GAZPOLL RACING TEAM : KEEP DOMINATING THE PODIUM

181

Gazpoll Racing Team berhasil mengumpulkan 7 piala atau podium di seri ke-2 gelaran balap touring nasional ISSOM atau Indonesian Sentul Series Of Motorsport yang diadakan pada tanggal 27-29 April 2018 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Gazpoll Racing Team pada seri ke-2 ISSOM ini turun dengan 2 pembalapnya saja, yaitu Ferry Yanto Hongkiriwang sendiri dengan Evo III nya bersama Luckas Dwinanda dengan Honda Super Brio nya.

Dimana ke-2 pembalap ini akan bertarung di 1 race yang berbeda, dan 1 race yang sama, yaitu Japan Super Touring Car Championship, dan Super Car Championship. Di Super Car Championship Ferry akan bertarung di kelas SCC B2, sementara Luckas berada di kelas SCC B1

Namun pada race day kali ini, Luckas akan turun duluan di balap Japan Super Touring Car Championship yang merupakan race ke-2 pada Indonesian Sentul Series Of Motorsport seri ke-2 ini.

Dimana pada musim balap tahun lalu, langkahnya terhenti akibat insiden tabrakan yang membuat Super Brio nya rusak parah dan memaksannya untuk tidak bisa mengikuti sisa race, serta perburuan gelar juara umum yang berhadiah 1 buah sepeda motor matic.

Namun di musim balap 2018 ini, dia comeback lagi dengan Super Brio nya. Dimana pada seri pertama kemaren dia berhasil finish di posisi ke-5 (overall), dan 1 di kelas JSTC 2A dengan best timenya 1:47.241. Just for your info, Luckas memulai startnya dari dalam pit karena tidak mengikuti babak QTT.

Di seri ke-2 ini, Luckas kembali lagi ke dalam lintasan dengan hasil waktu yang lebih cepat dan tajam daripada best timenya pada seri 1 kemaren

Yaitu 1:44.614 yang dicetaknya pada saat sesi kualifikasi atau QTT yang diadakan pada hari Sabtu (28/4). Dia akan memulai race atau start pad grid ke-3. Catatan waktunya lebih tajam sekitar 3 detik dari best tumenya di seri 1 (1:47)

Lap demi lap pertarungan sengit pun terjadi di barisan depan JSTC. Dimana 3 pembalap tercepat yang berbeda kelas ini jarak atau gap satu sama lainnya terlihat sangat rapat. Yaitu Avan Abdullah (EG6) di P1, Amandio (S14) di P2, dan Luckas (Brio) di P3

Namun beberapa lap kemudian, Luckas pun berhasil merebut posisi ke-2 dari tangan Amandio, dan berusaha mengejar peraih Pole position, yaitu Avan Abdullah yang memimpin di depannya.

Namun pada lap ke-5, sesuatu hal terjadi, mobil yang di piloti oleh Avan mengalami masalah hingga akhirnya memaksa dia untuk menepikan mobilnya. Hingga membuat dia berhasil di lewati oleh Luckas dan Amandio yang berhasil merebut P1 dari dirinya.

Luckas pun berhasil menyelesaikan race selama 9 lap tersebut dengan finish pertama dan mencetak best time 1:45.001

Luckas pun merayakan kemenangannya dengan timnya dan juga teman seperjuangannya di lintasan 402 meter atau drag race bersama timnya Engine+, yaitu Pedang. Yang tampaknya masih kebal atau mempan terkena kompor mbledugnya Luckas untuk ikut mengaspal di ISSOM bersamanya.

Di JSTC 2A (1600 Turbo). Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team berhasil merebut podium 1 dengan best timenya 1:45.001. Dan pembalap senior dari team Sigma Speed, yaitu Chandra Alim berada di podium ke-2 dengan best timenya 1:53.669. Piala pun diserahkan oleh Ahmed Zaki Iskandar selaku pembalap dari team Landy Land yang juga merupakan seorang Bupati Tangerang

Di kelas JSTC 3 atau Free For All, Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team berada di podium 1. Di ikuti oleh Amandio dari ABM Racing Team di podium ke-2 dengan best timenya . Dan akhirnya M. Herdy dari Bank BJB B16 AP Speed di podium ke-3.

Dan akhirnya di open class atau overall, Luckas Dwinanda  dari Gazpoll Racing Team berhasil menjadi pembalap tercepat dan terdepan dari 21 pembalap yang bertarung di JSTC. Di ikuti oleh Amandio dari ABM Racing Team di posisi ke-2. Dan Ricky Karyanata Dianto dari R Speed Racing Team di posisi ke-3

Waktunya beralih ke race STC 2 (1600 – Retro) & Super Car Championship. Dimana Ferry Yanto Hongkiriwang akan turun di Super Car Championship dengan Mitsubishi Lancer Evolution III nya menemani Luckas Dwinanda yang juga turun di race ini.

Ada pemandangan yang unik di dalam cockpit Evo III milik Ferry, yaitu sebuah kipas angin  yang dipasangkan mengarah tepat ke Ferry. Kipas angin ini berfungsi untuk mengalirkan udara ke Ferry supaya dia tidak terlalu kepanasan akibat suhu di luar track yang sangat panas. Langkah ini diambil akibat pada seri 1 yang lalu, selesai race STC 2 Ferry pun mendapatkan perawatan di pit ABM Racing Team akibat suhu udara yang sangat extrem sewaktu race.

Tapi pada seri ke-2 ini, sepertinya suhu di dalam cockpit ayah dari Seraphine ini akan tersana lebih sejuk daripada seri 1 besok. Yang berarti akan lebih nyaman dan membuat performance fisik dan mentalnya lebih baik ketika sedang balapan.

Pada STC 2 pengusaha asal kota Luwuk Sulawesi Tengah ini akan memulai start dari grid ke-9

Namun di kelas Super Car Championship, dia berada di grid ke-4

Dimana grid ke-9 ini didapatkannya pada waktu sesi QTT atau kualifikasi pada hari Sabtunya (28/4), yang mana Ferry berhasil membukukan waktu 1:52.395 dengan Evo III nya

Sementara rekan satu teamnya, yaitu Luckas Dwinanda yang pada JSTC tadi berhasil menjadi yang tercepat dan finish 1 di Japan Super Touring Championship. Kini berhasil merebut P1 atau Pole Position pada race STC 2 ataupun Super Car Championship

Luckas pun berhasil mencetak best time 1:45.397 dengan average speed 135.4 km/h  pada sesi QTT yang membawanya pada grid 1 atau Pole Position di race day

Waktunya tuner Engine+ ini untuk berburu podium 1 lagi di STC 2 atau Super Car Championship

Race pun dimulai, Ferry yang berada di grid ke-9 pun langsung melesat maju ke depan mencoba melewati beberapa pembalap STC 1600 yang berada di depannya atau ditengah antara dirinya dan peserta Super Car Championship lainnya.

Tak disangka salah satu peserta Super Car Championship yang berada di belakang Ferry yaitu pembalap senior Chandra Alim dengan Suzuki Swift Turbo nya menyerang Ferry dari sisi luar ketika masuk kedalam tikungan S besar

Ferry yang berada di sisi luar  tikungan tidak bisa mempertahankan posisinya dari serangan Chandra Alim yang berhasil melewatinya dari sisi dalam.

Namun beberapa lap kemudian dia berhasil mengejar kembali Chandra Alim dan melewati pembalap senior dari Sigma Speed tersebut.

Vice President Gazpoll Racing Team ini akhirnya berhasil menyelesaikan race Super Car Championshipnya sebanyak 9 lap (35,685 km) di posisi ke-7 (overall). Namun di Super Car Championship, dia finish di posisi ke-3. Sementara di kelasnya yaitu SCC B2, Ferry finish di posisi 1 dengan best timenya 1:56.393

Sementara Luckas Dwinanda yang berjalan memegang P1 atau Pole Position, dari lap pertama sudah berlenggang kangkung berjalan sendirian di posisi terdepan

Bahkan dia berhasil membuat gap atau jarak dari rombongan ke-2 atau posisi ke-2 yang diduduki oleh Rio R. Bramantio mencapai hampir ½ menit atau 27.403

Saking kencangnya dan sepi nya traffic di depannya, Luckas benar-benar memacu Super Brio bermesin full tuned L15A Turbo nya yang bertenaga sekitar 300 hp sampai hampir out ketika keluar dari tikungan S besar. Luckas pun berhasil mempertahan kan posisinya selama 9 lap, dan finish 1 (overall dan SCC), dan juga di kelasnya SCC B1 dengan best timenya 1:45.768

Ada hal yang lagi tren atau ngehits podium Sentul saat ini, atau pembalap jaman now. Banyak pembalap yang berhasil naik ke atas podium juga turut membawa buah hati mereka untuk ikut merasakan euforia kemenangan ayahnya di atas podium kemenangan. Ferry pun membawa buah hatinya bernama Seraphine ke atas podium ke-2 Super Car Championship (open class).

Dimana yang menerima piala dan mengangkat piala kemenangan adalah Seraphine sendiri. Sementara di podium 1 SCC (Open Class) berhasil direbut oleh rekan satu teamnya, yaitu Luckas Dwinanda. Dan podium ke-3 nya adalah Rio R. Bramantio.

Sementara di kelas SCC B1, lagi-lagi Luckas berhasil merebut podium 1. Dimana podium ke-2nya di raih oleh Rio. R Bramantio

Dan di kelas SCC B2, Ferry Yanto berhasil merebut podium 1 dari tangan Denny Pribadi yang berada di podium ke-2

Tak ada yang lebih menyenangkan di dunia ini disaat kita berhasil meraih kesukses-an dan kita bisa berbagi perasaan bahagia tersebut dengan orang yang sangat kita sayangi atau cintai. Dalam hal ini yaitu putri tercintanya, Seraphine.

Mungkin  nanti jika di Sekolah ketika ada tugas mengarang atau menggambar mengenai ayahnya, maka dia akan menggambar atau mengarang mengenai saat dirinya bersama ayahnya berada di atas podium kemenangan, dan menerima piala kemenangan. Judulnya mungkin, My Daddy is a racer.

Gazpoll Racing Team akan kembali lagi di seri 3 ISSOM. Later…

GAZPOLL RACING TEAM : FIGHT BACK TO SCHOOL!

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!