Tomahawk and Indonesia All Motor Squad – Team AP Speed Jakarta is back. Pada tanggal yang saya berkesempatan lagi untuk mengunjungi Sentul International Circuit untuk bersama pasukan All Motor EG6 paling brutal dan hardcore di Indonesia. Seeking for the best time.
Meet my transporters hari itu. Honda Civic EK4 with K20 Type R inside. Bisa dibilang inilah rare item and collector itemnya JDM freak di Indonesia, karena walaupun bukan EK9 atau type R nya, namun Ferio buntung ini di Indonesia populasinya bisa di hitung dengan jari.
Pada drag Sentul round 2 kali ini, saya ke Jakarta tetap bersama The Brotha Racing, Rio dan Rian AP Speed. Tetapi saya juga ditemani oleh Mas Yudha dari Yoedha Tuning atau Gar Power Surabaya, yang merupakan mekanik saya dan juga Rian dan Rio sewaktu kami semua balapan di Surabaya.
Sekitar 30 menit perjalanan dengan EK4, kami pun tiba di pit 24-26 Sentul International Circuit. We meet again Tom
Pagi itu beberapa mobil sedang Sunbathing dengan pop the hood. Di event kali ini AP Speed Jakarta menurunkan 8 mobil dengan rincian , 7 mobil All Motor atau Natural Aspirated, dan 1 mobil force induction. Seperti biasa duet maut Pedes Maniz dan Rainbow berada dalam barisan terdepan.
Dibelakangnya ada EG6 dan juga Civic Genio. Yang merupakan project daily use car si Daddy atau Bang Aprek AP Speed.
Untuk engine EG6 milik David, engine D16 nya sudah di swap dengan menggunakan mesin 1.5 Lt D15 SOHC V-Tec PO8 yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 175 hp
Sama seperti EG6 putih milik David, Civic 4 door sedan milik Sinyo ini menggunakan mesin 1.5Lt D15 SOHC V-tec P08.
Sementara the one and only mobil yang menggunakan keong hari itu adalah Toyota Soluna milik Erwin.
Mesin 4AEF yang basicnya natural aspirated ini sudah dimodif menjadi force induction yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 320 hp. Dengan boost sekitar 0,9 bar qtt, dan 1,2 bar untuk final round.
Masih ingat EG6 milk Pak Hendro yang berwarna putih dengan striping biru dan merah pada bodynya. Sekarang EG6 ini berubah pemilik dan berubah warna menjadi warna orange dengan carbon hood dan fender sebagai pemanis juga weight reduction.
Sedangkan enginenya, Fanny dari Jambi sebagai pemilik baru mobil ini tetap mempertahankan mesin D16 yang dilengkapi dengan Weber 4 barrel yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 240 hp
Sedangkan mainan barunya Daddy yang baru kali ini saya lihat adalah Sponge Bob EG6 milik Adhe Rahman asal Sulawesi Tengah.
Engine nya sendiri menggunakan B20 yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 330 hp.
So don’t mess with this Bikini Bottom trouble maker
Sementara EK4 milik Rio yang sudah di swap dengan K20 Type R dari FD2R, untuk sementara ini cukup parkir manis saja menjadi sarana transportasi atau service car kami selama di Jakarta.
Sementara itu saya melihat mas Yudha Gar Power Surabaya sedang berbincang dengan Daddy atau bang Aprek dari AP Speed mengenai engine dan performa Tom. Maklum, sebelum dipegang oleh Daddy, Riwayat EG6 yang lahir dari sering juara di kelas 3.2 kejurnas (0-1.600cc) dan 2.7 (ffa kejurnas) ini dulu dipegang oleh Mas Yudha. Sebelum akhirnya di titipkan ke Dady untuk disempurnakan dan race di Sentul. So saya biarkan mereka berdua berbicara dalam bahasa mekanik.
Seperti biasanya saya membawa oleh-oleh ke Sentul berupa sticker Perfourm.com, dan tujuan saya adalah membagi-bagikan dan menempelkan pada some top notch race car. Dan untuk yang pertama saya memberikan stickernya kepada Rian untuk dipasangkan ke wingnya Tom. Sepertinya kamera saya salah focus malah nembak ke Rio (kakaknya Rian)
Lalu ke Ayik pada Rainbow EG6
Dan akhirnya pada Pedes Maniz EG6 milik Herdy (depan)> Karena sticker saya limited, maka saya tidak bisa meberikan ke semua mobil yang ada disini. maybe next time lah.
Helm Bell Ayik yang dulunya memakai livery ala F1 helmet kini berganti menjadi silver polos.
Babak Qtt pun segera di mulai, tampak Daddy sedang mengecek tire pressure pada front tyre Toyota Soluna 4AFE turbo
Dan untuk pertama kalinya Mas Yudha menyaksikan secara langsung Rian yang dulunya bertarung di kelas 3.1 (standart sedan 0-1.600 cc) dan 2.7 atau FFA di Surabaya. Kini naik kelas menjadi 13 detik di lintasan sepanjang 402 meter Sentul Circuit.
Bisa dibilang Mas Yudha saat itu sangat senang bisa melihat anak yang dulunya masih SMP dan balapan bersamanya dengan Tomahawak masih cupu atau standart. Bisa sampai sejauh ini. Anyway mas Yudha dulu juga pernah menjadi juara 1 di Sentul Circuit dengan mobil Honda Civic EF atau Nova yang bertarung di kelas 3.1 Kejurnas (0-1.300 cc) pada tahun 2006
Mobil pun mulai keluar dari pit Ap Speed yang terletak di tengah-tengah area pit Sentul
Dan satu persatu menuju ke area garis start untuk memulai babak Qtt nya.
Seperti biasanya para peserta diberikan waktu sekitar 6 jam dari jam 10 pagi hingga 4 sore untuk mencoba mobil, track dan lampu start yang telah disediakan oleh panitia.
Dan All Motor Squad ini pun langsung berparade atau konvoi menuju garis start
Dengan melewati pit lane
Di kelas 16 detik, ada Sinyo dengan Honda Civic Genio nya yang berhasil mencetak waktu Qtt nya 16, 2 detik
Sedangkan David dengan 175 hp EG6nya berhasil mencetak best time 15.0 detik (kelas bracket 15 detik)
Sementara Phebe dengan Pink Love EG6 berhasil mencetak waktu 13,8 detik. Terhitung breakout 2 seconds dari kelas yang diikutinya, yaitu 14 detik.
Sementara satu-satunya Force incduction AP Speed hari itu, milik Ewin atau Erik ini berhasil mencetak waktu 13,8 detik. (breakout di kelas 14 detik jika dia mnegikuti kelas in)
Tomahawk dan Rian pun sudah bersiap-siap di waiting zone untuk melakukan qtt nya
Seperti biasa, Rian menggunakan helm kesayangannya dari jaman dia pertama kali drag race di Surabaya (SMP, sekitar tahun 2004). Helm seharga Rp.60.000 ini sudah menemaninya selama kurang lebih 9 tahun dalam karir balapnya di lintasan drag race.
Seperti biasa layaknya pembalap atau dragster dari jawa Timur yang terkenal sebagai tukang jambret lampu start, Rian pun melesat meninggalkan garis start sepersekian detik setelah lampu start menyala hijau.
Tapi aneh bin ajaib, meskipun startnya jambret, dan shiftingnya masih santai, tidak ngotot atau pemanasan. Namun Rian berhasil mencetak waktu 12.86 detik pada run-nya yang 1 di Qtt ini. Itu berarti mempertajam catatan waktunya pada race sebelumnya, yaitu 12,9 detik. Sementara Flash EG6 milik Masnya Rio best timenya 12.85 detik, itu berarti Rian semakin dekat dengan best time mobil kakaknya yang sekarang lagi di upgrade enginenya.
Sementara Aik dengan Rainbow EG6 nya bertada dibelakang Rian.
Aik dan rainbownya berhasil mencetak waktu 12,9 detik. Itu berarti dia kecepatan 1 seconds dari kelas yang dia ikuti, yaitu kelas bracket 13 detik.
Sementara Herdy dengan Pedes-Maniz EG6 nya berhasil mencetak waktu 12.2 detik. Semakin dekat saja EG6 dengan engine B20 stroker kit 2.2 Lt ini mendekati angka 12 detik.
Sementara Sponge Bob EG berhasil mencetak waktu 12,9 detik
Dan akhirnya Fany berhasil mencetak best time 13,5 detik
Saya pun kembali ke pit AP Speed untuk beristrahat sambil menunggu hidangan makan siang kami datang. Maklum cuaca Sentul pada siang hari itu cukup panas, namun panasnya belum bisa mengalahkan Sepang Circuit Malaysia.
Ada yang baru dari penampilan Tom pada race kali ini, yaitu Pada rims depannya menggunakan Weld rims dan juga pada sektor aerodynamic atau downforcenya.
Tom mendapatkan CCC wing yang bisa di adjustable sudut nya, yang berguna untuk aerodynamic atau downforce seaktu melaju di lintasan sepanjang 402 meter.
Sementara Pedes-Manis dan Rainbow tidak ada yang berubah pada sektor bodynya. Hanya penambahan Perfourm.com sticker. Sticker ini bisa boost your Hp lo guys. It’s true. Note HP=Handsome Power.lol
This is Indonesia, not Brazil or else. Anda tak mungkin menemukan Sabastian Vettel atau Michael Schumacer lesehan di pitnya ketika qtt bersama teamnya sambil ngrumpi dan makan siang nasi kotak plus ngrokok. Hanya di Indonesia yang bisa begini. Love it.
Dan coba cari di pit team mana saja di seluruh dunia, bahkan F1 sekalipun yang terhitung sangat amat niat memboyong The Real Subwoofernya ke pit beserta lagu disco tung tung sekelas Morena di remix sedikit menggelegar dari sebuah pit balap. Kalo bukan hanya di pit AP Speed. Maklum ini adalah barang kesayangannya Daddy Aprek. Dan ini adalah rahasinyaa sehingga membuat mobil-mobilnya bisa kencang semua…. Nggak ngantuk pas ngerjain mesinnya begitu.lol
I said morena…morena..morena..i’ll give you my lop….* sambil tiduran di pit. Di seluruh dunia, hanya pit AP Speed yang ada kaya beginian. Santai kaya dipantai, slow kaya di pulow. lol
Sponge Bob tampaknya sedang bersiap-siap untuk turun di lintasan lagi.
Kali ini Rian akan mencoba EG6 yang bertenaga sekitar 330 hp ini. Tampak Rian sedang mencoba beradaptasi dengan mobil bergambar kartun bikini bottom ini, sedangkan Daddy disampingnya member tahukan tips dan sela mobil ini.
Rian pun meluncur meninggalkan pit menuju garis start. Ini adalah pertama kalinya dia menggunakan mobil selain Tom.
Rian pun berhasil mencetak waktu 14.0 detik. Lebih lambat 1,1 detik dari Herdy yang juga sama-sama membawa Spongebob. Ketika saya tanyakan kepada Rian, Rianpun menjawab bahwa mobil ini sangat liar pantatnya, dan tidak bisa tenang ketika dipacu di lantanas. Beda dengan Tom yang tenang bodynya. Makanya Rian tidak berani full throttle.
Setelah beralih dari Sponge Bob dengan goyang dombretnya.Rian pun beralih ke mobil Tomahawknya.
Tomawahk pun sukses melesat dari garis start dan meninggalkan jauh sparing partnernya yang berada di lintasan sebelahnya.
Dan berhasil mencetak waktu 12,88 detik. Lebih lambat 2 second dari qtt run yang 1 (12,86 detik)
Waktu sudah menunjukkan jam 4 Sore. Dan itu berarti sesi Qtt sudah berakhir, dan form registrasi ulang harus diserahkan kepada panitia sesuai dengan kelas yang ingin diikuti. Setelah semua ok. Maka waktunya acara ritual wajib, yaitu photo bersama.
Seperti yang Anda lihat disini, semuanya adalah Honda, Hatchback, dan tentu saja All Motor. Jadi tidak salah kalo saya berikan julukan kepada peternak EG6 di indonesia bengkel AP Speed Jakarta sebagai The Indonesia All Motor Squad EG6.
Dan saya punya acara ritual baru kepada All motor Squad ini, yaitu jump session. Maklum biasanya photo session sucks hanya berisi cheese dan peace. Tapi kali ini saya suruh semua orang untuk loncat. Where’s daddy? Sepertinya dia ngumpet dibelakang Aik dan Oyot. Tidak lompat pula. Curang Daddy.
Tidak hanya cukup dengan satu kali loncatan. Ternyata sebagian orang ketagihan dengan pose baru ini. Herdy pun tak mau kalah untuk berpose dengan meloncat di samping mobilnya. Tapi sayang, sepertinya perutnya yang high comp itu perlu di weight reduction dulu pake susuk perut.lol
Mumpung saya lagi berada di Sentul dan diapit oleh 2 tuner yang masing-masing punya peternakan Civic, Daddy Aprek peternakan EG6, dan Mas Yudah Gar Power Surabaya peternakan Civic EF Hatcback. Saya pun berphoto bersama mereka dan juga Rian. Dulu sewaktu saya Kuliah, saya Cuma bisa melihat Daddy bersama Tai Kuching atau Wu Tang nya saja (JT Sport). 12 Tahun kemudian, saya ternyata bisa guyonan dan bahkan makan semur jengkol didepan bengkelnya. lol
Dan tentus saja injury time berupa photo session bak model. Kali ini saya kasi judul Walk on by. Ada Aik denga dengan Rainbownya.
Dan juga Rian dengan All Motor Squad AP Speed
Tak ketinggalan juga Anak dari Sadat atau kakak dari Aik Rainbow yang sore hari itu mengajak anaknya (kiri) dan teman mainnya lengkap dengan baju dan topi B16 (perusahaan Sadat). saya yakin, someday anak ini akan berada dibalik kemudi mobil yang berada dibelakangnya. Sampai kaki dan tangannya cukup untuk memegang steering wheel, and hit the gas.
Dan ada waktunya kita menggabungkan 2 mobil beda generasi yang sama-sama buntung atau hatcbacknya dalam 1 scene. EK4 meet da EG6.
Somesays, EK4 atau EK9 is hot. Tapi kalo saya pribadi lebih suka EG6 namun dengan catatan engine sudah di modif dengan K series atau B series. Karena body dan the way it looknya EG6, hotter than EK. Hatchbacknya menurut saya mirip dengan bokongnya wanita yang lagi memakai high heels. Yay or nay?
Jika yang lainnya sudah lompat, saya juga tidak mau kalah untuk lompat. Dan kali ini saya melakukan ballerina dengan handuk Motor Image Racing team saya.
See you on the race day article guys. Later…….
-Bayu Sulistyo |nyonk|
*Like us on our Facebook Fanpage
*Follow us on our Twitter and Instagram : @perfourm











































































