FIGHT BACK TO ISSOM 2021

Akhirnya saya  dan Perfourm kembali lagi ke rave partynya balap touring nasional di Indonesia, yaitu Indonesian Sentul Series Of Motorsport atau ISSOM. Dimana saya  terakhir muterin Sentul pada akhir tahun 2019 yang lalu (ISSOM rd.6).

Round 2  kemaren yang diadakan pada tanggal 12 hingga 13  Juli yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor.

Dimana saya kembali lagi ke track sepanjang 4,12 km ini untuk mengawal duo kakak beradik asal kota Suroboyo, yaitu Rio R. Bramantio dan Rian Risky dari team AP Speed yang hoby nya di godain oleh sang mantan pembalap AP Speed tahun 2000an, yaitu Benny Santoso dari Sigma Speed yang membuat poto keluarga tim AP Speed jadi amburadol atas kehadiran nya.

Walaupun jadi si biang kerok di poto keluarga tim AP Speed. Benny si pembalap andalan Pantura (Brebes) ini pun menjadi trendsetter atau pioneer memboyong Honda City Hatchback yang masih fresh from dealer ke bengkel Sigma Speed, di trondolin lalu diajak berolah raga di Sentul. Padahal mobil penyuntik mati Jazz ini baru saja nongol atau diluncurkan. Overall saya no problem dengan bentuknya, namun yang mengganjel adalah tampang depannya yang tidak sebagus brio baru aaupun civic FK. Maybe nanti pihak Honda mengoperasi plastic pada saat versi faceliftnya.

Untuk urusan dapur pacu dari mesin L15ZF DOHC  diatas kertas  power mesin 1.498cc DOHC yang standarnya saja 121 hp (lebih besar 1 hp dari L15A  SOHC nya Jazz GK5) dengan  torsi 145 Nm (sama dengan GK5) pasti lebih greget atau ganas kalo dimodif. Dmana mesin yang masih stock ini hanya mengganti full exhaust systemnya (down pipe dkk) plus dituning oleh Boy dari Sigma Speed dengan Dastek mampu memuntahkan tenaga sebesar 158 hp. Dimana pada bagian kaki-kakinya Boy sang tuner mempercayakan pada Ohlins untuk depan, dan JS Racing pada bagian belakang.

Bagian interior mobil seharga kurang lebih Rp.289.000.000 (OTR) ini pun langsung dilucuti mulai dari trim hingga jok yang masih terbungkus platik, dan hanya menyisakan bau khas mobil baru plus racing seat dan roll cage standar balap touring.

Tak hanya City Hatchback RS milik Benny saja yang merupakan toy machine baru di musim balap 2021 ini. Ada juga Civic EK9 Type R milik Hendra Widjanarko dari Banteng Motorsport yang baru selesai dibangun di awal 2021 ini dan menjalani trial ke-2 nya di round 2 ini. Adapun Power plantnya  sendiri adalah mesin B18C yang mampu memuntahkan tenaga sebesar  285 hp  (limiter 9500 rpm) yang dibangun oleh Heron dari Heron Motorsport Jakarta
Bagian eksterior dari EK9 ini dikelir merah sama seperti body eksteriornya hingga ke roll cagenya. Jok Bride dan dashboard hitamnya pun membuat adem. Simple, bersih, dan keren. Bisa jadi refenrsi buat Anda yang lagi bingung cockpitnya mau di cat apa selain putih atau silver.

Beberapa the new kids on the block juga ikut meramaikan musim balap 2021 ini. Seperti Moch. Chandra dari CRK Motorsport yang turun di HJSC dan ETCC Euro 3000 dengan helm yang berkelir kuning hijau ini.

Tak hanya mobil dan pembalap baru saja yang ikut memanaskan musim balap 2021 ini, termasuk aerokit yang dari tahun ke tahun semakin keren dan berkembang, serta jamak digunakan oleh para pembalap, khususnya tuner yang mengerti bahwa aerokit itu “It Must” atau wajib bagi mobil balap. Karena jika benar itung-itungan, maka 11 tikungan yang ada di Sentul akan Anda lahap dengan lezat dan nggigit.

Comments

comments!