AP SPEED : VTEC OFF AND NEW CIRCUIT RECORD

AP Speed x Rio Rian Racing Team strikes back di gelaran balap touring ISSOM 2021 putaran ke-2 dengan memboyong sebanyak 5 podium dan 1 new circuit record untuk mobil berkapasitas 1600 cc yang semuanya di rebut oleh Rian Risky yang membesut Honda Civic Estilo B16 dan Toyota Yaris pada event yang diadakan pada tanggal 12-13 Juni 2021 di Sentul International Circuit, Bogor.

Senang rasanya bisa kembali lagi ke pit 48-49 tempat di mana pit AP Speed x Rio Rian Racing  berada dari tahun 2018 atau 2019 yang lalu ini. Dan juga melihat armada perang duo kakak beradik asal kota Surabaya, Rio R. Bramantio dan Rian Risky, memenuhi 2 pit ini. Walaupun Civic Wonder SB3 (Retro Car) dan Tomahack EG6 K20 (STC2100) absen pada seri ini. Namun di musim balap 2021 ini, Rio kembali ke Honda Brio Speed Challenge nya dengan New Brio berkelir kuning, menggantikan Brio lmanya yang pernah mengantarkannya ke title juara ke-3 umum HBSC Promotion class

Dan tak lupa juga sang mentor atau test driver dari team AP Speed x Rio Rian Racing yaitu M. Herdy tampak yakin dengan performa ke-4 mobil kakak beradik ini yang sudah di test nya sebelum hari sabtu atau QTT day.

Dimana di babak QTT atau kualifikasi pada hari Sabtu (12/6), Rio hanya mampu mencetak best time 2:03.543 yang membuatnya harus puas bertengger di  grid ke-15 (HBSC) atau ke-4 di promotion class. Maklum saja arek Suroboyo ini sudah absen main di issom semenjak akhir 2019, dan belum pernah Latihan sama sekali, dan langsung ikut QTT

Sementra sang adik, Rian Risky tampak sudah tidak sabar untuk kembali mengaspal dan berada di balik cockpit atau hot seat Estilo Esbi B16 yang berhasil mengantarkannya langganan juara  di kelas 1600 cc ( JSTC 1A dan STC 1600 juara umum di tahun 2017 dan 2019)

Terlebih lagi si estilo bertenaga 161whp  ini mendapatkan baju baru atau livery baru untuk musim balap 2021 nya, yaitu bercorak camouflage

Selain mendapatkan baju baru, mesin 161 whp si Esbi milik arek Suroboyo pengkoleksi JDM cars ini juga mendapkan penyegaran dari pada musim balap terakhirnya di tahun 2019. Seperti carbon intake yang di claim mampu membuat pasokan udara lebih maksimal dan dingin.

Hasilnya? Rian berhasil break record atau memecahkan rekor untuk mobil  ber cc 1600cc pada saat sesi QTT STCR 1. Rian yang sudah hampir selama 2 tahun tidak pernah nyentul atau latihan hanya 2 lap untuk latihan dan pemanasan, lau lap ke-3  langsung flat out dan berhasil mencetak waktu rekor 1:46.688. Memecahkan rekor sebelumnya yang dicetak oleh rekan satu teamnya di AP Speed, yaitu M. Herdy dengan waktu 1:46.9xx.

Untuk Toyota Yaris bermesin 1NRFE nya tidak ada perubahan yang berarti pada mesin 120 whpnya. Hanya pada sektor eksteriornya saja berupa baju baru atau livery baru dengan corak gazoo racing yang dibuat lebih hype dengan aksen camouflage.

Tak mau ketinggalan dengan Estilo dan Yaris milik Rian yang sudah ganti baju baru. 320 whp Estilo Triumph milik sang kakak, yaitu Rio pun ikut ganti baju baru berupa  livery Triumph yang didominasi warna abu-abu.

Namun sayangnya, sewaktu melakukan run di babak kualifikasi atau QTT, Rio harus puas dengan best time nya 1:50.940 yang membuatnya bertengger di grid ke-5  overall. Sementara di kelasnya yaitu SCC Rio berada di grid atau posisi pertama. Cukup jauh dari hasil QTT pada musim balap sebelumnya, dimana arek Suroboyo ini biasa nongkrong di P1 atau P2 pada saat start dengan best timenya 1:43.6

Ternyata biang kerok dari loyonya performa Rio di saat QTT tadi adalah  matinya vtec pada mesin B18 Turbonya, hingga tidak mampu mendoping mesin 320 whp ini untuk vtec kick in ya.

Comments

comments!