SHOWROCKBOYO SIDEWAYS AT GELORA BUNG TOMO CIRCUIT SURABAYA

Showrockboyo Sideways alias komunitas drifting kota Surabaya akhirnya bisa bersideways lagi, alias mempunyai driftland baru. Yaitu Sirkuit Gelora Bung Tomo yang terletak di daerah Benowo, Surabaya. Drift practice yang dibarengi dengan track day pada hari Minggu, 27 Oktober 2019 yang lalu ini membuat para drifter pemula Suroboyo merasakan bermain track, bukan lagi bermain dijalan raya ataupun doughnut atau pun angka 8 di area parkir taman bermain ataupun gudang semenjak tahun 2012 yang lalu.

Minggu pagi pun saya harus mengejar ke Sirkuit Bung Tomo dari kos saya yang berjarak sekitar 1 jam perjalanan dengan naik ojek online. Ya serasa dari bengkel AP Speed di daerah Jakarta Timur ke Sentul Circuit. Sampai disana , beberapa mobil yang didominasi oleh RWD car dan juga AWD car mulai terlihat

Ternyata pada hari itu anak-anak Showrockboyo Sideways mengajak beberapa teman dari Mitsubishi Galant Surabaya. Meskipun dunia mereka berbeda, yaitu yang satu drift dengan RWD nya, dan yang satu grip dengan AWD, namun in speed they trust.

Ada beberapa mobil yang tampak Hardcore pada hari itu seperti Mitsubishi Galant VR-4 lokal milik Heru yang sudah di swap dan di tuning oleh SP Garage Surabaya dengan mesin 6A13TT  V6 di convert dengan single turbo Garret T04E yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 310 whp dengan boost 1,2 bar. Sementara untuk LSD nya Nick lebih memilih paket hemar, alias L.A.S.

Sementara dari barisan RWD, ada E46 milik Dani yang baru saja jadi atau 1st run pada event kemaren. Dimana Andy dari SP Garage Surabaya membenamkan mesin 2JZ dengan turbo GT3584 dan AEM Ecu yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 516 who yang disalurkan melalui  gardan ori M3 E46.

Hingga sebuah Gojira Nissan Skyline R33  milik Andy dari SP Garage Surabayang sudah diswap dengan 354 whp RB26DET 1,4 bar

But, first sebelum Max Stefano hit the track, dia pun menyetel hard and soft coilover galant VR4 nya. Memang ada ada baiknya Anda mengecek safety atau pun beberapa part yang rentan berubah sewaktu di geber di lintasan. Seperti baut ban ataupun suspension.

Sirkuit Bung Tomo sendiri memiliki panjang lintasan sekitar 1,2 kilometer. Dengan 400 meter merupakan straight line atau track lurus yang biasa digunakan untuk drag race ataupun drag bike.

Sementara hidangan utamanya adalah  9 tikungan dengan 6 ke kanan dan 3 ke kiri.

Namun kekurangan dari lintasan ini adalah pada curb nya yang menghadap atau face to face dengan arah laju mobil bukan membelakangi mobil. Akibatnya mungkin suspense atau bagian kaki-kaki bisa cepat rusak atau bahkan bisa membahayakan pembalap jika melibas curb dalam kecepatan tinggi sewaktu di R1 nya (karena kerasnya hantaman curb). Area gravelnya pun kecil yang merupakan ciri khas dari sirkuit slow cornering. Walaupun area gravelnya kecil, namun disisi kanan kirinya terdapat baja pembatas yang akan menahan laju mobil Anda jika overshoot. Memang sirkuit ini dibangun atau di desain untuk roda 2 bukan roda 4. Jadi ya terlihat kecil untuk ukuran mobil, tapi untuk sekedar lemesin kaki buat fun track day atau drifting, can lah.

Comments

comments!