B16 AP SPEED : RUN WITH THE WOLVES

Team B16 AP Speed pun berhasil merebut sebanyak 10 piala atau podium dari 3 pembalap yang mengikuti 5 kelas yang dipertandingkan. Dimana Rio R. Bramantio sebagai penyumbang piala terbanyak, yaitu sebanyak 5 podium. Lalu di ikuti oleh Yoppi Nitya sebanyak 3 podium, dan Rian Risky sebanyak 2 podium pada gelaran ISSOM round 2 yang digelar pada tanggal 4 Agustus 2019 yang lalu. Selain itu Rio R Bramantio pun kembali ke medan pertempuran STCR 1 dengan Estilonya untuk bertarung dengan Silvia, M3, hingga Porsche

Kembali ke sesi QTT atau kualifikasi Super Touring Car Race 2, Rian pun berhasil mencetak rekor atau best time Honda Civic Estilo atau EG6 bermesin Honda B16  di Indonesia dengan waktunya 1:47.822. Dimana personal rekor Rian sebelumnya adalah 1:48.  Sementara rekor mesin B16 di body Nouva atau EF9 dipegang oleh rekan satu teamnya yaitu M. Herdy yang pernah mencetak 1:46

“ Normal aja tadi nyetirnya. Terutama konsisten di setiap sector. Dan ga expect juga bisa nyentuh 1:47.822” terang Rian sesuai mencetak rekor 1:47 pada sesi QTT JSTC

RACE DAY

Minggu, 4 Agustus 2019. Persiapan pun mulai tampak di pit AP Speed dimana para crew kembali mengecek semua mobil balap AP Speed yang akan berlaga pada race day kali ini. Terutama pada Estilo milik Rio yang pada race JSTC Rio akan flat out atau menyiksa Estilonya habis-habisan untuk bisa maju kebarisan depan. Maklum saja dia start dari grid ke-19 karena insiden bannya sobek sewaktu sesi QTT JSTC kemaren.

Sementara Yaris milik Rian pada round 3 ini terpaksa ngandang dulu di PIT AP Speed karena bagian gearbox nya belum ready atau sempurna. Yang membuatnya absen dari balapan kejurnas ITCR 1600 Max

Di round 3 ini juga AP Speed kembali mendapatkan amunisi baru di kelas 2100 cc, yaitu Yoppi Nitya dengan Honda Civic Ferionya kembali turun ke lintasan setelah absen pada round 2 kemaren.

Well selagi mobil nya lagi di persiapkan untuk aksi kebut-kebutannya di JSTC alias start dari grid 19, Rio yang baru datang ke Sentul pun tampak lebih santai sambil mengobrol dengan Daddy atau Pak Apre

Tak berapa lama, sang adik, yaitu Rian Risky pun datang memakai race suit dengan kearifan lokal, alias sandalan.

Namun kearifan lokal tersebut langsung berganti suit and tie dimana Rian pun seperti biasa melakukan ritual wajibnya sebelum masuk kedalam hot seat Estilo ESBY, yaitu foreplay alias pemanasan.

Rio pun berkesempatan di interview oleh Auto Kids TV yang melihat  dunia otomotif atau motorsport dari sudut pandang  anak-anak.

Comments

comments!