GAZPOLL RACING TEAM : ONE LAST RIDE FOR THE HOLY BRIO

Waktunya untuk Ferry Yanto Hongkiriwang suit on, dimana dia bersiap-siap untuk bertarung di STC 2 ( 1600- Retro) & SCC, terutama di Super Car Championship.

Dimana dia akan mencicipi dan mempiloti si Super/Holy Brio miliknya untuk yang pertama dan terakhir kalinya, setelah 2 tahun Brio 1.7 Lt Turbo ini membolang dipiloti oleh Luckas Dwinanda di JSTC dan SCC. Yang mana si Super Brio ini berhasil mengantarkan Luckas merebut gelar juara umum JSTC 2A 2018, dan juga mencetak best time 1:42, yang mana menjadi mobil tercepat di Sentul di tahun 2018 yang lalu atau Fastest Of The Year 2018 mengalahkan pesaingnya BMW bermesin M3 di European Touring Car Championship. Ini akan menjadi moment yang sangat special bagi Ferry sebelum memboyong mobilya kembali pulang ke garasi rumahnya setelah hampir sekitar 3 tahun tidak pulang.

Tak ada yang berubah dari Si Super/Holy Brio ini ketika di gunakan oleh Luckas. Hanya  racing seatnya saja yang diganti supaya sang owner, Ferry Yanto bisa nyaman menggeber mobil miliknya ini selama 10 lap di sirkuit sepanjang 3 km ini.

“ I’m ready to go for the last ride”

Promotor JSTC ini akan memulai start dari grid ke-8 (overall),

Sementara di Super Car Championship kelas  B1, pembalap asal kota Luwuk ini bertengger di posisi ke-4 dengan best timenya 1:54.75 yang diraihnya pada sesi Kualifikasi atau QTT pada hari Sabtu sebelumnya (1/12).

Begitu lampu start dipadamkan, Ferry pun langsung melesat maju ke depan melewati garis start dimana dia bersaing dengan Gerry Nasution yang  bertarung di kelas SCC B3

Ferry pun terlihat  sangat menikmati dan enjoy ketika menggeber si 300 hp Holy Brio di sirkuit non permanen atau jalan raya sepanjang 3 km ini. Meskipun ini adalah kali ke-3 nya dia memacu Holy Brio setelah sesi official practice day dan QTT pada hari Sabtu nya (1/12)

Ferry pun sudah mulai menyatu dengan Brio miliknya ini yang pernah dia gunakan untuk bertarung di balapan one make race Honda Brio Speed Challenge dan ITCC (kejurnas) ditahun 2015 yang lalu, dimana si Brio masih benar-benar holy alias suci alias perawan kota ting-ting.

Lap demi lap pun dia jalani, yang mana race Super Car Championship ini berlangsung selama 10 lap atau sepanjang 30 km ini. Pengusaha kuliner BBQ Korea ini berhasil melompat 2 posisi dari grid ke-8 ke posisi ke-6 overall.

Yang akhirnya membuat Ferry berhasil membawa mobil brionya ini finish di posisi ke-6 overall dengan best timenya 1:49.988. Sementara di Super Car Championship, Ferry finish di posisi ke-4 yang membuatnya terpental dari podium 3 besar.

Comments

comments!