M150 DRIFT COMPETITION 2017 RD.1-SONGKHLA SPEEDWAY, THAILAND

Sekitar bulan Mei 2017 yang lalu, saya pun untuk yang ke-2 kalinya kembali menginjakkan kaki di negeri gajah putih, Thailand. Jika pada 2016 yang lalu saya ke Chang International Circuit, di kota Buriram (Thailand bagian utara atau timur) untuk melihat balap GT Asia bersama Motul Indonesia.

Maka di tahun 2017 ini saya bersama HGMP Racing Team datang ke Songkhla International Circuit, kota Hat Yai(Thailand bagian selatan),

untuk mengawal Akbar Rais dari HGMP yang bertarung di M150 Storm Drift Competition 2017.

Peserta nya pun cukup banyak, yaitu 50 drifter yang berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, China, Australia, dan Hongkong. Paddocknya pun berada di tepi area lintasan dragway.

Bukan cuma pria saja yang bisa transform menjadi wanita, apalagi mobilnya. Jika Anda sering sudah bosan melihat Nissan Cefiro A31 di face lift menjadi Silvia S15, Skyline R32, dan Skyline R34.  Maka ada kabar bagus untuk Anda yang di Indonesia, kini Nissan Chafiro (Chaser A31 ada ekstraknya. Yes guys Cefiro ini sudah dioperasi plastik menjadi Toyota Chaser JZX100 pada bagian depannya.

Bukan namanya drift kalo tiada hari tanpa pit slave alias bongkar mobil entah itu bagian mesin, gearbox, ataupun body.

Akan menjadi pertarungan antara drifter dari Malaysia seperti Kevin Rajoo

Dan tentu saja si Prince of Drift a.k.a Tandem Assassin Tengku Djan Ley yang akhirnya comeback lagi ke dunia drifting.

Mereka akan melawan pro drifter dari Thailand seperti Auttapon Prakopkong dari  PTT Performa Drift Team yang juga merupakan artis atau penyanyi terkenal di Thailand. Just for your info guys, rata-rata drifter Thailand mempunyai background berasal dari dunia showbizz atau entertainment. Entah itu penyanyi, dj, aktor, ataupun model. Jadi ya tak heran mereka dengan mudahnya mendapatkan sponsor besar. Dan setali dua tali seperti sepakbola, drifter dari Thailand juga terhitung ladangnya drifter yang susah untuk ditaklukkan oleh Indonesia, bahkan Malaysia sendiri.

Dengan Thailand yang bertempat di 12 jam jalan darat dari Kuala Lumpur. Saya pun melihat bagaimana para drifter Thailand ini berdoa sebelum  dia meninggalkan area waiting zone menuju ke area garis start. Seperti yang dilakukan oleh Chutchanun Siriwattanakul

Area drift yang digunakan pada M150 Storm Drift Competition ini menggunakan area paddock drag race yang di sulap menjadi drift track berbentuk huruf “R” dengan low speed and tricky track.

Beberapa drift car buatan Thailand biasanya mempunyai chassis berupa S chasis seperti Nissan Silvia 180 SX yang rata-rata dan sudah pasti menggendong mesin 2 JZ lengkap dengan baju perangnya, si wide body Rocket Bunny  dan chrome stickers yang di piloti oleh Chaiyos Chaiyosburana

Campuran livery yaitu warna solid dan chrome memang sedang  happening di kalangan drifter Thailand, seperti Raveenoj Panngarm dari Club 24 Drift Team dengan 180SX nya benar-benar kill all tires dengan 2JZ no shitnya.

Sementara Auttapon Prakopkong yang merupakan drifter andalan Thailand yang di sponsori oleh perusahan minyak plat merah Thailand ini (PTT) memakai Nissan Silvia S14

Artis penyanyi asal Thailand ini pun mempensiunkan mic nya dan memainkan mesin 700 hp 2JZ yang ditembak NOS untuk membakar ban di Songkhla International Speedway, Hat Nai Thailand.

Atau bahkan sebuah Nissan 350Z Fairlady dengan mesin V6 VQ35DE.

Mau yang lebih rare lagi, bagaimana kalo drifting dengan menggunakan Gojira, yaitu Nissan Skyline R34.

Tak usah jauh-jauh jika Anda ingin melihat R34 seperti ini drifting, Anda cukup datang ke Surabaya karena ada Andy SP Garage dengan R34 yang sudah mulai membakar ban Gojiranya semenjak 2012 yang lalu.

Dan sama seperti di Indonesia, alias setali dua tali, mobil masal atau one make race nya drift di Thailand dan di Indonesia, yaitu Nissan Cefiro A31. Tapi yang cukup bikin jantung greget ketika melihat Cefiro made in Bangkok ini adalah, body mereka sangat anteng atau rigid sekali ketika diajak berdansa. Mobilnya terlihat sangat diam atau anteng sekali. Padahal yang mereka gendong adalah mesin RB26 atau 2JZ diatas 800 hp semua.

Bosan dengan tampilan atau muka Cefiro yang berbentuk S15 atau Skyline R32 hingga 34, Tutatomtam PeTay Trican pun melakukan operasi plastic  atau operasi transgender pada Cefironya ini menjadi Chafiro alias Chaser Cefiro. Bisa jadi referensi bagi Anda yang bosan dengan tampilan Cefiro Anda. Nissan rasa Toyota.

Lain lagi dengan Wattanaporn Phungpearn. Dia pun memababat abis roof atas Cefironya hingga yang tersisa hanya pilar A saja. Cefiro yang aslinya hard top ini menjadi convertible

Dari samping mungkin terlihat aneh bin ajaib, namun begitu di liat dari belakang terlihat keren lengkap dengan rollcage dan asap ban dimana-mana.

Tapi tak ada yang mengalahkan sang jawaranya dalam urusan face lift ataupun operasi plastic, bahkan transgender di dunia drifting Thailand. Ada yang bisa menebak ini mobil apa? Izuzu Dmax? Ya bisa jadi…hanya chasing luar nya saja. Ini adalah mobil drift paling favorit saya di Malaysia dan Thailand, yaitu jeng jeng sebuah Nissan Cefiro A31 dengan chasing Isuzu Dmax. Tee Inkjet  pun sudah membuat sebuah truck pick up serasa sedan.Bagaimana bisa si Dmax ini drifting dengan anteng alias tidak limbung? La wong  chasissnya saja sedan Cefiro A31.

Sudah chassis dan kaki-kaki serigid Nissan Cefiro nya, ditambah lagi dengan mesin 2JZ menjadikan mobil ini terlihat sangat amat powerfull dan anteng dibandingkan dengan mobil drift lainnya yang semuanya sedan. Saya rasa Indonesia harus membuatnya 1 mobil transgender ini.

Box Car Racer !! Berbeda dengan para rekan drifter senegaranya yang banyak bermain dengan mobil tahun 90 keatas, Adisk Rodthong pun tampaknya sangat enjoy berdansa dengan Toyota Corona  generasi ke enamnya (1978) dengan tentu saja doping Viagra barunya 2JZ.

Dari Singpura ada Benjamin Chiam dengan Nissan S15 yang dipersenjatai dengan mesin 2JZ

Salah satu S15 paling powerfull yang pernah saya lihat selain milik dari bengkel ST Wangan Malaysia yang dipiloti oleh drifter D1 GP dan FD japan Jin Horino, dan  S15 Rocker Loh dari Malaysia

Loyai Hanizam yang jika pada event kejuaraan drifting di Indonesia selalu langganan menjadi juri import dari Malaysia, kini turun gunung ke tengah lintasan dengan Nissan Silvia S14 nya.

Termasuk juga dengan Zai “Bullzai” Hamdan drifter Malaysia yang sering mengikuti kompetisi drift di Indonesia turun dengan mobilnya Nissan Silvia S15

Beberapa drifter Malaysia  juga terlihat menggunakan Toyota Altezza atau Lexus IS200 dengan mesin 2 JZ lengkap dengan hood exhaust exit yang jika malam maka Anda akan melihat semburan api  atau flame thrower yang straight outta engine.

Ada juga yang menggunakan box car racer Toyota Corolla KE70 atau kalo di Indonesia di kenal dengan nama Corolla DX.

Rosly Ayop lah yang membawa KE70 bermesin SR20DET nya  jauh-jauh dari Malaysia ke Songkhla International Speedway untuk bertarung dengan monster drift car dari Thailand.Termasuk juga  Amirul Taufek yang tak mau kalah dengan Rosly Ayop bertarung dengan mobil berhorse power diatas mereka dengan menggunakan sebuah mobil  kelahiran awal 80’an yang di engine swap dengan mesin SR. Namun mereka tetap kill all tires dengan mesin kecil SR20DET mereka

Salah satu pilot Toyota Corolla yang agak membuat para drifter pesaingnya ngeri ngeri sedap dengan AE86 bermesin SR20DET nya adalah Farhan Baharom. Saya sudah melihat aksi Farhan diatas Hachirokunya sebanyak 3 kali, yaitu di Tonnka Drift King (Malaysia), M150 Drift Competition (Thailand), dan King Of Nations (Malaysia). Si Takumi asal Malaysia ini benar-benar sangat agresif dalam menempel atau chase mobil di depannya.

Speed dan Angle  nya pun cukup agresif. Sampai untuk urusan dapur ngebul, AE86 ini terhitung kecil-kecil cabai rawit dibandingkan dengan mobil-mobil ber cc 3.0 Lt 6 silinder, dia ,mampu menempelnya.

Tapi tetap Takumi Fujiwara nya Malaysia atau Asia Tenggara (Asean) tetap si Prince of Drift Ley  alias Tengku Djan Ley benar-benar drive hard or go home di event ini. Jika dulunya dia pernah bertarung di DIGP USA dan Japan dengan AE86 bermesin 4AGE 16 valve dengan itb alias all motor. Maka ditahun 2017 diajang comebaknya ke drifting dia bertarung dengan 700SX nya yang bermesin LS7 V8 yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 700 horse power ini.

The Tandem Assassin pun datang tak seorang diri, kali ini dia datang ke Thailand bersama rekan satu teamnya dari Hongkong, yaitu pembalap FD USA Charles NG.

Sama-sama menggunakan Nissan 180SX, namun berbeda mesin (2JZ). Duo pro drifter yang sudah kenyang dengan pengalaman bertarung di Formula Drift dan D1 GP dan spec mobil diatas rata-rata drifter lainnya, menjadikan 2 pro drifter kelas dunia menjadi team terkuat di kawasan Asia Tenggara.

Sementara bagi Akbar Rais dari HGMP Racing Team Indonesia, ini adalah pengalaman pertamanya bertarung di Thailand.

Akbar pun harus berjuang extra keras untuk bisa menaklukkan track yang tergolong tricky dan low speed ini. Beberapa mechanical problem seperti master clucth pada gearbox nya yang jebol membuat pria yang baru saja menikah ini tidak bisa tampil maksimal. Hasilny, Akbar Rais pun gagal menembus masuk ke dalam best 32. Run qtt yang hanya 1 kali run alias one shot one kill di setiap heat (ada 2 heat qtt), gagal dimanfaatkan Akbar dengan baik. Di heat 1 qtt, Akbarpun terhenti di tengah track akibat salah shifting. Di heat ke-2 qtt, drifter nasional Indonesia inipun melakukan run nya dengan baik dan berhasil membukukan point 75,1 .

Namun karena di heat 1 dia tidak mendapatkan point alias 0, maka Akbar pun untuk pertama kalinya gagal masuk ke best 32.

Karena basicly track ini adalah area parking lot untuk paddock drag race, jadi ada beberapa spot yang baru saja ditambal oleh panitia dengan menggunakan semen.

Jadilah setiap beberapa run sekali track pun dibersihkan oleh marshal supaya track tidak licin dan mengganggu performa para drifter yang sedang beraksi. Love the sunset.

Saya seumur-umur moto balap mobil baru kali ini menemukan sunset yang bersih lengkap dengan  dengan Mick Tiawphaibu bersama 180SX berdansa dibawah sinar matahari yang berwarna emas. Dan moment ini adalah moment ke-2 kali sepanjang karir moto saya bisa memphoto motorsport dengan background sunset. Yang pertama di Chang International Circuit, Buriram, juga di Thailand.

“Laaw” atau berarti sangat cantik..kalo tidak salah menurut kata mbah Google.

When darkness turns to light, kompetisi drift ini masih belum berhenti, bahkan semakin panas dan liarKang Pangumnerd semakin menggila membakar ban dengan Nissan Cefiro A31 nya.

Dan akhirnya Tengku Djan Ley back on top di musim comeback nya ke scene drifting dengan berhasil keluar sebagai juara 1 M150 Drift Competition 2017 Rd.1 Songhkhla Speedway, Thailand.

Photo by @bayusulistyoo

Akhirnya supaya tidak lama berlarut-larut dalam kesedihan dan kekecewaan nya alias bisa move on dari hasil drift nya di Songkhla. Akbar pun memutuskan untuk langsung cabut dari Songkhla menuju ke ibukota Thailand, Bangkok pada saat babak Final (Minggu)

Karena pembalap aing kalah, jadinya malah kalap makannya. Makan adalah treatment paling mujarab binti murah meriah bin benar untuk menghilangkan rasa sedih atau stress kita. Dengan makan banyak, pikiran kita jadi tenang karena kekenyangan dan memberikan energy berlebih pada otak kita sehabis tenaga kita diserap penuh oleh otak kita untuk berpikir. Yang pasti pada dasarnya kita semua doyan atau hobby makan, jadilah after race party kita seperti ini.

Termasuk juga berkeliling kota Bangkok mencicipi wisata kulinernya yang aroi mak (enak sekali)

Namun seringnya cendrung asam dan bumbunya tidak setajam dan setebal masakan Indonesia. Satu lagi tidak sepedas masakan Indonesia.

Dan juga berwisata ala car enthusiast di kota Bangkok. Kami meninggalkan kota Bangkok yang penuh dengan godaan shopping mall yang penuh dengan barang murah dan setan diskonan, beralih ke shopping mall kami mulai dari kereta potong hingga sebuah candy shop yang penuh dengan gula-gula exotic and rare car, dimana kami benar-benar the luckiest guy of the day bisa masuk ke dalam car hotel dimana orang lain tidak boleh masuk (Bangkok Underground)

Yang mana Anda akan berpikir “Things that make you go hmmmm…?????” ketika masuk ke area yang kawat pagarnya saja dialiri listrik seperti pada film Jurassic Park. Seperti yang dialami oleh Aria yang benar-benar terpesona “Things that make you go hmmmm…?????”

Khop Kun Krap

PERTAMAX MOTORSPORT SUPER DRIFT IIMS 2017

HGMP : CAN’T TOUCH THIS M150 DRIFT COMPETITION 2017 THAILAND

HGMP : AKBAR RAIS FROM BORROWED CAR TO 2ND PODIUM KING OF NATIONS MALAYSIA

HGMP RACING TEAM

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

 

 

Comments

comments!