GAZPOLL RACING TEAM : ONE LAST RIDE FOR THE HOLY BRIO

Gazpoll Racing Team berhasil memboyong 3 gelar juara umum di balap touring Indonesia Touring Car Championship rd.7 yang bertitel BSD City Grand Prix, yang mana last race yang diadakan  pada tanggal 1-2 Desember 2018 yang lalu ini di sirkuit non permanan atau jalan raya BSD City. BSD City Grandprix juga menjadi one last ride alias last race bagi si Super/Holy Brio, sebelum akhirnya pulang ke rumahnya Ferry Yanto Hongkiriwang sang owner, setelah membolang selama 3 tahunan bersama Luckas Dwinanda di Engine+ workshop.

Jika pada seri-seri sebelumnya timnya yang identk dengan livery kuning dan biru menurunkan sebanyak 4 mobil, maka pada race kali ini Gazpoll hanya menurunkan 3 mobil dengan 4 pembalapnya. Yaitu Mercedes Benz, Honda Brio, dan BMW E36. Dimana ke-4 pembalapnya adalah Tomi Hadi, Ferry Yanto Hongkiriwang, Luckas Dwinanda, dan M. Fadli. Sementara Mitsubishi Evolution III yang biasanya menjadi toy machinenya Ferry di race Super Car Championship, kali ini di kandangankan dulu karena pengusaha asal kota Luwuk, Sulawesi Tengah ini akan mencicipi Super/Holy Brio miliknya yang setelah 2 tahun di cicipi oleh Luckas.

“ Saya sangat senang sekali pada akhir musim balap 2018 ini saya bisa naik mobil saya si Holy Brio, yang terakhir saya piloti sewaktu ikut balapan one make race Honda Brio Speed Challenge pada tahun 2015 an. Akan menjadi pengalaman yang manarik sekaligus menegangkan pada saat nanti saya balapan di BSD City Grandprix pada kelas Super Car Championship. Karena ini adalah pertama kalinya saya balapan dengan Holy Brio, di sirkuit jalan raya pula. Mengingat sebelumnya, Luckas, sang pilot Holy Brio sebelumnya berhasil mencetak best time 1:42 di Sentul” terang Ferry Yanto Hongkiriwang sang owner Holy Brio yang juga merupakan Vice Chairman Gazpoll Racing Team dan Promotor JSTC (Japan Super Touring Championship) yang akan melakoni one last ride with his Holy Brio.

Tapi sebelum Ferry bisa mencicipi mobilnya ini di Super Car Championship, terlebih dahulu sang builder atau tuner sekaligus pembapalnya, yaitu Luckas Dwinanda akan melakukan victory race pada Japan Super Touring Champuinship bersama si Super atau Holy Brio ini.

Dimana pada akhir musim balap 2018 atau BSD City Grandprix, Luckas berhasil bertengger di posisi 1 pengumpulan point terbanyak pada kelas JSTC 2A. Dimana di seri pamungkas ISSOM ini dia akan memboyong 1 unit Honda Brio sebagai hadiah utama juara umum JSTC 2A, mendampingi 2 pembalap JSTC lainnya. Di JSTC BSD City Grandprix ini Luckas  yang biasanya gridnya ga jauh-jauh dari P1 dan P2, kali ini harus duduk manis di grid ke-4 dengan timenya 1:43.419.

3 pembalap pertama yang berhasil masuk ke chicane ini adalah Amandio di posisi pertama, lalu di ikuti oleh Rio R. Bramantio, dan Luckas Dwinanda di posisi ke-3. Dimana Luckas berhasil melewati Umar Abdullah yang start di posisi ke-3.

Rio R. Bramantio pun berhasil di lewati oleh Luckas, yang akhirnya membawanya ke posisi ke-2 overall. Dimana PR atau Pekerjaan Rumah selanjutnya adalah menguber Amandio yang  berada di depannya atau P1.

Namun sayangnya, Amandio beserta Nissan S14 nya seperti pucuk merindukan rembulan, alias tak terkejar. Selama 9 lap atau 27 km Luckas pun gagal melewati atau pun mendekati pembalap ABM Motorsport tersebut. Pembalap Gazpoll Racing Team ini pun harus puas finish di posisi ke-2 overall dengan best timenya 1:40.850.

Sepertinya inilah terakhir kalinya dia bertarung, kejar-kejaran ala tom & jery, dan melihat tail lightsnya S14 Amandio

Namun di kelas JTSC 2A Luckas Dwinanda dari Gazpoll Racing Team yang berhasil merebut podium 1 yang juga berhasil keluar sebagai juara umum JSTC 2A 2018

Termasuk juga di kelas overall, Luckas Dwiananda dari Gazpoll Racing Team berhasil merebut podium ke-2

Di podium kemenangan juara umum JSTC 2018, Luckas Dwinanda menjadi orang ke-3 atau terkahir yang berhasil memboyong 1 unit Honda Brio sebagai hadiah utama juara umum JSTC 2A 2018

Dengan demikian berakhir pulalah race JSTC untuk musim balap 2018 ini dengan ke-5 juara umum di masing-masing kelas yang berhasil memboyong Honda Brio dan uang tunai senilai 75 juta rupiah. Dimana Luckas berhasil keluar sebagai juara umum JSTC 2A 2018 dan menjadi 1 dari 3 pembalap yang berhasil memboyong Honda Brio ke rumahnya.

Comments

comments!