JSTC : RIO R. BRAMANTIO LEADS THE PACK IN ROUND TWO

Rio. R Bramantio dari B16 AP Speed berhasil menjadi yang tercepat dan finish di urutan pertama dari seri ke-2 Japan Super Touring Championship, yang digelar pada Minggu (7/7)  yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor. Pembalap asal kota Surabaya ini berhasil mempertahankan pole position atau P1 nya selama 9 lap dari serangan 2 pembalap di belakangnya, yaitu Sendy Setiawan dan Umar Abdullah.

Di seri ke-2 ni, beberapa pembalap baru pun meramaikan starting grid Japan Super Touring Championship. Sementara ada Abraham Nadeak dari Smart -S Racing dengan Toyota Vios yang biasanya turun di Honda Jazz Speed Challenge dengan GK5, dan ITCC Max (Kejurnas) dengan Vios nya ini. Kali ini turun di kelas JSTC 1600 production dengan Viosnya yang full spec.

Dan peraih P1 atau pole position di seri ke-2 Japan Super Touring Championship kemaren adalah pembalap asal kota Suroboyo Rio R. Bramantio dari team B16 AP Speed

Dimana dari sebanyak total 24 pembalap yang mengikuti JSTC seri ke-2 kemaren, Rio berhasil menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi yang digelar pada hari Sabtu (6/7).

Honda Civic Estilo atau EG6 nya yang berkelir orang putih hitam itu berhasil menorehkan best time 1:45.382 yang membawanya bertengger di grid pertama atau pole position untuk pertama kalinya semenjak tahun 2017. Sementara di grid ke-2 ada Imin Barata dari Sigma Speed dengan GE8 (1:45.409). Lalu  Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage dengan EG6 nya di grid ke-3 (1:45.437). Sendy Setiawan dari ABM Racing Team dengan Genionya di grid ke-4 (1:45.543), dan akhirnya Rian Risky dari B16 AP Speed dengan EG6 nya di grid ke-5 (1:48.153)

Rio atau Arek Suroboyo ini pun berhasil mempertahankan posisinya selama 9 lap dari serangan Umar Abdullah dan Sendy Setiawan. Walaupun Safety Car sempat masuk dan gap anatara mereka ber-3 cukup rapat, namun Rio tetap bisa finish terdepan atau pertama  di race Japan Super Touring Championship dan juga berhasil finish pertama di kelas JSTC 2B. Rio pun berhasil mencetak best time 1:46.474 pada race day tersebut.

Namun pada race kali salah satu pembalap JSTC, yaitu Mirza P.U mengalami insiden menabrak mobil towing yang sedang mengevakuasi mobil pembalap lainnya. Sehingga membuat Safety car masuk ke dalam lintasan.

Sementara di barisan belakang Rio, yaitu Umar Abdullah dan Sendy Setiawan pun terlibat dog fight seru untuk memperebutkan Posisi ke-2 dan podium pertama di kelas JSTC 1B. Dog fight yang sudah terjadi semenjak lampu start di padamkan ini berhasil di menangkan oleh Sendy Setiawan dari ABM Racing Team dengan Honda Civic Genonya yang berhasil finish di posisi ke-2 meninggalkan Umar yang tercecer di posisi ke-3. Dan juga membuat Sendy berhasil merebut podium pertama JSTC 1B dari tangan Umar dengan best timenya 1:45.865

Tak kalah seru dengan dog fightnya Umar dan Sendy. Dibarisan belakang, tempat para peserta kelas JSTC 1500 Production, juga sedang terjadi dog fight tak kalah serunya dalam memperebutkan podium 1, 2 , dan ke-3 antara pendatang baru dan pemain lama. Dog fight atau pertarungan tersebut berhasil dimenangkan oleh pembalap baru touring atau New Kids On the Block, yaitu Vivaldhi Dwi Putra dari Sigma Speed dengan GK5 nya yang berhasil merebut podium pertama JSTC 1500 production dengan best timenya 1:56.966. Dimana pembalap yang baru memulai debut perdana touringnya pada seri 1 kemaren ini, berhasil meninggalkan pembalap lawas Yogi  di posisi ke-2, dan Huga Labib di posisi ke-3 di kelas JSTC 1500 production.

” Senang rasanya melihat race kali ini hampir di tiap kelas dari depan sampai paling belakang ada dramanya sendiri, terlebih liat TTI serius balapannya buka sekedar balap. Sayangnya ada insiden  sampai salah satu pembalap kita yaitu Mirza D.N.F karena menabrak mobil towing. Harapa saya kedepannya bisa menciptakan  balap yang lebih baik lagi dari jumlah peserta maupun kualitas balapan itu sendiri” komentar Ferry Yanto Hongkiriwang selaku Vice chairman Gazpoll Racing Team selaku promotor JSTC.

“So far ini adalah balapan terbaikku. Baru pertama kali ini bisa P1 di overall JSTC.  Saya juga kemaren tampil PeDe karena kata Pak Aprea tau Daddy mobil baru saja di refresh enginenya, dan boostnya dinaikkan dari yang biasanya 0,6 – 0,8 bar menjadi 1 bar. Ya meskipun kemaren pas sebelum balap saya masih ngantuk, cape, dan jet lag akibat baru pulang dari Eropa, namun pas race jadi melek karena liat kaca spion. Dan juga tidak pernah nyetir mobil ini atau latihan setelah seri pertama kemaren. Hahahaha” terang Rio stelah berhasil finish pertama di JSTC, yang juga di ikuti oleh sang adik, Rian Risky yang berhasil finish di posisi ke-5 overall dan juga berhasil merebut podium pertama di JSTC 1A.

Podium pertama atau singgasana pembalap tercepat di JSTC (overall) pun berubah lagi dari seri pertama kemaren. Jika pada seri pertama kemaren Sendy Setiawan dari ABM Racing Team berhasil bertengger di podium pertama. Maka di seri ke-2 ini Rio R. Bramantio dari B16 AP Speed berhasil melengeserkan Sendy dari singgasana podium pertamanya.. Sementara di podium ke-3 ada Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage.

Pada kelas JSTC 1500 Production, Vivaldhi Dwi Putra dari Sigma Speed hanya membutuhkan waktu 2 seri untuk bisa merebut podium 1 di kelas ini. Sementara pendatang baru yang ternyata pembalap lawas Yogi, berhasil merebut podium ke-2 di debut perdananya di JSTC. Sementara di podium ke-3 ada Huga. Dan akhirnya di podium ke-4 ada Annis Badro’uf

Di kelas JSTC 1600 Production, 2 pembalap team pabrikan Toyota Team Indonesia – TRD  yaitu Haridarma Manopo dan Demas Agil dengan Toyota Yarisnya berhasil merebut podium pertama dan ke-2 di kelas ini. Di ikuti oleh Abraham Nadeak dari Smart S -Racing  dengan Toyota Vios di podium ke-3

Di JSTC 1A, Rian Risky dari B16 AP Speed berhasil bertengger di podium pertama. Sementara Hendra Widjanarko akhirnya berhasil mengakhiri masa pacekliknya atau puasa podium maupun finishnya semenjak tahun 2017. Pengusaha coffee shop ini pun akhirnya berhasil finish dan naik keatas podium ke-2 di kelas JSTC 1A. Sementara Yoga S. Prabowo  dari Gazpoll Racing Team harus puas berada di podium ke-3

Pada kelas JSTC 1B, Sendy Setiawan dari ABM Racing Team berhasil merebut podium pertama dari tangan Umar Abdullah setelah  dog fight dari awal hingga akhir race. Sementara Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage harus puas bertengger di podium ke-2. Dan akhirnya di podium ke-3 ada Benny Santoso dari Sigma Speed

Masuk di kelas JSTC 2B, ada pembalap dari B16 AP Speed yaitu Rio R. Bramantio yang berhasil merebut podium pertama di kelas ini

Dan akhirnya di kelas JSTC 3 , Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage berhasil merebut podium pertama di ikuti oleh Yoga S. Prabowo dari Gazpoll Racing Team di podium ke-2.

Berikut adalah perolehan point atau standing point di tiap kelas JSTC hingga seri ke-2 kemaren

Stay tune di Perfourm untuk full artikel JSTC. Later..

JSTC : NEW CLASS, NEW CAR, WITH A NEW GRAND PRIZE TO SEPANG, MALAYSIA

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!