On a hot day, sometimes the best tool is the one that keeps you cool. Kata-kata itulah yang menurut saya sangat mewakili apa yang kami alami saat liputan Kejurnas Drag Race round 2 yang diselenggarakan oleh Bols Otomotif Club Surabaya ini, apalagi drag way Surabaya yang terletak di daerah barat dekat dengan pantai
Briefing sebelum race dimulai hukumnya wajib agar para peserta mengerti aturan dan tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia
Race dimulai pukul 10.00 WIB dan saya datang 1 jam sebelumnya, setelah menyiapkan gear untuk coverage, saya menitipkan tas di paddock GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya yang drag race round 2 ini menurunkan 7 mobil (5 stock + 2 heavy modified) dan 31 starter
Are you ready to roll, bro?
Saya juga menyempatkan untuk menyapa tim balap Om Ambon dkk yang berasal dari kota tempat saya menimba ilmu, Malang Drag Racing
Semakin menjelang siang, paddock dan sirkuit semakin ramai. Dan rasanya saya sudah lama tidak melihat BIG EVO milik Ryan MYB AP Speed ini. Hello again!
Tak lama kemudian race dimulai, para penonton segera memadati area start dan para starter pun segera bersiap-siap dengan mobilnya. Event Kejurnas round 2 ini terdiri dari total 28 race, diikuti oleh 221 peserta dan 397 starter dari kota Surabaya dan sekitarnya
Dimulai kelas SEDAN 1 s.d. 1700cc modified (21). Honda Civic EF dari Makassar yang di tuning oleh GAR POWER Surabaya. Ada 2 starter yang menggunakan mobil ini. H. Enal MDC dengan perolehan waktu 10.637 detik dan Deden MDC dengan perolehan waktu 11.351 detik (penyisihan)
Nawan dari BARTECH Racing dengan Honda Civiv EF berhasil memperoleh waktu 9.107 detik pada penyisihan, finalnya Did Not Start
Interior dari Honda Civic Estilo EG6 milik Delta Prima ini looks so fresh tanpa dashboard. Mobil yang hanya dipasang tachometer pada bagian depan stirnya ini dipiloti oleh Aan Morata DP dan M. Wasrik DP. You don’t really need a speedometer, buktinya Aan Morata DP ini berhasil juara 2 di kelas Sedan 1 s.d. 1700 modified (21) dengan catatan waktu 8.659 detik
Pada line up kelas bracket 9 sec, AP Speed Jakarta menurunkan Honda Estilo EG6 325hp Red Devil yang sudah di engine swap dengan mesin B20. Sedangkan Inspired27 Malang menurunkan Honda Estilo EG6 yang baru saja jadi atau fresh from the oven
Honda Estilo EG6 Red Devil AP Speed ini dipiloti oleh Ustadz balap Fatahillah
Saya pun segera berlari untuk memfoto dari dekat saat mobil Ustadz melakukan burnout, dan memfoto saat Red Devil ini start
Dan Honda Estilo EG6 milik Inspired27 Malang dipiloti oleh Uji
Uji Inspired27 memperoleh waktu 9.988 detik (penyisihan)
Ustadz Fatahillah AP Speed berhasil memperoleh waktu 9.757 detik (penyisihan)
Harley Sigit MUDA CHARAKA Sulut memperoleh waktu 9.198 detik pada final (final). Nasib kurang beruntung dialami oleh Alexander Laluya MUDA CHARAKA Sulut yang siang itu D.N.F (Did Not Finish) karena mogok ditengah lintasan
Saya sedikit lupa starter dengan mobil ini dari tim mana….
But, nice to see this rear wheel drive machine among the front wheel drive machine lah
Code name: Thunderbolt Civic EF. Project car Perfourm dan GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya yang digandeng oleh Royal Purple Full Synthetic Oil (SP Garage) ini dipiloti oleh Havin GAR, Havid GAR, Khrezna GAR
Dan berhasil memperoleh best time 9.212 detik dipiloti oleh Havin GAR, lalu mengalami trouble pada extra fan nya lalu overheat dan mengakibatkan Havid GAR Did Not Finish dan Khrezna GAR Did Not Start
Jika ada kategori best costume of the day pasti pembalap dari GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya ini menang. lol
Wira Bajoel Tech Surabaya dengan Civic LX berhasil memperoleh waktu 9.814 detik (penyisihan). Sedangkan James Hotwheels Team Manado berhasil menjadi The Winner di kelas bracket 9 detik dengan waktu 9.101 detik pada penyisihan dan 9.010 pada final
Lalu saya sempatkan untuk mengunjungi paddock GAR POWER untuk melihat apa yang terjadi kepada Thunderbolt, Mas Yoedha sang mekanik langsung menjadikan paddock sebagai bengkel dadakan untuk membongkar sektor mesin dan juga sedang menukarkan as roda Thunderbolt ke Honda Civic EF MDC karena as roda milik Civic EF MDC putus
Lalu saya jalan sedikit ke paddock bagian hampir ujung, I found this beast Evo. Bening Motorsport Jakarta membawa Mitsubishi EVO 4 RS dengan slick tire terpasang pada 4 ban nya. Jadi menurut anda, berapakah best time mobil ini?
BARTECH Racing ternyata juga sedang membongkar mobil balapnya. Maaf saya lupa men-sensor mas nya
Ada juga pembalap asal Kediri yang bring back memories dengan VW Kodoknya, ternyata tidak hanya Jombang yang punya jagal, if you know what I mean….
VW Kodok yang keliatan jeroannya ini berlomba di dua kelas, yaitu bracket 11 detik dan 10 detik. Pada bracket 11 detik dipiloti oleh Eko Jagal yang bablas dengan waktu 10.524 detik, sedangkan pada bracket 10 detik Eko Jagal berhasil memperoleh waktu 10.117 detik
Fajar dari Sunrise Speed beradu pada kelas bracket 10 detik dengan Toyota Corolla DX KE70 dan best time nya yaitu 10.162 detik
Disetiap artikel, setiap tempat, setiap liputan pasti saya sempatkan dengan foto narsis, contohnya seperti ini. lol
Here comes the rainbow…. Untuk mengikuti drag race round 2 di Surabaya kelas sedan 1 s.d. 2000cc (non engine series) (27), FFA Non Turbo dan bracket 8
Telah dipasangkan stiker PERFOURM.COM oleh Aik untuk menambah HP (Handsome Power). lol
Herdy AP Speed dengan EG6 Rainbow berhasil menempati posisi 1 pada kelas Sedan 1 s.d. 2000cc (non engine series) (27) dengan catatan waktu 8.507 detik pada penyisihan dan 8.369 detik pada final
Sedangkan Aik AP Speed best time nya 8.455 detik dan berada di posisi ke 4 di kelas Sedan 1 s.d. 2000cc (non engine series) (27)
Jika posisi 1 dan 4 sudah terisi oleh Herdy dan Aik dari AP Speed menggunakan EG6 Rainbow, maka posisi 2 dan 3 juga diisi oleh Ustadz Fatahillah dan Amec dari AP Speed juga dengan menggunakan EG6 Red Devil dengan catatan waktu 8.438 detik (Fatahillah) dan 8.443 detik (Amec)
Masih ingat Fat Bastard Civic FD2r MYB? Hari itu Yudha sang owner tidak membawanya ke Surabaya untuk race, tetapi dia turun race dengan menggunakan Estilo EG6 Kunyit yang sudah engine swap menggunakan K20 milik Wendra MYB
Hari itu si kunyit mempunyai 3 starter, Wendra MYB, Kuncoro Hadi, dan Yudha MYB
Sedangkan best time nya sendiri dicatat oleh Yudha MYB pada final Sedan 1 s.d. 2000cc (non engine series) (27) yaitu 8.685 detik
Aria MYB dengan Civic Ferio EK sedan PROMOBILE best timenya adalah 8.739 detik
Seharusnya pukul 15.30 sudah masuk kelas STOCK Minibus 1 s.d. 2700cc Gerak Roda Depan (331), tetapi karena membludaknya peserta maka race pun molor dari yang dijadwalkan selesai sekitar jam 6 sore menjadi jam 11 malam. Sambil menunggu mobil start, mas Nyonk yang dulu bekerja mewawancarai orang saat menjadi produser di salah satu acara di SBO TV sekarang malah diwawancarai sebagai Perfourm.com. Yang mewawancarai pun mas Yudhi seorang produser acara yang dulu di produseri oleh mas Nyonk
Raditya PA dengan Honda Jazz GE8 yang biasanya sering anda jumpai di event-event slalom, sekarang saya lihat dia mencoba trek lurus. Best time nya hari itu 10.512 detik
Dari GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya, Khrezna GAR keluar sebagai juara 1 dikelas STOCK Minibus 1 s.d. 2700cc (331) Gerak Roda Depan dengan waktu 10.045, Ojan menempati posisi 3 dengan wakti 10.167. Dan pada kelas Minibus 1 s.d. 2700cc modified (23) Khrezna GAR juga menempati posisi 1 dengan waktu 9.932 detik meninggalkan teman 1 tim nya Ray GAR 10.407 detik dan Havin GAR 10.480 detik
Kelas STOCK Sedan 1701 s.d. 2500cc (32) pada juara 1,2,3 diborong oleh GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya. Khrezna GAR juara 1 dengan waktu 9.656 detik, Nopex GAR juara 2 dengan waktu 9,776 detik, Adi GAR juara 3 dengan waktu 10.195
Rian MYB dengan EG6 Rainbow AP Speed berhasil menempati posisi pertama di kelas FFA Non Turbo dengan catatan waktu 8.170 detik. AP Speed memang dikenal merajai podium di kelas all motor dari Pekanbaru, Bandung, Sentul, dan Surabaya. This is the full heavy metal all motor squad in Indonesia
AP Speed Red Devil pada kelas FFA Non Turbo dipiloti oleh Amec yang menempati posisi ke 2 dengan perolehan waktu 8.336 detik dan M. Sofyan di posisi ke 3 dengan perolehan waktu 8.381 detik
Di kelas bracket 8 detik, EG6 Rainbow kembali turun dengan dipiloti oleh M. Herdy AP Speed dan catatan waktunya nyaris sempurna
Tetapi ternyata tim AP Speed harus mengakui keunggulan tim MUDA CHARAKA yang menggunakan Mitsubishi Lancer Epo ini. Best time nya di kelas bracket 8 detik yaitu 8.040, lebih nyaris sempurna. Best time ini mengantarkan sang driver Harley Sigit menjadi juara 1 dan Herdy AP Speed tergeser menjadi juara 2, lalu teman 1 tim Harley Sigit yaitu Brandon Eman dan Alexander Laluya menempati juara 3 dan 4 dengan perolehan waktu 8.138 detik dan 8.636 detik
Puncak dari race hari itu sekitar pukul 8, kelas FFA Turbo. Rian MYB dengan Mitsubishi Lance Evolution IX MR CT9A berhasil menempati posisi kedua dengan perolehan waktu 8.310 detik
Baim FH dari Bening Motorsport Jakarta keluar menjadi juara FFA Turbo dengan Mitsubishi Lancer Evolution 4 RS dengan catatan waktu 7.842 detik. Namun setelah mencoba run lagi, keluarlah catatan waktu yang fantastis….
….the picture says it all. 7,437 detik pada 201 meter
Sambil menunggu penyerahan hadiah kepada pemenang, saya duduk pinggir lintasan untuk rileks sejenak, dari pagi sebelum race dimulai saya sudah stand by (jam 8) sampai selesai penyerahan hadiah kepada pemenang (sekitar jam 11). You do the math berapa jam saya berdiri keliling paddock-lintasan untuk meng-coverage acara ini
FFA Non Turbo. (1) Ryan MYB, (2) Amec AP Speed diwakilkan oleh Fatahillah AP Speed, (3) M. Sofyan, (4) Herdy AP Speed diwakilkan oleh Aik AP Speed, (5) Wendra MYB. Ini adalah double combo dari Rian yang seminggu sebelumnya berhasil keluar sebagai juara 1 di kelas bracket 13 di Sentul International Circuit Bogor
FFA Turbo. (1) Baim FH, (2) Rian MYB, (3) Harley Sigit, (4) Brandon Eman, (5) Alexander Laluya
All team GAR POWER Yoedha Tuning Surabaya
See you on next race, next coverage…
Adhyasaka Hutama
*Like us on our Facebook fanpage
*Follow us on our Twitter and Instagram : @perfourm















