JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP : THE HEAT IS ON !!

457

Japan Super Touring Championship memasuki seri ke-6 dari 7 seri yang rencananya digelar pada musim balap 2017 ini. Dan dari seri ke seri jumlah pesertanya pun semakin bertambah banyak. Mulai dari peserta yang benar-benar new kids on the block alias baru, hingga peserta lama yang sempat vakum akhirnya CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) dengan balapan yang berisi mobil pabrikan Jepang.

ISSOM seri ke-5 2017 yang digelar pada tanggal 20 – 22 Oktober 2017 yang lalu, menjadikan beberapa pembalap lama JSTC comeback lagi ke medan perang. Seperti Apip Ginanjar dari Speedy Motorsport dengan Mitsubishi Evo III nya. Dan Mimo dengan Nissan Cefiro A31 nya.

Well, sementara sang promotor JSTC, Ferry Yanto Hongkiriwang dari Gazpoll Racing Team. Datang membawa mainan barunya berupa Honda Civic Type R paling kekinian, yaitu Type R generasi ke-8 dengan kode FK8. Ferry merupakan 1 dari 10 customer di Indonesia (7 diantaranya customer Honda Sunter, termasuk Ferry) yang pesanan Type R nya sudah datang, dan langsung di hand over oleh pihak Honda Prospect Motor pada tanggal 21 Oktober 2017 kemaren. Begitu selesai acara serah terima, Ferry pun langsung vtec kicked in ya!  ke Sentul international Circuit. Apakah mobil seharga hampir 1 Milyar ini akan dipakai turun di balap JSTC? Hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Dan untuk peserta yang tidak pernah absen di setiap seri JSTC, pagi hari sebelum race adalah waktu yang tepat untuk pengecekan final mobil  mereka masing-masing sebelum bertarung selama 9 lap.

Jika para mekanik sibuk mengecek mobilnya, maka para pembalapnya sedang sibuk mempersiapkan peralatan tempur mereka untuk balapan nanti. Seperi Matthew dari Airmadidi Speed x Boost Factory Racing Indonesia yang pada seri ini comeback untuk yang ke-2 kalinya dengan Mitsubishi Lancer Epo nya. Matthew pun memilih mengandangkan Mazda RX-8 nya dan merasa lebih nyaman dengan Lancer ini ketimbang mesin rotarynya.

Ghina Namira merupakan pembalap wanita ke-2 yang bertarung di balap ISSOM selain Alinka Hardianti. Dan Ghina sendiri merupakan satu-satunya pembalap wanita yang ikut bertarung dengan 20 pembalap JSTC yang notabenenya lelaki semua.

Meet duo Jakarta Racing com , yaitu Adi Yulianto dan H. Mahfud yang pada seri ke-6 JSTC ini yang akan menjalani debut perdananya di Japan Super Touring Championship dengan Honda Jazz GK5 mereka.

Ricky Karyanata pun performance nya dari seri ke seri semakin meningkat dengan Honda Civic Type R FD2R nya. Tampaknya R & D yang dilakukan R-Speed x Protechnik sudah menemukan titik terang dan juga formula yang pas untuknya.

“Kids jaman now” mungkin kalo Chandra Alim bisa berkata melihat persiapan para juniornya di race day. Pembalap senior  berusia hampir kepala 60 tahun ini masih tetap mempertahankan tradisi orang jadul pada pagi hari. Eyang satu ini terlihat masih asik membuka dan membaca koran sambil menyeruput secangkit kopi, ketimbang browsing-browsing ala kids jaman now.

Dan ke-20 pembalap JSTC pun akan segera memulai race nya di gelaran ISSOM seri ke-5 2017

Termasuk juga Mimo dari Garden Speed dengan Nissan Cefiro A31 bermesin RB25DET yang pada seri ini kembali lagi bertarung di kelas 3 atau FFA.

Termasuk juga pendatang baru kita yaitu Yulianto Adi yang juga ikut bertarung di kelas 3 atau FFA dengan Honda Jazz GK5 faceliftnya.

Tak ketinggalan juga Apip Ginanjar yang comeback untuk  bersaing dengan Rio, Luckas, Matthew, Avan, dan Chandra Alim untuk memperebutkan podium di kelas 2B dengan Evo III nya.

Di JSTC Anda bisa menmukan hampir semua produk atau lineup mobil dari pabrikan Honda ada disini. Mulai dari si unyil nan kencang Honda Brio, Honda Civic Wonder SB3, Honda Civic Nova EF, Honda Civic Estilo (EG6), Honda Jazz GE8 dan GK5, hingga barisan Type R mulai dari DC2, DC5 hingga FD2R.

Dan yang meenempati P1 atau pole position di race yang ke-6 pada pagi hari itu adalah M. Herdy dari Bank BJB AP Speed dengan EG6 nya yang berhasil mencetak best time 1:47.243 pada saat QTT atau kualifikasi yang diadakan pada sehari sebelumnya.

Sementara Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team x Engine+ terpaksa haru start dari pit karena dia tidak mengikuti sesi qtt bersama Abraham.

Diapun tampak berdoa supaya diberikan keajaiban dan vtec yang kicked very hard in ya! Di Honda Brio turbonya supaya bisa maju dari posisi paling buncit ke barisan terdepan.

Avan Abdullah dari Gazpoll Racing Team yang seharusnya start dari grid ke-4 terpaksa harus D.N.F akibat kerusakan pada mesinnya yang memaksanya untuk tidak bisa mengikuti race pada Minggu pagi kemaren. Avan pun mencetatkan waktu 1:48.594 pada saat qtt kemaren dengan Evo IIInya.

Pertarungan sengit pun sempat terjadi di lap-lap awal di barisan tengah  dimana Apip Ginajar dengan Evo III nya  terlibat dogfight dengan Radityo Mahendra yang  menggunakan DC5. Sempat terjadi body contact antara mereka ber-dua dimana Raditya menyundul Apip sewaktu hendak masuk di tikungan S besar. Secara reflek Apip langsung mengcounter steering wheelnya hingga terlihat seperti AWD drift.

Namun mungkin karena mereka lagi dalam speed yang cukup kencang dan area yang di senggol adalah bagian belakang Evo 3 Apip. Apip pun sempat out atau terlempar keluar gravel. Namun untungnya Evo 3 nya adalah AWD alias berkaki 4, Apip pun bisa mengendalikan mobilnya dan kembali masuk ke dalam sirkuit untuk kembali mengejar Radityo.

Luckas dengan Honda”Si Unyil” Brio Turbonya yang start dari dalam pit langsung tancap gas  menuju ke barisan tengah, alias tancap gas dari posisi paling buncit ke- posisi ke-7

Radityo Mahendra  terpaksa harus out atau D.N.F  (Did Not Finish) pada lap ke-4 akibat kerusakan pada mobilnya. Sebelum out dari race Radityo berhasil membukukan waktu 1:50.876

Alfin Mulia Rahman dari B16 AP Speed yang seharusnya berada di depan Luckas atau posisi ke-6 terpaksa melorot ke posisi paling buncit atau ke-19 akibat kerusakan pada mobilnya. Alfin pun finish ke-19  overall dan ke-4 di kelas 1A dengan best timenya 1:50.759Di depan Alfin atau posisi ke-18, ada Ghina Namira dari Azuro Motorsport yang pada kali ini finish ke-18 (overall), dan terlempar dari podium kelas 3 atau FFA. Ghina pun berhasil membukukan waktu atau best timenya 2:07.341

Sementara rekan satu teamnya Aditya Gunarsa dengan GE8 nya berjuang mengejar H. Mahfud untuk memperebutkan posisi ke-16 atau podium ke-3 di kelas 3

Namun sayangnya H. Mahfud masih cukup kencang baginya, Aditya pun terpaksa harus puas finish ke-17 dan terlempar dari podium 3 besar kelas 3 (posisi ke-4). Best timenya adalah 2:00.470

Sementara H. Mahfud yang berhasil memenangkan dogfightnya dengan Aditya finish di posisi ke-16, sekaligus finish di posisi ke-3 kelas 3 yang membawanya ke podium 1 nya di musim balap 2017 ini. Best time dari pembalap asal pulau Madura ini adalah 2:00.196

Abraham F yang pada seri lalu D.N.F atau Did Not Finish, akhirnya pada seri ini berhasil finish di urutan ke-15 (overall), dan berhasil finish di urutan 1 di kelas 2A yang membawanya naik keatas podium kemenangan kelas 2A. Best time Abraham dengan Honda Jazz GE8 turbonya adalah 1:55.981

Di posisi ke-14, pendatang baru JSTC dari team Jakarta Racing Com Yulianto Adi berhasil finish di posisi ke-14 (overall), sekaligus berhasil naik ke atas podium perdananya di musim balap 2017 ini. Adi pun berhasil merebut podium ke-2 di kelas 3 dengan best timenya 1:57.201

Di depan Adi, ada Apip Ginanjar dari Speedy Motorsport yang berhasil recovery dari insiden di S besar pada awal-awal lap dengan Radityo Mahendra. Apip pun berhasil finish di urutan ke-13 (overall). Namun sayang best timenya 1:54.412 belum cukup kencang untuk bisa membawanya ke podium 3 besar JSTC kelas 2B.

Si Old Cayote atau pembalap senior Chandra Alim dengan Suzuki Swift turbonya harus puas finish di posisi ke-12 (overall), dan  terlempar dari podium 3 besar JSTC kelas 2B. Chandra Alim yang akrab disapa Chalim ini berhasil membukukan best time 1:52.754. Hasil yang cukup bagus untuk pembalap veteran start dari posisi ke-15 menyodok maju ke posisi ke-12.

Umar Abdullah dari Banj BJB Delta Garage yang biasanya berada di barisan atau rombongan tengah, terlempar di posisi ke-11. Umar pun harus puas finish diposisi ke-11 (overall) , namun dia berhasil merebut podium ke-3 di kelas 1A dengan best timenya 1:52.478

Reza dari Landy land dengan Honda Cific Ferionya finish di urutan ke-10 (overall), dan ke-4 di kelas 1B. Navigator Yedi di speedoffroad ini berhasil membukukan best time 1:50.829

Sementara duel atau dogfight antara Hendra Wijanarko dari Speed Motorsport dengan EG6 merah dan Rio R. Bramantio dari Bank BJB B16 AP Speed dengan EG6 putih (turbo) untuk memperebutkan posisi ke-8 pun berlangsung hingga garis finish. Akhirnya Hendra pun berhasil finish di depan Rio dengan selisih waktu sekitar 1 detik. Hendra pun berhasil mempertahankan posisi ke-8 nya dari tangan Rio. Sekaligus dia berhasil naik ke atas podium ke-2 di kelas JSTC 1A dengan best timenya 1:50.457. Sementara Rio harus puas finish ke-9 dibelakang Hendra dengan best timenya 1:49.688. Rio pun juga berhasil naik ke atas podium ke-2 di kelas JSTC 2B.

Di posisi 1 kelas JSTC 2B ada Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team dengan Honda “Si Unyil” Brio turbonya yang berhasil menyodok dari posisi paling buncit (start dari dalam pit)  ke posisi finish ke-7 (overall), sekaligus mengamankan podium 1 di kelas JSTC 2B dengan best timenya 1:48.562. Si unyil yang satu ini benar-benar bukan sembarang Brio tapi Super Brio dari Indonesia.

Di kelas 1A, Rian Risky sekali lagi berhasil merebut podium 1 di kelas JSTC 1A, dan berhasil finish di posisi ke-6 overall. Pembalap Bank BJB B16 AP Speed ini berhasil membukukan waktu 1:50.002

Di seri comeback nya di balap touring setelah absen beberapa seri di tahun 2017 ini, Wahyu Kumoro atau Mimo dari Garden Speed berhasil finish ke-5 (overall), dan ke-2 di kelas 3 atau Free For All pada seri comebacknya. Drifter ini pun berhasil membukukan waktu 1: 48.850 dengan Nissan Cefiro A31 bermesin RB25DET

Yang cukup mengejutkan Matthew  dari Air Madidi Motorsport x BFR Indonesia yang kali ini turun dengan Lancer Epo nya berhasil finish ke-4 (overall), dan juga berhasil merebut podium 1 kelas FFA atau 3 dari tangan Mimo. Bisa dibilang race ini adalah race milik Matthew setelah race seri ke-5 kemaren dia tidak bisa start pada race day akibat gearbox pada Mazda RX-8 nya jebol. Matthew pun berhasil mencetak best time 1:46.853, waktu yang cukup cepat untuk ukuran Evo touring di Indonesia.

Di barisan depan juga tak kalah serunya dalam perebutan podium ke-2 di JSTC overall dan JSTC 1B. Dimana 2 mobil Honda Type R yang berbeda generasi ini bertarung atau dog fight untuk menjadi yang terdepan. Ricky Karyanata dengan FD2R berusaha merebut posisi ke-2 dari tangan Welly Sutanto dengan DC2 nya.

Akhirnya pertarungan sengit itu berhasil di menangkan oleh Ricky yang merebut posisi ke-2 dari tangan Welly. Ke-2 pembalap yang merupakan pesaing di kelas yang sama ini (1B), berhasil finish di posisi ke-2  dan ke-3. Ricky yang finish di posisi ke-2 berhasil membukukan waktu 1:48.257. Sementara Welly yang finish ke-3 membukukan best timenya 1:48.220

Dan akhirnya di posisi pertama atau P1 JSTC overall dan JSTC kelas 1B,direbut oleh M. Herdy dari Bank BJB B16 AP Speed dengan Honda Civic EG6  dengan best time nya 1:45.820

Herdy pun sekali lagi berhasil mempertahankan podium 1 di kelas JSTC overall. Sementara di podium ke-2 nya ada Ricky Karyanata, dan di podium ke-3 JSTC overall ada Welly Sutanto dari Dominic Racing Team . Ferry Yanto Hongkiriwang  dari Gazpoll Racing Team selaku promoter atau Daddy nya JSTC langsung menyerahkan piala tertinggi di JSTC kepada ke-3 pembalap tercepat di kelas tersebut.

Di kelas 1A. Rian Risky dari Bank BJB B16 AP Speed berhasil menduduki podium 1 JSTC 1B. Sementara di podium ke-2 berhasil diduduki oleh Hendra Widjanarko dari Speedy Motorsport. Dan akhirnya di podium ke-3 diraih oleh Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage Racing Team. Tomi Hadi dari Gazpoll Racing Team secara langsung menyerahkan piala kepada ke-3 pemenang di kelas ini.

Di kelas JSTC 1B, lagi-lagi M. Herdy dari Bank BJB B16 AP Speed berhasil meraih podium 1 di kelas nastural aspirated ini. Dimana di podium ke-2 ada Rikcy Karyanata, dan di podium ke-3 nya diraih oleh Welly Sutanto dari Dominic Racing Team.

Abraham F tampaknya tak membutuhkan waktu lama untuk bisa naik di atas podium kemenangan JSTC setelah pada seri sebelumnya yang merupak debut perdananaya di JSTC terpaksa harus D.N.F.

Abraham dari Boost Factory Racing Indonesia ini berhasil merebut podium 1 di kelas JSTC 1B. Piala pun diserahkan oleh Tomi Hadi dari Gazpoll Racing Team

Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team x Engine+ yang start dari posisi paling buncit (dalam pit) akibat tidak mengikuti babak QTT, akhirnya doanya terjawab dengan berhasil naik ke atas podium ke-2 di kelas JSTC 2B.

Sementara di podium 1 JSTC 2B di rebut oleh Matther yang baru 2 kali ikut JSTC dan dengan mobil barunya pula, yaitu Lancer Evo nya.

Ferry pun menyerahkan piala kepada ke-3 pemenang di kelas 2B ini. Dimana podium 1 diraih oleh Matthew dari Airmadidi x BFR Indonesia. Luckas Dwinanda dari Gazzpol Racing Team x Engine+ di podium ke-2. Dan akhirnya Rio R. Bramantio dari Bank BJB B16 AP Speed di podium ke-3.

Dan akhirnya di kelas 3 atau FFA. Wahyu Kuncoro atau Mimo dari Garden Speed berhasil merebut podium 1 di kelas Free For All ini dengan berhasil menundukkan Yulianto Adi dari Jakarta Racing Com di podium ke-2. Dan akhirnya di podium ke-3 ada H. Machfud dari Jakarta Racing Com

See ya on round 6 or final round guys.Later..

JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP RD.5

BSD CITY GRANDPRIX 2017

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

 

Comments

comments!