JSTC : LUCKAS DWINANDA TAKES THE LEAD IN ROUND SIX

Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team berhasil merebut finish terdepan pada Japan Super Touring Championship seri ke-6 Indonesian Sentul Series Of Motorsport atau ISSOM pada tanggal 2-4 November 2018 yang. Dimana  posisi ke-2 direbut oleh Amandio dari ABM Motorsport yang start dari belakang , dan Avan Abdullah dari Tiegan BKRT Wisesa di posisi ke-3

Japan Super Touring Championship pun sudah memasuki seri ke-6 dari 7 seri yang dipertandingkan pada musim balap ISSOM 2018 ini. Dimana beberapa pembalap sudah berhasil mengunci gelar juara umum di masing-masing kelas, namun ada pula yang masih harus berjuang hingga tetes darah penghabisan pada seri terakhir atau ke-7 di BSD Grandprix (street circuit)

” Seri ke-6 ini menjadi seri terakhir race JSTC di Sentul, sebelum akhirnya menutup musim balap 2018 dengan seri 7 di BSD Grandprix yang merupakan sirkuit jalan raya di kawasan BSD City, Tangerang Selatan. Dimana pada seri ke-7 besok, JSTC akan trial atau uji coba kelas baru yang akan dibuka pada musim balap 2019 nanti, yaitu 1.600cc dan 2.000 cc. yang memakai mesin bawaan atau asli mobil, boleh di modif, namun tidak boleh di engine swap. Seri ke-6 ini juga menjadi race penentuan bagi beberapa pembalap untuk mengunci gelar juara umum JSTC 2018 di 5 kelas yang dipertandingkan. Karena ada Honda Brio yang akan menjadi hadiah utama bagi sang juara umum. Bagi yang belum jadi juara umum, BSD Grandprix akan menjadi pertempuran terakhir mereka. Top JSTC ” terang Ferry Yanto Hongkiriwang Vice Chairman Gazpoll Racing Team selaku promotor JSTC.

Susunan grid atau starting line pada seri ke-6 ini pun cukup unik, karena dari P1 hingga kebelakang di duduki oleh para Honda Boys. Yaitu P1 Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team, P2 Avan Abdullah dari Tiegan BKRT Wisesa, P3 M. Herdy dari Bank BJB B16 AP Speed, P4 Imim Barata dari Sigma Speed, dan P5 Sendi Setiawan dari ABM Motorsport. Lalu kemana si Amandio yang biasa tidak jauh-jauh dari posisi 3 besar? Ternyata dia start dari belakang karena tidak mengalami masalah pada saat QTT.

The Legend is back. Ada pemandangan unik  di Japan Super Touring Championship, yaitu hadirnya mobil yang sangat legend di dunia persilatan motorsport ataupun manga di dunia, yaitu sebuah Toyota Corolla AE86 Levin atau Hachiroku. Adalah si Apip Ginanjar yang memboyong AE86 ke JSTC karena EG6 nya masih bermasalah pada mesinnya. Menjadi mobil yang paling tua (batas minimal 1986), tak membuat kolektor sport car ini gentar menghadapai pembalap lain yang menggunakan mobil injection atau turbo. Walaupun harus ngos-ngosan mengejar dengan speck 1.6 Lt 4AGE 16 valve 4 barrel nya, Apip hanya mampu finish di posisi ke-12 (overall) dengan best timenya 2:02.465. Namun Apip mampu merebut podium ke-3 di kelas JSTC 1A dan podium ke-2 di kelas JSTC 3.

Karena Amandio start dari barisan paling belakang, maka pertarungan untuk memperebutkan P1 terjadi antara Avan Abdullah Dari Tiegan BKRT Wisesa dengan EG6 nya yang berusaha merebut P1 dari tangan Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team dengan Super Brionya. Avan pun terlihat hanya mampu mendekati Luckas di lap-lap awalnya saja, setelah itu Avan pun menghilang dari pandangan kaca spion Luckas.

Sementara Amandio yang start dari barisan paling belakang pun menggila dari awal start hingga akhir race. Drifter atau racer  yang mempunyai karakter fighter ini pun go all out menyalip atau mengajak dog fight para pembalap di depannya yang menghalangi jalannya. Bahkan beberapa kali Amandio menggunakan drifting mode pada S14 sewaktu dog fight, dan berhasil mendahului pembalap lainya. Pembalap ABM Motorsport ini pun berhasil finish di posisi ke-2 (overall), dengan best timenya 1:44.004. Sementara M. Herdy yang start dari grid ke-3, terpaksa posisinya melorot di posisi ke-8 akibat terlibat insiden bersenggolan dengan Sendi Setiawan pada lap-lap terakhir. Herdy pun akhirnya terpental dari podium 3 besar JSTC 1B dengan best timenya 1:46.128

Dan akhirnya Luckas Dwinanda berhasi mempertahankan P1 nya dari awal race hingga akhir race (9 lap) dari serangan Avan Abdullah dan Amandio yang memginginkan posisi 1 dari tangannya. Pembalap dari Gazpoll Racing Team ini berhasil finish 1 di kelas JSTC 2A dan kelas overall dengan best timenya 1:42.944

Comments

comments!