JSTC : WILD WILD RACE !

Emanuel Amandio berhasil menjadi yang tercepat dan merebut posisi 1 dari tangan Luckas Dwinanda pada race Japan Super  Touring Championship, Minggu, 15 Juli 2018 di Sentul International Circuit, Bogor. Pembalap ABM Motorsport yang start dari grid ke-3 (1:45.265) dengan Nissan Silvia S14 ini, berhasil mendahului Avan Abdullah (Tiegan BKRT Wisesa EG6) yang berada di posisi ke-2 (1:44.922), dan akhirnya merebut P1 dari tangan Luckas Dwinandan Gazzpol Racing Team – Honda Brio (1:43.594) setelah melalui pertarungan sengit dari awal hingga akhir lap

Minggu pagi (15/7), beberapa team balap yang bertarung  di JSTC pun mulai mempersiapkan mobil Andalan mereka sebelum para pembalapnya masuk ke dalam lintasan tepat jam 09:00 pagi. Seperti di team Bank BJB B16 AP Speed yang merupakan team terbanyak di JSTC yang menurunkan pembalapnya, yaitu sebanyak 5 pembalap.

Salah satunya adalah Rian Risky yang kembali lagi kedalam dunia persilatan JSTC setelah absen selama 1 seri kemaren. Rian pun kembali dengan menggunakan helm Stilo lamanya yang sudah diberikan personal livery berkelir biru muda metalik.

JSTC pada seri ke-3 ini juga kehadiran pembalap baru atau new kids on the block, yaitu Reza Christy Saputra  dengan Toyota Corolla AE92 bermesin 3SGTE. “ Saya tertarik untuk ikut JSTC karena melihat kayanya balalapannya seru. Apalagi saya punya mobil bahannya cuma Corolla. Jadi saya maksimalkan saja mobil saya dengan swap 3SGTE. Apalgi persiapan saya Cuma beberapa minggu saja” terang Reza ketika ditanayakan alasannya ikut balap JSTC.

Reza akan ikut bertarung di kelas JSTC 2B dengan Corolla bermesin 3SGTE yang mampu memuntahkan tenaga sekitar hampir 200 hpan dengan sistem penggerak depan.

Welly Sutanto yang absen selama 2 seri kemaren, akhirnya comeback lagi dengan DC2 Type R yang berlivery baru dengan paduan corak camouflage dengan warna vokal pointnya kuning. Welly juga mengupgrade beberapa sistem aero terbaru pada DC2nya. Salah satunya adalah front fender vents, yang berwungsi untuk meningkatkan grip ban depan dengan memanfaatkan udara yang masuk atau terperangkap pada fender.

Dan setelah sekitar hampir tiga bulan mereka berpuasa menahan nafsu adrenaline mereka, akhirnya seri ke-3 ini dipergunakan untuk moment  silahturahmi dan halal bihalal setelah lebaran sebelum mereka saling mengasapi satu sama lainnya di dalam track.  Avan, Umar, dan Apip pun tampak meniikmati moment kembalinya mereka lagi kedalam race JSTC setelah libur puasa dan lebaran.

Tak lupa juga sebelum para pembalap masuk ke dalam mobil mereka masing-masing, tepatnya area waiting zone pit 0. Ferry Yanto Hongkiriwang selaku promotor JSTC memperkenalkan Reza yang merupakan pendatang baru di JSTC kepada para pembalap lama JSTC.

“Seri ke-3 ini cukup spesial karena setelah sekitar 3 bulan break puasa dan lebaran, JSTC bisa di gelar kembali sekaligus ajang silahturahmi bagi sesama pembalap. Dan spesialnya lagi, walaupun kita libur selama 3 bulanan, tapi kualitas atau best time para pembalap naik cukup banyak. Itu menandakan bahwa JSTC semakin kompetitif dari seri ke seri. Saya juga cukup senang dan menyambut hangat hadirnya pembalap baru di JSTC yaitu Reza Christy Saputra dengan Toyota Corolla AE92 bermesin Toyota 3SGTE yang akan turun di kelas JSTC 2B.

Semoga saja ke depannya makin banyak lagi para pembalap baru yang ikut meramaikan JSTC. Dan kita sangat welcome untuk siapa saja untuk bergabung di race ini” terang Ferry Yanto Hongkiriwang selaku promotor JSTC dari Gazzpol Racing Team. Namun ada sesuatu yang dikwatirkan oleh Ferry dan juga termasuk saya, bahwa sekarang di JSTC waktunya sudah ngeri-ngeri alias sudah masuk ke area 1:47an untuk yang 1600cc dan 1:46 an untuk yang 2.000 cc (bahkan sudah mencapai area 1:43 yang sama saja dengan waktu Ferrari F430 challenge atau BMW M3 di ETCC). Jika dulu standartnya orang bisa naik podium Anda cukup bermain di range waktu 1:48-1:50 bertengger dibarisan depan dan tengah. maka waktu segitu sekarang Anda bisa terlempar di barisan belakang JSTC. Oleh karena itu Ferry selaku promotor berencana akan membuka kelas baru ataupun race baru untuk menampung para pembalap dengan oem engine supaya semua orang bisa race.

Ferry juga tampak sumringah pada race kali itu, karena pembalapnya dan mobil miliknya yaitu Honda “Super” Brio L15A Turbo yang dipiloti oleh Luckas Dwinanda Gazpoll Racing Team berhasil merebut P1 dengan menyentuh angka 1:43.594 yang mana berhasil mencetak rekor waktu terbaru JSTC dan menggusur Avan Abdullah pada pemegang rekor tersebut (1:43.959). Itu sama saja dengan memberikan license to kill kepada Luckas dengan Brio 1.5 lt nya untuk ikut bertarung di balap European Touring Car Championship yang disi oleh mobil BMW bermesin M3 3.0 lt an yang mempunyai time 1:42-1:45). Saya sempat bilang ke Luckas dan Ferry, jika Brio nya masuk/tembus ke holy land 1:40 , maka saya akan membaptis namanya Brio nya dari Super Brio ke Holy Brio. Dan dia harus menaktir seluruh pembalap JSTC.

Comments

comments!