CAN’T STOP WON’T STOP RACING

Team AP Speed berhasil memborong sebanyak 9 podium atau piala dari 3 race yang diikuti oleh 2 pembalapnya, yaitu Rio R. Bramantio dan Rain Risky. Pencapaian tertinggi diraih oleh Rian Risky yang berhasil mencetak circuit record lap 1:43.956 (STCR2) dan fastest lap 1:43.718 (STCR1) pada gelaran ISSOM 2021 seri 3 yang di gelar pada tanggal 25-26 September 2021 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Tim balap yang dikepalai oleh Pak Apre tau Daddy selaku tuner dari AP Speed pun kembali lagi ke lintasan sepanjang 4,12 km dengan mobil, crew dan 2 pembalap nya yang berasal dari kota Surabaya.

Yaitu duo kakak beradik Rio R. Bramantio dan Rian Risky Putrantio yang melanjutkan “need for speed “ mereka di musim balap 2021 ini dari seri ke-2 kemaren.

Rian sang adik sendiri pada round 3 kamaren memboyong kembali  Estilo  drag race andalannya dari tahun 2004 yang saat ini bervolusi menjadi mobil touring yang sangat ganas di lintasan. Yaitu sebuah  Honda Civic Estilo SR3 bermesin 216.8 whp K20R

Dimana berhasil membuat new circuit record lap STCR2 atau rekor tercepat di race STCR2 dengan membukukan waktu 1:43.956 pada sesi kualifikasi atau QTT  pada lap ke-2 di hari Sabtu (25/9). Sementara di hari yang sama, pada saat sesi QTT STCR 1, Rian kembali mencetak Fastest lap atau Circuit Best Lap (pembalap tercepat di STCR1 pada seri ke-3 kemaren), dengan membukukan waktu 1:43.718 pada lap yang ke-2 juga. Dan hebatnya lagi Rian mencetak torehan waktu tersebut pada saat sesi kualifikasi, dimana just for your info, Rian sendiri sebelumnya tidak pernah latihan, alias baru bisa datang ke Sentul pada saat QTT yang dirapel sekalian latihan (rumahnya di Surabaya).

Sementara sang kakak yaitu Rio R. Bramantio sendiri masih setia dengan Estilo B18 Turbonya yang bernama Triumph

Race pertama pun di mulai oleh sang kakak, Rio R. Bramantio, dimana Rio akan memulai race nya di ISSOM round 3 kemaren pada race One Make Race Honda Brio, yaitu Honda Brio Speed Challenge.

Suit on, visor down, Its show time!

Rio sendiri akan memulai race dari grid ke-16 overall (HJSC & HBSC), sementara di Honda Brio Speed Challenge Arek Suroboyo ini menenmpati grid ke-7. Dan di kelas promotion, Rio berada di grid ke-2.

Race selama 10 lap ini pun dimulai dimana, Arek Kertajaya ini pun mulai memburu satu-persatu barisan didepannya yang berbaris rapi

Pelan tapi pasti Rio pun mulai menyusul satu persatu Brio yang ada di depannya. Mulai dari Hasyim Faqih sampai Antoni yang dua-duanya bermain di kelas Rookie.

Rio yang sempat masuk ke dalam gravel pada awal lap pun dan sempat keteteran atau tertinggal di posisi paling belakang akhirnya berhasil membalikkan keadaan dengan berhasil merangsek maju ke barisan tengah dari HBSC.

Rio pun berhasil finish di posisi ke-14 overall (HJSC & HBSC), dan ke-5 overall di Honda Brio Speed Challenge setelah masuk ke gravel dan berjuang kembali dari posisi ke-8 .Best timenya pada race kali itu yaitu 2:01.805

Dan yang uniknya lagi ternyata mobil balapnya/ Brio nya Rio ini masih full ac, alias ac masih terpasang dan dia membalap dalam posisi AC mode ON. “ Ueeenakk…adem” katanya.

“Alhamdullilah kemaren QTT bisa cetak 2:02 lebih baik dari QTT seri kemaren (rd.2) yaitu 2:02. Sebenarnya belum maksimal tapi ya gimana lagikan ga pernah Latihan.

Waktu race seru banget fight silih berganti dengan pembalap briolainnya. Dan sebenarnya masih jauh dari barisan terdepan tapi Alhamdullilah bisa finish dengan best time 2:01” Terang Rio yang berhasil merebut podium ke-2 di kelas HBSC Promotion .

Comments

comments!