BANK BJB B16 AP SPEED GOT 20 TROPHY AND 5 TITLE CHAMPIONSHIP

276

Bank BJB B16 AP Speed menutup musim balap Indonesian Sentul Series of Motorsport 2017 dengan hasil yang sangat-sangat memuaskan, alias flawles victory. Team dengan sponsor utama Bank BJB dan juga di support oleh GAS Motorcycle (Triumph), Rumah Keikara, Motul, Achilles Radial, Rio Rian Racing, dan Perfourm.com ini berhasil memborong 20 piala, 5 gelar juara umum, 1 gelar juara umum ke-3 (HBSC), 3 gelar di Honda Brio Speed Challenge, 2 gelar Best Tuner, dan 3 buah Honda Beat sebagai piala juara umum di Japan Super Touring Car Championship

Dengan kembali menurunkan sebanyak 6 pembalap di babak finanl ISSOM rd.6 yang line up pembalapnya terdiri dari Rio R. Bramantio, Rian Risky, M. Herdy, Alfin Mulia Rahman, Iwan Sidharta, dan Fani Aryshad. Bank BJB B16 AP Speed pun bertarung mulai dari balap one make race Honda Jazz dan Brio, Japan Super Touring Championship, Super Touring Car, hingga Super Car Championship.

Di balapan one make race Honda Brio atau Honda Brio Speed Challenge, Iwan Sidharta berhasil finish di urutan ke-19, atau ke-3 di kelas Honda Brio dengan best timenya 2:03.070, yang membawanya ke podium ke-3 Honda Brio Speed Challenge. Di kejurnas ITCC 1200 atau Indonesia Touring Car Championship yang berlangsung pada saat wet race, Arek Suroboyo ini juga berhasil naik ke atas podium ke-3 di ITCC 1200 dengan berhasil mencetak best time 2:14.459.

Dokter spesialis bedah ini juga berhasil merampungkan debut perdananya di balap touring dengan hasil yang sangat mengesankan. Mulai balap pada musim balap 2017 ini di Honda Brio Speed Challenge, dia langsung menutup musim balap HBSC dengan 4 gelar di tangannya. Yaitu Juara umum ke-3 HBSC 2017, Most Improved Position, Most Improved Lap Time, dan akhirnya yang paling membanggakan Rookie of The Year HBSC 2017.

Di Honda Jazz Speed Challenge atau HJSC, Rio R. Bramantio dari Bank BJB B16 AP Speed yang memulai race pada grid ke-15, hanya berhasil naik 1 peringkat ke posisi ke-14 dengan best timenya 1:59.132. Namun Rio gagal naik ke podium promotion class, karena dia finish di urutan ke-4 di kelasnya.

Di Rising Star, Rian Risky yang start dari grid ke-12 dengan hasil QTT nya 1:58.554, tidak beranjak dari posisinya selama 10 lap. Arek Suroboyo ini harus puas finish di posisi ke-12 (overall), dan ke-5 di kelas rising star dengan best timenya 1:58.779. Dia pun lagi-lagi terpental dari podium 3 besar rising star class.

Nasib nahas menimpa pembalap Suroboyo Fany Arsyad yang harus out dari race HJSC pada lap ke-7 akibat terlalu bernafsu membejek GK5 nya.Fany  yang sempat out dari track dan masuk di gravel R3-R4 yang mengalami kerusakan pada rear bumpernya, dan juga merasakan sistem kemudinya bermasalah (menjadi goyang ke kanan dan ke kiri), disertai throttle nya atau gas nya tidak bersih. Akhirnya dia pun memutuskan untuk masuk ke pit dan mengakhiri racenya pada hari itu. Sebelum D.N.F dokter dari Surabaya ini berhasil mencetak best time 2:01.928

Di Japan Super Touring Championship, Rio R. Bramantio yang start dari grid ke-3 dengan hasil QTT 1:47.657.  Berhasil naik 1 peringkat ke posisi ke-2 yang membawanya ke podium ke-2 JSTC umum, dan podium 1 di kelas JSTC 2B dengan best timenya 1:47.219. Pembalap Suroboyo yang disponsori oleh Bank BJB dan Gas Motorcylce (Triumph) ini juga berhasil keluar sebagai juara umum JSTC kelas 2B yang dimana hadiah utamanya adalah sebuah motor Honda Beat. Belum cukup menggila di JSTC, Rio R. Bramantio juga berhasil meraih podium ke- 1 di Super Car Championship kelas SCC B1. Rio yang mengawali race dari grid ke-3 ini berhasil mencetak best time 1:59.126 pada saat wet race. Diapun berhasil finish ke-4 overall dan juga berhasil meraih gelar atau piala juara umum SCC B1 2017.

Sementara sang adik, Rian Risky yang memulai start dari grid ke-7 di japan Super Touring Car Championship. Berhasil finish di urutan ke-7 overall, namun berhasil naik ke atas podium 2 di kelas JSTC 1A dengan best timenya 1:51.488. Selain berhasil meraih podium 1 di JSTC 1A, Rian juga berhasil meraih 1 Honda Beat sebagai hadiah juara umum JSTC 1A. Namun nasib naas menimpa pembalap yang disponsori oleh Bank BJB dan GAS Motorcycle (Triumph) pada saat dia berlaga di STC 1600 (Super Touring Car) yang berlangsung dibawah guyuran hujan lebat. Rian Risky yang start dari grid ke-5, terpaksa harus out dari race atau D.N.F pada lap ke-2 setelah ban pada bagian depan sebelah kiri robek besar ketika dia melaju di dalam track. Walaupun gagal finish di race kali ini namun Rian berhasil menjadi juara umum STC 1600 2017.

Alfin Mulia Rahman yang memulai startnya di grid ke-12 di Japan Super Touring Championship, berhasil finish ke-8 atau dibelakang Rian Risky rekan satu teamnya. Alfin pun berhasil naik ke atas podium ke-2 di kelas JSTC 1A dengan best timenya 1:52.632. Sementara di STC 2 atau STC 1600, Alfin gagal meraih podiumnya yang berlangsung dibawah guyuran hujan lebat. Alfin pun harus puas finish ke-14 (overall), dan ke-4 STC 1600 dengan best timenya 2:07.818. Namun dia berhasil meraih podium 1 di STC Retro.

M. Herdy yang pada seri kali ini ikut turun di STC 2 atau STC 1600 dengan Honda Civic Nouva nya ini berhasil finish di urutan ke-2 (Overall) STC 2 (1600 -Retro) & SCC dengan best timenya 2:01.824. Pembalap Bank BJB B16 AP Speed ini memulai start pada race dari grid ke-4 dengan best timenya 1:49.080

Dan akhirnya M. Herdy menutup musim balap 2017 nya dengan gelar juara umum Japan Super Touring Championship kelas 2B 2017 dengan berhasil finish terdepan di JSTC (overall), dan juga di kelasnya (1B), yang membuatnya meraih 1 Honda Beat. Pembalap asal kota Cianjur Jawa Barat ini berhasil meraih P1 atau pole position di JSTC, sekaligus podium 1 di JSTC (overall), dan JSTC 1B dengan best timenya 1:46.741.  Namun dia pun harus kehilangan gelar juara umum STC 2100, setelah kalah point dengan saingan terdekatnya, yaitu M. Ichsan yang berhasil merebut kembali gelar juara umum STC 2100 2017 setelah pada tahun lalu (2016) direbut oleh M. Herdy. Walau demikian, M. Herdy pada seri ke-6 kemaren berhasil finish di urutan ke-2 (overall), dan pertama di kelas STC 2100 dengan best timenya 1:47.149

Dengan demikian 3 orang pembalap Bank BJB B16 AP Speed menyumbang 13 piala dari 20 piala yang didapatkan oleh Bank BJB B16 Ap Speed. Dimana Rian Risky menyumbang 2 piala (JSTC dan STC 1600), sementara sang kakak, Rio R. Bramantio menyumbang 5 piala yaitu ( 2 piala JSTC dan 3 piala di Super Car Championship), dan akhirnya M. Herdy menyumbang 6 piala yaitu 2 JSTC, 2STC 1600, dan 2 STC 2100. Dan juga Bank BJB B16 AP Speed berhasil menyapu bersih  3 motor Honda Beat sebagai hadiah juara umum di 3 kelas Japan Super Touring Championship oleh 3 pembalapnya Rian Risky, Rio R. Bramantio, dan M. Herdy.  Selain itu 5 gelar juara umum 2017 ditambah 2 piala Best Tuner STC 1600 dan Super Car Championship B1

Bank BJB B16 AP Speed pun menutup musim balap 2017 ini dengan berhasil memborong sebanyak 20 piala, 5 gelar juara umum, 1 gelar juara umum ke-3 (HBSC), 3 gelar di Honda Brio Speed Challenge, 2 gelar Best Tuner, dan 3 buah Honda Beat sebagai piala juara umum di Japan Super Touring Car Championship. Bank BJB B16 AP Speed pun mengucapkan terima kasih kepada para sponsor,yaitu Bank BJB (Sponsor Utama), GAS Motorcycle, Triump Rumah Keikara, Motul, Rio Rian Racing, Achilles Radial, dan Perfourm.com. Yang sudah mendukung Bank BJB B16 AP Speed dalam perjuangan selama musim balap 2017 hingga berhasil meraih atau menutup musim balap tahun ini dengan hasil yang sangat memuaskan.

Nantikan full article dari Bank BJB B16 AP Speed di Perfourm.com..later

RIO R. BRAMANTIO GOT 2ND PODIUM IN KCAR GLOBAL 24H ENDURANCE SEPANG , MALAYSIA 2017

BANK BJB B16 AP SPEED : OVER THE TOP

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com *Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!