TEAM EKITOYAMA RUMBLE IN VSC DRAG RACE 2021

Eki atau Rezky Audrey Setiadji bersama Indonesian Performance Centre x JFC Lampung berhasil memboyong sebanyak 6 piala dari event balap New Normal VSC Drag Race 2021  (lanud Gading Wonosari) dari event balap yang penuh drama dari Minggu pagi  28 Maret 2021. Hingga puncaknya pada malam hari dimana pimpinan lomba mumutuskan race hanya berlangsung 1 heat saja dari 2 heat yang direncanakan akibat waktu yang sudah habis akibat molornya tes genose yang tidak dipersiapkan dengan baik oleh panitia.

Eki pun tak seorang diri datang ke Wonosari, dia bersama 9 orang teman bersama 5 mobil GK5 dari JFC Lampung ikut diboyong Eki langsung dari Lampung untuk menemaninya di event drag race kali ini. Dimana dari Lampung mereka melakukan perjalan darat, kemudian di Jakarta mobil mereka dinaikkan ke car carrier untuk diboyong ke Wonosari.

Ada pemandangan dan situasi cukup menarik di minggu pagi sebelum race berlangsung. Dimana seluruh peserta sebanyak 460 starter belum ditambah crew mekanik yang sudah datang tepat waktu (jam 6), dan  sudah berada di dalam sirkuit diminta untuk keluar terlebih dahulu untuk pelaksanaan tes Genose Covid 19. Alhasil genose yang dijadwalkan sehari sebelumnya (pas scrutineering), diundur menjadi Minggu pagi (jam 6), lalu molor baru mulai sekitar jam 8nan lebih. Sontak membuat kami harus mengantri satu persatu untuk melakukan protokol penanganan covid 19 ini. Padahal dalam jadwal race di mulai jam 07:00 yaitu QTT.

Setelah sekitar 2 jam lebih kami berada diluar sirkuit, saya bersama Eki, Weda, dan seluruh anggota team akhirnya bisa bernapa lega keluar dari antrian dan masuk ke dalam sirkuit.

Di drag race Wonosari ini Eki memboyong Evo VIII MR yang pada Sentul Drag Fest (2 minggu lalu), gagal turun karena kerusakan pada dogbox gearboxnya.

Untuk event kali ini dapur pacu dari mesin 4G63T 2.3 Lt GSC  S2 Camshaft plus Apexi RX6 Turbo yang diotaki oleh Haltech  Elite 2500 ini di tuning ulang oleh Ovi Sardjan dan Weda mampu memutahkan tenaga sebesar 429 whp. Power yang cukup besar untuk ukuran mobil yang niat awalnya Cuma buat lucu-lucuan morning run. Belum lagi gearbox jegleg jegleg alias dogbox gearboxnya masih di over houl atau rusak menanti spart part nya.

So,  sementara di event Wonosari ini Eki harus bermain dengan  gearbox OEM  Evo VIII MR daripada gearbox jegleg..jeglegnya.

“Saya ingin balap di Wonosari karena ingin mencoba pengalaman baru, dan penasaran dengan aspalnya. Orang-orang bilang sip dijamin tidak mengecewakan.

Disamping itu  saya juga membawa Shiro, si Evo VIII MR saya yang pada Sentul Drag Fest (2 minggu lalu), gagal turun karena kerusakan pada dogbox gearboxnya. Untuk event kali ini si Shiro di tuning ulang oleh mas Ovi dan mas Weda agar maksimal. Namun untuk  gearboxnya diganti dengan gearbox OEM nya Evo VIII MR, karena dogboxnya masih diperbaiki dan menunggu sparepart nya. Sementara untuk si Baymax (GK5) hanya pengecekan biasa.

Sementara untuk  Yello Mello shifter dan gearbox yang menjadi masalah pada Sentul Drag Fest kemaren sudah diperbaiki agar mendapatkan hasil yang maksimal di Wonosari” terang Audrey atau Eki yang berangkat ke Wonosari lewat jalur darat bersama timnya dari Lampung

Tak lupa juga Eki memperkenalkan livery baru dari Yello Mello  yang diberikan tambahan warna biru, yang membuat Estilo ini terlihat lebih fresh.

Comments

comments!