RR MOZID RACING RUMBLE IN SEPANG 1000 KM – PT.2, END

RACE DAY

Sabtu, 23 November 2019 menjadi D-day nya ke-4 pembalap nasional Indonesia yang mengikuti balap endurance Sepang 1000 Km ini. Dimana race akan di mulai sekitar jam 12:28 waktu Malaysia

Ke-4 pembalap nasional Indonesia, termasuk Rio R. Bramantio pun tampak sedang bersiap-siap dengan memakai seluruh racing gear nya yang berlabel halal FIA atau FIA Approved

Rio SB akan menjadi pembalap pertama yang akan memulai race Sepang 1000 Km

Terlepas dari masalah rem, gearbox, dan suspension yang jauh dari kata “enak”. Tim Indonesia ini pun tetap show must go on

Dimana Rio SB dengan ke-3 pembalap nasional Indonesia lainnya (Rio RB, Herdy, dan Iwan) akan tetap fight dengan pembalap asal negara lain seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, Jepang, dll meskipun dengan modal nekad atau bonek. (bondo nekad)

Terlebih lagi sang owner GK5 ini, yaitu Rio R. Bramantio sudah membeli brand new GK5 di Malaysia, dan menggelontorkan uang yang cukup banyak untuk memodif Jazz ini. Rio yang merupakan arek Suroboyo ini pun terlihat senang dan bangga dengan Honda Jazz GK5 miliknya yang dibeli dan dibangun di Malaysia bisa ikut turun di Sepang International Circuit. Ini adalah ke-2 kalinya Rio turun di Sepang setelah dia berhasil merebut podium ke-2 di kelasnya pada event balap endurance KCAR Global 24H Sepang Endurance di tahun 2017 yang lalu bersama Mozid Racing Malaysia

Tak ketinggalan juga untuk mengisi amunisi atau memperkuat tim Indonesia yang dibuatnya untuk Sepang 1000 Km ini , Rio pun mengisi line up 3 pembalap lainnya, yaitu para pembalap nasional Indonesia yang mempunyai segudang prestasi di balap touring Indonesia. Seperti Rio SB yang merupakan pembalap nasional dari Honda Racing Indonesia yang juga pro drifter Indonesia, lalu ada M. Herdy rekan satu teamnya di AP Speed yang merupakan juara umum JSTC 1B dan STC 2100, dan juga Iwan Sidharta juga dari AP Speed yang merupakan juara umum ke-3 promotion Honda Brio Speed Challenge 2017. Berempat mereka akan berusaha semaksimal dan sebaik mungkin untuk bisa mengibarkan bendera merah putih di balapan endurance 1000 km ini bersaing dengan negara lainnya (Malaysia, Singapura, Thailand, India, Jepang, Australia, dll) meskipun dengan mobil yang tidak sempurna (masih bermasalah pada rem dan handlingnya). Dimana ke-3 pembalap lainnya selain Rio R. Bramantio akan menjalani debut perdananya race di Sepang International CircuitWell, ke-4 pembalap ini dan Fani pun terlihat santai di tepi track saat opening ceremony Sepang 1000 Km. Maklum saja mereka akan bergantian setiap 90 menit sekali selama kurang lebih 8 atau 9 jam. Terlebih lagi mereka ber-4 harus berjuang extra keras selama race dengan masalah rem dan suspensinya yang masih menghantui mereka.

Ada satu candaan atau guyonan bagi ke-3 pembalap ini (Herdy, Iwan, dan Rio SB). Dimana mereka ber-3 tampak seperti anak yatim piatu yang mana baju dalam atau inner suite nya mereka kembar semua dan masih bau took. Maklum saja mereka mendadak shooping daleman sewaktu hari Kamis karena tidak membawa daleman dari Indonesia.

Ke-4 pembalap tadi juga bertemu dengan pembalap nasional Indonesia yang sudah lama malang melintang di dunia persilatan balap mobil Malaysia, yaitu Fitra Eri dari Honda Bandung Center yang merupakan pesaing Rio SB di race Indonesia Touring Car Race

Rio SB pun sudah berada di hot seat GK5 bermesin L15B DOHC dan bersiap untuk memulai debut perdananya race di Sepang International Circuit.

Sementara Fani yang merupakan Rookie Of The Yearnya Honda Jazz Speed Challenge 2017 yang lalu pun bela-belain terbang dari Surabaya untuk ikut mensupport teman-temannya, terutama sang kakak Ipar, Iwan Sidharta.

Comments

comments!