JSTC : LUCKAS DWINANDA TAKES THE LEAD FROM AVAN & AMANDIO

288

Luckas Dwinanda berhasil menjuarai Japan Super Touring Championship seri ke-2 dari gelaran Indonesian Sentul Series Of Motorsport atau ISSOM yang digelar pada tanggal 27-29 April 2018 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor. Pembalap dari Gazpoll Racing Team ini berhasil merebut posisi 1 dari tangan Avan Abdullah yang terpaksa harus out (D.N.F) dari race akibat kerusakan mesin pada EG6 nya, dan juga Amandio yang berhasil di lewatinya pada race yang berlangsung selama 9 lap. Japan Super Touring Championship pada seri ke-2 ini di ikuti oleh sebanyak 21 pembalap, dimana  terdapat 1 pembalap baru atau new kids on the block di race kali ini, yaitu James Rivai dari Tribco Racing Team. Ada pemandangan yang unik sebelum para pembalap masuk ke dalam track. Sebanyak 21 pembalap ikut menandatangani spanduk yang bertuliskan ” Saya Indonesia” Saya Anti HOAX dengan tambahan hastag #IndonesiaDamai. Dimana tujuan dari spanduk tersebut menunjukkan bahwa JSTC semua pembalapnya adalah satu, yaitu Indonesia Raya. Tanpa ada perbedaan suku, ras, dan agama. Dimana mereka mendukung keutuhan NKRI dari maraknya berita HOAX yang bersifat memecah belah persatuan NKRI. Ide ini datang dari salah satu pembalap JSTC yaitu Dwi Irianto  yang juga merupakan salah satu pelindung JSTC. ” Saya cukup senang dengan hasil seri ke-2 kemarin karena ramai dan menyajikan tontonan yang sangat menarik dan menghibur alias seru. Namun semakin seru dan ketatnya persaingan, apalagi waktu yang semakin tajam, membuat saya kwatir para pembalap pemula atau baru yang ingin ikut JSTC jadi takut. Oleh karena itu saya berencana untuk membuka satu kelas baru, wacananya adalah satu kelas yang berisi mobil tahun 90’an yang diproduksi di Indonesia seperti Honda Estilo dan Genio, Toyota Twincam atau Great Corolla, Mitsubishi Lancer GLXi  atau GTi, Mazda Aztina, dll .Yang dimana peraturannya tidak boleh engine swap alias wajib menggunakan mesin asli atau bawaan mobil. Sehingga semua orang atau pembalap baru bisa ikut dan tetap gaspoll di JSTC tanpa kwatir mobil mereka kalah spec dengan peserta lainnya. Ya mirip ITCC jaman estilo dulu lah (tahun 2000an)” terang Ferry Yanto selaku Promotor JSTC

Race pun dimulai dengan Avan Abdullah dari Tiegan Wisesa BKRT dengan EG6 nya yang berada di grid 1 atau P1 dengan best timenya yang cukup sensasional, yaitu 1:43.959. Di ikuti oleh Amandio dari ABM Racing Team di posisi ke-2. Dan di posisi ke-3 ada Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team dengan Honda Super Brio yang berusaha merebut posisi ke-2 dari tangan Amandio. Sementara M. Herdy harus puas berada di posisi ke-4 di belakang Luckas Dwinanda. Namun posisi pun berubah pada lap ke-5, dimana Avan out dari race akibat kerusakan mobilnya. Sehingga membuat Luckas yang sebelumnya berhasil merebut P2 dari tangan Amandio, kini berada di posisi terdepan.

Luckas pun akhirnya berhasil finish terdepan atau pertama setelah start dari grid ke-3 dalam race sebanyak 9 lap ini dengan best timenya 1:45.001. Membuat pembalap dari Gazpoll Racing Team ini merebut podium 1 di kelas JSTC 2A dan podium 1 di open class atau overall mengungguli Amandio yang finish ke-2.

“Ya seneng banget start dari ke-3 bisa finish 1. Ga Nyangka, mengingat Avan dan Amandio adalah pembalap pro yang skill nikungnya luar biasa. Cukup ngilu juga bersama mereka, karena diawal harus benar-benar dempet sama mobil depan supaya btetap dapat streamline. Ngilunya karena saat di dalam R1 mobi terasa geser keluar karena mengikuti kecepatan mereka di tikungan itu. Dan kondisi mobil pada saat itu sudah seperti yang saya inginkan, tapi kaki-kaki tetap harus disesuaikan karena di tikungan tertentu Avan dan Dio bisa masuk dan keluar lebih cepat dari saya. Tetapi ada juga yang sebaliknya saya bisa masuk dan keluar lebih cepat dari mereka” kesan Luckas setelah race JSTC.

Sementara Apip Ginanjar yang pada musim balap 2018 ini kembali lagi ke medan perang JSTC dengan Honda Civic EG6 bermesin 230 hp B16 ini, terpaksa harus out atau mengakhiri race pada lap ke-3 akibat ban belakangnya pecah akibat menginjak pecahan tabrakan di depannya. Sebelum out kolektor mobil JDM ini berhasil mencetak best time 2:00.654. “Kemaren D.N.F gara-gara ban mbledos nginjek pecahan tabrakan di depan pas keluar S kecil. Itu aja masih dapet 1 setengah lap pake ban kempes (belakang kanan). Mesin baru saya juga masih trouble alias mbrebet, pas QTT dapat 1:53 mbrebet di 8000 rpm. Ealah pas race day ganti busi baru malah drop di rpm 7.000” terang Apip.

Di mulai dari kelas JSTC 1A (1600 N/A), Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage  berhasil merebut podium 1 dengan best timenya 1:49.201. Sementara di podium ke-2 diduduki oleh Tugimin dari Indonesian Performance dengan best timenya 1:57.095. Piala pun diserahkan oleh Ferry Yanto selaku promotor JSTC

Ricky Karyanata Dianto dari R Speed Racing Team, akhirnya berhasil merebut podium 1 di kelas JSTC 1B (2000 cc N/A) dengan best timenya 1:47.147. Ricky berhasil mengalahkan M. Herdy yang harus puas berada di podium ke-2 dengan best timenya 1:45.792. Di podium ke-3 ada Sendi Setiawan dari ABM Racing Team dengan best timenya 1:47.415. Piala pun diserahkan oleh Paul F Montolalu selaku CEO ABM Enterprise

Naik ke kelas turbo, yaitu JSTC 2A (1600 Turbo). Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team berhasil merebut podium 1 dengan best timenya 1:45.001. Dan pembalap senior dari team Sigma Speed, yaitu Chandra Alim berada di podium ke-2 dengan best timenya 1:53.669. Piala pun diserahkan oleh Ahmed Zaki Iskandar selaku pembalap dari team Landy Land yang juga merupakan seorang Bupati Tangerang

Di kelas JSTC 2B (2000cc Turbo), Rio R. Bramantio dari Bank BJB B16 AP Speed berhasil menduduki podium 1 dengan best timenya 1:48.996. Sementara rekan satu teamnya, yaitu Novinsyah Husain berada di podium ke-2  dengan best timenya 1:57.563

Di kelas JSTC 3 atau Free For All, Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team berada di podium 1. Di ikuti oleh Amandio dari ABM Racing Team di podium ke-2 dengan best timenya . Dan akhirnya M. Herdy dari Bank BJB B16 AP Speed di podium ke-3.

Dan akhirnya di open class atau overall, Luckas Dwinanda  dari Gazpoll Racing Team berhasil menjadi pembalap tercepat dan terdepan dari 21 pembalap yang bertarung di JSTC. Di ikuti oleh Amandio dari ABM Racing Team di posisi ke-2. Dan Ricky Karyanata Dianto dari R Speed Racing Team di posisi ke-3

Stay tune di Perfourm.com untik full artikel dari JSTC. Later

 

JSTC : THE HEAT IS ON !

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!