VSC DRAG RACE 2021, WONOSARI

New Normal VSC Drag Race rd.1 2021 menjadi event ke-2 comebacknya Perfourm ke scene drag race Indonesia bersama Team Ekitoyama x Indonesian Performance Centre setelah event Sentul Drag Fest 2021 di bulan Maret yang lalu. Dimana event kali ini terasa berbeda dari kunjungan saya ke lanud Gading Wonosari, yaitu saya menempuh jalur darat  dari Surabaya – Solo – Yogya – Wonosari dengan mobil sewaaan bersama keluarga kecil saya. It’s a lil family trip dimana saya pit stop dulu di 2 kota (Solo dan Yogya), lalu baru at your service di Wonosari.

Ada pemandangan dan situasi cukup menarik di minggu pagi sebelum race berlangsung. Dimana seluruh peserta sebanyak 460 starter belum ditambah crew mekanik yang sudah datang tepat waktu (jam 6), dan  sudah berada di dalam sirkuit diminta untuk keluar terlebih dahulu untuk pelaksanaan tes Genose Covid 19. Alhasil genose yang dijadwalkan sehari sebelumnya (pas scrutineering), diundur menjadi Minggu pagi (jam 6), lalu molor baru mulai sekitar jam 8nan lebih. Sontak membuat kami harus mengantri satu persatu untuk melakukan protokol penanganan covid 19 ini. Padahal dalam jadwal race di mulai jam 07:00 yaitu QTT.

Ini adalah untuk ke-4 kalinya saya ke Landasan Udara atau Lanud Gading di kota Wonosari yang terletak sekitar 1 jaman perjalanan darat yang melewati Gunung Kidul, atau Akina Mountain nya Yogyakarta.

Satu yang pasti yang saya suka dari air field ini ada cuacanya yang sangat mendukung…kalo lagi cerah. Dimana Anda akan menemukan wide open space  dengan langit biru dan gumpalan awan dimana-mana.

Saya pernah menemukan hal ini dulu, dan dipagi hari. Namun sayangnya saya kemaren cuacanya cerah namun mendung alias fifty shades of grey.

Jadi the best way untuk memphoto dalam kondisi seperti ini adalah menghindari menambak langsung langit dan memanfaatkan sinar matahari yang lagi hot-hotnya. Bay the way, saya lebih suka cuaca yang cerah atau panas membara sekalian, daripada mendung ga jelas. Lebih baik hujan sekalian.

Sayapun hadir pada event kali itu atas undangan Eki dari Team Ekitoyama x Indonesian Performance Centre Lampung. Eki pun tak seorang diri datang ke Wonosari, dia bersama 9 orang teman bersama 5 mobil GK5 dari JFC Lampung ikut diboyong Eki langsung dari Lampung untuk menemaninya di event drag race kali ini. Dimana dari Lampung mereka melakukan perjalan darat, kemudian di Jakarta mobil mereka dinaikkan ke car carrier untuk diboyong ke Wonosari.

Daripada saya ghibah dan ngedumel gara-gara cuaca yang sedang halu, saya pun berjalan-jalan kecil disekitar paddock Team Ekitoyama dimana saya menemukan beberapa mobil yang mampu membuat kamera saya auto focus ke mobil tersebut. Yaitu sebuah Toyota Startlet EP71 atau yang lebih dikenal dengan julukan Starlet Kotak atau Starko yang sudah di doping turbo dengan bumper exit exhaust nya.

Namun jangan lupakan juga kalo wong Jowo Di Jawa Tengah paling suka sama yang namanya All Motor Honda. Mulai dari Nouva hingga Estilo, dan mulai dari Dhi siris hingga H series. Lengkap semuanya. Dan penampilannya para pasukan All Motor ini jauh lebih uaaayuuu daripada pada jaman 2000an dulu yang tampil seadanya. The power of mbah gugel…..

Selain gudangnya mobil all motor Honda, Jawa Tengah juga gudangnya para pembalap atau dragster kawakan sa Indonesia Raya yang mana jam terbangnya udah kelewat tinggi karena bolang sana sini, joki sana sini, dan juara umum sana sini. Seperti dragster nasional dan merupakan dragster andalan kota Semarang yang secara kualitas kaki dan tangannya ga ada obatnya atau no debat, yaitu M. Wasrik. Dimana pria asal kota Semarang ini sering menjadi pembunuh bayaran merangkap pemburu amplop diberbagai event drag race mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi semua berhasil digondolnya. Terkenal dengan insting, reflek, feeling, RT kecil, dan best time yang tajam. M. Wasrik sering dipakai oleh berbagai team dan mobil sebagai test pilot atau pembunuh bayaran untuk mencari best time atau podium bagi team atau mobil tersebut. Rahasianya adalah Perfourm Hoodie yang add +20 HP (handsome Power ) pada Wasrik.

Tak mau kalah dengan pembalap di Ibukota, para pembalap dari Jawa Tengah juga pandai bersolek atau Never get out of style. Bell helmet + balaclava+ karting neck braces + race suits… Mbois.

Old School is cool. Saya selalu tertarik untuk memphoto sebuah mobil balap old school atau box car racer seperti Suzuki “Kutrik” Jimny 80an ini yang tetap young at heart dan flat out di tengah gempuran mobil kids jaman now yang serba injection dan braktak tak..tak.

Yang which is maksud saya adalah para pasukan L series Honda, mulai dari Honda Brio 1.2 L hingga Honda Jazz 1.5 Lt. Termasuk juga para dragster kota Malang, seperti Gatot yang menempuh jalur darat bersama sang anaknya (Ridho)  dari Father Sholeh Garage Malang untuk back to back membesut Brio putihnya di event ini. Namun sayangnya mereka pulang dengan tangan hampa (padahal mereka sudah berada di posisi ke-9). Karena race bracket 11 detik yang diikuti sebanyak 97 starter berlangsung hingga magrib. Akhirnya pihak panitia pun memutuskan untuk langsung mengambil 5 besar dari heat 1 sebagai pemenangnya, tanpa menjalankan heat ke-2 seperti yang di agendakan sebelumnya karena keterbatasan waktu dan penerangan. Kalo saya pikir ini karena imbas dari test Genose tadi pagi yang membuat seluruh acara atau race menjadi mundur.

Dari kota Gorontallo, Sulawesi Utara.  Rahmat dari Swiss Gold SAR Speed berhasil merebut podium ke-4 di kelas Free For All dengan best time nya 09.209 detik

Namun para pasukan All Motor Estilo atau Civic harus musuh bebeyutannya dari jaman old, yaitu Daihatsu  Charade  1.5 Lt Four barrel dengan high lift camshaft.

Dimana dikelas all cars s/d 1500cc modified Moza Ayopa dari Jogjakarta berhasil merebut podium pertama dan menjadi yang tercepat dikelasnya dengan best time nya 09.644 detik  dengan Daihatsu Charade

Sementara di kelas paling panas di event kemaren, yaitu Pro NA yang merupakan pertarungan 12 pembalap yang semuanya menggunakan Honda Civic Estilo All Motor ini, hanya berlangsung 1 heat saja dikarenakan pimpinan lomba  memutuskan bahwa heat ke-2 ditiadakan dengan alasan waktu yang sudah malam. Uniknya lagi hampir seluruh mobil All Motor yang ikut pada race kali itu terdapat Perfourm Stikers pada drag wingnya yang mana dapat menambah +20 HP (handsome power)

Sementara Arya  BK dari tim MRT Jeparace kota Jepara berhasil merebut  podium ke-3 di kelas bracket time 8,5 detik setelah bertarung dengan Estilo All Motor lainnya.

Rezky yang back to back dengan Weda sang tuner berhasil merebut podium ke-4 dan ke-5 di kelas Pro NA. Audrey berada di podium ke-4 dengan best timenya 08.741 detik. Sementara Weda berada di podium ke-5 dengan best timenya 08.835 detik. Sama di kelas bracket 8,5 detik, Yello Mello juga berhasil  merebut podium ke-5 dengan best timenya 08.853 detik. Dan juga Weda di podium ke-2 dengan best timenya 8.767 detik. Satu hal yang saya suka di track ini adalah saya bisa memphoto golden hour, yang mana jarang sekali saya temukan di kota-kota lain.

Pasukan Toyota turbo yang tampil cukup powerful dan memborong podium 1 dan 2 di kelas bracket 9 detik, yaitu Toyta Starlet Turbo dari team EP Garage Jogja. Dimana 2 pembalapnya yaitu Hafiz Argo berada di podium 1 (09.040), dan Ariel EP Garage berada di podium ke-2 dengan best time nya 09.057 detik.

Namun sayangnya karena lamanya  proses genose yang membuat balapan molor hingga siang hari, bahkan hingga Magrib race belum selesai. Ditambah lagi ada beberapa peserta yang protes ke panitia dan RC di area start yang membuat balapan menjadi molor hingga akhirnya diputuskan race selesai atau hanya 1 heat. Dimana kelas yang ada heat ke-2 ditiadakan , dan mengambil hasil heat pertama. Alhasil banyak peserta yang dirugikan karena hanya main 1 kali saja atau 1 heat dari 2 heat yang dijadwalkan. Terutama bagi mereka yang jauh-jauh dari luar kota.

PLAZA MINI SURABAYA, AT YOUR SERVICE

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hastags your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

Comments

comments!