B16 AP SPEED : BACK ON THE PODIUM AGAIN

B16 AP Speed berhasil membuka musim balap  Indonesian Sentul Series Of Motorsport 2019 dengan hasil yang sempurna. Dimana ke-3 pembalapnya, yaitu Rio R. Bramantio, Rian Risky, dan Yoppi Nitya semuanya berhasil naik ke atas podium rata-rata 2 kali. Kecuali Rio R. Bramantio yang berhasil naik ke atas podium sebanyak 3 kali, yang semua podium pertama. Jadi total team yang bermarkas di Jakarta Timur ini merebut sebanyak 8 piala di seri perdana dari gelaran balap touring ISSOM 2019, yang di adakan pada tanggal 6-7 April yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Di musim balap 2019 ini team yang bermarkas di daerah Jakarta Timur ini menurunkan 1 war machine nya yang merupakan ex mobil drag race milik Ewin Windran yang sudah dibeli oleh Yoppi Nitya yang kemudian d sulap oleh Daddy atau Pak Apre menjadi touring car.

Untuk urusan dapur pacunya mesin Daddy atau pak Apre yang merupakan tuner AP Speed membenamkan mesin B20 nya yang mampu memuntahkan tenaga sekitar 190 WHP atau sekitar 304 HP. Atau lebih besar sekitar 3 WHP daripada EG6 milik M. Herdy (187 WHP). Namun sewaktu di test oleh Herdy dengan shifting di angka 8.200 rpm, pembalap asal kota Cianjur tersebut bias mendapatkan angka 1:47.2. Bobotnya pun masih diatas minimum weight yaitu 1.098 kg, yang seharusnya batas minimumnya 1.000 kg.

Sementara 4 mobil lainnya, yaitu 2 Estilo, 1 Honda Brio, dan 1 Honda Civic Wonder milik 2 kakak beradik Rio R. Bramantio dan Rian Risky masih setia mendampingi 2 pembalap asal kota Surabaya ini. Livernya nya pun masih sama dengan tahun lalu, namun beberapa sponsor lama bersanding denga sponsor baru. Seperti Ahmad Sahroni Center, Timur Bahari, DeatschWerks, Rumah Keikira, Keikira, dan Nitro AutoParts

Look who’s back. Rian Risky akhirnya bisa kembali mengaspal setelah absen hampir selama 7 bulan atau 1 tahun lamanya dari balap touring karena tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Dari 7 bulan tersebut, Rian yang berdomisil di Surabaya hanya mencoba dan latihan pada saat sesi QTT saja, hasilnya dia pun berada di grid ke-5 overall dari 21 pembalap yang mengikuti sesi QTT JSTC.” Kikuk seh ada pas lap awal, tapi pas lap 1 saya sudah dapat 1:49 yang merupakan best time saya. hahaha.QTT saya memanfaatkan untuk mendapatkan kembali “feel” dengan mobil sembari refresh lay out sirkuit” kata Rian setelah QTT day.

Dan seperti biasa ritual menyambut musim balap baru dari duo kakak beradik asal kota Surabaya ini adalah race suit baru lengkap dengan sponsor baru layaknya baju lebaran.

Pada musim balap 2019 ini Rio Rian Racing atau kakak beradik ini menggandeng beberapa sponsor baru yang mendampingi sponsor lama seperti Ahmad Sahroni Center, GAS Motorcycles, Rumah Keikira, Keikira, dan Motul. Sementara sponsor baru nya adalah Timur Bahari, DeatschWerks, dan Nitro Autoparts.

Musim balap baru, sepertinya Rio R. Bramantio juga tampak makin Super Stylish dengan menggunakan ARD Asics Race shoes nya belang black and red. Maklum saja dia mempunyai sepatu ini masing-masing 1 pasang. Tren sepatu belang sendiri saya lihat pertama kali dipopulerkan oleh pembalap wanita Alinka Hardianti dari Toyota Team Indonesia yang memakai sepatu Alpinestars belang merah dan hitam.

Sekitar 30 menit sebelum race Japan Super Touring Championship dimana ke-3 pembalap AP Speed ikut didalamnya. Daddy atau Pak Aprek selalu tuner dari AP Speed memimpin doa Bersama untuk keselamatan, kelancaran, dan kemenangan tim yang dia naungi.

Termasuk juga pembalap baru AP Speed yang merupakan  veteran balap speed offroad, yaitu Yoppi Nitya .Dimana Yoppi akan mengisi lini kosong AP Speed dengan Honda Civic Ferio bermesin 190 whp B20 di kelas 1B JSTC (1800cc), dan STC 2100 yang ditinggalkan oleh M. Herdy. Yoppi sendiri merupakan pembalap speed offroad yang saat ini bekerja di Irak. Dimana dengan dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 10-12 jam dia sampai ke Jakarta pada Jumat pagi, dan langsung mencoba pertama kali mobilnya di sirkuit yang baru pertama kalinya dia coba juga di bawah arahan pembalap utama AP Speed M. Herdy.

Biasanya pit AP Speed terlihat ramai akan para pembalapnya, well beberapa pembalap yang di musim balap 2018 yang lalu seperti M. Herdy (Cianjur), Iwan Sidharta (Surabaya), dan Alfin Mulia Rahman (Jakarta), Angling Kusumo (Jakarta), dan Iik Sudiro (Jakarta) absen pada musim balap ini . DImana  pada musim balap 2019 ini AP Speed hanya menurunkan sebanyak 3 pembalap dengan 5 mobil balapnya.

Comments

comments!