East Java Rally Championship putaran kedua yang berjudul Merdeka Sprint Rally 23-24 Agustus 2014 yang diadakan oleh Spirit 83 Sport Club mendapat apresiasi yang baik dari para peserta baik yang berasal dari Jawa Timur dan sekitarnya maupun para peserta yang berasal dari luar Jawa Timur. Dan MBN Rally Team, sebuah team rally milik MBN Boyke yang sudah bertanding sejak putaran pertama yang diadakan di Kota Sidoarjo, akhirnya kembali ke Jawa Timur untuk mengikuti putaran kedua East Java Rally Championship.
DAY 1 – SS1
Sama seperti putaran pertama yang diselenggarakan di Sidoarjo, saya pun kembali diundang oleh MBN Boyke untuk meliput MBN Rally Team dalam East Java Rally Championship putaran kedua. For a good reason, saya pun bangun pagi pada hari Sabtu, 23 Agustus 2014 dan memutuskan untuk berangkat sekitar pukul 7 pagi menuju sirkuit rally yang berada di Karang Pilang, Surabaya.
Sirkuit rally untuk putaran kedua ini berada di Komplek Bumi Marinir Surabaya. Hutan, sawah, dan jalan batuan yang berada di Bumi Marinir disulap menjadi trek sprint rally sepanjang 6 kilometer. Sangat berbeda dengan sirkuit yang ada di Sidoarjo yang mungkin panjangnya tidak lebih dari setengah nya sirkuit ini.
Di paddock MBN Rally Team, mekanik dari Riverside Rally & Racing Service pun tampak sedang mempersiapkan Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang dinamai Miss Kayla.
Dan pemilik Riverside Rally & Racing Service yang selalu setia menemani kemana saja MBN Rally Team ini bertanding, Loqy Siregar pun juga tampak memantau persiapan yang dilakukan oleh mekaniknya pagi itu.
Ayah dari Indie Fiancoko yang juga merupakan tuner dari Toyota Corolla DX KE70 yang sudah di engine swap dengan 3S-GE pun juga sedang melakukan pengecekan ulang terhadap setting carburetor four-barrel pada KE70 nya sebelum SS1 dimulai.
Pada East Java Rally Championship putaran kedua ini MBN Rally Team juga disupport oleh Prince Lubricants, produk high performance oil berlisensi USA yang diproduksi di Singapura dan Malaysia sebagai Headquarter nya.
Setelah menjadi sponsor terbesar pada event Hot Import Nights 2014, dan juga menjadi sponsor untuk pembalap ETCC Arya Karistanto, Prince Lubricants pun sepertinya ingin merambah dunia rally dengan mensponsori MBN Rally Team pada Merdeka Sprint Rally 2014.
Setelah persiapan yang dilakukan oleh mekanik selesai, mobil pun tinggal menunggu giliran aba-aba untuk start SS1 dari panitia. Pada East Java Rally Championship putaran kedua ini MBN Rally Team mengikutsertakan 3 mobil, 1 Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A built by Ralliart New Zealand untuk MBN Boyke/Mago Sarwono, 1 Toyota Corolla DX KE70 3S-GE untuk Indie Fiancoko/Agus.
Dan 1 lagi Toyota Corolla DX KE70 4A-GE untuk Ronny JS/Audi CH.
Beberapa saat kemudian saya pun diajak oleh pasangan driver dan navigator MBN Boyke/Mago Sarwono dan Indie Fiancoko/Agus untuk survey track sepanjang 6 kilometer sekaligus melakukan koreksi terhadap pacenote yang sudah dibuat sebelumnya.
Dan bertemu dengan salah satu pereli yang juga sedang melakukan survey track dengan Hummer H2 nya. Nice..
Setelah beberapa kali melakukan survey track kami pun kembali ke paddock, karena panitia sudah memberitahukan bahwa SS1 akan segera dimulai.
MBN Boyke yang mendapatkan nomor start 02 pun langsung bersiap-siap memakai OMP racing suit dan Stilo WRC Des Helmet nya untuk bertanding pada SS1.
Namun sebelum masuk kedalam cockpit, ia pun menyempatkan untuk menghisap sebatang rokok Marlboro Lights.
Navigator yang mendampingi MBN Boyke pada East Java Rally Championship putaran kedua yang berjudul Merdeka Sprint Rally 2014 ini masih sama seperti pada saat bertanding di Sidoarjo Sprint Rally 155, yaitu Mago Sarwono, seorang pereli senior dari Firna Bosowa Rally Team yang juga menduduki posisi sebagai international event manager.
Karena event ini diselenggarakan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia, maka sebagai bentuk kreatifitas, para mekanik MBN Rally Team pun tidak lupa memasangkan bendera merah putih pada spoiler Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A ini.
Dan bersiap menuju garis start untuk memulai SS1.
Pada SS1, MBN Boyke yang berpasangan dengan Mago Sarwono tampil percaya diri melahap lintasan sepanjang 6 kilometer yang berada diantara hutan-hutan milik Marinir ini.
Baru beberapa jam sebelumnya saya mengikuti survey track sekaligus mencari spot yang bagus untuk memotret, setelah saya mendapatkan spot yang bagus saya pun menyiapkan Canon EOS 1000D dan lensa 70-300mm IS USM dan langsung memberondong Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang sedang bertanding pada SS1.
Tanah yang kering karena cuaca yang panas pun menyebabkan langit disekitar lintasan penuh dengan debu. Medan lintasan East Java Rally Championship putaran kedua ini sangatlah berbeda dengan putaran pertama yang diselenggarakan di Sidoarjo yang berlumpur.
Pada SS1, MBN Boyke dan navigatornya Mago Sarwono berhasil mencatat waktu 06:03,56.
Beberapa menit kemudian giliran kelas Retro Car 1.6 dimulai, Ronny JS yang berpasangan dengan Audi CH sebagai navigator pun juga terlihat semangat dalam bertanding pada SS1.
Suara khas mesin 4A-GE yang dipacu pada rpm tinggi ini pun membuat saya mulai berpikir untuk memasangkan 4A-GE pada Corolla DX KE70 milik saya.
Pada SS1, Ronny JS dan navigatornya Audi CH berhasil mencatat waktu 07:27,78
Lalu setelah kelas Retro Car 1.6 selesai, giliran kelas Retro Car 2.0 dimulai. Indie Fiancoko berpasangan dengan navigatornya, Agus. Keduanya mengatakan bahwa sepanjang SS1 Corolla DX KE70 yang menggunakan mesin 3S-GE ini susah untuk mendapatkan traksi di lintasan yang tanahnya keras dan banyak sekali batu-batu kecilnya.
Namun pasangan pereli dan navigator asal Kota Semarang ini tidak menjalani hambatan yang besar selama bertanding di SS1.
Indie Fiancoko dan Agus yang bernomor start 05 ini berhasil mencatat waktu 07:01,79
Pada hari pertama, Special Stage pertama selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah selesai menjalani SS1, semua pembalap MBN Rally Team pun kembali ke paddock dan saling sharing tentang SS1. Menurut sang komandan tim, MBN Boyke, lintasan sepanjang 6 kilometer di Bumi Marinir Karangpilang Surabaya ini masih jauh lebih sulit dan lebih panjang jika dibandingkan dengan lintasan di Lapangan Udara Suryadharma Kalijati, Subang.
Satu SS sudah dilalui pada hari pertama, dan ketiga mobil dari MBN Rally Team juga tidak mengalami trouble satu pun. Hari selanjutnya, Minggu 23 Agustus 2014 giliran seluruh pereli untuk melibas SS2 dan SS3 yang telah disusun oleh panitia.
Para pereli MBN Rally Team juga tampak sudah siap untuk menghadapi ganasnya lintasan rally di Bumi Marinir Karangpilang yang lebih mirip seperti trek South African Rally Championship.
Sejak SS1 pun sudah ada beberapa peserta dari beberapa tim lain yang did not finish dan juga melebihi batas waktu tempuh maksimal karena mobil nya mengalami trouble di lintasan SS1. Maka sebelum SS2 dan SS3 dimulai, MBN Rally Team tidak lupa melakukan doa bersama dan saling menyemangati.
Sebelum SS2 dimulai, Indie Fiancoko yang saat SS1 merasa peredam getaran pada sambungan komponen suspensi (bushing) pada Toyota Corolla DX KE70 miliknya tidak bekerja dengan sempurna akhirnya memutuskan untuk membongkar dan mengganti bushing dengan bushing cadangan milik Ronny JS yang sama-sama KE70.
Sementara itu tidak jauh dari paddock, MBN Boyke dan navigatornya, Mago Sarwono sedang mengikuti upacara simbolis pelepasan peserta. Upacara simbolis ini diadakan tepat sebelum SS2 dimulai.
Setelah upacara simbolis selesai, MBN Boyke pun memutuskan kembali ke paddock untuk melakukan setup position agar nyaman pada saat menjalani SS2.
Dan bersiap untuk menuju garis start. Jarak garis start yang jauh dari paddock membuat saya harus stay di satu spot foto dan tidak bisa jalan kaki wara-wiri seperti pada saat event Sidoarjo Sprint Rally 155.
Beberapa saat kemudian, MBN Boyke dan Mago Sarwono pun sampai di garis start.
Dan kemudian mulai melibas lintasan sepanjang 6 kilometer ini, SS2 adalah reverse track dari SS1.
Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A dari MBN Rally Team memang benar-benar menjadikan tontonan tersendiri bagi para penggemar balap rally yang datang, karena peserta lainnya tidak ada yang menggunakan mobil yang sejenis.
Sehingga saat Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang dinamai Kayla ini turun kedalam lintasan, para penonton pun tidak ada yang melewatkannya, sampai-sampai ada yang menyoraki dan memberi tepuk tangan saat Kayla lewat dikerumunan penonton. Mungkin karena terasa seperti melihat WRC or something like that.
Pada SS2, pasangan MBN Boyke dan Mago Sarwono berhasil mencatat waktu yang lebih baik daripada SS1 yaitu 05:54,87
Saya yang sudah stand by disebuah spot untuk memotret pun memutuskan untuk kembali ke paddock karena merasa bahwa kelas Retro Car 1.6 dan Retro Car 2.0 sudah hampir selesai namun 2 mobil Toyota Corolla DX KE70 milik pasangan Ronny JS/Audi CH dan Indie Fiancoko/Agus tak kunjung lewat. Tidak lama kemudian datanglah mobil Toyota Corolla DX KE70 dengan digeret oleh service car dan saya pun diberitahu bahwa mobil harus berhenti ditengah-tengah lintasan karena mesin nya mengalami trouble.
Setelah kap mesin dibuka, salah satu mekanik dari Ronny JS mengatakan bahwa mesin 4A-GE pada KE70 ini mountingnya sudah tidak kuat lagi menahan mesin lalu anjlok. Lalu oli filter yang berada dibawah mesin pun terkena imbasnya, sehingga oli nya menyembur dari bawah mesin. Mobil pun kemudian diarahkan ke tepi lintasan dan tentu saja tidak bisa melanjutkan SS2.
Tidak lama kemudian giliran Toyota Corolla DX KE70 milik Indie Fiancoko/Agus yang datang ke paddock. Ia menjelaskan bahwa ketika mobil dipacu pada gear 3 dan masuk ke gear 4, mesin mobil ini sudah mengeluarkan suara-suara yang dikira kabel busi yang lepas. Pada saat melewati Corolla DX KE70 milik Ronny JS/Audi CH pun Indie dan Agus sempat berdoa agar tidak mengalami nasib yang sama. Ternyata tidak jauh setelahnya, Corolla DX KE70 bermesin 3S-GE ini juga menepi karena mesin nya mengeluarkan bunyi keras lalu kemudian mati.
Setelah kap mesin dibuka, blok mesin 3S-GE yang dipacu pada 8000 rpm ini ternyata pecah sehingga oli nya menyembur keluar, stang piston nya pun juga ikut pecah. Maklum mesin ini belum pernah dibongkar semenjak naik ke Corolla DX KE70 ini sekitar 2 tahun yang lalu.
Pecahan stang piston yang ditemukan tidak jauh dari tempat mobil ini berhenti pun akhirnya diambil untuk dijadikan souvenir alias kenang-kenangan pada East Java Rally Championship putaran kedua di Surabaya.
Memang banyak sekali yang menjadi korban keganasan track rally sepanjang 6 kilometer di Bumi Marinir Surabaya ini, hari pertama dan hari kedua selalu ada saja accident yang dialami peserta. Dua Toyota Corolla DX KE70 milik MBN Rally Team pun juga menjadi korbannya pada saat menjalani SS2, padahal seminggu setelah East Java Rally Championship putaran kedua ini, MBN Rally Team akan bertanding di Kejurnas Sprint Rally di Subang. Always remember, in race sometimes you win some, lose some, wrecked some.
Sementara itu para mekanik dari Riverside Rally & Racing Service pun sedang menikmati makan siang di paddock ditemani dengan panas dan gerahnya cuaca Surabaya.
Tidak lama kemudian SS3 pun dimulai, untuk SS3 ini MBN Rally Team hanya tersisa satu mobil yang bertarung pada kelas Sedan 4WD yaitu Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A. Sang pilot, MBN Boyke pun langsung bersiap-siap untuk maju ke garis start dan memulai SS3 yang arahnya mirip seperti SS1.
Namun sebelum meninggalkan paddock, sang navigator Mago Sarwono pun menyempatkan untuk foto dengan memegang setir yang belum dipasang, agar terlihat seperti setir kiri. Just for fun…
Dan MBN Boyke/Mago Sarwono mulai meninggalkan paddock dan menuju ke garis start.
Saya yang sudah stand by di suatu spot lalu bersiap menunggu Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A bernama Miss Kayla ini lewat, dan tidak lama kemudian ia pun muncul di lintasan yang sangat panjang mengarah ke tempat saya berdiri.
Dengan debu dan asap yang tebal dibelakangnya, yang lebih mirip seperti South African Rally Championship. Saya sendiri pun heran ternyata ada juga sirkuit rally di Surabaya yang sepanjang ini dan se-wow ini.
Pada SS3 ini MBN Boyke/Mago Sarwono tidak mengalami kendala sedikitpun, semuanya berjalan dengan sangat lancar. Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A yang digunakan pun tidak mengalami trouble.
Setelah pada putaran pertama beberapa bulan yang lalu target juara umum telah tercapai, maka pada putaran kedua pun keduanya juga mentargetkan menjadi juara umum.
Pada SS3, MBN Boyke/Mago Sarwono berhasil mencatat waktu 06:00,78
Lalu beberapa saat setelah SS3 selesai, Mago Sarwono, navigator dari MBN Boyke memutuskan untuk mencoba sirkuit rally Bumi Marinir Surabaya menggunakan Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A dan menggandeng Aan Kurnia, pereli Jawa Timur yang juga bertanding pada East Java Rally Championship putaran kedua menggunakan Toyota Corolla DX KE70 di kelas Retro Car Open.
Setelah 3 SS dirinya menjadi navigator, dia pun berkesempatan untuk menjadi driver dan mencoba sirkuit rally Bumi Marinir Karangpilang Surabaya ini. Sambil menunggu pengumuman pemenang yang belum diumumkan, saya pun kembali mencari posisi untuk memotret Miss Kayla yang back on the track.
Sang navigator, Aan Kurnia yang berprofesi sebagai TNI ini juga sepertinya sangat menikmati berada di dalam cockpit Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A milik MBN Boyke.
Hingga dirinya pun berencana akan pergi ke Subang menghadiri Kejurnas Sprint Rally di Lanud Suryadharma Kalijati, Subang untuk bertemu dengan MBN Rally Team yang juga bertanding disana pada tanggal 30-31 Agustus 2014.
Akhirnya setelah hari hampir gelap, panitia baru mengumumkan hasil dari Merdeka Sprint Rally 2014. Dan MBN Boyke/Mago Sarwono berhasil menjadi juara pertama pada kelas umum dengan catatan waktu SS1 06:03,56, SS2 05:54,87, dan SS3 06:00,78. Dengan total waktu 17:59,21.
Dan juga menjadi juara pertama pada kelas Sedan 4WD. Kedua putri MBN Boyke pun juga ikut naik ke podium untuk foto bersama ayahnya. Pada seri pertama di Sidoarjo, juara umum nya diraih oleh MBN Boyke, seri kedua pun juga diraih olehnya. Apakah gelar juara umum masih bertahan pada seri ketiga?
Adhyasaka Hutama
*Like us on Perfourm Facebook Fanpage
*Follow us on our Twitter and Instagram: @perfourm
*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com









