LASKAR PELANGI CUP BATTLE OF DRAG RACE 201M – PT.2, END

Sementara beberapa Brio lain menggila di lintasan, Honda Brio dari team Supernova ORD terpaksa harus ngendon di area waiting zone karena penyakit Honda Brio yang mempunyai power besar kumat.

Penyakit nya berupa patahnya engine mounting. Hal ini menjadi momok bagi para pemilik Honda Brio yang sudah di modif enginenya. Bagaikan buah simalakama, jika 3 engine mountingnya memakai Polyurethane maka mobil bisa mendapatkantraksi yang bagus dan mesin stabil, namun minusnya dashboard dan body bergetar hebat. Namun jika power sudah besar atau modif namun masih menggunakan engine mounting standart, maka yang sering terjadi adalah patahnya engine mounting OEM pabrik akibat hentakan yang cukup keras . So karena mobil ini masih sering digunakan untuk harian, dan menghindari sensasi dugem atau duduk gemetar maka OEM engine mounting masih dipergunakan

Terhitung sudah sekitar 2 kali OEM engine mountingBrio Supernova ini patah, dan langsung mendapatkan donor nya langsung dari Honda Brio yang nganggur. Dan lansung tancap gas lagi dimana Brio berkelir putih ini berhasil mengantarkan sebanyak 3 pembalapnya dari team Supernova ORD merajai 3 podium di kelas City Car max  1300cc. Yaitu M. Wasrik di podium 1 (10.290), podium ke-2  sang tuner dari Supernova, yaitu Havidz (10,786), dan Reksa Saputra di podium ke-5 (11.230)

Namun sayangnya, kemenangan tersebut gagal terulang kembali ketika mendadak engine mountingnya patah kembali, hingga membuat Brio 1200cc ini pun D.N.S alias Did Not Start hingga membuat pembalap lainnya tidak bisa start.

Arifin Big Toy dari team Big Toy ID ft. Garage 13 Jatim berhasil menjadi yang tercepat ke-2 atau merebut podium ke-2 di kelas Pro NA dengan Honda Civic Genio nya dengan best timenya 09.786 detik

Di kelas bracket 10 detik Big Shin Bigtoy dari Bigtoy ID Speed pangkal Pinang  dengan Honda City Type Z nya berhasil menjadi yang tercepat di kelasnya, dan merebut podium 1 dengan best time 10.032 detik

Ardy Bugis, jauh-jauh dari Palembang dengan team VJM ft. TM Speed berhasil menjadi yang tercepat ke-4 di kelas bracket 9,5 detik dengan best timenya 09.847 detik

Siapa yang menyangka mobil Corolla DX atau KE70 bermesin 7AGE Turbo ini di piloti oleh seorang pria dewasa yang mungkin lebih cocok dipanggil opa atau kakek,  yang masih setia begadang hingga tengah malam bersama DX kesayangannya ini

Meet David dari Top Speed Pangkal Pinang yang pada race kali itu datang bertarung bersama Corolla DX 7AGE Turbonya. Tua tua keladi, sama seperti mobilnya.

David yang bertarung di kelas bracket 9 detik ini berhasil melesatkan KE70 nya ke garis finish dengan mencetak best time 09.750 detik

Sementara yang menjadi tercepat di kelas bracket 9 detik jatuh ketangan  Avon dari team VJM Racing Team Jakarta dengan Honda Brio Turbo nya yang berhasil mencetak best time 9,193 detik. Dan yang cukup mengejutkan Brio ini berhasil juga mencetak rekor sebagai the fastest of the day 09,060 dengan pembalapnya bernama Angga pada saat race Free For All, sekaligus merebut podium 1 di kelas FFA.

Well, ternyata Avon sang tuner dari VJM Racing Team Jakarta, jauh-jauh memboyong Brio  yang bernama Ucrit ke Bangka Belitung tidak sia-sia perjuangannya terbukti dengan 2 jawara yang berhasil disabetnya, yaitu juara 1 di kelas bracket 9 detik, dan podium 1 di kelas FFA beserta gelar the fastest of the day  dengan best timenya 9,060 detik dengan pembalapnya bernama Angga.

Rahasia dari Si Ucrit adalah dibalik hoodnya yang sudah bersemanyam mesin 1.5 Lt milik Honda Jazz berkode L15 a7 yang sudah dibantu doping berupa turbo. Walaupun dengan stock internal alias jeroannya standart dan hanya di tendang dengan boost 0,6 bar. Namun si Ucrit mampu mencetak sebanyak 255.1 hp/278.5nm, apalagi jika dinaikan menjadi 0,8 bar maka tenaganya nglunjak menjadi 275.4 hp/314 Nm dengan fuel Ron 98 Pertamax Turbo. Benar-benar si ucrit…

Comments

comments!