The 9 sec club is back.Babak final Kejurnas Drag Race 2021 round 5 yang digelar bertepatan dengan Sentul Drag Fest 2021 yang digelar pada tanggal 26 – 27 November 2021 yang lalu di Sentul International Circuit, Bogor. Kembali berhasil melahirkan lagi 2 pembalap yang kembali mencatatkan kembali namanya di 9 Sec Club. Atau dengan kata lain versi Perfourm nya adalah HL9, yaitu Holy Land 9. 9 Sec’s club Indonesian Drag Race 402m. Yaitu Stefen Teo dari Steve Garage Pekanbaru dengan Evo IX yang mencetak best timenya 9,5 detik, dan Henry Vonda dari UFO Garage dengan R35 GTR yang mencetak best time 9,9 detik.
Seperti biasa event drag race di penghujung tahun atau seri penutup dari musim balap 2022 selalu petjah alias ramai. Dimana sejumlah kurang lebih 600 starter dari berbagai dari berbagai kota besar di Indonesia tumplek blek di sirkuit yang mulai beroperasi dari tahun 1992 ini. Mulai dari kota Surabaya, Solo, Semarang
Hingga Lampung, Bengkulu, Palembang, Padang
Bahkan kota Medan yang datang dengan Honda City SX8 bermesin B20 298 hp dari SBE Team Medan.
Pasukan Diesel Power pun juga tak mau kalah ikut memanaskan lintasan terutama di kelas bracket 9, 8,5 detik (201m) dan 14,13, 12 detik (402m). Dimana mobil peminum solar ini dari Innova hingga Toyota Prada ini akan head to head dengan pasukan Honda Civic All Motor, Euro Car, hingga Epo/Evo.
So, yang lagi Anda lihat ini adalah mesin berkode 1KD yang diswap ke dalam Toyota Fortuner Kwheels Palembang yang lengkap dengan TD05 turbo plus YRS Standalone trans yang berfungsi membuat 4×4 nya jadi sakti mandraguna meneruskan tenaga sebesar 500 whp/1000 nm ke lintasan 402 meter dengan hanya 12.8xx detik.
Di akhir musim balap drag race 2021 kemaren pit Sentul juga dihiasi oleh beberapa mobil baru jadi yang masih R&D ( Research & Develeopment) untuk musim balap 2022 ini. Seperti VW Kodok dari workshop FR363 Jakarta yang berubah menjadi Kodok Bangkong dengan mesin 4G63T dari Evo 3 yang nangkring di dalam engine bay lengkap dengan Wheelie bar nya.
Bukan sekedar 4G63T standar saja, Namun 4G63T yang sudah di fully tuned oleh sang tuner FR363, Ignatius. Dimana untuk coilnya sudah di upgrade dengan ignition coil pack (1 coil 1 busi). Awalnya saya kira ini ada VW Kodok dari Abunawas Technica dengan mesin 3SGTE yang dulunya meruakan salah satu legenda kodok Bangkong di drag race Indonesia.
Di final round dari Sentul Drag Fest 2022 dan juga Kejurnas Drag Race 20202 ini Henry Fonda daru UFO Garage Jakarta akhirnya comeback lagi ke jalan yang lurus dan benar. Tidak dengan 9,700 (402m) Evo IX nya, tapi dengan sebuah Gojira R35 GTR berkelir midnight purple
Mesinnya sendiri ketika saya tanyakan mengenai cc, Henry Vonda hanya menjawab sambal malu-malu, cuma 4.0 lt dan stock transmission. HP juga juga masih dirahasiakan olehnya. Yang jelas kalo lihat dari chasing dan tampang engine bay, sepertinya Extreme Turbo System atau ETC berbisnis disini.
Tak hanya Vonda saja yang turun gunung, Steven Teo dari Steve Garage Pekanbaru juga ikut turun gunung dengan 1000 hp Red Apache Evo IX. Steve sendiri berhasil mencetak best time 9,7xx (402m) yang menjadikannya Evo tercepat ke-2 di Indonesia setelah Henry Vonda (9.700). Evo yang bernama Red Apache ini pun pada tahun (2020) sudah direfresh dan di blue print ulang oleh Steven, Hingga power outputnya pun keluar diangka 650 whp HP pada H-pattern dogbox gearbox.


















