HAPPY 86 DAY

1049

happy 86 day (3)

Hachirokune. Bagi Anda yang fans beratnya si Dorikin atau Drift King  Keiichi Tsuchiya pasti hapal dengan jargon tersebut. Haik So desu. Hachiroku merupakan bahasa Jepang yang berarti 8=Hachi dan 6=roku, yang kalo di gabung menjadi 86 atau Hachiroku yang mengacu pada sebuah small,  and lighweight coupe car pabrikan Toyota Motor Company pada tahun 80 (83-87). Dan ternyata AE86 ini mempunyai special celebration day nya yang dirayakan oleh para fans, owner, dan hachiroku freak di seluruh belahan dunia. Yaitu 86 Day yang jatuh pada bulan Agustus (8) dan pada tanggal 6, yang kalau digabung menjadi angka 86. Clever hah?

happy 86 day (5)

Semua berawal pada tahun 1983 Toyota Motor Company memperkenalkan sebuah mobil kecil dan lightweight coupe yang bernama  AE86 Toyota Corolla Levin (Levin berasal dari bahasa Inggris jadul yang berarti petir) dan juga Toyota Sprinter Trueno (Trueno berasal dari bahasa Spanyol yang berarti petir juga) .

happy 86 day (8)

AE86 merupakan generasi ke-5 dari line up keluarga Toyota Corolla, yang mempunyai sandi A untuk kode mesin yang berada di dalam engine baynya (4A). Sedangkan huruf E mewakili Corolla atau variannya. Angka 8 mewakili generasi ke-5 dari Corolla (E80), dan akhirnya angka 6 mewakili varian dari generasi ini. Satu yang paling saya suka dari oldschool box car racer ini adalah pop up head lights nya.

happy 86 day (7)

Dan juga the sekseh sound of 140 hp 4AGE 1.6 lt DOHC engine. Do you know bahwa salah satu mesin favorit saya ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 240 hp yang mampu berteriak hingga 10.000 rpm melewati ITB nya (individual throttle body). Dan lil monster TRD Natural aspirated ini berada di dalam engine bay balap mobil single seater Formula Atlantic pada tahun 1988. Untyuk saat ini Anda bisa menemukan mesin racikan TRD tersebut pada Levin atau Trueno AE86 yang berlaga pada touring  AE86 race N2 class.

time to attack sepang ! 2013 round 1 (108)

Tapi yang membuat Hachiroku ini begitu populer dan menjadi idol bahkan salah satu mobil favorit saya disamping R34 adalah karena ulah si anak bakul tahu Fujiwara. Tak lain dan tak bukan adalah si Takumi Fujiwara dengan AE86 panda (warna hitam putih) yang berulah drifting di gunung Akina  pada dini hari.

time to attack sepang ! 2013 round 1 (54)

Selain Takumi dari serial kartun atau manga Initial D, ada juga si Dorikin atau Drift King Keiichi Tsuchiya yang mempopulerkan Drifting, dan juga memakai teknik drifting pada perlombaan touring (grip) di jepang pada tahun akhir 80’an dengan AE86 nya juga. Sewaktu saya melliput TimeToAttack Sepang pada akhir April yang lalu, hanya ada satu AE86 yang mengikuti time attack ini. Dan Michael Liew dari Team Craft Motorsport hanya berhasil menduduki posisi ke 9 di kelas Street NA-RWD  dengan catatan waktunya 02.59. 539 detik .

happy 86 day (3)

And suddenly setelah produksi AE86 dihentikan pada tahun 1987, dan akibat ulah si anak bakul tahu Takumi beserta Keiichi Tsuciya beserta rombongan drifternya dalam D1 Grandprix Japan. Dunia pun menginginkan mobil hatchback ini di produksi lagi. Dan akhirnya Toyota mengabulkan ngidamnya para car enthusiast dengan lahirnya FT-86 pada tahun 2012.

PERFOURM  AFTER HOUR MEET (62)

FT-86  atau Future Toyota-86 ini merupakan proyek ambisius Toyota untuk bring back the golden era dari small, lightweight, and balance AE86. Dengan konsep yang terinspirasi dengan cara gado-gado dari berbagai macam legacy atau heritagenya mobil Toyota sebelumnya , seperti AE86 pada konsep atau desain nya, Toyota Sport 800,   Eksteriornya terinspirasi dari mobilnya si James Bond 007”you only live twice” Toyota GT-2000.

PERFOURM  AFTER HOUR MEET (57)

Tapi kali ini FT-86 tidak lahir sendirian, ibaratnya ibunya adalah Fuji Heavy Industries, maka sang Ibu melahirkan langsung 3 anak kembarnya serupa tapi tak sama beda bapak lagi, tapi sekali melhairkan. Busyet. Saudara terdekatnya yang kita bias lihat di kawasan Asia, adalah Subaru BRZ. Sementara saudara yang merantaunya agak jauh adalah Scion FR-S.

PERFOURM  AFTER HOUR MEET (52)

Dari bentuk dan desain body bias di biang kembar siam 100%. Yang berbeda hanyalah pada front bumpernya, fog lamp, dan grill saja. Selebihnya kembar siam namun berbeda tipis alias beti.

PERFOURM  AFTER HOUR MEET (56)

Saya pun beruntung bias mempertemukan 2 kakak beradik dalam satu scene yaitu Perfourm RWD meet, dimana saya memepertemukan BRZ dengan FT-86 TRD aero kit. Yaitu di tempat kerjanya Takumi, alias pompa bensin.

Perfourm RWD Meet (38)

Pada engine sendiri mirip 100%. Dapur pacunya berasal dari mesin boxer 200 hp 2.0 lt natural aspirated 4 cylinder yang jika di Toyota kode mesinnya menjadi 4U-GSE, sedangkan di Subaru berubah menjadi FA20. Mesin yang mempunyai kompresi 12.5:1 ini mempunyai layout lower center gravity dan juga weight distribution sebesar 53% (front), dan 47% (rear) berkat pemasangan mesin yang agak mundur dan serendah mungkin. Menempatkan low center of gravitynya lebih rendah daripada Nissan GTR, dan hanya 0,6 inches lebih tinggi daripada Lexuz LF-A. Pada FT-86 milik Darel dari club Porschkit ini sudah memodif open air filternya dengan produk HKS, HKS Legamax Exhaust system,  dan juga Cusco front strutbar.

time to attack sepang ! 2013 round 1 (57)

Dengan body yang ringan, aerodinamis, weight distribution yang hampir 50-50, dan low center of gravity nya yang lebih rendah daripada Nissan GT-R dan lebih tinggi hanya 0,6 inches dari Supercar Lexus LFA. FT-86 ini diciptakan untuk memenuhi goal dari Toyota yang mencoba menghadirkan rear-wheel drive sports car dengan design yang Hell Yea, disertai dengan performance dan handling yang balance. Sama seperti kakek buyutnya yaitu AE86, FT-86 ini langsung menarik minat para car enthusiast dan speed freak di seluruh dunia untuk di modifikasi untuk circuit attack. Kenny Lee dari team Wing Hin Motorsport keluar sebagai juara ke 3 di kelas Street NA-RWD dengan catatan waktunya 02.39.539 detik

happy 86 day (4)

Atau pun kembali ke habitat asalnya dia menjadi idol para drifter dan fans drifter lainnya, yaitu Drifting. FT-86 milik Luke dari team Elite ini hanya dimodif pada exhaust systemnya yang menggunakan HKS Legamax, dan juga 18 inch rims. And the bad news is it’s matic. Makanya dia terlihat kesusahan untuk diajak bersideways ria di HELL YEA! Perfourm Open Drift practice tanggal 28 Juli 2013 yang lalu.

happy 86 day (2)

Sementara FT-86 milik Darel dari Team Porschkit Surabaya yang modifikasinya sudah lumayan hardcore oleh Olimart Motosport Jl. Semarang. HKS open air filter and intake, Cusco front strut bar, BC racing coilover, BC forged 18 inch rims, TRD brake kit system, dan akhirnya HKS Legamax exhaust System. Bisa sedikit-sedikit diajak bersideways ria oleh Andy Royal Purple SP Garage, walaupun it’s a matic car.

happy 86 day

Lain halnya dengan saudara kembarnya Subaru BRZ yang hanya dimodif pada sector exhaust systemnya dengan menggunakan Fujitsubo. BRZ ini mampu diajak sedikit bersideways ria dalam toleransi matic car, yaitu  medium doughnut dan juga angka 8. Menurut info yang saya dapatkan langsung dari petinggi Fuji Heavy industries yang dating sewaktu launching Subaru BRZ, XV, dan all new Impreza di 20th IIMS 2012 Jakarta tahun lalu, yang membuat BRZ ini serupa tapi tak sama adalah pada sector suspensionnya lebih rigid dan stiff, LSD nya lebih reponsif, dan juga ECU nya lebih powerfull dan responsive daripada 2 saudara kembar lainnya FT-86 dan Scion FR-S. Secara Induk semang adalah Subaru. Now how’s your mama?

PERFOURM  AFTER HOUR MEET (51)

Tapi apapun alasannya itu FT-86, BRZ, dan FR-S merupakan titisan dari sang legend AE86. Dan yang saya suka dari mobil ini adalah bentuknya tidak terlihat seperti robot layaknya mobil kelahiran tahun 2010 keats. Namun lebih condong ke arah back to 60’s -90’s, dimana mobil masih terlihat seperti layaknya mobil dan bentuknya Abadi.

time to attack sepang ! 2013 round 1 (27)

Dan yang pasti orang paling berbahagia di dunia atas kelahirannya lagi AE86 ini adalah tak lain dan tak bukan, si anak bakul tahu Takumi Fujiwara. Look, the tofu boy already have one and parking at Sepang international Circuit Sepang. Ya meskipun jumlah AE86 terbatas di Indonesia (saya baru berjumpa 2 mobil), tapi mungkin populasinya tak sampai 10 jari. Ya saya tetap bersemangat membuat artikel 86 Day ini, karena cucunya AE86 sudah lahir kedunia, yaitu FT86, and it’s a damn good news for everybody. Happy 86 day guys. Tohai………….

 

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

 

*Like us on our facebook fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram : @perfourm

 

 

Comments

comments!