Team Ekitoyama x IPC berhasil menggoyang Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Jawa Barat dengan berhasil memborong sebanyak 34 piala atau podium, 2 diantaranya podium juara umum pada event yang bertajuk URO Drag Race Open Jabar Championship yang digelar pada tanggal 6-7 November 2021 yang lalu.
Yang spesialnya lagi dari event drag race kali ini, yaitu lokasinya yang bertempat di dalam area parking lot Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di kota Majalengka, Jawa Barat yange merupakan bandara udara terbesar ke-2 di Indonesia dan masih fresh. So menurut saya so far dari seluruh sirkuit non permanen drag race yang pernah saya singgahi di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Kertajati adalah track paling bagus dari segi layout paddock dan aspal nya.
“ Saya sangat ingin sekali mencoba track yang baru dan harus mencoba. Syukur-syukur bisa dapat best time. Dan untuk Kertajati ini saya memboyong Shiro Evo VIII MR saya dari Lampung untuk meramaikan, dan sekalian belajar membiasakan diri pake dog box nya”
terang Rezky Audrey Setiadji ketika ditanyakan motivasinya untuk turun di Kertajati yang tampak sudah berada di hot seat Estilo All Motor nya yang bernama Yello Mello
Eki pun langsung bergegas meninggalkan paddock setelah mendapatkan pengumuman bahwa garis start sudah di buka dan boleh digunakan untuk free practice dan QTT.
Line up dengan VW Scirocco R nya yang di piloti oleh rekan satu teamnya, yaitu M. Nafri. Eki pun tampak struggle atau berjuang mencoba mengejar ketertinggalannya selepas start dari VW matic itu.
Benar saja, memang ada ada masalah dengan Yello dari awal start yang irama atau suara dan larinya tidak seperti biasanya. Dimana sewaktu mencapai 150m setelah start atau shifting dari 2 ke 3 mendadak estilo berkelir kuning ini mengeluarkan asap putih yang secara otomatis mobil ini pun mati ditengah jalan kehilangan power. Yang membuat mobil tersebut didorong hingga ke paddock.
Tetesan oli pun membanjiri area paddock Team Ekitoyama x IPC. Dan setelah di cek oleh crew mekanik IPC, mereka memutuskan mesin B20 nya jebol akibat metalnya kena.
Mobil pun langsung di dongkrak untuk diambil header nya dan kemudian di donorkan ke Estilo biru milik Weda yang mengalami kebocoran pada bagian exhaustnya atau headernya.
Dan secara otomatis Estilo biru ini menjadi mobil back up Yello di kelas Pro NA yang sudah game over akibat metalnya kena
Sementara si Estilo kuning ini? Weda sang tuner IPC pun memutuskan untuk langsung di towing pulang ke workshop IPC di Depok karena tidak memungkinkan lagi untuk diperbaiki dan melanjutkan race pada ke esokan harinya.



















