RIAN RISKY SETS THE NEW CIRCUIT RECORD LAP & FASTEST LAP “1:43.718”

Rian Risky pembalap dari team AP Speed x Rio Rian Racing Surabaya, berhasil mencetak circuit record lap 1:43.956 (STCR2) dan fastest lap 1:43.718 (STCR1) pada gelaran ISSOM 2021 seri 3 yang di gelar pada tanggal 25-26 September 2021 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Arek Suroboyo yang mempiloti Honda Civic Estilo SR3 bermesin 216.8 whp K20R ini berhasil membuat new circuit record lap STCR2 atau rekor tercepat di race STCR2 dengan membukukan waktu 1:43.956 pada sesi kualifikasi atau QTT  pada lap ke-2 di hari Sabtu (25/9). Sementara di hari yang sama, pada saat sesi QTT STCR 1, Rian kembali mencetak Fastest lap atau Circuit Best Lap (pembalap tercepat di STCR1 pada seri ke-3 kemaren), dengan membukukan waktu 1:43.718 pada lap yang ke-2 juga. Dan hebatnya lagi Rian mencetak torehan waktu tersebut pada saat sesi kualifikasi, dimana just for your info, Rian sendiri sebelumnya tidak pernah latihan, alias baru bisa datang ke Sentul pada saat QTT yang dirapel sekalian latihan (rumahnya di Surabaya).

Tak hanya berhasil mencetak circuit record lap 1:43.956 (STCR2) dan fastest lap 1:43.718 (STCR1) saja. Kolektor JDM cars asal kota Suroboyo ini juga berhasil menempatkan dirinya meraih P1 atau pole position pada saat QTT di 2 race yang di ikutinya, yaitu STCR 2 dan STCR1. Sementara di race day nya, Rian semakin tak tertandingi dan “flawless victory” dengan berhasil finish pertama atau terdepan (P1) overall dari 2 race yang dia ikuti. Di race STCR 2, Rian berhasil bertengger di podium pertama  kelas FFA STCR2 dan kelas Japan Pro 1B. Sementara di race STCR1, Rian juga berhasil menyapu bersih podium pertama di kelas STCR1 Overall, dan kelas FFA STCR 1. Tak hanya itu juga 1 piala pun berhasil didapatkan Rian, yaitu Best Team Manager . Total ada 5 piala yang didapatkannya dari seri 3 kemarena dengan Estilonya yang bernama Tomahawk. Dimana pada seri ke-2 kemaren (ISSOM rd.2 2021) Rian juga berhasil memecahkan rekor catatan waktu untuk mobil berkapasitas mesin 1600 cc N/A (Natural Aspirated) dengan mencetak best timenya 1:46.688 dengan sebuah Honda Civic Estilo bermesin 161 whp B16

” Jujur aja, target saya pribadi untuk Tomahawk adalah finish dan mencetak waktu yang lebih baik dari 2019 (1:45). Begitu Dapat 1:43.7 sangat mengejutkan saya. Lap 1 1:45, lap ke-2 1:44. Dari situ saya confident bisa menajamkan  timenya pada saat QTT di Sabtu Siang.  Karena terakhir bawa Tomahawk 2 tahun yang lalu, dan saya tidak ada sesi practice/perkenalan dengan karakter Tomahawk yang baru ini (spec baru)” terang Rian Risky yang sukses bersama Daddy atau Pak Apre  AP Speed membuaat dan membuktikan mesin K20R mereka performance dan durabilitynya kuat dipakai sebanyak 2 kali race.

Sementara sang kakak, yaitu Rio R. Bramantio yang masih setia dengan balap one make race Honda Brio Speed Challenge berhasil finish di posisi ke-14 overall (HJSC & HBSC), dan ke-5 overall di Honda Brio Speed Challenge setelah masuk ke gravel dan berjuang kembali dari posisi ke-8 .Best timenya pada race kali itu yaitu 2:01.805

Sementara di kelas HBSC Promotion, Rio berhasil merebut podium ke-2, dimana podium pertamanya di duduki oleh Naufal Rafif Busro.

Naik di race STCR1 atau Super Touring Car Championship. Rio yang memulai start dari gird ke-3 ini berhasil mempertahankan posisinya selama 10 lap. Walaupun seyogyanya dia berada di peringkat ke-2 dibelakang sang adik, Rian, yang berada di posisi pertama overall. Namun karena ada masalah dengan mesinnya membuatnya berhasil di overtake oleh pembalap senior Jimmy Lukita. Rio pun finish di posisi ke-3 overall STCR1 dengan best timenya 1:48.641.

Sementara di kelas STCR1 B2, kolektor JDM car ini berhasil merebut podium pertama .Sekaligus meraih piala Best Team Manager. Tak hanya podium pertama juga diraihnya, namun di kelas STCR1 FFA, dia jua berhasil merebut podium ke-3.

Rio yang pada seri pertama HBSC 2021 yang lalu absen, lalu comeback pada seri ke-2 2 dan ke-3 ini membuatnya berada di posisi 3 besar perebutan gelar juara umum HBSC Promotion 2021. Dimana podium ke-2 di seri kali ini membuatnya bertengger di posisi ke-3 dalam perolehan point HBSC Promotion class (30 point). ” Race seru banget fight silih berganti dengan pembalap brio lainnya, dan sebenarnya masih jauh dari barisan terdepan tapi alhamdullilah bisa finish dengan best time 2:01, maklum ga pernah latihan. Sementara Triumph sendiri saya belum puas, walaupun dynonya naik lebih besar. Namun Qtt cuma mampu di angka 1:45. Performa sudah oke namun kendala  harus ada penyesuaian seiring dengan power Triumph Estilo yang meningkat ” terang Rio atas hasil racenya kemaren.

Total piala yang dibawa pulang ke Surabaya oleh duo kakak beradik ini pun berjumlah sebanyak 9 piala yang diraih dari 4 race yang di ikuti oleh Rio dan Rian. Disamping itu pencapaian yang utama adalah pencetakan new circuit record lap 1:43.956 (STCR2) dan fastest lap 1:43.718 (STCR1) oleh Rian Risky dengan Estilo nya yang bernama Tomawak bermesin 216.8 whp K20R.

AP SPEED : VTEC OFF AND NEW CIRCUIT RECORD

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com *Hashtag your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!