The Power of Surprise menurut saya ketika saya mendapatkan telephone dari Verly sang mekanik dari Veory Power, saat saya sedang downhill perjalanan pulang dari Survive Contest Malang (Senin, 29 April yang lalu) menuju Surabaya. Saya diundang oleh Haji Dadang dan Veory Power untuk exclusive report The Roaring of The Tiger GT-R in Sepang Drag Battle round 2 – Malaysia pada hari Sabtu (11 Mei 2013). And trust me, it’s a god damn good news for me as a Skyline and GT-R freak guys.
Cerita ini bermula dari Final battle Clas mild Accelera Auto Contest 2012 yang lalu dimana saya untuk pertama kalinya bertemu dengan The Tiger yang juga mengikuti kontes ini. Saya pun membahas habis-habisan GTR ini, membandingkan dengan R32 nya Sonic, dan lain-lain. Dan pada event 2 hari itu saya bolak balik mencari H. Dadang The Haji balap dan Verly tidak ketemu-ketemu. And guess what? Article saya dibaca oleh Verly sang mekanik Veory Power. And he like it, the photo and the article.
2nd date, atau kopi darat kami pun tak sengaja pada event Sentul Drag Race (13-14 April). Dimana pada saat itu saya diundang oleh Rian dan Rio Myb AP Speed untuk meliput mereka berdua balapan bersama team AP Speed Jakarta.
Dan untuk pertama kalinya saya berjumpa atau bertemu dengan the man behind the heart of the Tiger, Mr. Verly. Dan pada saat pertama kali melihat Mas Verly, dia sedang berdoa di dalam cockpit the Tiger. Ayah dari 2 orang anak ini pun langsung menyambut ramah saya, dan sudah diberitahukan sebelumnya dari H. Dadang kalo ada temannya Rio Myb AP Speed Surabaya yang hendak meliput The Tiger. Thanks to Rio Myb AP Speed to make this happen.
Saya pun dipersilahkan melihat-lihat pit nya team Veory Power yang serasa seperti show room exotics car , atau lebih tepatnya garasinya Tony Start nya Iron Man . Seperti lagunya Carley Rae Jepsen yang berjudul Call me Maybe, Hey I just meet you, and this is crazy. All the best and the beast sport car in here. Nissan GTR R35, The legend Le Mans Ford GT-40, Ferrari, and A Chevrolet Camaro SS Bumblebee .
But my heart now goes to this Ford GT-40.
Sorry R (GTR). Kali ini saya menduakan kamu.
Rasanya seperti mimpi bisa bertemu dengan the legend from the Le Mans series, sebuah Ford GT-40 1968 yang biasanya Cuma saya atau Anda lihat dan mainkan di game Gran Turismo. And the good news is, Haji Dadang lah pemilik mobil yang Cuma the one and only in Indonesia. Some people say ini mobi rakitan ulang, kit car (rakitan ulang), or what ever they name it. Tapi buat saya, it’s still the legend and kick ass ! Harganya , take a deep breathe, 40 milyar !
Lalu bertemulah saya dengan the man behind the wheels of the Tiger, H. Dadang a.k.a the haji balap. Saya pun berkenalan singkat dengan pak Haji yang menurut saya menjadi the next Sonic nya Indonesia dengan Nissan GTR nya.
Meskipun namanya cukup fenomenal di dunia motorsport Indonesia, khususnya drag race, karena pak Haji yang tak tahu dari mana datangnya ini, tiba-tiba langsung menggebrak scene drag race Indonesia dengan 9 second Moster Godzilla R35 nya yang bernama The Tiger. Tapi pria yang saya lihat car crazy ini murah senyum dan ramah.
Dan untuk pertama kalinya di depan saya, bukan dari youtube lagi, saya menyaksikan the new era of Nissan GTR in Indonesia.
Saya pun melihat mesin monster 1368 hp VR38DETT hasil racikan Verly sang mekanik yang notabene adalah mojang Bandung ini berlari di hadapan saya. Perbedaanya dengan Sonic R32 GT-R nya adalah, R32 milik Sonic hasil racikan dari tuner Jepang, Hayashi-San dari Saurus garage Japan.
Dan sama seperti saya, people love to see this Tiger roaring.
Sayangnya performa The Tiger kali itu kurang optimal, H. Dadang dan the The Tiger hanya bisa meraih podium ke 1 di kelas FFA dengan catatan waktunya hanya 10.246 detik. Molor hampir sekitar setengah detik dari rekornya yaitu 9.7 detik. Ternyata ECU nya diganti dengan yang OEM dan hanya menggunakan Pertamax Plus (tidak mendapatkan VP). Alasan simple menurut Verly, biar persaingan seru dan imbang di kelas FFA.
Welcome to my cribs guys, I mean H. Dadang cribs. From Euro sport car to the US sport car, dan jangan lupakan juga perwakilan dari Jepang, si Godzilla GTR dan Alphard . Pasti Anda langsung drowling dan bilang ke emak Anda, Momy, can I take one home?
Pit Veory Power juga menurut saya seperti side pool party, tapi ini namanya berubah menjadi side circuit party. Karena hadirnya para artis atau selebritis Indonesia pada pit nya Haji Dadang.
You name it for the artist. Jika mereka adalah artist di layar kaca tipi-tipi, maka H. Dadang adalah Drag Idol Indonesia yang baru. You know guys, wajah ganteng + sport car = Add more 1000 hp (handsome power).
Dan akhirnya saya akan menyaksikan duet maut antara H. Dadang dan Verly dari Veory Power yang akan berusaha membuktikan bahwa Veory Power The Tiger GTR R35 bisa bersaing dengan fastest car atau GT-R dari Singapore, Malaysia, dan Thailand.
Sepang Drag Battle round 2 Malaysia pada Sabtu, 11 Mei 2012 akan menjadi proving ground untuk Haji Dadang, Verly, all crew of Veory Power, The Tiger, dan juga Indonesia. Untuk membuktikan bahwa ada anak bangsa Indonesia yang bisa mengaum atau roaring di lintasan drag race tingkat Internasional.
So stay tune terus di Perfourm dari hari Rabu ini (8 Mei) hingga the Race day (11 Mei), karena saya akan melaporkan exclusive secara langsung mengenai The Tiger. And one more, mari kita doakan dan berikan dukungan kepada H. Dadang dan Veory Power untuk bisa bersaing dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di Sepang Circuit Malaysia. I. N. D.O.N.E.S.I.A
-Bayu Sulsityo |nyonk|





























