ANOTHER VICTORY FOR B 805 HGM IN BSD CITY GRANDPRIX 2017

864

HGMP Racing Team kembali lagi beraksi di event balap touring nasional yang merupakan seri pendukung dari ISSOM, yaitu BSD City Grandprix 2017 yang diadakan pada tanggal 18 hingga 20 Agustus 2017 yang lalu di BSD City Circuit, Banten,  Jawa Barat.

Dengan menurunkan 3 mobil balap nya, yaitu BMW E36, E46 dan Subaru BR2Z Drift Spec nya, HGMP siap bertarung di BSD City Grandprix 2017 dengan 3 pembalapnya. Yaitu Dede Muhaimin, Aria Ramadhani, Akbar Rais, DAN Bonifathius Shindu

Ada pemandangan yang baru dari team balap yang beridir pada tahun 2015 ini. Yaitu tampilan baru pada mobil balap mereka, atau livery baru yang tampil lebih fresh akan warna birunya. Ya, HGMP Racing Team kini mendapatkan sponsor utama yaitu Bank BJB

Nama team ini pun berubah dari yang dulunya hanya HGMP Racing Team kini menjadi Bank BJB HGMP Racing Team

Lengkap dengan livery baru yang memadukan antara warna atau livery Bank BJB yang berupa biru muda, dengan livery HGMP yang ada unsur merah dan putihnya. Dimana warna kuningnya dihilangkan.

Bank BJB sendiri akan menjadi sponsor utama HGMP di berbagai macam cabang motorsport yang di ikuti oleh HGMP di musim balap 2017 hingga pertengahan 2018 ini (1 tahun), seperti slalom, gymkhana, touring, hingga drifting di dalam maupun di luar negeri. Secara personal, saya lebih suka livery baru HGMP yang ini dibandingkan livery yang lama. Lebih fresh dan photogenic. Yang psti akan menjadi salah satu livery favorit saya di musim balap 2017 ini.

Wohaa. Akhirnya si Subaru Br2Z ini turun gunung ke balap touring setelah sekian lama rencana itu hanya menjadi  sebuah wacana. BR2Z ini sendiri adalah plan B dari rencana semula yang menurunkan Nissan Cefiro A31nya Akbar Rais yang somehow mendadak ngambek ketik mau diajak free practice. Jadilah paln B dijalankan oleh Akbar Rais dalam rangka menerima undangan Ferry selaku ketua panitia dari balap JSTC atau Japan Super Touring Car Championship.

Pasti akan terlihat heboh jika mobil drift yang mempunyai spec ala FD atau Formula Drift Spec ini turun di balapan jalan raya yang dimana peserta lainnya hanya menggunakan mobil Honda atau Mitsubishi yang horsepowernya diangka 300an. Sementara si BR2Z menggendong mesin 2JZ No Shit sebesar 600 hp.

Apalagi BR2Z ini mengusung alat atau perkakas perang untuk maju ke medan pertempuran drifting, bukan touring. Seperti teknologi dual caliper rear brake systems dari AP Racing yang mungkin tidak akan berguna di balap touring.

Suspension dan Wisefab front lock kit nya yang mampu membuat si BR2Z ini berjalan miring hingga  62 derajat ala kepiting juga sudah di setel untuk grip.

Yang membuat saya cukup sedih bahwa Quife sequential dog box sedang jebol dan diperbaiki, dan yang terpasang sekarang hanyalah R154 gearbox bawan dari mesin 1JZ dengan H-pattern

Akbar Rais tampaknya akan sangat menikmati mainan barunya berupa balap touring dengan Subaru BR2Z nya yang biasa di gebernya di drifting. Apalagi ini adalah pengelaman pertama atau debut pertama nya turun di balap touring dengan mobil spec drift, di sirkuit jalan raya pula.

Dan yang akan menjadi mentornya kali ini adalah rekan satu teamnya di Bank BJB HGMP Racing Team, yaitu Juara Nasional ETCC Euro 3000 Master 2014, Aria Ramadhan.

Dan sementara sang big boss atau team founder Bank BJB HGMP Racing Team, Dede Muhaimin. Tampak siap menghadapi balap jalan raya pertamanya, meskipun dia sedikit sport jantung karena sepanjang jalan kiri kananya berupa baja pembatas jalan, dan baru merasakan sirkuitnya pada hari Jum’at (free practice)

Bukan hanya Dede Muhaimin saja yang sport jantung mengahdapi BSD City Circuit ini. Termasuk juga ke-2 pembalap Bank BJB HGMP Racing Team ini. Baik Aria maupun Akbar belum pernah sekalipun turun di sirkuit jalan raya. Apalagi untuk si Akbar yang akan membawa tanggung jawab besar yaitu mempiloti 600 hp BR2Z yang notabene biasanya diajak oversteer sedekat mungkin dengan tembok, kini harus grip dan tidak boleh under atau pun oversteer.

But 1st let me selfie

Race pertama pun dimulai untuk Bank BJB HGMP Racing Team, yaitu Japan Super Touring Car Championship atau JSTC dengan Subaru BR2Z.

Akbar Rais akan menjadi The Foo Fighters di dalam mesin 600 hp yang sudah di setel untuk grip ini. Dia akan menjalani debut perdananya di balap touring bersama BR2Z yang biasa digunakannya untuk kejuaraan drift.

Akbar pun akan memulai race nya di JSTC dari grid ke-7 dimana pada sehari sebelumnya di QTT day, Akbar berhasil mencetak best time 1:48.850

Dimana grid ke-7 juara ke-2 King of Nations Pro Series 2017 Malaysia ini akan dikepung oleh pasukan Civic Honda Boys

Start pun dimulai, Akbar yang mempunyai masalah start yaitu turbo lag, terlihat tertinggal dari rombongan. Namun ketika boostnya dapat, mesin 600 hp nya pun lansung melesat. Namun sayang baru setengah gas, Akabr pun harus mengurangi gas dan down shift untuk masuk tikungan.

No more drift untuk Akbar di tikungan kali ini.

Yang ada hanyalah grip, berjuang melawan turbo lag, dan mempertahankan serangan dari belakang.

10 lap atau balapan sepanjang 30 km dengan 12 tikungan didalamnya akan dilalui oleh Akbar dengan extra keras. Indikator bahwa oil temp  over heat pun sudah mulai menyala.

Jerigen yang berisi air di dalam cabin yang berguna untuk menyemprotkan air ke oil cooler pun macet. Alhasil  oil temp nya melonjak mencapai 106-110 derajat celcius , sementara water temp nya 88-97 derajat celius, performance BR2Z nya pun drop. Maklum saja BR2Z ini biasanya hanya melakukan 2 kali run pada drift, itu saja pakai acara di semprotkan air pada intercooler dan oil cooler. Namun pada kali ini, BRZ nya dibantai hingga 10 lap atau non stop race sepanjang 30 km.

Akbar yang pada hari sebelumnya (QTT) mampu mencapai top speed 99,2 km/h, terasa agak loyo akibat overheat. Beruntung safety car masuk ke dalam track selama 2 lap yang berguna untuknya mendinginkan mesinnya lagi,

Akbar pun berada grup paling belakang dari JSTC, dimana 5 pembalap dari 14 yang start, hanya tersisa 9 pembalap akibat menabrak pagar pembatas ataupun D.N.S akibat kerusakan mobil.

Akhirnya 10 lap pun berhasil dilalui dengan selamat oleh Akbar di debut perdananya balap touring. Aa pun finish diurutan ke-7 setelah berhasil merebut posisi ke-7 dari tangan Tugimin dengan Mitsubishi Lancer nya.

Pro Drifter Indonesia inipun berhasil naik ke podium 1 JSTC 3 Force Induction (2100 – up) dengan best timenya 1:47.934. Lebih cepat 1 detik dari hasil QTT nya (1:48)

Exhausted

Beralih ke European Touring Car Championship atau ETCC Euro 3000 ada Bonifathius Shindu dari HGMP Racing Team yang start dari posisi atau grid ke-16, berhasil finish di posisi ke-13 (overall), sekaligus naik ke atas podium ke-3 Euro 3000 Novice dengan best timenya 1:42.215. Catatan waktunya 1 detik lebih lambat dari Rudy SL yang menggunakan Porsche GTRS di kelas Euro 3000 Pro (1:42). Sepertiny timernya error, karena pada waktu QTT Boni hanya mampu mencetak waktu 1:56.952

Sementara sang team founder Bank BJB HGMP Racing Team, Dede Muhaimin, mengawali lomba atau start dari grid ke-14 (1:54.496)

Dede pun terjebak dalam posisi antara Aria Karistianto (Promotion), dan Taufan Cahyo Priambodo (Pro) yang berada di belakangnya. Pengusaha hotel ini pun mencoba mengejar Aria yang berada di depannya.

 Namun sayangnya Arya pun berhasil meloloskan diri dari kejaran Dede

 Taufan Chayo yang notabene pembalap kelas Euro 3000 Pro  berhasil  menyalip Dede sehingga menempatkan dede di posisi ke-11

Pembalap dengan nomor start 177 ini akhirnya berhasil finish di BSD City Grandprix di posisi ke-11 (overall Euro 3000)

Sementara di Euro 3000 Novice, Dede berhasil merebut podium 1 di kelas ini dengan best timenya 1:50.990

Dengan naiknya Dede ke podium 1 Euro 3000 Novice di BSD City Grandprix 2017, berarti ini adalah ke-3 kalinya  Team Owner Bank BJB HGMP Racing Team naik ke podium 1 Euro 3000 Novice. “BSD City Circuit sangat menantang juga susah. Mesti lebih main safety dan agak ragu untuk gas pol karena titik belokan dan jaraknya yang sempit susah untuk bisa stabilin kecepatan mobil. Mana pas di BSD kita baru bisa mencoba nya pas sesi latihan saja. Tapi Alhamdullilah saya bisa melakukannya” terang Dede Muhaimin.

Di podium Euro 3000 Novice, Dede yang berada di podium 1 ditemani oleh Bonifatius Shindu yang berada di podium ke-2

Dede sendiri sudah 3 kali berhasil menyabet podium 1 Euro 3000 Novice, sementara Bonifatius Shindu sudah 2 kali naik ke podium ke-2 dan 1 kali podium ke-4 Euro 3000 novice.

Aria Ramadhan memulai race terakhir untuk Bank BJB HGMP Racing Team di Super Touring Car 1 (STC BMW 3600) dari grid ke-7 setelah pada saat QTT berhasil mencetak waktu 1:46.083

Dimana dia berada 1 posisi di depan Posma Panggabean dari Privat Auto Garage dengan BMW E90 BTCC M3 nya.Aria pun berhasil meninggalkan monster E90 di belakangnya  dan naik 1 peringkat  mengambil posisi Welly Wibowo yang out dari race.

Kini Aria yang berada di posisi ke-6 kembali menghadapi rival utama atau bebuyutannya dari ISSOM Sentul, yaitu Gerry Nasution yang berada di posisi ke-5. Aria pun berusaha menempel ketat atau tail gating sang founding father BMWCCI ini. Namun ketika masuk lintasan straight atau lurus, Gerry dengan mudahnya meninggalkan Aria

Namun begitu hendak masuk tikungan, Aria pun mampu menempel ketat Gerry. “Tiap kali pas mau masuk tikungan, gw berhasil ndeketin Om Gerry. Namun ketika hendak mau menyalip dan ketemu jalan lurus, Om Gerry pun langsung ngacir susah untuk dikejar di staright.  Mau bagaimana lagi kalah power mesin. Disamping itu mesin gw overheatnya kumat lagi” terang Aria.

Akhirnya selama 5 lap terakhir Aria pun hanya mampu mengekor Gerry Nasution. Power mobil E46 nya pun sudah mentok disitu, akhirnya dia kalah lagi bertarung dengan Gerry.

Aria pun finish di posisi ke-6 (overall), dan ke-5 STC 3600 dengan best timenya1:44.615

Ada cerita unik sebelum terjadinya  dog fight antara Aria dan Gerry Nasution. Pada saat ETCC ban mobil E36 Gerry pecah, bingungnya lagi Gerry tidak punya ban cadangan atau spare ban, padahal setelah itu dia turun STC 3600. Aria yang paddocknya tetanggan meminjamkan ban spare atau cadangannya untuk Gerry biara ada temen main di STC. “Brotherhood bimmer sejati” kata Aria.

Bank BJB HGMP Racing Team will be  right back guys…

HGMP THREE RACERS THREE PODIUM ON RD.3

BANK BJB HGMP RACING TEAM

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

 

Comments

comments!