JSTC : SIX OUT, RIO DOWN, DIO ATTACK !

Amandio dari ABM Motorsport dengan Nissan Silvia S14 nya berhasil merebut P1 dari tangan Rio R Bramantio dari B16 AP Speed yang membuat pro drifter Indonesia tersebut berhasil finish pertama di Japan Super Touring Championship pada gelaran Indonesian Sentul Series Of Motorsport atau ISSOM round 5 yang diadakan pada tanggal 11 – 13 Oktober 2019 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Di sisa 2 putaran JSTC untuk musim balap 2019 ini, ada beberapa pembalap baru dan lama yang comeback lagi ke medan perang JSTC. Seperti M. Herdy dari B16 AP Speed yang merupakan juara umum JSTC 1B 2 kali berturut-turut (2017 & 2018), yang akan CLBK dengan JSTC bersama Honda Civic Nouva EF9 bermesin B16  milik Iik Sudiro yang pada musim balap 2017 dan 2018 Herdy gunakan untuk bertarung di STC 1600.

Apip Ginanjar yang sempat fight di JSTC dengan Estilonya pada musim balap 2018 yang lalu, akhirnya comeback lagi dengan Estilonya yang sudah diberikan livery baru berupa tokoh anime asal Jepang, yaitu Pikachu dari kartun Pokemon yang membuat aura Japan Super Touring Championship nya semakin kental dengan tokoh anime Pikachu.

Sementara muka baru di JSTC pada round 5 ini ada Irvan Fauzi dari Smart S Racing yang akan menemani rekan satu teamnya, yaitu Abraham F Nadeak yang lebih dulu turun ke JSTC dengan Jazz GE8 Turbonya yang saat ini menggunakan All New Toyota Vios. Dimana Smart S Racing ini dikomandani oleh pembalap senior Indonesia Indra Saksono, dan juga anaknya Fino Saksono

JSTC yang mayoritas line upnya di isi oleh para pembalap muda yang wild, young and free. Membuat beberapa pembalap mengekspresikan jiwa seninya pada racing helmetya. Seperti Hendra Bonang yang pada round 5 ini tampil dengan Arai helmet nya yang sudah penuh dengan coret-coretan atau mural.

Yang jelas Arai GP-5W nya menjadi seperti kertas putih pada scrap book atau dear diary yang di corat coret dan gambar sana sini, tapi dengan hasil yang menurut saya cukup keren atau can lah. Dan feeling saya, seniman yang berani corat-coret di helm Bonang mungkin saja anak perempuannya.

JSTC round 5 kali ini juga tidak berjalan seperti S.O.P atau Standart Operation Procedure, yaitu photo bersama seleuruh line up pembalap JSTC Warrior di depan pit 0 atau didepan line up mobil. Namun lebih memilih photo bersama di depan pos keamanan. Alasannya  mungkin cukup simple, yaitu cuaca Sentul pada pagi hari itu sangat panas. Alangkah nikmatnya memang sebelum sauna di dalam mobil balap ngadem dahulu sebentar. Dan total JSTC pada putaran kemaren di ikuti oleh sebanyak 23 pembalap.

Dimana dari sebanyak 23 pembalap yang mengikuti babak QTT atau Kualifikasi pada hari Sabtu nya (12/10). Rio R. Bramantio dari B16 AP Speed berhasil menjadi yang tercepat pada sesi QTT dengan membukukan best timenya 1:43.642. Yang membuat pembalap arek Suroboyo ini bertengger di grid pertama atau pole position pada race day round 5 kali ini.

Setelah sekitar 1 tahun gantung stir, M. Herdy pun kini siap kembali bertarung di dunia persilatan Japan Super Touring Championship

Apip Ginanjar sepertinya sedang bahagia bisa kembali lagi ke JSTC dengan Estilonya yang sudah diberikan livery oleh anak nya, yaitu Pikachu sebuah tokoh dari film kartun anima Jepang Pokemon.

Di JSTC Round 5 ini, grid terdepan yaitu P1 dan P2 di isi oleh  2 Estilo tercepat di Sentul International Circuit, yaitu Rio R Bramantio dari B16 AP Speed di grid pertama (1:43.642). Dan Umar Abdullah dari Bank BJB Delta Garage di P2 (1:45.539)

Dimana di grid ke-3 di tempati oleh Benny “ The Pantura Boys” Santoso dari Sigma Speed dengan FN2R (1:46.319). Hendra Widjanarko dari Banteng Motorsport dengan EG6 nya di grid ke-4 (1:48.046). Dan di grid ke-5 ada Yoppi Nitya dari B16 AP Speed dengan Honda Civic Ferionya ( 1:48.199)

Comments

comments!