DATING WITH ENGINE+ MOTORSPORT AT SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT INDONESIA – PART 1. QTT DAY.

2168

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (1)Akhirnya harapan saya selama beberapa tahun terakhir untuk menginjakkan kaki di Sentul International Circuit Indonesia tercapai. Bahkan tidak hanya sekedar menginjakkan kaki, namun saya terbang dari Surabaya menuju Jakarta kemudian dilanjutkan ke Bogor melalui perjalanan darat hanya untuk memenuhi undangan dari tim besar asal Jakarta yang selama ini saya lihat foto-foto nya dalam artikel drag race Sentul International Circuit di Perfourm.com, tim yang selama ini saya lihat video nya di Youtube, tim yang selama ini belum pernah saya temui sebelumnya, tim yang selalu eksis dalam setiap event drag race 402 meter dengan 800 HP ++ EVOJUN dan EG6 Casper. Who doesn’t know ENGINE+?

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (2)Beberapa hari sebelumnya saya mendapat kabar bahwa ENGINE+ akan mengundang Perfourm untuk meliput tim mereka dalam event drag race round 2 di Sentul International Circuit. Karena Nyonk sudah booked oleh B16 AP Speed, maka saya yang harus berangkat untuk nge-date dengan ENGINE+. Tanpa pikir panjang pun saya langsung menerima tawaran tersebut dengan senang hati.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (3)Saya tiba di Jakarta hari Jum’at sekitar pukul 18.00 WIB dan setelah dari bandara, saya yang telah dijemput oleh salah satu mekanik dari ENGINE+ pun memutuskan untuk menuju bengkel ENGINE+ yang terletak di daerah Sunter, Jakarta Utara.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (8)Begitu sampai di bengkel ENGINE+ saya masih melihat beberapa mekanik yang sedang lembur mempersiapkan mobil yang besok akan berkompetisi dalam event drag race round 2 di Sentul International Circuit.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (5)Meet Luckas, tuner dari EVOJUN, EG6 Casper dan beberapa mobil balap lain yang berada di bengkel ENGINE+. Kebetulan beberapa mobil yang besoknya mengikuti drag race sudah diangkut dan dikirim menuju Sentul, hanya tersisa 2 mobil yang belum dikirim. Salah satunya adalah hantu buatan dari ENGINE+ yaitu Honda Estilo EG6 yang dinamai Casper. Sambil menunggu truk towing datang ke bengkel, saya pun menyempatkan untuk ngobrol dengan Luckas sambil melihat dari dekat EG6 Casper.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (4)Casper yang satu ini berbeda dengan Casper si hantu baik hati yang sering anda lihat di TV, mesin D16 nya telah digusur dan diganti oleh H22T dengan exhaust nya yang fresh from the turbo langsung diarahkan keatas kap mesin. Saya baru pertama kali melihat secara langsung engine bay mobil drag race seperti ini.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (7)Saya pun juga baru pertama kali melihat kabin mobil balap sebersih dan serapi ini. Bride bucket seat, Spoon steering wheel, Haltech Racepak IQ3, 2 electric fuel pump Weldon lengkap dengan custom fuel line untuk mendistribusi high octane fuel dari tangki ke fuel rail yang tertata rapi di lantai sebelah kiri. Mobil yang sangat bertenaga, namun juga enak dilihat mata.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (6)And don’t forget something behind the seat.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (9)Luckas mengatakan bahwa untuk event drag race round 2, dirinya telah melakukan setting boost yang diperlambat pada EG6 Casper ini atas permintaan sang owner supaya mobilnya tidak se-liar seperti pada event sebelumnya. Beberapa hari sebelum event, EG6 Casper ini juga sempat dyno test di KS Nusa dan terjadi accident as roda depan patah, namun sudah ditangani oleh mekanik dari ENGINE+. Hasil dari dyno test yaitu 803,2 horsepower.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (11)Setelah truk towing datang, saya pun juga berangkat menuju Sentul International Circuit bersama dengan para mekanik ENGINE+ untuk mengikuti proses loading. Perjalanan dari Sunter menuju Sentul memakan waktu kurang lebih 2 jam dengan kondisi lalu lintas padat. Beberapa saat setelah kami sampai di Sentul, proses loading pun dimulai dengan menurunkan mobil dari truck towing.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (10)Sebelum meninggalkan pit untuk mencari hotel, saya pun menyempatkan untuk menyapa salah satu mobil balap andalan milik ENGINE+ yaitu EVOJUN CT9A. Mobil yang menyandang predikat super sleeper, memiliki tampilan paling standart dalam kelas FFA baik tampilan eksterior maupun interior, no weight reduction seperti EG6 Casper, dan masih bisa dipakai untuk jalan-jalan di jalan perkotaan. Best time nya di track lurus 402 meter? 9,935 detik.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (12)Pencarian hotel ditemani oleh beberapa mekanik dari ENGINE+ malam itu berakhir tepat pukul 00.00 WIB, setelah check in pun saya langsung memutuskan untuk beristirahat karena QTT day akan dimulai pagi hari.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (13)Paginya, saya kembali dijemput oleh salah satu mekanik ENGINE+ untuk menuju Sentul International Circuit. Perjalanan dari hotel ke sirkuit hanya memakan waktu sekitar 20 menit, begitu masuk pintu area pit, kami pun langsung bergerak menuju pit 30 yang merupakan pit ENGINE+.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (14)Ketika sampai di pit 30 saya disambut oleh 2 scooby kakak beradik, Subaru Imprezza WRX STI GD yang sedang bersiap-siap memulai scrutineering dan kemudian lanjut QTT.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (17)Kemudian saya berjalan kedalam pit dan menyapa tuner dari ENGINE+ Luckas yang sedang duduk didalam EVO VIII The Bardie dan sibuk dengan laptopnya. Dia bertanding dengan menggunakan EVOJUN pada kelas FFA bernomor start 364.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (20)Dan juga menyapa Adi pembalap sekaligus owner dari EVOJUN dan EG6 Casper. Pada event drag race round 2 ini dia bertanding menggunakan EG6 Casper pada kelas FFA dengan nomor start 368.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (48)Lalu Rendi Vin, pembalap ENGINE+ yang pada event drag race round 2 ini bertanding menggunakan EVOJUN pada kelas FFA dengan nomor start 365.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (37)Dan juga Ferdi yang bertanding dengan EG6 Casper juga pada kelas FFA dengan nomor start 369.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (16)Rupanya bagian depan pit 30 pagi itu masih terbuka separuh dan hanya terlihat Intercooler special order dari AMS yang terpasang di EVOJUN ENGINE+.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (18)Sebagian dari anda mungkin sudah mengetahui pasti mengapa Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A ini diberi nama EVOJUN. Tapi, bagi anda yang belum mengetahui. I’ll tell you.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (19)This is where the magic happen. Nama EVOJUN diambil karena Lancer Evolution IX CT9A milik ENGINE+ ini menggunakan mesin 4G63T 2.1L special order dari JUN Auto. JUN Auto adalah rumah tuning asal Jepang yang memproduksi mesin dan suku cadang mobil Jepang dengan performa tinggi. Mesin 4G63T 2.1L yang terpasang di Lancer Evolution IX CT9A milik ENGINE+ ini tidak dibiarkan standart. Luckas sang tuner pun memasangkan turbo Bulleye S375 dengan throttle body 102mm,TiAL 50mm blow off valve, TiAL twin 50mm wastegate, Full Race header, AMS Intercooler kit special order lengkap dengan pipa-pinya nya, Hyper Tune intake, M7 air filter, dan Engine Management menggunakan Haltech Platinum Pro plug in lengkap dengan Haltech Ignition Pack. Output yang dihasilkan? 869,4 horsepower.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (38)And again, don’t forget about something in the trunk.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (21)Sedangkan the fastest FWD Honda Civic EG6 Casper in Indonesia milik ENGINE+ ini telah engine swap dengan mesin H22 lengkap dengan Turbo Garrett GT Series segede gaban. Mesin H22T pun juga tidak dibiarkan dalam keadaan standart. Sejumlah racing parts pun juga dipasangkan seperti crankshaft JUN Custom Billet, stang piston Eagle dan berujung dengan piston Forged Alloy Wiseco dikombinasikan dengan kepala silinder yang diporting mesin CNC, camshaft Skunk2 Tuner Series, camshaft gear adjustable AEM, intake manifold AEM, per klep Crowner, coil pack Robert Bosch dan Engine Management menggunakan Haltech Platinum Sport 1000 lengkap dengan ignition module dan boost control. Bagaimana tidak menakutkan?adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (22)Setelah semuanya dipersiapkan, para pembalap ENGINE+ pun langsung berkumpul dan konvoi menuju tempat scrutineering untuk kemudian melakukan QTT. Saya baru sadar, ternyata mobil yang berkompetisi pada event drag race di Jakarta sangatlah berbeda jauh dengan mobil yang berkompetisi pada event drag race di Surabaya yang mayoritas untuk kelas FFA masih menggunakan Honda Estilo EG6. Sedangkan di Jakarta sudah menggunakan Subaru Imprezza, Mitsubishi Lancer baik Epo (evo buatan) maupun Evo. Monsters.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (23)Saya kira jarak dari pit menuju area QTT dekat, ternyata jaraknya lumayan jauh. Untung saya mendapat tumpangan safety car milik ENGINE+ yang juga digunakan untuk menggeret EG6 Casper. Maklum saya baru pertama kali ke Sentul International Circuit.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (25)Satu persatu mobil balap berlabel ENGINE+ pun maju termasuk EG6 Casper dan EVOJUN. Biasanya ENGINE+ pada waktu scrutineering selalu berangkat pagi dan berada pada antrian depan, tetapi saat itu ENGINE+ memutuskan untuk scrutineering agak siang sambil menunggu area scrutineering sepi.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (24)Saat dalam antrian pun beberapa kali EG6 Casper didatangi orang dan orang tersebut melihat tampilan eksterior dan interior dari EG6 Casper yang terlihat jelas bersih dan rapi.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (26)Tampilan interior dan eksterior yang bersih, rapi, good looking dan eyecatching merupakan ciri khas ENGINE+ dalam membangun mobil balap. Sesuai dengan misi ENGINE+ yang telah tertera bahwa ENGINE+ juga menjaga kenyamanan dan membuat tampilan eksterior lebih menarik, namun tentu tidak lupa juga memaksimalkan tenaga mesin.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (27)Begitu juga dengan EVOJUN yang tampilan eksterior dan interiornya masih bisa dikatakan stock karena tidak mengalami perubahan yang signifikan seperti pada mobil balap lain yang bertarung di kelas FFA.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (15)Setelah scrutineering selesai, saya pun langsung kembali ke pit dan juga berjalan menuju tepi track untuk melihat track sepanjang 402m yang terkenal ini.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (29)Akhirnya kesampaian juga keinginan saya untuk hadir dalam sebuah event di Sentul International Circuit, dan yang lebih istimewa lagi kedatangan saya saat itu adalah dalam rangka memenuhi undangan untuk meliput sebuah tim besar dengan mobil-mobil monster yang start nya selalu dinantikan oleh penonton. Namun bad news nya saat itu lensa tele 70-300mm saya mengalami kerusakan pada kabel fleksibelnya sehingga gambar yang saya foto mulai dari F4 sampai F22 hasilnya over, padahal lensa tele adalah satu-satunya lensa yang saya andalkan pada saat seperti ini. Alhasil saya yang sudah setengah bad mood saat itu harus puas memotret dengan lensa fix dan kit saya dan menyimpan lensa tele saya yang rusak disaat yang tidak tepat.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (28)But first, let us take a selfie. Saya pun bertemu partner in crime, Founder Perfourm.com yang saat itu datang juga ke Sentul International Circuit namun meliput tim yang berbeda dengan saya yaitu B16 AP Speed.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (30)Beberapa saat setelah jalan-jalan di area pit, saya kembali ke pit 30 dan melihat beberapa mekanik ENGINE+ sudah mulai mempersiapkan EVOJUN untuk memulai QTT, ban Yokohama Advan Neova yang membalut Volk Rays CE28 pun segera digantikan dengan big doughnut tires Mickey Thompson ET Drag Slick tires.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (33)Setelah keempat ban diganti, lalu dilakukan pengecekan tekanan angin pada ban agar mobil bisa mendapat traksi saat start.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (31)Persiapan untuk QTT juga sudah terlihat pada EG6 Casper yang sedang spooring sebelum mengganti ban dengan ban slick.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (32)Setelah itu para mekanik ENGINE+ pun memasang wheelie bar pada EG6 Casper.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (35)Karena intercooler dan radiator EG6 Casper tertutup total oleh bumper dan tidak mendapat suplai udara yang bagus, maka agar temperatur tetap normal para mekanik ENGINE+ menaruh dry ice kedalam PWR water to air intercooler dan radiator.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (36)Yang terlihat misterius seperti efek asap pada saat hantu Casper mulai muncul.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (39)Mobil sudah dipersiapkan, sekarang  giliran pembalapnya yang bersiap-siap untuk melakukan QTT. Adi, Pembalap yang merupakan owner dari EG6 Casper dan EVOJUN, sedang mengatur posisi duduk dalam EG6 Casper sebelum melakukan QTT.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (34)Begitu juga dengan Rendi Vin yang saat itu akan memulai QTT dengan EVOJUN, dia dengan dibantu Luckas yang merupakan tuner dari EVOJUN sedang mencari celah dan menyesuaikan diri dengan Evo VI straight cut dogbox transmission.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (42)Kemudian Rendi Vin dan Luckas bergerak menuju garis start dengan semua pandangan mata tertuju pada EVOJUN. Setelah saya cari tau, ternyata dulunya sang owner menginginkan Evo IX ini dibangun untuk menembus angka 10 detik pada track 402m, ternyata setelah dites pada track 402m best time nya bahkan lebih kecil dari 10 detik, yaitu 9,935 detik.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (40)EG6 Casper pun juga segera menuju garis start dengan digeret oleh service car yang khusus dibawa dari Honda Sunter untuk menunjang keperluan saat ENGINE+ bertanding. Lalu saya segera berlari ke garis start karena penasaran ingin melihat secara langsung EG6 Casper saat start dan saya lebih penasaran dengan suara ALS nya pada saat ganti gear yang terdengar seperti bunyi meriam.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (52)Ketika sampai digaris start, beberapa mekanik ENGINE+ yang mendampingi langsung melakukan check up mulai dari tekanan ban, sampai pemasangan wheelie bar apakah sudah sempurna atau belum.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (1)Setelah semuanya ready, EG6 Casper pun mulai bersiap untuk QTT.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (54)Tepat pada saat lampu hijau menyala, mesin H22T yang berada di EG6 Casper ini langsung berteriak. First run EG6 Casper saat itu berhasil mencetak waktu 12,041 detik. Luckas menjelaskan pada saya bahwa Nitrous Oxide Systems pada EG6 Casper ini sengaja belum diaktifkan pada waktu QTT karena memang digunakan hanya pada waktu race day saja.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (44)Second run, EG6 Casper berhasil mencetak 12,591 detik, waktu yang kedua 0,55 detik lebih besar daripada first run dikarenakan terjadi sedikit masalah pada EG6 Casper yaitu beberapa saat setelah start kabel busi nya copot.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (53)Beberapa saat kemudian giliran EVOJUN yang haus akan 9 detik pada 402m bersiap di garis start untuk melakukan QTT.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (41)First run saat QTT EVOJUN berhasil mencetak waktu 10,753 detik. Catatan waktu yang sedikit molor dikarenakan terjadi sesuatu pada straight cut dogbox transmission yang terpasang di EVOJUN.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (43)Setelah pada event drag race round 1 para mekanik ENGINE+ telah membongkar gearbox dan mengganti transfercase yang pecah, maka pada round 2 rupanya permasalahan EVOJUN masih disekitar gearbox yaitu gearbox susah masuk gear 4. Saat second run pun catatan waktu EVOJUN naik menjadi 11,590 detik.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (46)QTT untuk EVOJUN pun disudahi, Luckas memutuskan untuk membawa EVOJUN kembali ke pit 30 untuk di jackstand dan melakukan check up pada straight cut dogbox EVOJUN yang susah masuk ke gear 4 dan juga berharap agar pada saat race day diberi kelancaran tanpa ada hambatan.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (47)Begitu juga dengan EG6 Casper yang sore itu juga menyudahi QTT dan kembali ke pit 30 untuk beristirahat dan bersiap untuk race day besoknya.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (45)Nasib kurang beruntung dialami oleh salah satu pembalap dari ENGINE+ yang menggunakan Iceboy Subaru EJ25 Cosworth ini yang tidak bisa mengikuti race day karena mesinnya mengalami masalah sewaktu QTT day.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (49)Mitsubishi Lancer Evolution VIII The Bardie yang full of AMS racing parts ini juga mengalami putus fan belt pada saat QTT day, namun permasalahan tersebut bukanlah menjadi hal yang besar bagi para mekanik ENGINE+. Fan belt yang putus pun segera diganti dengan yang baru.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (50)Sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat, para pembalap ENGINE+ menyempatkan untuk berbincang-bincang dan bertukar informasi tentang mobil balap masing-masing. Dan tentu saja semuanya mengharapkan hasil yang terbaik saat race day.

adhyasaka hutama ENGINEPLUS sentul circuit drag race (51)Saya pun juga berharap agar race day berjalan dengan lancar tanpa ada permasalahan disetiap mobil ENGINE+.

So, nantikan artikel saya tentang race day with ENGINE+.

Stay tune.

 

Adhyasaka Hutama

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!