TEAM EKITOYAMA : P1 OMR HONDA JAZZ & TWELVE MORE TROPHIES

Team Ekitoyama x IPC Lampung berhasil memborong sebanyak 13 piala, terutama podium pertama di kelas OMR Honda Jazz yang di rebut oleh Ruci Dandy A.B pada ajang Sentul Drag Fest 2021 yang diadakan di Sentul International Circuit, Bogor pada tanggal 26-27 Juni 2021 yang lalu.

Team drag race yang berasal dari kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung ini turun full team dengan armada perangnya yang Sebagian besar berupa Honda Jazz GE dan GK5 ini. Sementara di kelas turbo ada Subaru WRX STI dan Evo VIII MR. Dan akhirnya di kelas Pro NA ada Estilo All Motor.

“ Saya seneng banget bisa bawa ke-5 mobil saya, mulai dari Evo 8, jazz, estilo, evo 3, hingga Subaru WRX STI saya yang matic ke Sentul drag fest kemaren. Apalagi Subaru matic saya turun perdana di Sentul. Persiapan pada race kali ini di 201 dan 402m masih sama seperti sebelumnya. Hanya tune up dan pengecekan di ke-5 mobil saya saja.

“ Tapi untuk Jazz GK5 saya (Bymax), kemaren ECU nya saya upgrade ke stand alone (Haltech) biar performannya makin yahud.

Dan yang spesialnya pada race kali ini kakak saya yaitu Aldi yang pada seri ke-2 ini ikut menemani saya sekaligus turun balap dengan WRX STI matic saya. Karena saya memang menyarankan untuk bawa Subaru matic dulu agar penyesuaian dengan track dan lampu startnya. Kalo sudah terbiasa baru lanjut bawa di kelas FFA atau Pro NA” terang Eki pembalap yang mempunyai nama panjang Rezky Audrey Setiadji ini. ” Saya pengen cari pengalaman balapan di Sentul dan juga memang hoby saya balapan dari dulu. Dan Alhamdullilah akhirnya kesampaian juga balapan di Sentul ” terang Aldi

Dan yang cukup surprise lagi di debut perdananya turun di drag race, Aldino Michael Collin atau akrab disapa Aldi ini berhasil merebut podium ke-5 di kelas Sedan Turbo 2500cc. Pembalap asal kota Tenggarong, Kalimantan Timur ini mencetak best time 09.393 detik (201m). Sementara Eki berhasil berada di atas sang kakak, yaitu posisi ke-4 dengan best timenya  09,322 detik

Sementara Shiro si Evo VIII MR milik Eki mengalami kendala pada bagian ecu nya berupa short wiring atau hubungan pendek atau korsleting pada soket ecu Haltech nya membuat mobil ini hanya mampu ngerun sewaktu sesi official practice day. Weda beserta crew mekanik IPC pun sampai memboyongnya ke bengkel IPC yang terletak di Depok untuk membangunkannya lagi. Namun sampai Minggu subuh, si 499,5 whp ini tak ada tanda-tanda kehidupan.

Setali dua tali dengan si Shiro, si Yello Mellow EG6 juga ikutan ngambek tidak mau diajak race. Eki pun hanya sempat menggeber Estilo bermesin 300 hp B20 non stroker  ini hanya pada saat sesi official practice day dalam kondisi mesin mbrebet. Yang memaksa Eki pun mengandangkan estilonya ke pit daripada melanjutkan sesi latihannya.

Dan benar saja. Mengikuti jejak si Shiro Evo VIII MR nya, penyakit mbrebet nya tidak mau sembuh mesti sudah berusaha diperbaiki oleh tim mekanik IPC. Yang akhirnya diputuskan untuk menggotong si Yello bareng si Shiro ke workshop IPC untuk penanganan lebih lanjut. Jadilah seluruh nomor yang terdapat pada evo dan estilonya gosong atau hangus semua gara-gara tidak bisa diajak balap.

Comments

comments!