B16 AP SPEED : WINNER WINNER MBEBEK DINNER!

B16 AP Speed berhasil menutup seri ke-2 gelaran ISSOM atau Indonesia Sentul Series Of Motorsport pada tanggal 6-7 Juli 2019 yang lalu dengan hasil yang sangat amazing. Ke-2 pembalapnya yaitu, Rio R. Bramantio dan adiknya , Rian Risky berhasil memborong  10 piala di berbagai race yang di ikutinya, terutama panen di podium pertama. Ke-2 pembalap dan war machine hasil racikan Pak Apre tau Daddy dari AP Speed benar-benar vtec just kicked in ya! pada seri kemarin.

QTT

Di tahun 2019 ini, AP Speed  atau lebih tepatnya Rio Rian Racing kembali mendapatkan armada perang yang baru, yang merupakan secret mission atau black ops nya ke-2 Rio R. Bramantio bersama Pak Aprea tau Daddy (ditutup jaket mobil). Dimana di tahun 2017 yang lalu, black ops yang mempunyai kode project Esbeye EG6 sukses membuat sang adik Rian Risky terkejut dengan b’day gift nya ini ( EG6 sebelah kiri).

Dimana black ops yang ke-2 ini yaitu bersandi Project : Yaris ITCR Max. Dimana project rahasia antara Rio dan Daddy tanpa sepengetahuan Rian ini di mulai dari akhir tahun 2018 yang lalu. Dimana Yaris yang masih gress kala itu dijadikan mobil harian oleh sang kakak, Rio  pada BSD GP 2018 yang lalu.

D-Day pada misinya sendiri adalah b’day gift pada saat ulang tahun Rian Risky yang ke-29 pada tahun lalu. Namun sayangnya karena ini adalah mobilnya masih di riset dan banyak part racing yang rata-rata brand dan pricenya lebih OMG daripada part Honda, jadilah proyek ini finishnya mundur alias mbleset dari D-Day nya. Seingat saya ini adalah surprise b’day gift yang ke-3 untuk Rian selama saya kenal mereka ber-2 dari tahun awal 2000an di Surabaya. Yang pertama adalah Mitsubishi Lancer Evo IX MR dimana saya juga menjadi salah satu orang yang berkongkalikong dengan Rio dan Istrinya Rian sewaktu latihan drag di Juanda airport ditahun 2009. Mobil ke-2 ada Esby EG6 pada tahun 2017. Dan yang ke-3 adalah Yaris ITCR Max ditahun 2019 ini

Kalo saya bilang, Rian tidak pernah minta mobil balap, namun saking sayangnya Rio kepada adiknya ini, dia pun memberikan kado yang sangat special buat sang adik tercinta. Mungkin karena kontak batin atau maybe Rio bisa membaca pikirannya Rian. Namun memang Rio ingin turun di ITCR Max, namun yang kena batunya sang adik yang harus menjoki.

Bahkan Rio bukan termasuk tipikal orang yang not play play club atau Anti KW KW club dalam memberikan kado special untuk sang adik. Atau dengan kata lain, kado dengan part yang the best of the best. Bisa dibilang Yarisnya Rian ini merupakan tembak annya  atau KW super nya Yaris yang digunakan oleh Toyota Team Indonesia, bahkan part yang digunakan copy paste. Namun karena Rian orangnya masih kejawen atau old school, dia meminta Daddy untuk memasangkan Autometer pada rollcagenya. Maklum katanya dia ga sempet atau lebih nyaman liat ke barang jadul daripada race dash nya yang sudah digital

Tapi kalo untuk urusan digital, tentu Rian tak bisa menolak the power of stand alone yang harganya bisa buat naik haji saya dan istri saya alias 2 orang. Yaitu Motec M130 yang menjadi otak dari mesin 2NR-FE yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 120 whp ini

Tapi yang membuat saya menahan napas atau lemes adalah bukan masalh si Motec yang bisa buat naik haji 2 orang tersebut. Tapi roll cage yang nancep menembus dashboard Yaris yang masih kinyis-kinyis tersebut. Maklum saja, saya pernah melihat dan menumpang mobil ini sewaktu jamannya baru keluar dari showroom.

Rian pertama nya sempat menolak mempiloti Yarisnya ini karena belum ada persiapan. Mengingat dia tidak pernah latihan selama ini dan langsung di todong buat naik mobil baru yang notabene di luar pakemnya sebagai seorang Honda Boys “ Boro-boro pernah nyetir mobil standarnya, numpang Yaris aja ngga pernah. Ini langsung disuruh balap pake Yaris” kata Rian

Rian pun memulai kencan pertamanya dengan Yaris di babak QTT ITCR Max, dimana malam pertama sang Yaris di embat oleh M. Herdy yang berhasil mencetak best time 1:53.  Rian yang masih kaget, karena ga expect sama mobil ini berhasil mencetak best time 1:54 pada sesi QTT yang membawanya ke grid ke-7 pada saat race day esok hari (Minggu, 7/7)

Comments

comments!