TEAM EKITOYAMA : CHASING SUNSET IN GBT SURABAYA

Team Ekitoyama x Indonesian Performance Centre Lampung berhasil memboyong sebanyak 9 piala setelah bertarung hampir sekitar 18 jam di event drag race Jatim Drag Race 2021 yang diadakan pada tanggal 25-26 September 2021 yang lalu di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya. Salah satu piala yang berhasil diraih oleh Team asal Lampung ini adalah 528.1 whp Mitsubishi Lancer Evo VIII MR nya yang bernama shiro berhasil merebut podium pertama tertinggi, yaitu FFA yang dipiloti oleh Septian dengan best timenya 07.693.

Dengan menempuh sekitar 17 jam perjalanan dari kota Lampun via darat, tim ini pun tibalah di kota Surabaya yang merupakan study tour drag terjauh mereka selama ini (sebelumnya Wonosari). Namun cobaan menghinggapi Jazz GK5 milik Eki dimana pipa dibawah downpipenya sobek atau bocor akibat naik mobaru, hingga saya dan Eki harus mencari bengkel knalpot yang dekat dengan hotel.

Supaya proses perbaikannya tidak memakan lama , dan bisa langsung menuju ke GBT untuk di scrut di hari yang sama (Jum’at)

“Persiapan kali ini bukan cuma dari prepare-prepare mobil aja, tapi fisik juga karena saya dan teman-teman dari lampung gas darat sampai ke Surabaya.  Dan untuk Evo 8 si Shiro sudah di upgrade gearboxnya memakai dogbox biar makin cepat shiftingnya.

Dan juga saya bela-belain  sampe Surabaya karena pengen nyoba drag di seluruh Indonesia dan kebetulan ayah saya tinggal di Surabaya jadi sekalian saya ajakin drag race di Surabaya” terang Rezky Audrey Setiadji mengenai alasannya sejauh ini jalan darat dari Lampung ke Surabaya.

Tak hanya Team Ekitoyama Lampung  saja yang meramaikan paddock, namun keluarga besar  atau orang tua Eki yang memang homebasenya di Surabaya dan Makassar, juga Tengarong ikut serta meramaikan dan mensupport anaknya yang turun balap pada hari itu.

Terlebih lagi sang ayahanda ikut mencoba mencicipi lintasan drag race, atau turun dengan MINI Cooper S Cabrio Sidewalk Edition.

Well sementara Khrisna dan saya, ini adalah race di kendang sendiri bersama Eki dn Team Ekitoyama Lampung.

Dari race ke race saya pun mendapati ada perubahan pada bagian engine baynya estilo berkelir kuning ini. Kali ini Weda sang tuner Indonesian Performance Centre, Depok merubah header dari mesin B20 dan juga powernya ditingkatkan lagi dari Sentul.

” Horsepowernya saya naikkan dari 180 whp ke 217 whp supaya best time mobil ini (Yello) bisa lebih tajam dari 8,6 detik (201m), dan 13,4 detik di 402 meter” terang Weda sang tuner Indonesian Performance Centre.

Dan jangan lupakan juga Weda dan crew mekaniknya memboyong beberapa kaleng energy drink atau obat kuat untuk 3 mobil milik Eki, yaitu GK5, EG6, dan Evo VIII MR.

Comments

comments!