SUBHAN AKSA FINISHED 9th IN 2014 VODAFONE RALLY DE PORTUGAL

593

subhan aksa wrc portugal (1)Everyone driven for something. Itulah quotes yang tepat untuk menggambarkan rasa penasaran Perally Internasional asal Indonesia, Subhan Aksa yang tergabung dalam team Firna Bosowa Rally Team (FBRT) akan  event 2014 Rally de Portugal . Walaupun perally yang biasa dipanggil Ubang ini pernah mengalami kecelakaan berat pada tahun lalu di event ini. Namun Ubang dan navigatornya, Nicola Arena (Italia), masih penasaran ingin  menaklukan medan gravel sepanjang 1.400 km(339,46 km diantaranya  menjadi special stage) yang mirip dengan kondisi track di Indonesia ini. Akhirnya di tahun 2014, Ubang dan Nicole pun berjuang kelas WRC2 dalam gelaran seri ke-4  dari FIA World Rally Championship (WRC), yang diadakan di negara Portugal dari tanggal 3-6 April 2014. Dengan mengendarai Ford Fiesta RRC hasil racikan M-Sport Inggris, pasangan ini berjuang melawan 20 perally  pada kelas WRC2 yang berasal dari seluruh dunia.

subhan aksa rally portugal (11)SS (Special Stage) tunggal di hari pertama Vodafone Rally de Portugal di Kota Lisbon

subhan aksa rally portugal (10)SS1 di tengah Kota Lisbon berjarak 3,27 km itu dilahap Ubang dengan Ford Fiesta RRC-nya dengan waktu 3 menit 07,2 detik. Selisih waktunya cukup tajam dengan Yuriy Protasov (Ukraina) yang memimpin kelas WRC2 dengan terpaut hanya 5 detik.

subhan aksa rally portugal (9)SS (Special Stage) tunggal di hari pertama Vodafone Rally de Portugal di Kota Lisbon sukses dilalui pereli nasional Subhan Aksa. Ia finish di urutan 10 kelas WRC2 yang diikuti 20 pereli mancanegara. Secara keseluruhan dari 84 kontestan seri kejuaraan dunia 2014 itu, Ubang dengan navigator Nicola Arena (Italia) menempati posisi finish ke-29. “Alhamdulillah tak ada masalah dalam melintasi SS1. Cuma ada sedikit kesalahan memprediksi cuaca dan karena itu juga jadi salah memilih jenis ban,” kata perally asal kota Makassar ini.

subhan aksa wrc portugalMemasuki SS2 sampai 7 yang dimulai pada Jumat (4/4) pagi waktu Portugal atau siang WIB, Ubang mengubah setingan suspensi mobil menjadi lebih lembut. Strategi tersebut diperlukan agar daya cengkeram (grip) ban bisa lebih maksimal saat mengeksekusi tikungan-tikungan gravel yang didominasi bentuk tusuk konde (hairpin).

subhan aksa wrc portugal (1)Mengawali perlombaan hari ini di SS8 dan 9, Ubang dan navigator Nicola Arena memilih ban keras (hard tyre)..

subhan aksa rally portugal wrc (1)Ternyata, lebih cocok sesungguhnya yang berkompon lunak (soft tyre)

subhan aksa wrc portugal (6)Akibatnya, Fiesta RRC yang digeber Ubang kehilangan grip di sebagian lintasan yang berada di areal perbukitan

subhan aksa wrc portugal (4)Di kedua SS itu ia finish urutan 16 dan 15. Itu posisi finish terburuk yang dialami Ubang di Portugal.

subhan aksa rally portugal wrc (2)Hal ini merupakan kedua kalinya dialami Ubang di Portugal. Akibatnya, sampai SS ke-9 pada Sabtu (5/4) malam WIB, posisiya di overall turun ke peringkat 12. Padahal, dalam tiga SS sebelumnya ia sudah kembali ke posisi 10 Besar seperti posisi awal.

subhan aksa rally portugal (6)Kondisi cuaca dan lintasan yang berubah-ubah menjadi pelajaran sangat penting buat Subhan Aksa di seri keempat kejuaraan dunia FIA World Rally Championship di Portugal

subhan aksa rally portugal wrc (3)“Beginilah seni dan serunya reli mobil. Banyak faktor saling berkaitan dan berjalan dalam waktu bersamaan. Set up mesin dan suspensi sudah sangat nyaman, sayangnya kami lagi-lagi salah menentukan ban,” tutur Ubang sembari tersenyum tipis.

subhan aksa rally portugal wrc (4) 1

Hari terakhir Vodafone Rally de Portugal, Minggu (6/4), menyuguhkan berbagai drama lanjutan dalam tiga SS terakhir. Dari 84 kontestan awal, hanya 73 mobil yang sampai garis finish. Sebagian besar terhenti akibat kecelakaan. Termasuk dua peserta WRC2 yang sampai SS terakhir bertarung berebut posisi dengan pereli Indonesia Subhan Aksa

subhan aksa wrc portugal (3)Setelah terlempar ke posisi 12 seusai SS13, Ubang melakoni tiga SS terakhir tanpa beban selain ingin menikmati lomba di dalam kokpit mobil..

subhan aksa rally portugalHasilnya malah lebih baik dan membuka pertarungan poin dengan beberapa peserta dan saling kejar dalam SS14, 15 dan 16.

subhan aksa rally portugal (8)Kondisi mobil dan lintasan pun, tambahnya, lebih bagus dari sebelumnya

20140071014“Tiga SS terakhir hari ini sangat menyenangkan. Dua kesalahan memilih ban menjadi problem besar pada hari sebelumnya. Hari ini lawan yang mengalami masalah. Alhamdulillah hasilnya lebih baik dari tahun lalu, selisih waktu dengan lawan pun tak terlalu jauh. Perjuangan sangat istimewa dalam empat hari ini. Ini hasil maksimal yang bisa kami berikan,” kata Ubang.

1609816_10154053583250691_8892905053821898478_nSecara keseluruhan Ubang menempati posisi ke-19 dalam putaran ke-4 serial FIA World Rally Championship ini. Di kelas WRC2 di mana ia ikut dalam perebutan poin kejuaraan, finish urutan 9 yang berarti langkah maju dari posisi tahun lalu yang finish ke-11. Kelas WRC2 Portugal akhirnya dimenangi Nasser Al-Attiyah, pereli berpengalaman Qatar yang sebelumnya bergabung dalam tim pabrikan WRC dan juga berpengalaman di ajang Rally Dakar. Ia naik podium bersama Jari Ketomaa (Finlandia) dan Pontus Tidemand (Swedia) yang naik ke WRC2 setelah menjadi juara dunia WRC Junior 2013.

10245388_10154043506180691_525086471_nMeski hanya memetik 2 poin, hasil ini sudah sangat disyukuri Ubang maupun navigator Nicola Arena. Raihan itu harus dijalani dengan perjuangan ekstra dalam empat hari berturut dan berlangsung sampai SS terakhir. Selain medan yang berat karena licin, becek, dan berlumpur, dari aspek teknis pun pacuan Ubang kalah lincah dari para peserta di atasnya. Itu disebabkan beberapa kali tim sempat salah menyematkan ban yang tepat untuk melibas lintasan-lintasan khusus (Special Stage) yang berubah-rubah karakternya.

1794759_10152869351416564_1949309926_n“Tingkat persaingan di WRC2 memang sangat keras dan itu tantangan tersendiri. Hasil Porutugal tentunya akan menambah kepercayaan diri ke seri selanjutnya. Kita tunggu saja bagaimana selanjutnya,” tandas Ubang yang untuk kali ketiga mendapat poin WRC2 setelah tahun lalu di Rally Wales, Inggris.

 

Words by        : FBRT

Photo by         : FBRT

 

#PERFOURMMACHINEHEAD  RULES !

THE SIZE

Ukuran photo yang berlaku adalah 800×533 pixel (landscape), jika ada yang portrait maka ukurannya menjadi 533×800. Dan HARUS BERSIH DARI WATERMARK. Kami akan memberikan watermark khusus untuk nama Anda, yang super duper legit. It called..The thin red line

INSTAGRAM

Hashtag photo Anda #perfourmmachinehead pada instagramnya perfourm @perfourm. Jika menurut kita HELL YEA! Kita akan menghubungi Anda untuk dikirimkan lagi beberapa photo beserta tulisan Anda atau artiklenya

EMAIL

Email photo beserta artikel Anda dalam bentuk Microsoft word dan juga 1 folder berisi photo-photo yang sudah di resize (800×533 pixel : landscape) ke [email protected]

TWITTER

Follow us on our Twitter @perfourm dan jangan lupa hashtag photo Anda dengan #perfourmmachinehead

FACEBOOK

Like us and share your photo on Perfourm.com fanpage

 

 

So guys…lets share  your photo to the world. BUCKLE UP !

 

#PERFOURMMACHINEHEAD : By the machine heads, for the machine heads

 

 

-Bayu Sulistyo |nyonk|

 

 

*Like us on our facebook fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram : @perfourm

*Hashtag your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD on our Instagram, and get a chance upload on www.perfourm.com

 

 

Comments

comments!