B16 AP SPEED : EIGHT TROPHIES IN KICK OFF 2019 ISSOM SEASON

B16 AP Speed berhasil membuka musim balap  Indonesian Sentul Series Of Motorsport 2019 dengan hasil yang sempurna. Dimana ke-3 pembalapnya, yaitu Rio R. Bramantio, Rian Risky, dan Yoppi Nitya semuanya berhasil naik ke atas podium rata-rata 2 kali. Kecuali Rio R. Bramantio yang berhasil naik ke atas podium sebanyak 3 kali, yang semua podium pertama. Jadi total team yang bermarkas di Jakarta Timur ini merebut sebanyak 8 piala di seri prdana dari gelaran balap touring ISSOM 2019, yang di adakan pada tanggal 6-7 April yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Biasanya pit AP Speed terlihat ramai akan para pembalapnya, well beberapa pembalap yang di musim balap 2018 yang lalu seperti M. Herdy (Cianjur), Iwan Sidharta (Surabaya), dan Alfin Mulia Rahman (Jakarta) absen pada musim balap ini . DImana  pada musim balap 2019 ini AP Speed hanya menurunkan sebanyak 3 pembalap dengan 5 mobil balapnya.

Pembalap lama yang tersisa hanya 2 orang kakak beradik dari kota Surabaya, yaitu Rio R. Bramantio dan Rian Risky. Arek Suroboyo ini pun kembali ke lintasan dengan beberapa sponsor lama dan baru, seperti Ahmad Sahroni Center yang menjadi sponsor utama mereka di musim balap 2019 ini. Lalu ada GAS Motorcycles (Triumph), Timur Bahari, Motul, DeatschWerks, Nitro Autoparts, Rumah Keikira, dan Keikira.

Sementara M. Herdy yang pada musim balap JSTC 2018 yang lalu keluar sebagai juara umum JSTC 1B dan menggondol hadiah utama 1 unit Honda Brio? Well dia tampaknya pada seri ini  tidak memakai race suit lagi. Awal tahun ini dia bertugas sebagai sensei atau guru saja yang mengawasi para pembalap AP Speed yang bertarung di lintasan sepanjang 4,12 km ini. Termasuk sang pendatang bary Yoppi yang masih dalam pengawasannnya.

Namun AP Speed pun mendapatkan amunisi baru, yaitu seorang pembalap baru veteran balap speed offroad, yaitu Yoppi Nitya (ke-4 dari kiri).Dimana Yoppi akan mengisi lini kosong AP Speed dengan Honda Civic Ferio bermesin 190 whp B20 di kelas 1B JSTC (1800cc), dan STC 2100 yang ditinggalkan oleh M. Herdy

Hasilnya? Walaupun baru kenalan atau sempat latihan pada hari Jum’at dengan dibawah pengawasan pembalap utama M. Herdy. Yoppi pun berhasil start dari grid ke-11 di JSTC dengan best timenya 1:51.718 yang diraihnya pada saat QTT. Dimana pada racenya dia berhasil finish di posisi ke-5 overall, atau ke-4 di kelasnya (1B) dengan best timenya 1:49.964. Gagal merebut di kelas 1B, dia pun berhasil naik ke atas  podium ke-2 di kelas 3. Sementara di race Super Touring Champion Race 2 atau STCR 2, Yoppi harus puas finish di posisi ke-11 overall. Namun dia berhasil naik ke atas podium ke-3 di kelas STCR 2100 dengan best timenya 1:48.976

Sementara Rian Risky yang absen hampir selama 7 bulan atau 1 tahun lamanya dari balap touring. Dengan sangat mengejutkan berhasil start dari grid ke-5 (overall), atau ke-2 di kelasnya JSTC 1A. Dimana pada hari Sabtu atau QTT dia berhasil mencetak best time 1:49.079. Dimana sesi QTT tersebut juga menjadi tempar latihan pertama kalinya setelah absen selama 7 bulan atau hampir 1 tahun dari balap touring. Di race day, arek Suroboyo ini berhasil naik 1 peringkat ke posisi ke-4 atau finish ke-4 overall dengan best timenya  1:49.796. Pembalap yang di sponsori oleh Ahmad Sahroni Center, GAS Motorcycles, Triumph, Timur Bahari, Rumah Keikira, Keikira, Motul, DeatschWerks, dan Nitro Autoparts ini berhasil merebut podium 1 di kelas JSTC 1A. Sementara di race Super Touring Championship Car 2, Rian berhasil finish di posisi ke-4 overall. Namun Rian kembali berhasil merebut podium pertama di kelas STCR 2 1600 dengan best timenya 1:49.637

Nasib kurang beruntung menimpa Rio R. Bramantio di awal musim balap 2019 ini. Arek Suroboyo yang masih berjuang pasca operasi kaki kirinya ini terpaksa finish di posisi ke-19 overall dengan best timenya 1:46.579. Padahal seyogyanya dia bisa menyodok maju kedepan, karena dia memulai race dari grid ke-3 (1:47.759). Namun sialnya di awal race, penyakit mobilnya kumat, yaitu overheat karena mesin turbo. Rio pun akhirnya melorot ke barisan belakang hingga bendera finish dikibarkan. Namun dia tetap berhasil naik ke atas podium 1 di kelas JSTC 2B. Sementara di race Super Touring Championship Race 1, pembalap yang disponsori oleh Ahmad Sahroni Center, GAS Motorcycles, Triumph, Timur Bahari, Rumah Keikira, Keikira, Motul, DeatschWerks, dan Nitro Autoparts ini harus puas finish finish di posisi ke-5 overall atau pertama di kelasnya. Rio pun berhasil merebut podium 1 dengan best timenya 1:46.381

Dari pertarungannya melawan para monster BMW M3 dan Porsche di STCR 1, Rio pun beralih ke dalam pertarungan one make race Honda Brio Speed Challenge. Dimana bermodal sebagai juara umum ke-3 HBSC promotion class pada tahun lalu (2018). Dia pun finish ke-2 di promotion class dengan best timenya 2:03.267, sekaligus berhasil naik ke atas podium ke-2 yang merupakan podium tertingginya dari tahun 2018 mengikuti HBSC.

Namun dewi fortuna pun pada seri kali itu hinggap di arek Suroboyo ini. Rio yang seyogyanya podium ke-2, ternyata naik 1 peringkat ke posisi 1 karena kemenangan podium 1 nya Amato di protes oleh Mirzha yang out dari lintasan akibat dog fight dengan Amato dalam memperebutkan podium 1. ” Alhamdullilah, akhirnya podium 1 di HBSC. Ga nyangka banget. padahal dapat podium ke-2 udah seneng banget. Eh ternyata malah dapat piala 1 pas nungguin piala podium ke-2. Pecah telor deh. hehehe. Podium 1 di HBSC melengkapi 2 podium pertama saya di JSTC dan STCR 2. ” kesan pembalap yang di sponsori oleh Ahmad Sahroni Center, GAS Motorcycles, Triumph, Timur Bahari, Rumah Keikira, Keikira, Motul, DeatschWerks, dan Nitro Autoparts ini

” Alhamdullilah rasanya senang sekali bisa kembali ke lintasan setelah absen selama 7 bulanan dan tanpa latihan sama sekali, baru latihan pas QTT. Walaupun latihan di campur dengan babak QTT alhamdullilah saya menikmati jalanannya QTT, dan mendapatkan bonus di race day, yaitu podium 1 di JSTC 1A (1600), podium 1 di STC 1600, dan Best Team Manager/ Terima kasih kepada Allah SWT, beloved wife, Rio Bramantio, Mentor M. Herdy, Daddy Pak Apre  beserta mas Oyod dan crew AP Speed, Angoi sang manager, crew paskat, team, dan tentu saja para sponsor yang sudah mendukung saya di seri 1 ini” terang Rian Risky

Di Indonesia Retro Race Championship, Rio yang seharusnya start dari grid ke-4 dan berlangsung pada sore hari, terpaksa di batalkan menyusul cuaca yang tidak bersahabat atau hujan yang turun cukup derasnya hingga membuat race ETCC 3000 dibatalkan. Pembatalan race ETCC 3000 berimbas pada Indonesia Retro Race Championship dan Oldskool Race yang menjadi 2 race terakhir yang juga ikut dibatalkan akibat hujan deras. Solusi dari race director nya adalah race seri pertama Indonesia Retro Race Championship akan digelar pada hari Sabtu atau setelah QTT berakhir di Seri ke-2 nanti.

Yang pada akhirnya membuat Rio menunda 1 podium lagi yang mungkin saja di rebutnya bersama Honda Civic Wonder di Indonesia Retro Race. Namun dengan dibatalkannya Indonesia Retro Race, berakhir pula agenda balap ISSOM seri 1 di tahun 2019. Dimana team ini berhasil memboyong sebanyak 6 piala dari 3 pembalapnya. Dimana Rio R. Bramantio berhasil menyumbangkan sebanyak 3 piala, di ikuti oleh Rian Risky sebanyak 2 piala, dan akhirnya Yoppi Nitya dengan 2 piala. Sementara itu B16 AP Speed juga berhasil merebut piala best team manager. “Alhamdullilah hasil race pertama kemaren luar biasa ke-3 pembalap kita. berkat kerja keras seluruh team dan perjuangan ketiga pembalap kita , akhirnya menjadi yang terbaik di beberapa kelas, termasuk Brio mas Rio yang bisa podium 1. Untuk Yoppi, kami salut dengan beliau. karena baru Jum’at sore mengenal mobil, latihan sebentar, qtt dan langsung balap. Semua sesuai intruksi sang pelatih yaitu M. Herdy yang akhirnya membawa Yoppi ke atas podium. Tak lupa juga Rian Risky, yang pada seri pertama ini performancenya tidak kendor walaupun sekitar 7 bulanan tidak latihan, tapi tetap bisa naik podium. Podium pertama lagi di 2 kelas yang berbeda.” Kesan Daddy atau Pak Apre tuner dari AP Speed akan hasil race ke-3 pembalapnya kemaren.

Stay tune di Perfourm untuk full artikel dari B16 AP Speed di seri perdaa ISSOM 2019. Later

BANK BJB B16 AP SPEED : VICTORY AT THE SEASON CLOSING BSDCITY GRANDPRIX 2018

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com *Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!