dibilang cukup famous dan mempunyai nama di dunia persilatan drag race Indonesia, yaitu Skunk 2 Tiegan Wisesa Motorsport

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (92)Chili ini pun dipersenjatai dengan mesin B20 yang sudah do stroker kit menjadi 2.2 lt S90 block engine, dengan dibantu pernapasannya oleh Skunk 2 pro3 camshaft, Supertech valve springs,  Edelbrock inatke manifold, Skunk 2 throtle body, dan SSR custom header manifold.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (12)Mesin yang dibangun oleh Wisesa Motorsport dan di otaki oleh Hondata Ecu ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 380 hp on Dastek dyno.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (9)Tapi menurut saya bagian yang terpenting atau wow dari mobil ini bukan pada bagian engine bay nya yang sudah kelewat mainstream atau seperti biasanya pada mobil-mobil All Motor yang pernah saya atau Anda jumpai di Indonesia. Yang menurut saya bagian paling woo dan omg dari mobil ini adalah pada bagian cockpit atau bodynya.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (94)Yes guys, mobil ini mengadopsi Tubular chassis atau tubing pada bagian bodynya. Ini adalah EG6 tubing pertama dan yang berhasil mengaspal dari tahun 2014 hingga saat ini

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (95)Pengerjaannya pun memakan waktu selama 6 bulan di XS Motoring. Setelah 6 bulan tersebut, Yose dan crew Wisesa Motorsport pun mempunyai PR untuk menemukan titik imbang atau balance nya dari tubular chassis ini. “Sempat ada kendala di sistem arm belakang sampai 2x ganti. Awalnya bikin menggunakan pipa yang kecil untuk mengejar entengnya, tapi ternyata kekuatannya berkurang. Jadi hasilnya set up roda belakang sering-sering berubah ubah. Tapi sekarang sudah diganti yang lebih kokoh , jadi set up nya tidak pernah berubah lagi” terang Ebet chief mechanic dari Wisesa Motorsport mengenai suka dukanya pada awal riset body mobil tubular chassis ini.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (10)Akhirnya selama 6-8 bulan tersebut ditemukan racikan atau formula yang tepat untuk membuat mobil ini balance dan grip ke lintasan, yaitu penggunaan Apex’I N1 coilover pada bagian kaki-kakinya

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (13)Yang pasti setelah ramuan atau riset selama 6-8 bulan itu berhasil membuat mobil ini menjadi balance, Yose sang pemilik terdahulu mampu menggeber Skunk 2 ini dengan percaya diri di lintasan 402 meter hingga tak takut untuk mengeremnya pada braking zone. Best time dari Chili adalah 12.2 detik di Sentul Drag Race.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (85)Ada 2 orang yang berada dibalik kebringasan sang 380 hp Chili Wisesa BKRT EG6 ini, yaitu Ebet yang merupakan Chief mechanic Wisesa Motorsport atau yang membangun mesin B22 nya

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (15)Dan Julius Kertapati a.k.a Togi dari GE Racing

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (16)Togi adalah orang yang bertugas sebagai “Mr. Can fix everything” alias memperbaiki laptime atau best time, bahkan masalah yang mendera mobil Anda pada saat Anda sudah berada di tengah medan pertempuran dan membutuhkan seorang ECU guys, apalagi MoTec well dialah orang yang tepat.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (96)So this is it, Bunga Karya Racing Team feat, Wisesa Motorsport and GE Racing yang akan bertarung di VCS Drag Series Lanud Gading Wonosari. Love the blue sky

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (4)Meet Hendra Wibisono yang merupakan kakak dari Nor Wibisono. Dia sudah mulai akrab dengan yang namanya adrenaline atau speed semenjak tahun 1999 dimana, pengusaha cabe ini balapan di pasar senggol atau road race. Namun di tahun 2005 dia pun gantung helm dan mulai bermain drag race hingga sekarang.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (22)Sementara sang adik Nor Wibisono sendiri merupakan seorang skater boy semenjak dia berumur 9 tahun hingga sekarang

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (18)Tak heran jika helm Nor terlihat lebih keren daripada Hendra

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (23)Maklum saja, biasanya seoramg skater boy mempunyai jiwa seni atau sense of art yang besar. Ya bisa dibilang kreatif

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (64)Dibandingkan dengan helm sang kakak yang condong simple alias tidak ramai dan aneh bin ajaib.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (77)Tapi walaupun berbeda taste, namun mereka tetap kompak atau satu suara dan passion jika sudah menyangkut soal need for speed

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (33)Corak baju BKRT juga disesuaikan dengan livery pada helm Nor yang menggunakan aksen camouflage dengan gambar Chili BKRT Wisesa EG6 pada bagian punggungnya. Nor pun bersiap-siap untuk memulai race nya di kelas bracket 13 detik bersama Evo IX nya.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (31)Nor pun mulai melesatkan Evo IX bertenaga 296 whp  ke tengah lintasan Lanud Gading Wonosari yang mempunyai panjang lintasan 402 meter tersebut

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (51)Dengan berbekal mesin stock 4G63T yang hanya dibantu doping berupa ecu Haltech Pro, Nor pun harus puas memperoleh waktu 13.6 dan akhirnya 14.0 akibat miss gear

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (54)Sementara sang kakak, yaitu Hendra juga ikut turun di kelas bracket 13 detik dengan menggunakan mobil yang sama dengan Nor. Namun waktu tempuh yag diraih Hendra lebih cepat daripada Nor yaitu, 13.110

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (37)Dengan hasil 13.110 Hendra pun berhasil bertengger di posisi 1 kelas bracket 13 detik

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (76)Dari Evo IX kita beralih ke Chili Wisesa BKRT EG6 dimana Nor yang gagal di kelas brakcet 13 detik sudah bersiap-siap melakukan race nya bersama Chili .

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (27)Nor pun mulai mencoba memanaskan Chili di area paddock, dimana dia menciba melakukan latihan start dan mencoba shift up dari gigi satu ke 2, juga belajar latihan start. Hasilnya? Perfect, chili pun siap untuk diajak bertarung di lintasan 402 meter ini.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (93)Hasilnya? Perfect, chili pun siap untuk diajak bertarung di lintasan 402 meter ini. Saya benar-benar suka dengan view dan langit dari lanud Gading Wonosari, udara dan cuacanya bersih serta cerah, membuat saya mampu menghadirkan langit yang sangat dramatisir. Saya baru kali ini memphoto dan bertemu langit sebagus ini selama saya liputan.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (97)Nor pun akan menjadi pertama Chili di event kejurda drag race kali ini. Dia pun sudah tampak siap di dalam hot seat chili yang benar-benar panas ini,

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (19)Nor sendiri merupakan pemegang rekor best time Chili di lintasan 402 m dibandingkan sang kakak. Nor menorehkan waktu 12.2 detik di Sentul International Circuit.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (41)Dan posisinya sekarang adalah 1-0 untuk kemenangan sang kakak di kelas bracket 13 detik. Yang artinya dia harus menyamakan kedudukan di kelas bracket 12 detik ini.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (58)Nor pun melesat dengan sempurna bersama EG6 bertenaga 380 hp di lintasan sepanjang 402 meter ini. Hasilnya Nor pun mencetak waktu 12.529 detik yang membuatnya bertengger di posisi ke-2 kelas bracket 12 detik.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (44)Sementara di kelas sedan max 4 cyl.2500, skater boy ini lagi-lagi harus puas berada di posisi ke-2 dengan best timenya 12.440 detik

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (30)Waktunya sang kakak untuk beraksi di atas Chili BKRT Wisesa EG6

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (66)Hendra sendiri baru bermain drag race semenjak 2 tahun lalu yang awalnya di kompori oleh Yose V. Adrian dari Tiegan Garage Wisesa Motorsport yang berhasil merayunya untuk memboyong si Skunk 2 ke garasi Wibisono Brothers di kota Solo

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (47)Dan akhirnya Skunk 2 tersebut berhasil diboyong ke kota Solo dan berubah menjadi Chili BKRT Wisesa Motorsport EG6 dan melanjutkan perjuangan Skunk 2 di dunia persilatan FFA Indonesia

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (46)Jika Nor sang adik memegang rekor atau lebih unggul daripada dirinya di lintasan 402 meter dengan waktu 12.22 detik, sementara dirinya 12.29 detik di Sentul

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (45)Its calm before storm di dalam cockpit 380 hp sebelum berperang di kelas brakcet 12 detik dan FFA

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (56)Di kelas bracket 12 detik Hendra harus puas berada di posisi ke-3 di bawah sang adik, Nor yang berada di posisi ke-2. Hendra pun hanya mampu mencetak best timenya 12.567 detik

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (102)Sementara di kelas FFA, pengusaha Cabe asal kota Solo ini harus start dan meladeni sebuah Suzuki Hayabusha 1000 CC. Pertarungan  power to weight ratio yang tidak imbang ini memberikan keunggulan kepada si Hayabusha yang dari start sudah meninggalkan Hendra di belakang. Namun Hendra pun tidak mau menyerah dengan membuntuti si bikers boys dari belakang.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (103)Walaupun Hendra kalah telak, namun dia berhasil mencetak waktu 13.178 detik dan bertengger di posisi ke-2 kelas Free For All.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (21)Saya pun kembali ke paddock BKRT Wisesa dimana Hendra juga baru saja tiba di paddock

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (62)Setibanya di paddock, sang adik pun langsung menghampiri sang kakak dan memberikan pelukan sambil mengucapkan selamat kepada sang kakak, dan sang kakak pun membalasnya dengan pelukan hangat dan ucapan selamat juga kepada sang adik atas hasil race pada kali ini. Bromance….

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (106)Di kelas bracket 12 detik duo Wibisono Brother ini harus mengakui keunggulan dari M. Wasrik  dari SAR Speed Hj. Fatimah yang berhasil merebut podium 1 dari tangan mereka

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (107)Namun di kelas bracket 13 detik Hendra Wibisono berhasil merebut podium 1 nya dengan best time 13.110 detik. Di ikuti oleh Andry Yunior dari GSS Engineering Malang (13.382), dan M. Wasrik dari SAR Speed Hot Wheels di podium ke-3 (13.410)

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (108)Di kelas FFA, Hendra Wibisono berhasil naik ke atas podium ke-2 dengan best timenya 13.178 detik. Dimana posisi 1 dan 3 nya di huni oleh pembalap dari Engine + Jakarta.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (109)Dan akhirnya di kelas sedan max 4 cyl 2500cc, Nor Wibisono harus puas berada di posisi ke-2 setelah best timenya 12.440 detik di geser oleh Tatank SAR Speed Hj. Fatimah dengan waktunya 12.359 detik.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (83)Walaupun gagal mendapatkan gelar sebagai the fastest of the day di VCS Drag Series kali ini, mereka pun berhasil memborong 5 piala. Yang dimana Nor berhasil membawa pulang 2 piala, sementara sang kakak 3 piala.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (84)Well, team ini akan kembali lagi bertempur di lintasan 402 meter Sentul International Circuit pada Sentul Drag Race 2017 yang akan di gelar pada  bulan Agustus mendatang.

BKRT Solo at Drag Wonosari 2017.Perfourm.com.Bayu Sulistyo (105)Dimana rumornya Evo IX ini langsung ditowing ke Wisesa Motorsport sesaat setelah drag ini untuk melakukan program diet besar-besaran yang ujung-ujungnya akan menjadi war machine atau monster FFA baru di Sentul Drag Race yang targetnya akan masuk ke holyland nya FFA Indonesia, yaitu 9 sec club.

Bunga Karya Racing Team

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

 

Comments

comments!