A NEW GRB SPEC C IN i-SPEC SURABAYA

829

i-spec surabaya (17)

Sudah lama memang saya saya tidak hang out bersama dengan para boxer boys atau scooby wooby Surabaya ini. Kebetulan juga para para anggotanya sedang sibuk dan tidak sempat untuk meet seperti biasanya sebulan 2 kali atau minimal 1 kali.

i-spec surabaya (5)Well, the I-SPEC Surabaya is back. Pada minggu lalu saya pun diundang oleh I-SPEC Surabaya untuk hang out bersama di sebuah mall di kawasan Surabaya Barat. Hari itu sekitar 6 boxer engine berkumpul di area parking lot mall tersebut.

i-spec surabaya (2)Karena saya datangnya telat, saya pun langsung memutuskan untuk naik ke food area dimana para anggota I-SPEC sedang menikmati dinner nya.

i-spec surabaya (4)

Hei buddy, long time no see. Bisa dibilang saya ikut menjadi saksi hidup terbentuk nya club ini semenjak pertama kalinya dibentuk pada 17 Desember  2012, dimana saya mengawal club ini semenjak sebelum saya membuat Perfourm.

i-spec surabaya (3)

And thanks untuk I-SPEC yang sudah menjamu saya dengan hidangan makan malam yang tastenya soo good, dan juga membuat saya kenyang gulindang. Bruupp..execuse me guys.

i-spec surabaya (6)

Setelah kami semua makan malam, kami pun bergegas menuju ke parking lot area untuk sedikit chit chat dibawah sambil melihat-lihat WRX,STI, dan BRZ yang hadir saat itu.

i-spec surabaya (15)

Well, ternyata pada malam hari itu ada new kids on the block di I-SPEC Surabaya. Yaitu Jovi yang datang bersama papanya Jojo dengan sebuah mobil yang cukup rare di Indonesia, karena jumlahnya hanya ada 10 buah. Yaitu Subaru Impreza WRX STI GRB spec C, Sebuah top of the line atau high performance nya Impreza yang ready to race. Perbedaan pertama pada eksterior front bumper dengan WRX atau STI adalah spec C tidak ada fog lampnya. Dan hood nya terbuat dari alumunium. Tapi mana roof scoope nya? Kenapa dihilangkan?

i-spec surabaya (7)

Pada enginenya sendiri spec C dibekali dengan 308 hp pada 6,400 rpm dan 422 Nm of torque pada 4,400 rpm EJ20 2.000 cc  dengan Ball-bearing type twin scroll turbocharger. Aplikasi ball bearing twin scroll turbocharger ini berfungsi untuk mengindari gesekan di dalam turbocharger, sehing dengan remapped Ecu pada spec c ini akan menghasilkan mesin yang jauh lebih lembut dan akselerasi yang cepat. Aki nya sendiri sudah diganti dengan ukuran yang lebih mini.

i-spec surabaya (17)

GRB spec C sendiri lahir pada 23 Juli 2009, dan hanya diproduksi sebanyak 900 unit. Sama seperti GD spec C sebelumnya, beratnya kini semakin di lightened atau diperingan, dan juga performance dari engine dan chassisnya sudah di upgrade.

i-spec surabaya (18)

Pada sektor rolling stocknya, spec C seperti biasa di bekali dengan ton’s of high performance parts. Re-tuned front and rear suspension, Gold Brembo STI brake kit system, STI 18’inch rims with Potenza RE070 tires. For your info Potenza RE070 ini adalah OEM tire untuk si Godzilla R35 GT-R, yang di klaim punya grip yang superb di dry track.

i-spec surabaya (19)Interiornya masih sama dengan spec C generasi terdahulunya, red line RPM untuk spec C lebih tinggi 1000 rpm (9000 rpm) daripada versi WRX STI (8000 rpm)

i-spec surabaya (20)

Dan satu lagi ciri dari spec C adalah intercooler water spray yang berfungsi untuk mendinginkan intercooler dari 70 derajat celsius ke 40 derajat celsius.

i-spec surabaya (21)

Inter cooler water spray sendiri seperti biasa di spec c terletak dibagian belakang atau bagasi mobil ini lengkap bersama part-part yang serba ultra lightweight. Yeh thats rights guys, atas nama spec C semua disini harus lightweight. Yang Anda lihat disitu adalah kotak-kotak yang terbuat dari gabus, dan juga tidak ada ban cadangan. Yang ada hanya flat tire repair kit, yang akan membuat Anda menjadi tukang tambal ban mendadak. Ya atas nama mengejar bobot ringan, itu semua dihalalkan.

i-spec surabaya (22)

Ada saran yang menarik dari Hendra salah satu member I-SPEC Surabaya, sebisa mungkin mengisi air intercooler water spray dengan air ac atau air refill aki. Karena jika disi air keran atau air sembarangan, akan membuat salurannya mampet.

i-spec surabaya (23)

Dengan diet besar-besaran atau main sunat sana sini dengan aluminum engine hood, laminar window glass, ukuran battery yang sudah diperkecil, dan juga tidak ada ban serep. Ya kira-kira si scooby ini diet sebesar 30 kg. Tapi sayangnya pihak Fuji Heavy Industries terlalu pelit untuk meberikan emblem spec C pada mobil ini. It just a badges sir, less than 1 kg.

i-spec surabaya (24)

WRX atau WRX STI. Perbedaannya yang paling mencolok adalah body WRX tidak se kekear STI karena tidak di melarin atau wide body pada front fender.

i-spec surabaya (12)

Satu persatu anggota I-SPEC Surabaya pun mulai pimp their scooby. Mulai dari lisence platenya L 5 TI hingga sektor eksterior lainnya, and it’s carbon anywhere.

i-spec surabaya (13)

Mulai dari air scoop, lips, dan juga vent.

i-spec surabaya (14)

Hingga grill nya juga mendapat sentuhan carbon. Tak lupa juga diberikan aksen thin red line sebagai pemanis grill pada GV milik Ko Stephen ini.

i-spec surabaya (8)

Malam hari itu ternyata bukan hanya saya saja yang meliput i-SPEC Surabaya ini, tapi juga ada media dari TV lokal Surabaya yang sedang meliput.

i-spec surabaya (9)

Karena yang disuruh inframe adalah generasi i-SPEC yang masih new age atau muda-muda, bukan berarti yang old school scooby tidak bisa eksis. Buktinya Ko Charlie menghalangi pandangan saya dan mendadak  bergaya ala chiby chibby huk huk. lol

i-spec surabaya (11)

Ian sebagai ketua i-SPEC pun mulai menjawab pertanyaan dari tv lokal tersebut ditemani oleh para anggota i-SPEC Surabaya.

i-spec surabaya (10)

Dan yang menginterview kali itu adalah Juju yang merupakan produser dari drive Thru SBOtv, sebuah acara otomitif yang saya serah terimakan kepadanya ketika saya putuskan untuk pensiun dini dari SBOtv. Dan cameramennya adalah taufan. Saya dulunya sering bersama Taufan untuk berbagai macam liputan di SBOtv.

i-spec surabaya (25)

Sementara para new age atau Ian sedang terlibat pembicaraan dengan para old school i-SPEC. Mereka membahas mengenai agenda i-SPEC Surabaya dan yang paling utama adalah membahas mengenai Subaru Surabaya yang dinilai saat ini sudah tidak care lagi dengan mereka atau club ini. Padahal menurut mereka, mereka merasa turut serta membesarkan nama Subaru di Surabaya dan juga sebagai customer yang loyal pda brand ini. Ada option bahwa club ini akan berubah nama menjadi sebuah club normal dengan tidak lagi membawa embel-embel sebuah club manufactured atau Subaru di dalamnya.
 i-spec surabaya

Setelah perbincangan malam itu ditutup. Satu persatu anggota i-SPEC pun mulai meninggalkan parking lot. Kita tunggu saja kelanjutan dari club ini apakah akan membuang jauh-iauh embel Subaru didalamnya atau tetap. Later……..

 

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

 

 

*Like us on our facebook fanpage

*Follow us on our Instagram and Twitter : @perfourm

 

 

Comments

comments!