Beberapa orang normal mungkin merayakan dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengikuti lomba tarkam atau antar kampung seperti panjat pinang, sepeda lambat, perang guling, dan tentu saja lomba favorit saya, yaitu lomba makan kerupuk. Tapi bagi beberapa orang yang termasuk crappy people, mengikuti event open drift practice dalam rangka 17-an bisa menjadi pelepas stress akibat kalah lomba makan kerupuk dengan tetangga sebelah rumah Anda. Jadilah Merdeka Drift sebuah event Drift Camp yang diadakan pada tanggal 27 Agustus 2016 oleh Indonesia Drift Community di Area Test Drive Technomart kota Karawang.
Merdeka Drift merupakan tema dari event Drift Camp yang merupakan sebuah ajang open drift practice yang diadakan oleh Indonesia Drift Community, dan sudah menjadi event tahunan yang di ikuti oleh drifter pemula, rookie, bahkan pro.
Dan dibalik Merdeka Drift ini adalah seorang bonek atau arek Suroboyo Denny Pribadi yang merupakan sembalap (Sembarang dibalap) dari team Total Motorsport dan juga Amroe dari Indonesia Drift Community (IDC). IDC sendiri menurut saya memberikan kontribusi yang cukup banyak dan positif pada scene drifting di Indonesia. Merekalah yang sering membuat acara tahunan drift camp ditengah jadwal event kejuaraan drifting yang minim.
Ada sekitar 40 drifter yang mengikuti event yang diadakan pada hari Sabtu pagi itu. Dan sebagian besar pesertanya adalah drifter pemula atau driftstar yang mungkin kebanyakan mereka sering berlatih di public area atau let say jalan raya yang bisa dibilang berbahaya namun full adrenaline.
Dan tentu saja para driftstar yang notabene adalah para grassroots ini membawa drift machine yang juga terhitung grassroots atau anti mainstream. Seperti sebuah Toyota Cressida Mark II yang di persenjatai dengan mesin 4.0 Lt 1UZ V8 dan juga custom body kit yang membuat box car racer ini terlihat semakin greget.
Dan tentu saja sebuah missile car yaitu BMW E30 yang dswap dengan mesin 3.0 lt inline-6 2JZ tanpa hood dan tanpa front bumper. HELL YEA!
Beberapa RWD legend dan rare di Indonesia juga muncul pada hari itu, yaitu sebuah Nissan Laurel C33 generasi ke-6 (1993) yang pernah digunakan oleh Kumakubo dari team Orange Drift Team Japan. Mesin OEM dari Laurel ini sudah mengusung RB engine natural aspirated (RB20 dan RB25), namun ada yang menggendong versi turbonya RB20DET dan diesel RB28
Namun bagi si Adjie PB, no drift parteh this time.
Beberapa pembalap pun membawa helm terbarunya lengkap dengan personal livernya. Kali ini Regi FA yang merupakan the boss dari AHT Garage membawa sebuah Stilo Helmet nya yang sudah diberikan personal livery dari AHT Garage.
Termasuk juga pada Mazda RX8 SE3P nya yang sudah diswap dengan mesin SR20DET. Bisa dibilang Mazda RX8 merupakan RWD chassis termudah dan termurah di Indonesia bagi Anda yang ingin membangun sebuah drift machine. Kisaran harganya sekitar 200-300 juta rupiah. Bandingkan dengan chassis sekelas S chasiss yang langka dan harganya mencapai diatas 500 juta rupiah )belum dimodifikasi. Ataupun keluarga Toyota FT86 dan Subaru BRZ. Good deal lah, meskipun ada kekurangan pada bodynya yang kurang stif atau rigid akibat tidak mempunyai pilar B.
Senang rasanya melihat sebuah event drifting baik itu event berskala kejuaraan ataupun Cuma open drift practice tapi line up mobilnya sudah seperti event kejurnas. Dimana mulai dari mobil oldschool hingga new school ada disini.
Memang tak lengkap rasanya jika kita bicara motorsport tanpa adanya kehadiran mobil oldschool. Bagi saya mereka adalah last action hero alias pahlawan dari genk grassroots yang maunya keep drifting fun..always.
Suhu di kota Karawang siang hari itu memang cukup panas dan cerah ceria hingga membuat saya dan semua orang menjadi dehidrasi dan sun bathing
Dan bagi para drifter yang sedang mengantri line up di area waiting zone, ya anggap saja ini sebagai spa outdoor. Karena keringat yang dihasilkan sebesar biji jagung. Lihat saja yang dialami oleh Bayu Kresna Mukti dari team AHT Garage.
Tapi bagi sebagian orang its parteh time
And Its hang loose everywhere.
Tapi untuk event kali ini no drift parteh untuk si Ikhsan Utama. Dia harus puas menjadi start man di garis start
Alasannya? Karena hari ini adalah red flag untuk dia akibat kakinya yang tersambar api ketika dia sedang memperbaiki mobil yang berhubungan dengan electricity. Ketika itu hujan deras, dan air menggenangi bengkelnya, ditambah ada sisa bensol yang tumpah, koslet atau percikan api terjadi akibat job yang dia tangani hingga akhirnya api pun muncul dari bensol yang notabene tidak tampak wujud apinya itu. Kaki sebelah kanan Ikhsan pun akhirnya terbakar.
Drift Camp Merdeka Drift pun dimulai dari sesi 1 yang diadakan sekitar jam 10 pagi. Para drifter pun langsung tancap gas keluar dari paddocknya menuju ke garis start.
Afif Diamanta pun memulai open drift practicenya bersama E30 yang menggendong mesin inline-6 2JZ. Drifter rookie asal kota Cibubur inipun entry speednya cukup tinggi dan langsung initiate masuk ke tikungan pertama.
Namun mungkin karena terlalu melebar, Afif pun akhirnya drifting sambil menyikat semua ban-ban dan cone-cone pembatas atau clipping point yang berada di pinggir lintasan. Dan hasilnya seperti sebuah film mad max. Ban-ban pun berterbangan dimana-mana, beserta beberapa cone yang nylimpet atau bersembunyi di bawah kolong mesinnya. Tapi untungnya pria ini bisa drifting mobilnya mas Boy sampai ke garis finish. Ya walaupun semua ban dan cone di tikungan atau initiate pertama di gasak semua. Drift or die I guess.
Novianto Dwi Prabowo pun tampak flat out dengan Cressida yang dipersenjatai dengan mesin V8 1UZ. Box car racer satu ini pun mampu menarik perhatian saya karena suara gemuruh mesinnya dan juga custom body kitnya yang pas banget dengan postur bodynya.
Namun mungkin karena terlalu bersemangat, Novianto pun terpaksa harus kehilangan open practienya gara-gara roda belakang sebelah kanannya menghantam pulau jalan, hingga membuat rims dan bannya harus dilepas. No pain no gain right? Swag people is in the air.
Selain Novianto, ada juga juga salah seorang peserta yang tampak have fun dengan oem Cressida nya namun tetap bisa diajak berdansa. Sangat menyenangkan jika kita melihat seorang grassroots bersama stock daily car nya bisa nge push mobilnya sampai pada titik tergila.
Dan tentu saja tak ketinggalan juga si empu yang punya gawe atau acara, yaitu Denny Pribadi dari Indonesia Drift Community dengan Toyota Corolla DX KE70 7AG Turbo yang sering kita jumpai di balap touring ISSOM kelas Super Car Championship.
Tak mau kalah dengan box car race pabrikan Jepang, para drifter yang menggunakan box car racer Eropa pun tampak flat out walaupun mobil mereka under power. Tapi walaupun under power modif yang mereka lakukan sudah mencapai kesempurnaan untuk sebuah daily use car yang bisa diajak bersideways ria. Contohnya seperti BMW E30 “mas Boy” milik Jureq ini.
Dari E30 ke E36, dan masih dalam kondisi modifikasi seadanya ala para drifter jalanan atau grassroots
Tapi walaupun begitu, para drifter pemula atau driftstar ini tetap having fun dengan mobil mereka.
Its all about good times all around with your car.
Tapi lain lagi dengan si pro drifter Indonesia Rio SB yang pada event kali ini harus puas puasa ngesot dengan 1000 HP Nissan Cefiro A31 nya yang sedang di hibernate. Kali ini si smokey Rio berdansa dengan daily use drift car nya yang berupa BMW E36 yang masih terlihat drift hard ketika diajak berdansa dengan pembalap Honda Racing Indonesia ini.Dan sepertinya disini berlaku rumus mobil follow skill. Mau Se standart apapun dan seminim apaun modifikasi mobil Anda, tapi kalo yang dibelakang kemudi orang sekelas Rio SB yang skillnya sudah masuk dalam level pro.
Tetap saja BMW E36 ini terasa dan terlihat seperti heavy full metal drift car 1000 HP nya alias seperti mainan mobil-mobilannya.
Tetapi dengan segala respect , saya paling angkat topi dan 4 jempol kaki saya kepada pembalap Suzuki Carry pick up ini yang tampaknya mobil slalom ini banting stir sangat keras untuk bisa mendapatkan super angle supaya dia bisa bersideways ria. Salute.
Bayu Kresna Mukti dari AHT Garage bisa dibilang sebagai peserta paling teladan dan paling rajin turun di lintasan. Dia selalu tak pernah bosan untuk mencari sudut terbaiknya ketika melakukan initiate dengan speed yang cukup tinggi.
Dan akhirnya dia pun menemukan ritme yang paling pas untuk berdansa dengan Nissan Cefiro A31 nya.
Chandra dari HTJRT pun tak mau kalah dengan Cefiro A31 nya yang membakar lintasan Technomart dengan mesin RB25DET nya
Mungkin anda tak akan mendengar suara khas mesin wenkel rotary 13B Renesis dari Mazda RX8 SE3P milik Regi dari AHT Garage, yaitu suara melengking atau cempreng khas mesin rotary. Maklum saja si boss dari AHT Garage ini sudah mempensiunkan mesin yang terkenal sebagai pemakan oli itu dengan mesin SR20DET yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 350 HP.
Lucky Reza dari Team Pertamax Motorsport dengan Nissan Cefiro A31 yang dipersenjatai dengan mesin V8 Nissan VH45 tampil cukup agresif pada hari itu. Sayangnya kita tidak bisa melihat duo mobil putih biru yang disponsori oleh perusahan minyak plat merah ini bertandem ria.
Rengga Mahendra pada Merdeka Drift kali ini memakai body dan chassis Nissan Skyfiro A31 eks Evan “Mr. Cuan” Pratama yang sudah sold out ke pria ini. Chassis dan body Skyfiro milik Evan Pratama menurut saya adalah mobil paling anteng atau grip banget di lintasan. Oleh karena itu tak heran Rengga pun begitu tenang atau smooth berdansa dengan mobil barunya ini.
M. Farhan dari Kuja Motorsport pun terpaksa harus duduk manis di dalam paddocknya akibat turbo dari mesin 700 HP 2JZ nya jebol akibat di boost sebesar 1.6 bar. Namun sebelum turbonya jebol, drifter yang fasih berbahasa Jepang ini pun merubah Skyfironya menjadi smoke machine.
Sama seperti M. Farhan, Rocca drifter dari team GT Radial Motul Drift Team ini membuat sirkuit technomart berasap dengan mesin V8 nya. Rocca memang kalo saya lihat merupakan rookie of the year untuk tahun ini. Karir balapnya pun cukup bagus karena tahun ini dia naik kelas dari driftstar ke rookie class. Dimana dia harus mengandangkan BMW E36 yang lama dengan BMW E36 yang dipersenjatai dengan 275 HP V8 1UZ engine. Hasilnya, Rocca benar-benar rockstar.
Tapi tak ada yang bisa mengalahkan kegilaan yang dihadirkan oleh si Akbar Rais dari team HGMP dengan si BMW E36 bermesin 1JZ bernama Alkaline ini. BMW E36 berkelir kuning putih merah ini mampu membakar dan membunuh ban lebih banyak daripada mobil yang lainnya. Coilover dan Super Angle dari SLR Speed pun bekerja dengan baik membuat si Alkaline ini sticky ke lintasan dan angle yang super besar sehingga memudahkan Akbar untuk bersideways ria ataupun melakukan switching.
Mesin 1JZ VVTI generasi terbaru yang hanya 2.5 Lt ini di modifikasi ulang dan mampu memuntahkan tenaga sebesar 400 whp ini mampu membuat Technomart Circuit ini menjadi berkabut.
Apalagi dengan dibantu extra doping atau Viagra berupa NOS, tenaga nya dari 400 whp melonjak menjadi 450 whp hanya dengan menekan tombol “ Burn baby burn”.
Dan ketika saya bilang membakar..itu berarti dia merubah sirkuit itu menjadi seperti ladang hutan yang terbakar atau setidaknya fogging nyamuk demam berdarah. Baik untuk photo, namun buruk bagi kesehatan paru-paru Anda. Tapi setidaknya saya lebih memilih asap ban daripada asap rokok atau vape yang ngehits itu. Lebih greget..
Dan di akhir acara Merdeka Drift adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh para drifter untuk membuat rusuh dan ramai event kali itu, yaitu Gang Bang Time! Dimana sebanyak 5 drifter pro dan rookie membikin rusuh sirkuit dengan bersideways ria secara bersamaan.
And remember guys, acara gang bang ini dilakukan oleh para pro dan rookie drifter yang sudah terbiasa dengan acara gang bang. Sebanyak ke-5 drifter dengan masing-masing 1 orang penumpang di sampingnya mulai membuat rusuh sirkuit dengan koreografer yang berjudul “pokoknya ngesot”. Inilah bisa dibilang orgasme nya dari sebuah event drifting baik itu open drift practice atau pun event kejuaraan.
Ladies and gentleman meet the Gang Bang Brothers. HGMP feat. Pertamax Motorsport.
Well, sementara para teman seperjuangan saya sedang mengecek-ngecek hasil photo mereka tadi.
Saya pun berselfie ria dengan back ground si Rengga Mahendra dengan Nissan Skyfironya. Pardon me guys..
Diakhir pengunjung acara tibalah kita diacara bebas alias bakar-bakar ban sesuka hati sampeyan. Terhitung ada 3 drifter yang ikut meramaikan acara burn out ini. Yaitu Akbar Rais, Lucky Reza, dan Rio SB
Dan untuk Rio The Smokey SB. Selalu saja ada cara untuk burn out with style…masukan kedalam gaya cool, calm, and confident burn out style. Sementara sang muridnya, M. Farhan , saya pikir dia lebih cocok swag boys.
Dan juga RIP untuk sirkuit Technomart karena ini adalah event terkahir motorsport di sikuit yang terletak di depan Technomart mall kota Karawang. Rumornya lahan sirkuit ini sudah laku kepada investor yang hendak membangun taman hiburan bermain. Satu lagi taman bermain para drifter dan pecinta motorsport menghilang.
Tapi sebelum saya meninggalkan event Merdeka Drift ini, saya pun mendapatkan oleh-oleh berupa E30 Register Motorsport cap yang diberikan langsung oleh Mantan Juara Nasional ETCC Euro 3000 Master Class 2014, Aria Ramadhan. Thank for the cap bro
Drifting bisa dibilang menjadi obsesi saya dari tahun 2006 dan sampai suatu hari nanti saya bisa membeli dan mempunyai sebuah mobil yang tentu saja RWD. Bisa jadi Nissan Cefiro A31 ataupun BMW E36 yang LCDC alias Low Cost Drift Car. Dan yang pasti event open drift practice seperti Merdeka Drift ini akan menjadi langganan saya dan juga drifter yang senasib sepenanggungan dengan LCDC tadi. Disamping murah pendaftarannnya, kita juga bisa belajar langsung dari para pro drifter,
Dan juga bisa having good times all around bersama para drifter lainnya. Entah itu driftstar, rookie, pro, bahkan sesama grassrooters. Dan menurut saya drift camp seperti ini lebih aman, nyaman, dan tak kalah gregetnya dibandingkan kita drifting di jalanan kota saat tengah malam. Keep Sideways guys… MERDEKA !!!
Bayu Sulistyo
IG : @bayusulistyoo
*Like us on Perfourm Facebook Fanpage
*Follow us on Instagram: @perfourm
*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com
*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com










